Lin Chen yang sebelumnya berkeinginan untuk tetap tinggal memilih membatalkan niatnya, dan pergi ke pusat kota setelah diam-diam meninggalkan klon miliknya di Profound Ark, berjaga-jaga jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.
"Bibi, apakah Bibi tidak ingin pergi bersama?"
Long Xia Yun menggelengkan kepalanya dan berjalan ke tengah-tengah bangunan sembari berkata, "Tidak, Bibi akan beristirahat untuk hari ini. Lagi pula, ada tikus kecil yang memperhatikan kita semenjak memasuki Kawasan Kultivator."
Lin Chen mengangguk kecil dan pergi bersama Yan Xue ke pusat kota. Ia yang pergi dari Profound Ark masih merasakan aura membunuh, yang sepertinya ditujukan padanya dan bukan pada Profound Ark yang memakai lambang Keluarga Rong.
Apakah penampilanku sama seperti orang lain? Sepertinya aku salah memilih penampilan.
"Xue'er, sepertinya Keluarga Rong membuat masalah dengan salah satu keluarga dari Galaxy Mazhelun. Kebetulan aku yang menjadi incaran, mungkin penyamaran ini mengingatkan pada salah satu anggota Keluarga Rong." Lin Chen mengirimkan transmisi suara pada Yan Xue seraya terus berjalan.
"Apakah kita harus kembali?"
"Tidak perlu, kita akan pergi ke pusat kota dan menanyakan peraturan di sini. Apakah boleh membunuh ataukah tidak." Jika saja ia tidak menyamar dan berpura-pura menjadi Jenderal Dewa, mungkin ia akan membunuh orang yang mengarahkan aura membunuh padanya.
Yan Xue menganggukkan kepalanya dan terus berjalan dengan mengandeng lengan kiri Lin Chen. Samar-samar ia juga merasakan aura membunuh, meski tidak terlalu kuat seperti yang dikatakan Lin Chen barusan.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke pusat kota, dan pemandangan di sini sangat luar biasa. Meski memiliki banyak teknologi seperti layar hologram yang melayang di udara dan banyak alat transportasi yang berlalu lalang, udara di sini sangat terjaga dan tidak terlalu panas, sangat berbeda dengan Bumi.
Di pinggir jalan juga tidak ada yang menjajakan dagangan, rata-rata mereka menjual di bangunan tertentu dengan dinding kaca. Bahkan tidak jarang ia melihat vending machine.
Vending machine di sini tidak hanya menjual minuman dalam kaleng maupun botol, namun juga menjual makanan, entah itu makanan ringan maupun berat. Bahkan ada juga vending machine yang menjual senjata, sampai pada tahap tidak membahayakan manusia.
"Xue'er, mata uang di sini sepertinya tidak menggunakan Tael Emas, melainkan Keping Perak ataupun Emas." Lin Chen menyadarinya dari lubang coin pada vending machine.
Yan Xue tidak peduli dengan mata uang, karena yang terpenting ia bisa berjalan-jalan mengelilingi kota bersama Lin Chen. Bagaimanapun, sudah sangat lama semenjak terakhir kali mereka berdua berjalan-jalan.
"Lin Chen?"
Lin Chen menoleh ke kanan, melihat Alexander Rui yang berjalan bersama Ling Ji Lin. "Yo, apakah kau tahu di mana aku bisa menukarkan uang?"
Alexander Rui menunjuk ke arah timur laut. "Kau bisa pergi ke sana dan ada sebuah bangunan dengan billboard digital bertuliskan Money Exchange."
Bahasa Inggris? Lin Chen tidak tahu jika Bintang Sheng mengerti bahasa Inggris, tapi saat mengingat pernah datang ke Bintang Biru dan melihat huruf yang digunakan di sana, ia merasa hal di Bintang Sheng tidak terlalu aneh.
Tapi, pikirannya yang lain masih tidak bisa mencernanya. Ia tidak tahu bahasa apa yang sebenarnya digunakan di Alam Semesta.
"Baiklah." Lin Chen menghembuskan napas panjang seraya memegangi wajahnya, kemudian ia berjalan menuju arah yang ditunjuk oleh Alexander Rui. "Terimakasih, aku akan pergi ke sana."
