Chapter 017 : Kedatangan Ras Iblis

"Apakah di sini tempatnya, Tuan?"

Pemuda berambut hitam panjang, mata merah menyala dengan taring tajam mengangguk kecil. "Benar, ini adalah Bintang Sheng. Aku menduga Long Xia Yun ada di dalamnya."

"Bagaimana jika kita hancurkan saja Bintang Sheng ini? Bukankah lebih mudah ketimbang harus masuk ke sana."

Pemuda itu menggelengkan kepalanya, kemudian menjawab ketidaktahuan bawahannya yang bodoh, "Bintang Sheng memiliki larangan tertentu, jika bukan Kaisar Kematian yang melakukannya, tidak akan ada yang bisa menghancurkannya ..."

"Jika kita tetap memaksa, hanya kematian yang akan kita terima."

Ratusan bawahan dari Ketua Regu I itu menganggukkan kepala menjelaskan tanda paham. Walaupun mereka merasa hal itu tidak masuk akal, tapi yang berbicara di sini adalah Tongzhi, sehingga tidak mungkin salah.

Akhirnya, Profound Ark berwarna merah dengan aura hitam yang terpancar mulai mendekati Gerbang Dimensi. Pada bagian lambung Profound Ark, ada lambang Gagak Hitam dengan mata merah menyala.

Tidak ada pertanyaan yang berarti, sama seperti pertanyaan yang sering diajukan pada pendatang baru yang berkunjung ke Bintang Sheng.

Ketika rombongan Ras Iblis telah memasuki Bintang Sheng, mereka mulai merasakan larangan yang mulai menekan basis kultivasi mereka hingga Jenderal Dewa, Dewa Giok.

Profound Ark mereka juga tiba di suatu kota yang tidak jauh dari Kota Jishu, dengan Nama Shenhua.

Pemuda bernama Shu Xianshan itu menyebarkan kesadarannya ke segala arah, kemudian mendongak dan menoleh ke arah kanan. "Aku merasakan ada aura spiritual yang sangat kental di sana, sepertinya pernah terjadi pertempuran."

Fan Gang mengangkat tangan kanannya yang terkepal, memberi tanda pada bawahan yang ia bawa. "Arahkan Profound Ark ke timur laut."

Timur laut, itu adalah arah di mana Long Xia Yun bertarung melawan Huangdi dan Divine God.

Long Xia Yun dengan sengaja meninggalkan aura spiritualnya yang telah disamarkan di sana, untuk memancing pengejar yang datang ke Bintang Sheng.

***

600.000 Mil ke arah Tenggara dari Kota Shenhua

Long Xia Yun yang sedang duduk bersantai di balkon depan itu tiba-tiba menoleh ke arah kanan belakangnya, mengarah pada barat laut yang merupakan Kota Shenhua. Ia merasakan aura kuat yang mengandung energi dari Ho Liiu Yaoshan, namun juga bukan.

"Iblis yang bertarung melawan Ho Liiu Yaoshan telah datang!" Kebencian dan kemarahan terlihat jelas di kedua mata Long Xia Yun. Ia benar-benar sangat marah dan ingin membunuh Ras Iblis.

Luo Yi yang duduk di samping Long Xia Yun itu menghentikan minum tehnya dan menghembuskan napas panjang. Ia meletakkan cangkirnya di atas meja, kemudian mencubit pipi kiri Long Xia Yun. "Jangan lepaskan niat membunuhmu saat sedang bersantai seperti ini."

Long Xia Yun menoleh ke kiri seraya mengusap pipinya. "Ba- Baik, Kakak."

Lin Chen Chen tertawa terbahak-bahak saat melihat Long Xia Yun yang seperti itu, sangat jarang ia bisa melihatnya dan hanya Luo Yi saja yang bisa membuat Long Xia Yun nampak takut seperti anak kecil.

Long Xia Yun yang tertunduk itu melirik ke kiri depan menatap Lin Chen.

Lin Chen berdehem dan mengalihkan perhatiannya pada Luo Yi. "Ibu, karena mereka sudah datang, apakah kita hanya diam saja?"

Luo Yi sedikit berdiri dan mencondongkan badannya ke depan seraya mengulurkan tangannya. "Ibu mau-mau saja langsung menyerang mereka. Hanya saja lawan yang kita hadapi cukup banyak, Ibu tidak mau Chen'er dalam bahaya." Ia menyentuh pipi kiri Lin Chen.

Luo Yi kembali duduk di kursinya. "Yun'er, berapa banyak yang datang ke Bintang Sheng?"

Long Xia Yun tertunduk dengan wajah yang memerah karena ia dipanggil seperti itu, dan sangat memalukan. "Satu Huangdi, seratus Divine God, seribu Ancient God, dan puluhan ribu Heavenly Immortal God ..."

Luo Yi mendongakkan kepalanya setelah wajahnya kembali pulih dan emosinya tenang. "Kita bisa menyerang sekarang, tapi aku berpikiran akan lebih baik jika menunggu Yi'er sadar kembali."

Fluktuasi energi spiritual dengan molekul kuning keemasan mulai berkumpul di sebelah kanan Long Xia Yun, dan mulai menggumpal membentuk kakek tua yang membawa tongkat bambu.

"Tapi, kita tetap harus mengawasi mereka. Takutnya mereka bertindak sesuka hati," sambung Long Xia Yun.

