Chapter 16 Menuju Ke Akademi Langit Abadi.
Matahari bersinar terang diatas kepala setiap kehidupan, cuacanya sangat hangat dan menambah semangat hari ini.
Ming Mei, Ming Li Ling dan Bu Wanmei berada di dalam pusat kendali kapal angkasa, sedangkan keempat rekannya berada di depan anjungan kapal, tepatnya berada di dek paling depan.
Mereka berempat duduk bersila, untuk memulihkan kondisinya setelah mengalami pertempuran yang sengit.
Di dalam kendali kapal angkasa, Bu Wanmei melepaskan topengnya, dan duduk di sofa yang telah tersedia bersama Ming Li Ling yang duduk di pangkuannya.
Sedangkan Ming Mei mengatur kendali kapal angkasa agar bisa melaju secara otomatis, "Kita akan menempuh waktu 10 hari untuk sampai ke Akademi Langit Abadi, jika bila melewati jalan memutar. Tapi jika ingin cepat, kita harus melewati Sekte Awan Berkabut. Masalahnya, Sekte Awan Berkabut pasti melarang kita untuk melewati wilayahnya!" Ming Mei memberitahukan kepada Bu Wanmei dan Ming Li Ling.
"Ambil rute tercepat saja, masalah Sekte Awan Berkabut biar aku yang menanganinya!" jawab Bu Wanmei yang seakan-akan tidak perduli dengan Sekte Awan Berkabut.
"Masalahnya bukan hanya Sekte itu saja, jika kita ingin rute tercepat!,"
Ming Mei berhenti berbicara, dia memutar tubuhnya ke arah belakang dan melihat Bu Wanmei yang sedang duduk.
"Kita harus melintasi wilayah hutan yang berbahaya sesudah melewati Sekte Awan Berkabut. Hutan itu di huni banyak Ras Binatang, mereka terkenal teritorial pada wilayahnya. Di sana yang paling menyusahkan adalah Ras Burung Gajah penguasa langit, selain itu ada Ras Burung Petir, yang merupakan penguasa langit juga!,"
Ming Mei menghela nafas berat sebelum melanjutkan penjelasannya, dia sudah merasa ketakutan saat membayangkan jika melintasi rute tercepat.
"Selain penguasa langit, kita juga akan dihadang oleh Ras penguasa daratan, yaitu, Ras Unicorn Badak dan Ras Macam Kumbang. Mereka semua terkenal dengan kecepatannya, terutama Ras Thunder Bird, selain itu...!"
Ming Mei berhenti berbicara, karena dirinya sudah merasa takut jika harus melewati rute tercepat.
Hutan itu dikenal dengan Hutan Penguasa Langit, dimana hutan itu dihuni banyak binatang buas yang mampu menjadi sosok Ras Manusia.
Hutan Penguasa Langit wilayahnya perbatasan dengan Kerajaan Long, dan Akademi Langit Abadi berada di antara wilayah Kerajaan Han dan Kerajaan Long.
Di Benua Jiang Shan, akademi hanya ada 2, yaitu Akademi Pedang Surga dan Akademi Langit Abadi.
Kedua Akademi itu merupakan penguasa yang sebenarnya dari Benua Jiang Shan, tanpa kehadiran dua akademi itu, dapat dipastikan keempat Kerajaan di Benua Jiang Shan akan saling bertempur demi wilayah dan sumberdaya-nya.
Akademi Langit Abadi selalu menjadi pendukung kekuatan untuk Kerajaan Han dan Kerajaan Long, dan Akademi Pedang Surga pendukung Kerajaan Huang dan Kerajaan Rubah Bulan.
Keempat Kerajaan itu selalu memberikan sebagian sumberdaya sebagai imbalannya, karena Akademi adalah sumber kekuatan keempat Kerajaan.
"Atur saja mana yang terbaik menurutmu, jika harus melintasi rute tercepat, aku yang akan menghalau mereka. Jika melewati rute teraman, aku juga baik-baik saja!" jawab Bu Wanmei dengan acuh tak acuh.
Memiliki garis darah Super Human dan garis darah Naga 12 Element, membuat Excel Shimo tidak merasa takut dengan berbagai Ras apapun.
Bahkan sifat aslinya sengaja Excel Shimo tahan demi tercapainya tujuan utamanya.
