Lin Chen masih tidak tahu di mana keberadaan Kota Abadi, sehingga ia memutuskan untuk kembali ke Profound Ark dan meminta bantuan Long Xia Yun untuk meningkatkan performanya.
Ketika ia baru tiba di Wilayah Kultivator, ia menolehkan kepalanya ke arah timur laut saat merasakan fluktuasi energi spiritual yang sangat kuat, seperti ada pertarungan, lebih tepatnya pembantaian satu pihak.
Yan Xue yang hendak turun dan mendarat itu menghentikan gerakannya saat melihat Lin Chen yang berhenti. "Ada apa, Gege?"
Lin Chen terdiam sejenak dan memalingkan wajahnya. "Tidak ada, mungkin hanya perasaanku saja yang terlalu sensitif. Ini sudah sering terjadi, aku merasa banyak keanehan di Bintang Sheng." Ia turun perlahan mendatangi Yan Xue.
***
Ruang Khusus, Profound Ark
Tiga orang sedang duduk di dalam ruangan dan membahas sesuatu yang sangat penting, yang kerahasiaannya harus dijaga ketat, tidak ada yang boleh mengetahuinya sama sekali.
Tiga orang itu adalah Lin Zhian, Luo Yi dan Long Xia Yun.
Pembahasan mereka adalah tentang pergerakan orang-orang kuat dari Galaxy Zhongyang dan pengejar yang dikirim dari Alam Bawah.
Dalam pembicaraan ini, Long Xia Yun adalah orang pertama yang memberikan laporan. "Dua Divine God yang aku lawan berasal dari Alam Bawah, dan Huangdi berasal dari Galaxy Zhongyang, Bintang Laohu ..."
"Pengejar di sini sepertinya bukan untuk mencari keberadaan Chen'er, tapi mencariku dan Yi'er yang melarikan diri dari Bintang Zhuyao. Namun, karena Chen'er sudah memakai Cincin Zhuxi, seharusnya Patung Naga Emas di Istana Naga bercahaya," sambung Long Xia Yun.
Lin Zhian dan Luo Yi menganggukkan kepala m Jika Patung Naga Emas sudah bercahaya, maka tidak membutuhkan waktu lama untuk Long Ka Xian mengerahkan pasukan, bahkan mungkin saja sudah mulai bergerak.
"Aku juga menemukan pengejar lain, tidak terlalu kuat seperti yang kau temui. Mereka datang kemari juga mencarimu dan Yi'er, masih belum ada informasi penting tentang Istana Naga." Luo Yi menambahkan.
Lin Zhian menganggukkan kepalanya, menekankan perkataan Luo Yi.
"Aku senang kau melawan Huangdi yang datang, tapi pastikan lakukan dengan tenang dan jangan mencolok. Harusnya kau tahu sendiri, Chen'er tadi merasakan fluktuasi energi spiritual dari tempat pertarungan." Luo Yi kembali melanjutkan perkataannya.
Long Xia Yun mengangguk kecil, dan menolehkan kepalanya ke dinding sampingnya, menembus dinding dan melihat Lin Chen yang baru saja datang. "Dia sangat sensitif untuk ukuran Divine God."
Lin Zhian meneguk secangkir teh hangat, kemudian meletakkannya di atas meja. "Setelah pertarungan Chen'er melawan Rong Heixan, banyak yang menargetkannya. Mereka berniat buruk, bahkan ada beberapa petinggi di Kota Jishu yang ingin menahan kita di sini ..."
Bang!
Lin Zhian melepaskan aura kultivasinya yang sangat kuat, menciptakan badai angin di dalam ruangan. Namun tidak berdampak pada dinding di luarnya, karena ruangan ini dilapisi oleh formasi array berlapis-lapis.
"Jika mereka benar-benar melakukannya, aku bersumpah akan menghancurkan Kota Jishu, dan tidak menutup kemungkinan akan menghilangkan Bintang Sheng."
Luo Yi dan Long Xia Yun menganggukkan kepala bersamaan, mereka juga akan melakukan hal yang sama.
"Kemudian, karena aku membunuh Huangdi dan mereka yang berasal dari Alam Bawah. Kemungkinan orang kuat lain akan dikirim lagi ke Bintang Sheng," ujar Long Xia Yun.
Lin Zhian menghembuskan napasnya dan menarik kembali aura kultivasinya yang ia lepaskan. "Bagaimana keadaan Yi'er. Apakah dia baik-baik saja?"
Long Xia Yun mengangguk kecil, kemudian menjawab, "Dia dalam keadaan baik, dan kultivasinya terus naik. Mungkin tidak lama lagi kultivasinya akan kembali ketingkat Huangdi." Terlihat senyum hangat yang terpancar di wajahnya.
Begitu pun dengan Luo Yi, ia tersenyum saat mengetahui bahwa keadaan Xue Ying baik-baik saja, bahkan mengalami peningkatan.
Ketika mereka bertiga terus membahas langkah apa yang akan diambil selanjutnya di Bintang Sheng, tiba-tiba terdengar suara ketukan dari balik pintu.
"Bibi, ini aku, Lin Chen."
Long Xia Yun menoleh menatap Lin Zhian dan Luo Yi, kemudian menganggukkan kepala secara bersamaan. "Masuk."
Pintu terbuka perlahan, memperlihatkan Lin Chen dan Yan Xue yang telah berganti pakaian.
"Bibi, aku sudah membeli kapal perang, dan mendapatkan informasi jika di Perpustakaan Bintang Sheng, Kota Abadi, Serikat Suci. Di sana banyak informasi yang merangkum semua kejadian sepuluh juta tahun lalu, mungkin kita bisa mendapatkan informasi tentang pertarungan Paman Ho."