Dengan pengejar sebanyak itu, Long Xia Yun berpikiran jika Ho Liiu Yaoshan tidak perlu membekukan diri dan seluruh bidang bintang. Jika yang mengejar beberapa Tongzhi, barulah bisa menekan Ho Liiu Yaoshan.

Long Xia Yun menoleh ke kiri depan menatap Lin Chen. "Jika itu Chen'er, dia bisa menghadapi belasan Tongzhi bersamaan," gumamnya pelan.

Kakek tua pembawa tongkat kayu itu menghilang dalam sekejap mata dan sudah tidak bisa dirasakan lagi aura keberadaannya, seperti menghilang dalam kekosongan.

"Apakah kau sudah sampai?" tanya Luo Yi.

Long Xia Yun menganggukkan kepalanya, kemudian menjawab, "Sudah, dan mereka pergi ke timur laut dari Kota Jishu. Sepertinya mereka ingin datang ke tempat di mana aku meninggalkan jejak."

Lin Chen hanya diam dan mendengarkan percakapan antara Luo Yi dengan Long Xia Yun. Begitu pun dengan Yan Xue yang tetap diam sedari tadi, karena merasa bukan waktunya ia bergabung dalam pembicaraan yang berat.

Long Xia Yun menjelaskan setiap detail yang ada tentang kedatangan Ras Iblis ke Bintang Sheng.

Kekuatan mereka turun secara signifikan karena larangan yang ada di Bintang Sheng, dan ini adalah keuntungan tersendiri baginya, karena bisa membunuh Ras Iblis yang datang. Namun seperti yang dikatakan Long Xia Yun tadi, penyerangan akan dilakukan setelah Xue Ying kembali sadar dari tidurnya.

Lin Chen sendiri tidak mempermasalahkannya, karena ia juga berharap bisa melihat bagaimana fitur terbaru dari peningkatan System Versi 500.0, yang mungkin saja penampilan Xue Ying akan berubah menjadi dewasa.

Tapi jika Xue Ying berubah menjadi dewasa, akan sangat sulit baginya memperlakukan Xue Ying seperti anak kecil seperti sebelum-sebelumnya.

Seperti mengetahui pemikiran Lin Chen, Long Xia Yun tersenyum tipis dan berucap, "Tidak perlu khawatir, meski usia Yi'er sudah cukup tua. Penampilan tubuhnya selalu seperti itu, tidak pernah berubah. Sepertinya dia sengaja mengambil penampilan itu, agar tetap diperlakukan seperti adik kecil saat bertemu denganmu ..."

Lin Chen tertegun, kemudian menganggukkan kepalanya dengan senyum lembut terukir di wajahnya.

***

Seminggu kemudian setelah kedatangan Ras Iblis ke Bintang Sheng. Ras Iblis hampir marah dan menyerang secara membabi buta, namun dihentikan oleh klon Long Xia Yun yang memancingnya dengan melepaskan sedikit auranya ke tempat lain.

Hal itu terus berulang-ulang dan sesekali Long Xia Yun memperlihatkan penampilan aslinya tepat di depan Shu Xiansha.

Pancingan itu sangat membuat Shu Xiansha marah dan ingin membunuh Long Xia Yun secepat mungkin. Namun ia tahu Long Xia Yun memiliki kekuatan melarikan diri yang mumpuni, mengingat berhasil selamat dari kepungan makhluk dari Tiga Alam.

Long Xia Yun tidak takut jika Shu Xiansha memberikan laporan ke Alam Bawah, karena secara diam-diam, Long Xia Yun dan Luo Yi sudah menambahkan larangan di Bintang Sheng.

Larangan itu akan memblokir semua sinyal yang dikirim atau diterima antar Kultivator.

Pada saat ini, Lin Chen sedang menunggu di ruangan di mana Xue Ying tertidur. Hanya tersisa beberapa menit sebelum peningkatan System Versi 500.0 berakhir. Ia sangat penasaran dengan fitur apa yang akan diberikan.

Molekul cahaya berwarna hijau muda bercampur dengan emas itu kembali muncul sejak kemunculan terakhir kalinya satu bulan lalu. Ini seperti menandakan bahwa Xue Ying akan bangun dari tidur panjangnya.

Lin Chen juga merasakan aura kultivasi Xue Ying yang meningkat secara signifikan.

Yuzhao tahap Awal ... Yuzhao tahap Menengah ... Yuzhao tahap Akhir.

"Apakah kau merindukan Yi'er?"

Lin Chen menoleh ke kiri menatap wajah Long Xia Yun. "Kakak mana yang tidak merindukan Adiknya yang manis seperti Yi'er."

Tidak ada balasan dari Xue Ying, namun Lin Chen merasakan emosi bahagia dari Xue Ying atas perkataannya barusan.

Lin Chen menoleh kepalnya menatap Xue Ying saat melihat jari-jari Xue Ying yang mulai bergerak.

Xue Ying membuka matanya perlahan, dan menutupnya lagi untuk beberapa detik. Hingga. tak lama, Xue Ying kembali membuka matanya secara tiba-tiba.

[Ding~ Berhasil Meningkatkan System ke Versi 500.0]

[Membuka Fitur Konversi dan Pelatihan]

[Fitur Konversi] [Dapat mengubah Point System menjadi Point Pengalaman, dengan rasio 1 : 1]

[Fitur Pelatihan] [Dapat memberikan Point Pengalaman pada orang lain, seberapa banyak orang itu meningkat, tergantung kemampuan penerima]

Lin Chen tidak bisa menyembunyikan ekspresi wajahnya saat melihat Fitur Konversi dan Pelatihan. Jika ia mengkonversikan 976 Kuantiliun Point System yang ada, setidaknya ia bisa menembus Divine God tahap Akhir.