"Baiklah kita melewati rute teraman saja, jika aku masih memiliki Batu Mistik sebagai sumber energi kapal angkasa, kita akan bisa menghemat waktu 5 hari. Berhubungan aku sudah kehabisan, maka aku hanya gunakan Batu Roh saja!" ucap Ming Mei dengan sedikit malu kepada Bu Wanmei.
"Ambil ini ...!" kata Bu Wanmei dengan melemparkan kantung menyimpan koin emas kepada Ming Mei, yang dia keluarkan dari cincin dimensi.
Ming Li Ling yang dekat dengan Bu Wanmei tidak mengetahui jika suaminya mengambil sesuatu dari cincin dimensi, Ming Li Ling segera memeriksa jari-jari Bu Wanmei, tetapi ia tidak menemukan cincin dimensi di jari Bu Wanmei.
Wushhhh
Tap...
Ming Mei menerima kantung yang lempar itu tidak tepat, dengan penasaran, Ming Mei buru-buru membuka kantung itu.
Sontak Ming Mei terkejut saat melihat isi kantung itu.
Melihat reaksi kakaknya yang terkejut, Ming Li Ling segera berdiri dari pangkuan Bu Wanmei, dan ikut melihat isi didalam kantung.
Ming Li Ling juga ikut terkejut saat melihat isi di kantung, mereka melihat Batu Kuno yang sudah sangat langka di Benua Jiangshan.
"Apa itu cukup?" tanya Bu Wanmei yang seolah-olah Batu Kuno tidak berarti apa-apa baginya.
"I-ini lebih dari cukup, dan aku hanya membutuhkan 1 Batu Kuno saja ...!" jawab Ming Mei dengan mengeluarkan 1 Batu Kuno dari kantung, lalu memberikan sisa kepada adiknya untuk dikembalikan kepada Bu Wanmei.
"Ambil saja, aku tidak terlalu membutuhkannya!" tolak Bu Wanmei yang tahu niat Ming Mei.
"Ini terlalu ban--"
"Hehehe, kita bagi saja, kehidupan di akademi juga membutuhkan biaya!" sela Ming Li Ling yang terkekeh dan segera mengambil beberapa Batu Kuno, sisa itu ia berikan kepada kakaknya.
Ming Mei sedikit malu melihat adiknya yang begitu senang mendapat harta dari Bu Wanmei, biarpun malu, Ming Mei tidak menolak pemberian Batu Kuno itu.
1 Batu kuno setara dengan 10 juta batu mistik, 1 Batu mistik setara dengan 1 juta Batu Roh, 1 Batu Roh setara dengan 100 ribu platinum, 1 platinum setara dengan 10 ribu koin emas, itu adalah mata uang di Benua Jiang Shan. Umumnya mata uang yang sering digunakan adalah platinum, emas, perak dan perunggu.
Untuk Batu kuno, Batu mistik dan Batu Roh biasanya digunakan untuk berkultivasi, kandungan didalam batu itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan seorang kultivator, dengan cara menyerapnya secara berlahan atau dipecahkan di ruangan tertutup.
Di dalam kantung itu berisi 10 Batu Kuno, sudah dapat dipastikan dengan jumlah itu, Bu Wanmei merupakan salah satu orang terkaya di Benua Jiangshan.
Ming Li Ling mengambil 5 Batu Kuno dan sisanya dia berikan kepada kakaknya.
"Terima kasih ... Cup!" ucap Ming Li Ling kepada Bu Wanmei dan mencium keningnya, ia kembali duduk dipangkuan Bu Wanmei dengan sangat manja.
Melihat kelakuan adiknya, Ming Mei menjadi cemburu, "Terima kasih, dengan Batu Kuno kita akan menempuh berjalan 1 hari saja..." kata Ming Mei dengan meletakkan Batu Kuno pada sebuah lubang yang tersedia di panel kendali kapal angkasa.
Secara berlahan kapal angkasa mulai naik, hingga ketinggian mencapai 2.000 meter dari atas permukaan tanah.
Wushhhh
Kapal angkasa melaju dengan sangat kencang, hingga membuat keempat rekannya yang sedang duduk bersila berguling-guling kebelakang.
Melihat keempat temannya yang terhentak kaget dengan berguling-guling, membuat Ming Mei dan Ming Li Ling tertawa, sedangkan Bu Wanmei hanya tersenyum kecil.
"Sialan mereka, kenapa tidak memberitahukan kita jika mau melaju kencang!" gerutu Li Bo yang menahan tubuh dengan mengalirkan energi Qi di kedua kaki sebagai tumpuannya.