Lin Chen yang sudah berada di pusat kota masih saja merasakan aura membunuh, dan saat ia melirik pada Alexander Rui yang menyeberang jalan, terlihat Alexander Rui tetap tenang tanpa ada rasa takut. Dari hal ini, ia mengetahui jika ia adalah targetnya.
Tidak sampai sepuluh menit, Lin Chen sudah berada di depan gedung dengan lima lantai. Gedung berbahan baja berat berdinding kaca tebal anti peluru, dan dijaga oleh dua petugas keamanan berseragam hitam membawa senjata api, mengenakan baret hitam dan kacamata hitam.
Pada bagian atas gedung memang terdapat LED Display yang memberikan penjelasan singkat mengenai gedung, yang mana ada animasi Batu Roh yang dapat ditukar dengan Keping Perak dan Emas. "Eh!? Seratus Batu Roh kualitas Rendah sama dengan satu Batu Roh kualitas Menengah?"
Yang Lin Chen tahu, perbandingan Batu Roh kualitas Menengah adalah 1 : 1000 Batu Roh kualitas Rendah. Jika dihitung, maka Batu Roh kualitas Tinggi memiliki harga 10.000 Batu Roh kualitas Rendah, bukan 1.000.000.
Bukankah Bintang Sheng terlalu mengambil banyak untung? Tapi karena kalian melakukannya dengan cara ini, maka aku hanya perlu menukar Batu Roh kualitas Rendah.
Lin Chen berjalan masuk tanpa harus melalukan pemeriksaan lagi, dan setelah ia berada di dalam, ia merasakan suhu di sini lebih dingin.
Ia menoleh ke sana kemari, kemudian perhatiannya terfokus pada meja resepsionis yang di depannya sedang duduk beberapa orang. Mereka semua yang berada di meja resepsionis mengenakan pakaian yang terlihat sangat berbeda dari orang-orang Bintang Sheng.
Ada yang mengenakan jirah besi, pakaian beladiri, mantel bangsawan pertengahan Eropa, ada juga yang berpakaian seperti penyihir.
Lin Chen benar-benar tidak tahu bagaimana mereka yang berasal dari bintang lain dapat bepergian ke Bintang Sheng, mengingat kekuatan mereka hanya sebatas Holy Saint dan yang tertinggi adalah Holy Monarch.
"Ngomong-ngomong, di Bintang Biru tidak ada Batu Roh, melainkan hanya ada Batu Sihir. Apakah Batu Sihir bisa ditukar menjadi Keping Emas?" Lin Chen bergumam sembari memiringkan kepalanya melihat lima orang yang sedang melakukan transaksi.
Lin Chen berjalan membawa Yan Xue duduk di kursi tunggu yang memiliki empat dudukan.
Orang-orang di sini terlihat tenang tanpa ada rasa permusuhan, tidak seperti di tempat lain yang pernah ia kunjungi, yang mana akan selalu mencari masalah hanya karena melihat wanita cantik. Tapi meski demikian, ia masih saja merasakan aura membunuh, yang bahkan semakin menguat.
Lin Chen menolehkan kepalanya ke kanan depan, melihat pintu keluar. Ia bisa melihat manusia berjubah, yang tidak diketahui apakah pria atau wanita, tapi setidaknya memiliki Ranah asli yang telah mencapai Heavenly Immortal God, Dewa Neraka.
"Selanjutnya."
Lin Chen berdiri dari kursi tunggu bersama Yan Xue, dan berjalan menghampiri Meja Pelayanan No.01 yang tidak terlalu jauh darinya.
Yang melayani mereka adalah seorang wanita yang berusia dua puluhan tahun, berambut hitam sebahu, mengenakan pakaian kantor dan berdasi merah yang berada di balik jas.
"Berapa banyak yang kudapatkan dari menukar Batu Roh kualitas Rendah?" tanya Lin Chen yang langsung pada intinya.
"Seratus Keping Emas." Wanita yang belum memperkenalkan diri itu meletakan mata uang Bintang Sheng di atas meja.
Terlihat sebuah gambar lingkaran yang di sekitarnya ada garis-garis halus seperti bentuk sinar, dan pada bagian sisi uang setebal beberapa mili itu ada nomor seri.