Tapi, Lin Chen memiliki pemikiran lain. Mendapatkan 976 Kuantiliun Point System sangat sulit, karena setara dengan 9760 Kuantiliun Point Pengalaman.

Daripada menggunakan untuk dirinya sendiri, akan lebih baik untuk menggunakannya dalam Fitur Pelatihan, sebanyak 100 Kuantiliun Point System pada 843.062 anggota Sekte Chenlong.

Xue Ying yang sudah sadar dari tidur panjangnya itu langsung berdiri di atas kasur. "Ayo pergi membunuh!" Ia mengangkat tangan kanannya setinggi mungkin.

Kelima orang yang berada di satu ruangan dengan Xue Ying hanya terdiam saat mendengarnya, kemudian tertawa kecil secara bersamaan.

...

***

*Bersambung...

Terpopuler

Comments

Rizky Rezha

Rizky Rezha

keren

2024-04-06

0

Harman LokeST

Harman LokeST

tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaann teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuussssss kuuuulllllltttiiiiiiivaaasiimmuuuuuuu Lin Chen yang lebih tinggi lagi

2024-03-29

0

Rhakean Djati

Rhakean Djati

sekeluarga,kayaknya psikopat semua.

2024-03-11

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 001 : Istana Naga
2 Chapter 002 : Memberikan Tubuh
3 Chapter 003 : Obrolan Berat
4 Chapter 004 : Bintang Sheng
5 Chapter 005 : Kota Jishu
6 Chapter 006 : Menukarkan Uang
7 Chapter 007 : Rong Heixan
8 Chapter 008 : Memperlihatkan Kekuatan Kultivator
9 Chapter 009 : Membunuh Dewa Iblis
10 Chapter 010 : Bersandiwara
11 Chapter 011 : Meningkatkan System
12 Chapter 012 : Membeli Kapal
13 Chapter 013 : Bergeraknya Ras Iblis
14 Chapter 014 : Meninggalkan Kota Jishu
15 Chapter 015 : Berlatih
16 Chapter 016 : Sebelum Kekacauan
17 Chapter 017 : Kedatangan Ras Iblis
18 Chapter 018 : Terkejutnya Shu Xiansha
19 Chapter 019 : Keluarga Ras Naga
20 Chapter 020 : Meledakkan Diri
21 Chapter 021 : Informasi Long Ka Xiang
22 Chapter 022 : Kapal Angkasa
23 Chapter 023 : Monster Misterius
24 Chapter 024 : Divine God tahap Akhir
25 Chapter 025 : Membuat Permainan
26 Chapter 026 : Kebosanan Lin Chen
27 Chapter 027 : Mengambil Bentuk Manusia
28 Chapter 028 : Menghadiri Pelelangan
29 Chapter 029 : Pelelangan
30 Chapter 030 : Pelajaran
31 Chapter 031 : Meninggalkan Bintang Sheng
32 Chapter 032 : Bintang Dongjie
33 Chapter 033 : Peperangan
34 Chapter 034 : Giliran Lin Chen
35 Chapter 035 : Menyantap Naga
36 Chapter 036 : Mendatangi Bintang Dongjie
37 Chapter 037 : Ho Liiu Yaoshan
38 Chapter 038 : Selamat
39 Chapter 039 : 'Ketahuilah Identitasmu!'
40 Chapter 040 : Kebenaran
41 Chapter 041 : Jalan Baru
42 Chapter 042 : Mencoba
43 Chapter 043 : Kembali Berkumpul
44 Chapter 044 : Pemberitahuan Informasi
45 Chapter 045 : Meditasi
46 Chapter 046 : Kultivator
47 Chapter 047 : Alam Bawah
48 Chapter 048 : Berpamitan
49 Chapter 049 : Kota Iblis
50 Chapter 050 : Pergi Berburu Manusia?
51 Chapter 051 : Menumbuhkan Pepohonan
52 Chapter 052 : Pergi ke Kota Lainnya
53 Chapter 053 : Kanibal
54 Chapter 054 : Daratan Utama di Alam Bawah?
55 Chapter 055 : Esensi Dao Iblis
56 Chapter 056 : Datang ke Istana Kematian
57 Chapter 057 : Gerbang Neraka
58 Chapter 058 : Memenjarakan Diyu Maozang
59 Chapter 059 : Alam Selestial
60 Chapter 060 : Mati?
61 Chapter 061 : Kehilangan?
62 Chapter 062 : Kultivasi
63 Chapter 063 : Earth Realm
64 Chapter 064 : Kembali Hidup
65 Chapter 065 : Kebenaran tentang Semesta
66 Chapter 066 : Latihan
67 Chapter 067 : Bersama
68 Chapter 068 : Kembali ke Alam Selestial
69 Chapter 069 : Memanfaatkan Kesempatan
70 Chapter 070 : Ilusi Semesta Yongheng
71 Chapter 071 : Membunuh Monster Kuno
72 Chapter 072 : Qing Long
73 Chapter 073 : Bintang Zhuyao
74 Chapter 074 : Reuni Keluarga
75 Chapter 075 : Pengorbanan Ras Naga
76 Chapter 076 : Menciptakan Kehidupan
77 Chapter 077 : Rencana untuk Bintang Qiang
78 Chapter 078 : Memaafkan
79 Chapter 079 : Ini, Bumi?
80 Chapter 080 : Shelter
81 Chapter 081 : Sejarah Kehancuran Bumi