"Jika bukan karena dia seorang Alchemist, aku tidak mau mengikuti dia!" temannya juga ikut mengeluh setelah tubuhnya membentur dinding anjungan kapal angkasa.
Menjadi pengawal maupun menjadi murid magang untuk seorang ahli Alchemist, merupakan suatu kebanggaan bagi siapa saja. Mengikuti seorang Alchemist juga bisa meningkatkan status sosial seseorang di lingkungan manapun.
Sebab itu, Li Bo dan ketiga rekannya rela menjadi bawahannya Ming Mei. Sebenarnya Ming Mei mendapatkan ekstra pengawalan dari akademi, tetapi Ming Mei menolaknya, dengan alasan yang tidak jelas.
Kapal angkasa itu melaju dengan kencang, hingga bekas jejaknya hanya meninggalkan asap putih.
Setelah kepergian mereka, ada 2 sosok yang selalu mengawasi mereka.
"Kita laporkan kegagalan misi kita karena pria bertopeng itu yang ikut campur!" ucap salah satu orang yang bertopeng perak kepada rekannya, sambil menatap kearah kapal angkasa milik Ming Mei.
"Apa tadi kamu dengar pembicaraan pria itu dengan target kita?" tanya rekannya yang menggunakan topeng berwarna hitam, sambil membersihkan diri dari kotoran tanah yang menimbun tubuhnya, akibat jurus hentak-hentak bumi milik Bu Wanmei.
"Tidak, jika aku terlalu dekat, aku kuatir pria itu akan mengetahui keberadaan kita!," jawab pria bertopeng perak kepada rekannya, lanjutnya...
"Kita harus meningkatkan status kelas target kita, dan biar Gagak Emas yang mengambil ahli misi ini!"
"Apa kekuatan pria itu berada pada tingkat Raja, Boss?" topeng hitam itu penasaran dengan identitas dari Bu Wanmei yang membuat kedua orang itu ketakutan.
"Aku rasa iya, aku sendiri tidak bisa melihat basis kultivasinya. Dengan apa yang dia lakukan tadi, aku kira dia berada pada tingkat Raja level 9 puncak!," pria bertopeng perak menjawab rekannya, dan berhenti berbicara saat membersihkan kotoran yang menempel di pakaiannya.
"Pria itu masih sangat muda, dari mana dia berasal... Tunggu...! Jangan-jangan pria itu target yang belum pernah terselesaikan selama 11 tahun ini? Apa kamu tidak lihat Putri pemimpin kamar dagang Ming begitu mesra memeluknya?"
"Ya Dewa ...! Ini berita yang harus segera kita laporkan kepada pemimpin kita!" pria bertopeng hitam berseru kaget, saat Ketua mengingatkan dirinya tentang misi membunuh seorang bayi dari Desa Bunga.
"Ayo, kita segera kembali dan melaporkan ini, aku kira status Putri patriark Ming dan bayi ajaib akan ditingkatkan menjadi grade A, mungkin grade S ...!" ajak pria bertopeng perak kepada rekannya.
Bhuzhhhh
Mereka berdua menghilang dari tempat mereka berada, dan hanya meninggalkan angin saja.
Mereka berdua adalah anggota dari organisasi pembunuh Gagak Hitam.
Jika dilihat dari warna topengnya, maka pria bertopeng perak itu memiliki kekuatan tingkat Grand Master, sedangkan topeng hitam memiliki kekuatan tingkat Master.
Untuk topeng Emas memiliki kekuatan tingkat Raja, topeng berwarna putih memiliki kekuatan tingkat Kaisar.
Setiap targetnya juga memiliki kelas masing-masing, dilihat dari status dan kekuatan targetnya.
Semakin tinggi status dan kekuatannya, maka target juga akan mendapatkan kelas yang lebih tinggi. Awalnya Ming Mei mendapatkan kelas A karena statusnya sebagai seorang Alchemist, sedangkan Bu Wanmei hanya mendapatkan kelas B.
Jika Ming Mei dekat dengan Bu Wanmei, maka kelasnya juga akan ditingkatkan, sebab Bu Wanmei memiliki kekuatan setingkat Raja. Maka untuk membunuh kedua target itu, pembunuh bayaran yang harus bertindak adalah topeng putih, dan biaya jasanya juga akan ikut naik.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 478 Episodes
Comments
Aru Lauje
topeng emas
2024-12-29
0
shadow life
yes
2024-03-09
1
Iron Mustapa
Josssssssss 😂😂😂
2023-11-16
0