Dari ukurannya, harusnya satu Tael Emas seharga tiga Keping Emas.
"Bukankah terlalu sedikit? Dari ukuran, Tael Emas lebih besar dari Keping Emas, dan di tempat kami Batu Roh kualitas Tinggi setara dengan satu juta kualitas Rendah, bukan sepuluh ribu."
Wanita itu tetap tenang seperti telah terbiasa mengalami hal semacam ini. "Memang benar ini seperti kami membeli Batu Roh kalian dengan harga murah, tapi setidaknya Bintang Sheng memberikan pelayanan yang memuaskan dalam bidang teknologi ..."
"Untuk semua teknologi yang ada, kami membutuhkan Batu Roh ataupun Batu Sihir, yang memiliki energi agar bisa menggerakkan semua teknologi yang ada. Kami harap Anda bisa memahaminya." Suaranya terdengar merdu dan halus, tidak ada keraguan di setiap perkataannya.
Lin Chen terdiam, memang pelayanan di sini sangat lengkap. Tapi tetap saja ia merasa seperti tertipu, Batu Roh kualitas Tinggi yang harusnya diharga 1.000.000.000 Tael Emas, menjadi 1.000.000 Keping Emas.
Lin Chen menghembuskan napas panjang. "Berapa harga kapal perang?" Ia benar-benar ingin membeli kapal perang dari Bintang Sheng.
Wanita itu tersentak, beserta wanita di meja lain yang melayani pelanggan.
"Sa- Saya tidak tahu berapa harga jualnya, karena sangat jarang ada yang menawar. Bahkan jika benar-benar dijual, sepertinya membutuhkan banyak sekali biaya. Saya mendengar pihak perusahaan tidak menerima Batu Roh kualitas Rendah ataupun Menengah, mereka hanya menerima kualitas Tinggi."
Lin Chen menganggukkan kepalanya. Jumlah bukan masalah, asalkan ia bisa mendapatkan satu kapal perang, yang nantinya ia perkuat lagi agar bisa bertahan dari serangan belasan Tongzhi.
"Baiklah, aku akan menukarkan satu juta Batu Roh kualitas Rendah." Lin Chen meletakkan Cincin Ruang di atas meja.
Wanita itu tidak terkejut sama sekali dan mengambil Cincin Ruang di atas meja. Ia menggunakan alat scan seperti yang ada di supermarket, dan terlihat hologram yang memberikan informasi apa saja yang ada di dalam Cincin Ruang.
Wanita bernama Huanran itu membuka lemari kecil di samping kanannya, dan mengeluarkan sebuah kartu seperti ATM. Berwarna hitam dengan garis-garis emas pada tepiannya, dan ada lambang lingkaran berwarna emas di tengah-tengahnya.
Huanran meletakkan kartu itu di atas nampan kecil dan menyerahkannya pada Lin Chen. "Ini adalah Kartu Keuangan, Anda bisa menggunakan kartu ini sebagai pembayaran, atau menukarkannya lagi pada mesin di jalan-jalan. Untuk cara penggunaannya, di sana sudah ada buku panduan ..."
"Ngomong-ngomong, di dalamnya sudah tercatat memiliki sembilan puluh sembilan juta, sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu Keping Emas."
Huanran mengambil kantong kain berwarna cokelat, yang di dalamnya terdapat uang sisanya. "Di dalam kantong ini sendiri ada sembilan ratus sembilan puluh sembilan Keping Emas dan seribu Keping Perak."
Lin Chen menganggukkan kepalanya dan menyimpan Kartu Keuangan serta kantong berisikan uang di dalam Cincin Ruang. Kemudian berdiri bersama Yan Xue, berjalan menuju pintu keluar dan meninggalkan Money Exchange.
Lin Chen yang sudah berada di luar bangunan itu melirik ke belakang, kemudian menghembuskan napas panjang. Dia benar-benar datang hanya untuk mengamati ku, sepertinya, pertarungan ini tidak dapat dihindari.
...
***
*Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments
Harman LokeST
next author
2024-03-28
1
Alehandro 099
vbjj
2022-11-03
0
Asep
udah bawa di ruang kosong bertarung nya.
2022-07-24
0