82 Chapter 082 : Kembali ke Bintang Qiang
83 Chapter 083 : Memindahkan Daratan
84 Chapter 084 : Hitam dan Putih
85 Chapter 085 : Kehidupan Chen Hao Ling
86 Chapter 086 : Tanda-tanda Kehancuran
87 Chapter 087 : Kembali dari Masa Lalu
88 Chapter 088 : Kembali Tenang
89 Chapter 089 : Melakukannya
90 Chapter 090 : Berjalan-jalan
91 Chapter 091 : Menghitung Hari
92 Chapter 092 : Lin Qiao Jianying
93 Chapter 093 : 5 Tahun Kemudian
94 Chapter 094 : Pergi Bersama Keluarga
95 Chapter 095 : Kota
96 Chapter 096 : Monster Kuno?
97 Chapter 097 : Memasuki Celah Ruang
98 Chapter 098 : Dimensi Monster Kuno
99 Chapter 099 : Apakah Kau akan Diam Saja?
100 Chapter 100 : Membunuh Yuan Gu
101 Chapter 101 : 2 Tahun Kemudian
102 Chapter 102 : Mengambil Artefak Dewa
103 Chapter 103 : Menyerap 2 Artefak Dewa
104 Chapter 104 : Meninggalkan Semesta Yongheng
105 Chapter 105 : Semesta Xing
106 Chapter 106 : Reinkarnasi?
107 Chapter 107 : Berada di Pihak yang Sama
108 Chapter 108 : Hutan Siwangzha
109 Chapter 109 : Bermain dengan Naga Hitam
110 Chapter 110 : Pergerakan Dewa Xing
111 Chapter 111 : Lebih Cepat dari yang Seharusnya
112 Chapter 112 : God Realm
113 Chapter 113 : Serangan Bertubi-tubi
114 Chapter 114 : Pertempuran Sengit
115 Chapter 115 : Pertarungan yang Melelahkan
116 Chapter 116 : Selesai
117 Chapter 117 : Mengacaukan Ruang Para Dewa
118 Chapter 118 : Semesta Pedang
119 Chapter 119 : Mendapatkan Tunggangan
120 Chapter 120 : Test Petualang
121 Chapter 121 : Mengambil Misi
122 Chapter 122 : Harta Chen Hao Ling?
123 Chapter 123 : Kerja Sama Kakak Adik
124 Chapter 124 : Bersantai-santai
125 Chapter 125 : Gelombang Monster di Ibu Kota
126 Chapter 126 : Menghilangkan Gelombang Monster
127 Chapter 127 : Pergi ke Dinasti Ming
128 Chapter 128 : Membawa Mein
129 Chapter 129 : Pembalasan
130 Chapter 130 : Lin Mein An
131 Chapter 131 : Kota Mangshan
132 Chapter 132 : Berlatih Membunuh Monster
133 Chapter 133 : Berry Emas
134 Chapter 134 : Kembali Sebentar
135 Chapter 135 : Pergi ke Semesta Tian
136 Chapter 136 : Abadi?
137 Chapter 137 : Menyegel Semesta Tian
138 Chapter 138 : Kematian yang Mengenaskan
139 Chapter 139 : Kedatangan Tamu
140 Chapter 140 : Menembus tahap Akhir
141 Chapter 141 : Menyuling 14 God Realm
142 Chapter 142 : Rencana Masa Depan
143 Chapter 143 : Semesta Lantian
144 Chapter 144 : Angkasa Luar di Semesta Lantian
145 Chapter 145 : Galaxy Tianlang
146 Chapter 146 : Menunjukkan Kekuatan Xue Ying
147 Chapter 147 : Kota Mang
148 Chapter 148 : Terbukanya Tempat Misterius
149 Chapter 149 : Negeri Surgawi
150 Chapter 150 : Kesadaran Heavenly Realm
151 Chapter 151 : Menghancurkan Kesadaran Heavenly Realm
152 Chapter 152 : Mendapatkan Air Surgawi
153 Chapter 153 : Kekuatan dari Bintang Shanjin
154 Chapter 154 : Perburuan di Gurun Du
155 Chapter 155 : Alam Suci
156 Chapter 156 : Keluar dari Negeri Surgawi
157 Chapter 157 : Memanggil Monster Kuno
158 Chapter 158 : Membunuh Leluhur Surgawi
159 Chapter 159 : Membunuh Manusia
160 Chapter 160 : Kota Yang
161 Chapter 161 : Heavenly Realm Tersembunyi
162 Chapter 162 : Kedatangan Keluarga Bao
163 Chapter 163 : Kedatangan 3 Earth Realm
164 Chapter 164 : Kekaisaran Qing dan Kerajaan Qiuran
165 Chapter 165 : Meninggalkan Penginapan Jueqi
166 Chapter 166 : Dimensi Leluhur Yang
167 Chapter 167 : Mengamati Monster Kuno
168 Chapter 168 : Mendatangi 9 Earth Realm
169 Chapter 169 : Pergi ke Semesta Shangdi
170 Chapter 170 : Menyerap Pil Dewa
171 Chapter 171 : Masalah dengan Lin Da Zixuan
172 Chapter 172 : Semesta dan Dewi Kuxing
173 Chapter 173 : Mulai Serius
174 Chapter 174 : Berpindah Semesta
175 Chapter 175 : Kematian Dewa 5 Element
176 Chapter 176 : Semesta Heng
177 Chapter 177 : Kematian Dewi Venus dan Dewa Taoist
178 Chapter 178 : Kebenaran tentang Dewi Kuxing
179 Chapter 179 : Ingatan Dewi Kuxing
180 Chapter 180 : Menyerap Kekuatan Kun Xiang Yin
181 Chapter 181 : Membangkitkan Kun Xiang Yin