Long Xia Yun bangkit dari sofa empuk dan berjalan menghampiri Lin Chen. "Benarkah, haruskah kita pergi sekarang juga?" Senyum indah terlihat di wajahnya.
Lin Chen mengangguk kecil. "Tentu, kenapa tidak. Tapi sebelum itu, bisakah Bibi bantu aku untuk meningkatkan pertahanan kapal perang?"
Long Xia Yun mengangkat tangan kanannya dan mengusap puncak kepala Lin Chen. "Teknologi di sini berbeda, Bibi memang bisa meningkatkannya, tapi tidak maksimal karena Bibi belum mempelajarinya. Bagaimana jika kita pergi dulu ke Kota Abadi?" Ia terburu-buru bukan karena ingin informasi, melainkan karena tidak betah tinggal di Kota Jishu.
Lin Chen terdiam sejenak dengan kepala tertunduk, terlihat wajahnya yang sedih. Ia akan sangat berbeda jika dihadapan Ibu dan Bibinya, seperti anak kecil yang manja. "Baiklah ..."
Long Xia Yun mengangkat tangan kirinya dan mengusap lembut puncak kepala Yan Xue. "Terimakasih telah menjaga Chen'er, dan bisa tahan dengan kepribadiannya yang terkadang sangat aneh."
Yan Xue terkekeh kecil seraya menutupi bibirnya dengan tangan kanan. Ia memang sering melihat Lin Chen bersikap dan melakukan gerakan aneh. Tapi meski demikian, ia sangat mencintainya.
Lin Chen menoleh ke kanan menatap Yan Xue, kemudian ia melirik ke atas dan mundur. Ia menjauhkan tangan Long Xia Yun yang mulai mengacak-acak rambutnya. "Aku akan keluar untuk memberi tahu semua orang, kalau kita akan berangkat."
Yan Xue tersadar dan berjalan mengikuti Lin Chen.
Setelah Lin Chen dan Yan Xue keluar dari ruangan, suasana di sana kembali hening dan tegang.
"Apakah kita juga harus bersiap-siap? Kita tidak tahu bagaimana keadaan Bintang Sheng ke depannya. Namun karena di sini ada larangan, kita memiliki keunggulan meski harus berhadapan dengan Tongzhi."
Lin Zhian dan Luo Yi menganggukkan kepala, kemudian mereka berdua kembali menyebarkan klon ke seluruh penjuru Bintang Sheng.
Long Xia Yun juga melakukan hal yang sama, bahkan jumlahnya lebih banyak.
***
500.000.000 Mil dari Bintang Sheng
Ada bidang bintang terbengkalai yang tidak bisa dihuni oleh manusia, karena mengandung gas beracun yang sangat mengerikan dan mampu membuat tubuh siapa saja yang menghirupnya lapuk seperti kayu.
Namun, untuk Ras Iblis yang berasal dari Alam Bawah, hal ini sudah biasa dan seperti makanan yang mampu mengembalikan energi yang terbuang.
Karena hal itulah, bidang bintang ini dijadikan sebagai salah satu markas Ras Iblis yang tersebar luas di Alam Semesta.
Pada salah satu tempat di bidang bintang itu, dibangun istana megah yang semua warnanya hitam pekat, dengan bercak-bercak darah yang menempel. Kabut asap berwarna hijau juga tersebar mengelilingi istana, menambah kesan yang mengerikan.
Jauh di kedalaman tanah, ada ruangan kecil yang hanya bisa menampung tiga sampai lima orang.
Di dalam ruangan itu ada seorang pemuda berambut panjang dan terluka parah yang sedang duduk di atas batu hitam. Batu hitam itu menyerap energi sekitar untuk memulihkan kondisi tubuhnya yang terluka.
Pemuda itu membuka matanya tiba-tiba, memperlihatkan mata merahnya yang menyala bagaikan bola lampu. Ia membuka mulutnya perlahan dan menghembuskan napas panjang.
"Bawahanku di Bintang Sheng telah terbunuh. Apakah itu Long Xia Yun?"
Pemuda itu menyeringai lebar memperlihatkan dua taringnya. "Bagus, karena aku tidak bisa membunuh Ho Liiu Yaoshan, maka aku akan membunuh kekasihnya!"
"Jika aku berhasil membunuh Long Xia Yun, maka Yang Mulia Kaisar Kematian menaikkan jabatanku di Istana Neraka."
Pemuda bernama Shu Xianshan itu beranjak turun dari batu hitam. Meski kekuatannya menurun secara signifikan dan jatuh ketingkat Huangdi tahap Akhir, ia sangat percaya diri dengan kekuatannya yang mampu membunuh Long Xia Yun.
Shu Xianshan tidak sendirian ke Bintang Sheng. Ia akan membawa lebih banyak lagi pasukannya, 100 Divine God dan beberapa Huangdi tahap Awal.
"Meski Long Xia Yun lebih kuat dariku, namun Bintang Sheng memiliki larangan kuat, sehingga aku bisa membunuhnya dengan mudah!"
Shu Xianshan tertawa terbahak-bahak dan dari tawanya itu membuat dinding sekitar mulai retak, yang kemudian meledak dan menghancurkan istana di permukaan tanah.
...
***
*Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaann teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuussssss kuuuulllllltttiiiiiiivaaasiimmuuuuuuu yang lebih tinggi lagi Lin Chen
2024-03-29
1
Faanani
aku tidak tahan tawanya iblis kikikikikikiki wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk
2022-12-06
0
Alehandro 099
ncnfj
2022-11-03
0