182 Chapter 182 : Kepergian Anak-anak
183 Chapter 183 : Kekhawatiran Dewa dan Dewi
184 Chapter 184 : Menemani Xue Ying
185 Chapter 185 : Xue Ying Membunuh Monster Kuno
186 Chapter 186 : Monster Kuno Emas dan Hitam
187 Chapter 187 : Hidup Seperti Mortal?
188 Chapter 188 : Membeli Rumah Terbengkalai
189 Chapter 189 : Mengambil Tes
190 Chapter 190 : Membuka Toko Herbal
191 Chapter 191 : Laku Keras
192 Chapter 192 : Kedatangan Sekte ke Kota Fanren
193 Chapter 193 : Kepindahan Chenlong Herbal
194 Chapter 194 : Membuka Rumah Makan
195 Chapter 195 : Pencerahan
196 Chapter 196 : Anak-anak
197 Chapter 197 : Kedatangan Anak-anak
198 Chapter 198 : Mendatangi Semesta Kongxu
199 Chapter 199 : Memberi Harapan pada Lawan
200 Chapter 200 : Bertemu dengan Chen Hao Ling
201 Chapter 201 : Kedatangan Penghuni Alam Tantiang
202 Chapter 202 : Apa itu Ruang Para Dewa?
203 Chapter 203 : Harta Berharga di Tiga Alam
204 Chapter 204 : Yan Xue Menerobos God Realm
205 Chapter 205 : Tangga Surgawi
206 Chapter 206 : Alam Tiantang
207 Chapter 207 : Menyegel Sungai Sanzu
208 Chapter 208 : Xue Ying Kesepian
209 Chapter 209 : Bepergian di Alam Tiantang
210 Chapter 210 : Kedatangan Naga Hitam Pembuat Onar
211 Chapter 211 : Membunuh Naga Kekacauan
212 Chapter 212 : Pulau Hitam
213 Chapter 213 : Pertemuan Lord Realm
214 Chapter 214 : Memukul Binatang Liar
215 Chapter 215 : Membunuh Binatang Liar
216 Chapter 216 : Datang Berkunjung ke Tiga Dewata Murni
217 Chapter 217 : Meningkatkan Roh Pertempuran
218 Chapter 218 : Serangan dari Aliansi Penjarah Surga
219 Chapter 219 : Wilayah Tiantang Vs Aliansi Penjarah Surga
220 Chapter 220 : Langit Berdarah
221 Chapter 221 : Tetua Aliansi Penjarah Surga
222 Chapter 222 : Penghabisan
223 Chapter 223 : Markas Aliansi Penjarah Surga
224 Chapter 224 : Kekuatan Lin Chen
225 Chapter 225 : Menyuling 9 Lord Realm
226 Chapter 226 : Berhasil Menyuling Pil Dewa Abadi
227 Chapter 227 : Menyerap Pil Dewa Abadi
228 Chapter 228 : Kekuatan Kaisar Giok
229 Chapter 229 : Kekuatan Baru
230 Chapter 230 : Yan Xue Menerobos Lord Realm
231 Chapter 231 : Xue Ying dan Dewi Kuxing—Datang
232 Chapter 232 : Beberapa Tikus yang Menyelinap
233 Chapter 233 : Patung Kaisar Giok
234 Chapter 234 : Menyerang Alam Diyu
235 Chapter 235 : Bertukar Pukulan
236 Chapter 236 : Kedatangan Tiga Dewata Murni
237 Chapter 237 : Pemberontakan Yan Luo Wang
238 Chapter 238 : Membelah Alam Diyu
239 Chapter 239 : Kematian Lord Sanzu
240 Chapter 240 : Kembali ke Alam Tiantang
241 Chapter 241 : Tamu Penting
242 Chapter 242 : Dewi Nuwa
243 Chapter 243 : Ras Dewa-Iblis dan Kebenaran Dimensi Kekacauan
244 Chapter 244 : Pembaharuan System
245 Chapter 245 : Dewi Nuwa yang Terluka
246 Chapter 246 : Menciptakan Tanah Suci
247 Chapter 247 : Tanah Suci
248 Chapter 248 : Mengawasi Lin Qiao Jianying (1)
249 Chapter 249 : Mengawasi Lin Qiao Jianying (2)
250 Chapter 250 : Bantuan Keluarga Ye
251 Chapter 251 : Kedatangan Lin Mein An
252 Chapter 252 : Kedatangan Xue Ying
253 Chapter 253 : Kultivasi Profesi Lukis
254 Chapter 254 : Perbatasan Tiga Alam?
255 Chapter 255 : Melawan Umpan Meriam Klan Dewa-Iblis (1)
256 Chapter 256 : Melawan Umpan Meriam Klan Dewa-Iblis (2)
257 Chapter 257 : Melawan Umpan Meriam Klan Dewa-Iblis (3)
258 Chapter 258 : Meledakkan Menara Esensi Jiwa
259 Chapter 259 : Pergerakan Makhluk dari Dimensi Kekacauan
260 Chapter 260 : Kultivasi untuk Menerobos
261 Chapter 261 : Pergi ke Dunia Dewa-Iblis
262 Chapter 262 : Kaisar Dewa-Iblis; Kembali dan Marah
263 Chapter 263 : Serangan Mematikan
264 Chapter 264 : Transformasi Kedua
265 Chapter 265 : Tranformasi Ketiga
266 Chapter 266 : Perubahan Lin Chen
267 Chapter 267 : Membunuh dan Kesengsaraan Besar
268 Chapter 268 : Bertemu dengan "Aku" di Masa Lalu
269 Chapter 269 : Altar Dewa dan Jembatan Penghubung
270 Chapter 270 : Pengakhiran (Epilog)
Episodes

Updated 270 Episodes

1
Chapter 001 : Istana Naga
2
Chapter 002 : Memberikan Tubuh
3
Chapter 003 : Obrolan Berat
4
Chapter 004 : Bintang Sheng
5
Chapter 005 : Kota Jishu
6
Chapter 006 : Menukarkan Uang
7
Chapter 007 : Rong Heixan
8
Chapter 008 : Memperlihatkan Kekuatan Kultivator
9
Chapter 009 : Membunuh Dewa Iblis
10
Chapter 010 : Bersandiwara
11
Chapter 011 : Meningkatkan System
12
Chapter 012 : Membeli Kapal
13
Chapter 013 : Bergeraknya Ras Iblis
14
Chapter 014 : Meninggalkan Kota Jishu
15
Chapter 015 : Berlatih
16
Chapter 016 : Sebelum Kekacauan
17
Chapter 017 : Kedatangan Ras Iblis
18
Chapter 018 : Terkejutnya Shu Xiansha
19
Chapter 019 : Keluarga Ras Naga
20
Chapter 020 : Meledakkan Diri
21
Chapter 021 : Informasi Long Ka Xiang
22
Chapter 022 : Kapal Angkasa
23
Chapter 023 : Monster Misterius
24
Chapter 024 : Divine God tahap Akhir
25
Chapter 025 : Membuat Permainan
26
Chapter 026 : Kebosanan Lin Chen
27
Chapter 027 : Mengambil Bentuk Manusia
28
Chapter 028 : Menghadiri Pelelangan
29
Chapter 029 : Pelelangan
30
Chapter 030 : Pelajaran
31
Chapter 031 : Meninggalkan Bintang Sheng
32
Chapter 032 : Bintang Dongjie
33
Chapter 033 : Peperangan
34
Chapter 034 : Giliran Lin Chen
35
Chapter 035 : Menyantap Naga
36
Chapter 036 : Mendatangi Bintang Dongjie
37
Chapter 037 : Ho Liiu Yaoshan
38
Chapter 038 : Selamat
39
Chapter 039 : 'Ketahuilah Identitasmu!'
40
Chapter 040 : Kebenaran
41
Chapter 041 : Jalan Baru
42
Chapter 042 : Mencoba
43
Chapter 043 : Kembali Berkumpul
44
Chapter 044 : Pemberitahuan Informasi
45
Chapter 045 : Meditasi
46
Chapter 046 : Kultivator
47
Chapter 047 : Alam Bawah
48
Chapter 048 : Berpamitan
49
Chapter 049 : Kota Iblis
50
Chapter 050 : Pergi Berburu Manusia?
51
Chapter 051 : Menumbuhkan Pepohonan
52
Chapter 052 : Pergi ke Kota Lainnya
53
Chapter 053 : Kanibal
54
Chapter 054 : Daratan Utama di Alam Bawah?
55
Chapter 055 : Esensi Dao Iblis
56
Chapter 056 : Datang ke Istana Kematian
57
Chapter 057 : Gerbang Neraka
58
Chapter 058 : Memenjarakan Diyu Maozang
59
Chapter 059 : Alam Selestial
60
Chapter 060 : Mati?
61
Chapter 061 : Kehilangan?
62
Chapter 062 : Kultivasi
63
Chapter 063 : Earth Realm
64
Chapter 064 : Kembali Hidup
65
Chapter 065 : Kebenaran tentang Semesta
66
Chapter 066 : Latihan
67
Chapter 067 : Bersama
68
Chapter 068 : Kembali ke Alam Selestial
69
Chapter 069 : Memanfaatkan Kesempatan
70
Chapter 070 : Ilusi Semesta Yongheng
71
Chapter 071 : Membunuh Monster Kuno
72
Chapter 072 : Qing Long
73
Chapter 073 : Bintang Zhuyao
74
Chapter 074 : Reuni Keluarga
75
Chapter 075 : Pengorbanan Ras Naga
76
Chapter 076 : Menciptakan Kehidupan
77
Chapter 077 : Rencana untuk Bintang Qiang
78
Chapter 078 : Memaafkan
79
Chapter 079 : Ini, Bumi?
80
Chapter 080 : Shelter
81
Chapter 081 : Sejarah Kehancuran Bumi
82
Chapter 082 : Kembali ke Bintang Qiang
83
Chapter 083 : Memindahkan Daratan
84
Chapter 084 : Hitam dan Putih
85
Chapter 085 : Kehidupan Chen Hao Ling
86
Chapter 086 : Tanda-tanda Kehancuran
87
Chapter 087 : Kembali dari Masa Lalu
88
Chapter 088 : Kembali Tenang
89
Chapter 089 : Melakukannya
90
Chapter 090 : Berjalan-jalan
91
Chapter 091 : Menghitung Hari
92
Chapter 092 : Lin Qiao Jianying
93
Chapter 093 : 5 Tahun Kemudian
94
Chapter 094 : Pergi Bersama Keluarga
95
Chapter 095 : Kota
96
Chapter 096 : Monster Kuno?
97
Chapter 097 : Memasuki Celah Ruang
98
Chapter 098 : Dimensi Monster Kuno
99
Chapter 099 : Apakah Kau akan Diam Saja?
100
Chapter 100 : Membunuh Yuan Gu
101
Chapter 101 : 2 Tahun Kemudian
102
Chapter 102 : Mengambil Artefak Dewa
103
Chapter 103 : Menyerap 2 Artefak Dewa
104
Chapter 104 : Meninggalkan Semesta Yongheng
105
Chapter 105 : Semesta Xing
106
Chapter 106 : Reinkarnasi?
107
Chapter 107 : Berada di Pihak yang Sama
108
Chapter 108 : Hutan Siwangzha
109
Chapter 109 : Bermain dengan Naga Hitam
110
Chapter 110 : Pergerakan Dewa Xing
111
Chapter 111 : Lebih Cepat dari yang Seharusnya
112
Chapter 112 : God Realm
113
Chapter 113 : Serangan Bertubi-tubi
114
Chapter 114 : Pertempuran Sengit
115
Chapter 115 : Pertarungan yang Melelahkan
116
Chapter 116 : Selesai
117
Chapter 117 : Mengacaukan Ruang Para Dewa
118
Chapter 118 : Semesta Pedang
119
Chapter 119 : Mendapatkan Tunggangan
120
Chapter 120 : Test Petualang
121
Chapter 121 : Mengambil Misi
122
Chapter 122 : Harta Chen Hao Ling?
123
Chapter 123 : Kerja Sama Kakak Adik
124
Chapter 124 : Bersantai-santai
125
Chapter 125 : Gelombang Monster di Ibu Kota
126
Chapter 126 : Menghilangkan Gelombang Monster
127
Chapter 127 : Pergi ke Dinasti Ming
128
Chapter 128 : Membawa Mein
129
Chapter 129 : Pembalasan
130
Chapter 130 : Lin Mein An
131
Chapter 131 : Kota Mangshan
132
Chapter 132 : Berlatih Membunuh Monster
133
Chapter 133 : Berry Emas
134
Chapter 134 : Kembali Sebentar
135
Chapter 135 : Pergi ke Semesta Tian
136
Chapter 136 : Abadi?
137
Chapter 137 : Menyegel Semesta Tian
138
Chapter 138 : Kematian yang Mengenaskan
139
Chapter 139 : Kedatangan Tamu
140
Chapter 140 : Menembus tahap Akhir
141
Chapter 141 : Menyuling 14 God Realm
142
Chapter 142 : Rencana Masa Depan
143
Chapter 143 : Semesta Lantian
144
Chapter 144 : Angkasa Luar di Semesta Lantian
145
Chapter 145 : Galaxy Tianlang
146
Chapter 146 : Menunjukkan Kekuatan Xue Ying
147
Chapter 147 : Kota Mang
148
Chapter 148 : Terbukanya Tempat Misterius
149
Chapter 149 : Negeri Surgawi
150
Chapter 150 : Kesadaran Heavenly Realm
151
Chapter 151 : Menghancurkan Kesadaran Heavenly Realm
152
Chapter 152 : Mendapatkan Air Surgawi
153
Chapter 153 : Kekuatan dari Bintang Shanjin
154
Chapter 154 : Perburuan di Gurun Du
155
Chapter 155 : Alam Suci
156
Chapter 156 : Keluar dari Negeri Surgawi
157
Chapter 157 : Memanggil Monster Kuno
158
Chapter 158 : Membunuh Leluhur Surgawi
159
Chapter 159 : Membunuh Manusia
160
Chapter 160 : Kota Yang
161
Chapter 161 : Heavenly Realm Tersembunyi
162
Chapter 162 : Kedatangan Keluarga Bao
163
Chapter 163 : Kedatangan 3 Earth Realm
164
Chapter 164 : Kekaisaran Qing dan Kerajaan Qiuran
165
Chapter 165 : Meninggalkan Penginapan Jueqi
166
Chapter 166 : Dimensi Leluhur Yang
167
Chapter 167 : Mengamati Monster Kuno
168
Chapter 168 : Mendatangi 9 Earth Realm
169
Chapter 169 : Pergi ke Semesta Shangdi
170
Chapter 170 : Menyerap Pil Dewa
171
Chapter 171 : Masalah dengan Lin Da Zixuan
172
Chapter 172 : Semesta dan Dewi Kuxing
173
Chapter 173 : Mulai Serius
174
Chapter 174 : Berpindah Semesta
175
Chapter 175 : Kematian Dewa 5 Element
176
Chapter 176 : Semesta Heng
177
Chapter 177 : Kematian Dewi Venus dan Dewa Taoist
178
Chapter 178 : Kebenaran tentang Dewi Kuxing
179
Chapter 179 : Ingatan Dewi Kuxing
180
Chapter 180 : Menyerap Kekuatan Kun Xiang Yin
181
Chapter 181 : Membangkitkan Kun Xiang Yin
182
Chapter 182 : Kepergian Anak-anak
183
Chapter 183 : Kekhawatiran Dewa dan Dewi
184
Chapter 184 : Menemani Xue Ying
185
Chapter 185 : Xue Ying Membunuh Monster Kuno
186
Chapter 186 : Monster Kuno Emas dan Hitam
187
Chapter 187 : Hidup Seperti Mortal?
188
Chapter 188 : Membeli Rumah Terbengkalai
189
Chapter 189 : Mengambil Tes
190
Chapter 190 : Membuka Toko Herbal
191
Chapter 191 : Laku Keras
192
Chapter 192 : Kedatangan Sekte ke Kota Fanren
193
Chapter 193 : Kepindahan Chenlong Herbal
194
Chapter 194 : Membuka Rumah Makan
195
Chapter 195 : Pencerahan
196
Chapter 196 : Anak-anak
197
Chapter 197 : Kedatangan Anak-anak
198
Chapter 198 : Mendatangi Semesta Kongxu
199
Chapter 199 : Memberi Harapan pada Lawan
200
Chapter 200 : Bertemu dengan Chen Hao Ling
201
Chapter 201 : Kedatangan Penghuni Alam Tantiang
202
Chapter 202 : Apa itu Ruang Para Dewa?
203
Chapter 203 : Harta Berharga di Tiga Alam
204
Chapter 204 : Yan Xue Menerobos God Realm
205
Chapter 205 : Tangga Surgawi
206
Chapter 206 : Alam Tiantang
207
Chapter 207 : Menyegel Sungai Sanzu
208
Chapter 208 : Xue Ying Kesepian
209
Chapter 209 : Bepergian di Alam Tiantang
210
Chapter 210 : Kedatangan Naga Hitam Pembuat Onar
211
Chapter 211 : Membunuh Naga Kekacauan
212
Chapter 212 : Pulau Hitam
213
Chapter 213 : Pertemuan Lord Realm
214
Chapter 214 : Memukul Binatang Liar
215
Chapter 215 : Membunuh Binatang Liar
216
Chapter 216 : Datang Berkunjung ke Tiga Dewata Murni
217
Chapter 217 : Meningkatkan Roh Pertempuran
218
Chapter 218 : Serangan dari Aliansi Penjarah Surga
219
Chapter 219 : Wilayah Tiantang Vs Aliansi Penjarah Surga
220
Chapter 220 : Langit Berdarah
221
Chapter 221 : Tetua Aliansi Penjarah Surga
222
Chapter 222 : Penghabisan
223
Chapter 223 : Markas Aliansi Penjarah Surga
224
Chapter 224 : Kekuatan Lin Chen
225
Chapter 225 : Menyuling 9 Lord Realm
226
Chapter 226 : Berhasil Menyuling Pil Dewa Abadi
227
Chapter 227 : Menyerap Pil Dewa Abadi
228
Chapter 228 : Kekuatan Kaisar Giok
229
Chapter 229 : Kekuatan Baru
230
Chapter 230 : Yan Xue Menerobos Lord Realm
231
Chapter 231 : Xue Ying dan Dewi Kuxing—Datang
232
Chapter 232 : Beberapa Tikus yang Menyelinap
233
Chapter 233 : Patung Kaisar Giok
234
Chapter 234 : Menyerang Alam Diyu
235
Chapter 235 : Bertukar Pukulan
236
Chapter 236 : Kedatangan Tiga Dewata Murni
237
Chapter 237 : Pemberontakan Yan Luo Wang
238
Chapter 238 : Membelah Alam Diyu
239
Chapter 239 : Kematian Lord Sanzu
240
Chapter 240 : Kembali ke Alam Tiantang
241
Chapter 241 : Tamu Penting
242
Chapter 242 : Dewi Nuwa
243
Chapter 243 : Ras Dewa-Iblis dan Kebenaran Dimensi Kekacauan
244
Chapter 244 : Pembaharuan System
245
Chapter 245 : Dewi Nuwa yang Terluka
246
Chapter 246 : Menciptakan Tanah Suci
247
Chapter 247 : Tanah Suci
248
Chapter 248 : Mengawasi Lin Qiao Jianying (1)
249
Chapter 249 : Mengawasi Lin Qiao Jianying (2)
250
Chapter 250 : Bantuan Keluarga Ye
251
Chapter 251 : Kedatangan Lin Mein An
252
Chapter 252 : Kedatangan Xue Ying
253
Chapter 253 : Kultivasi Profesi Lukis
254
Chapter 254 : Perbatasan Tiga Alam?
255
Chapter 255 : Melawan Umpan Meriam Klan Dewa-Iblis (1)
256
Chapter 256 : Melawan Umpan Meriam Klan Dewa-Iblis (2)
257
Chapter 257 : Melawan Umpan Meriam Klan Dewa-Iblis (3)
258
Chapter 258 : Meledakkan Menara Esensi Jiwa
259
Chapter 259 : Pergerakan Makhluk dari Dimensi Kekacauan
260
Chapter 260 : Kultivasi untuk Menerobos
261
Chapter 261 : Pergi ke Dunia Dewa-Iblis
262
Chapter 262 : Kaisar Dewa-Iblis; Kembali dan Marah
263
Chapter 263 : Serangan Mematikan
264
Chapter 264 : Transformasi Kedua
265
Chapter 265 : Tranformasi Ketiga
266
Chapter 266 : Perubahan Lin Chen
267
Chapter 267 : Membunuh dan Kesengsaraan Besar
268
Chapter 268 : Bertemu dengan "Aku" di Masa Lalu
269
Chapter 269 : Altar Dewa dan Jembatan Penghubung
270
Chapter 270 : Pengakhiran (Epilog)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!