Bab 3 Mesya Mulai Bekerja

Jam sudah menunjukkan pukul 05.00

Mesya bangun langsung menuju kamar mandi berwudhu, mesya tidak pernah lupa menunaikan kewajiban kepada sang pencipta.

Setelah selesai sholat, mesya siap-siap

Hari ini mesya sangat bersemangat karena dia akan mulai bekerja di perusahaan bapak sarmaidi.

Mesya terlihat anggun dan rapi dia memang gadis yang sangat peduli terhadap penampilan, walaupun ulan lebih cantik tetapi mereka memiliki pesona yang berbeda-beda.

Mesya cepat-capat turun kebawah, dibawah sudah ada bapak hermawan dan ibu ida

Seketika ibu ida tersenyum melihat penampilan putrinya yang cantik

"Sayang apakah hari ini kamu mulai bekeja" Tanya pak hermawan

"Iya pa, hari ini mesya mulai bekerja di perusahaan X"

"Itukan perusahaannya om sarmaidi sahabat papa"

"Oh gitu ya pa"

Mesya hanya cuek dengan perkataan bapak hermawan karena sedang memikirkan bagaimana nanti bertemu dengan CEO tampan itu.

Semenjak bapak hermawan pindah ke kota ini, keluarga bapak hermawan dan sarmaidi belum pernah bertemu karena mereka sama-sama orang sibuk, mereka hanya berbicara melalai hp.

dan dalam minggu ini mereka merencanakan akan bertemu dan mengenalkan anak mereka masing-masing

Setelah selesai sarapan

"Papa, mama mesya duluan ya takutnya telat di hari pertama nanti kesannya nggak enak lagi"

" Iya sayang hati-hati semangat kerjanya, nanti kalau udah bosan kerja disana pindah ke purasahaan kita aja" kata bapak hermawan

"Siap papa"

Mesya langsung meninggalkan rumah dan melajukan mobilnya.

Sampai dikantor mesya langsung menghadap keruangan CEO

Diluar mesya sudah ditunggu oleh sekertaris yuni, "Selamat pagi mbak mesya, silahkan menghadap bapak putra"

"Terima kasih mbak yuni" Jawab mesya dengan penuh senyum dibibirnya

Mesya langsung mengetuk pintu Tok...tok...

"Masuk" jawaban dari dalam

Seketika mesya masuk, dengan tatapan dingin putra menpersilahkan duduk dan mengatakan

"Selamat bergabung di persahaan ini, jangan mengecewakan saya" ucap putra

Seketika jantung mesya berdetak kencang

"Bisa-bisanya ni jantung tidak bersahabat" batin mesya

"Terima kasih pak, saya tidak akan mengecewakan bapak"

Seketika mesya langsung keluar dari ruangan CEO dingin itu

"Wahhh, dia memang super dingin dia sama sekali tidak menatapku, padahal aku sudah dandan secantik mungkin" Mesya mengoceh dalam hatinya

Dengan semangat mesya langsung menuju ruang dimana dia bekerja

karyawan disini memang sangat disiplin dan mempunyai daya saing yang tinggi

Karyawan laki-laki yang melihat mesya langsung terpesona dan memberikan senyum termanis mereka

mesya bahagia bisa berkenalan dengan karyawan diperusahaan ini, mereka baik dan ramah.

_Dirumah pak hemawan_

Ibu ida terlihat tertawa dengan handphonenya, dia sedang berbicara dengan ibu salmah, mereka merencanakan pertemuan mereka yang hampir sudah 20 tahun tidak bertemu, mereka hanya menyapa melalui media sosial

Mereka tidak pernah putus berkomunikasi persahabatan yang begitu kuat dan mereka ingin hubungan mereka lebih dari sekedar persahabatan

Harapan keluarga bapak hermawan dan bapak sarmaidi menikahkan putra dan putrinya, tapi mereka tidak mau menjodohkan, meraka hanya ingin agar mereka menikah karena cinta

itulah salah satu alasan mereka pindah ke kota ini, selain untuk urusan bisnis.

mereka sudah menetapkan tanggal pertemuan mereka

Sebenarnya alasan bapak hermawan membiarkan putrinya mau bekerja di perusahaan putra adalah untuk membuat mereka lebih dekat

Karena tau putrinya ingin mandiri, bapak hermawan mengambil kesempatan ini untuk mereka bisa mengenal lebih dekat.

.

.

.

.

.

.

bersambung.......

Kalau suka ceritanya jangan lupa like comen n kasih tip ya😘😘

Terpopuler

Comments

Rosmawati Intan

Rosmawati Intan

masij.nyimak

2021-05-27

0

Dinda Natalisa

Dinda Natalisa

Hai author aku mampir nih kasih like jangan lupa mampir di novel ku "menyimpan perasaan" mari saling mendukung.

2021-03-09

0

Ahmadi Ramli ramli kapox

Ahmadi Ramli ramli kapox

mkin seru nih.lnjut donk

2020-03-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Putra Sarmaidi
2 Bab 2 Mesya Bekerja di perusahaan putra
3 Bab 3 Mesya Mulai Bekerja
4 Bab 4 Rencana pertemuan (Part 1)
5 Bab 5 Rencana Pertemuan (Part 2)
6 Bab 6 Pertemuan (Part 1)
7 Bab 7 Pertemuan (Part 2)
8 Bab 8 Pertemuan putra dan ulan (Part 1)
9 Bab 9 Pertemuan putra dan ulan (Part 2)
10 Bab 10 Putra benar-benar jatuh cinta
11 Bab 11 Mesya yang mulai menggoda
12 Bab 12 Putra yang cemburu
13 Bab 13 Putra ingin menikah
14 Bab 14 Rencana Pernikahan (Part 1)
15 Bab 15 Rencana Pernikahan (Part 2)
16 Bab 16 Tanggal Pernikahan
17 Bab 17 OMES (Otak mesum)
18 Bab 18 Persiapan pernikahan (Part 1)
19 Bab 19 Persiapan pernikan (Part 2)
20 Bab 20 Foto Ulan
21 Bab 21 Pernikahan Putra
22 Bab 21 Pernikahan Putra
23 Bab 22 Pulang ke rumah
24 Bab 23 Mesya Yang terluka
25 Bab 24 Putra yang egois
26 Bab 25 Mesya menabrak mobil
27 Bab 26 Rencana Pindah
28 Bab 27 Mesya ingin pulang
29 Bab 28 Rencana pindah (Part 2)
30 Bab 29 Kesedihan Mesya
31 Bab 30 Mesya Pulang ke Rumah
32 Bab 31 Rumah Baru
33 Bab 32 Mesya sakit (Part 1)
34 Bab 33 Mesya sakit (Part 2)
35 Bab 34 Kehadiran Mira
36 Bab 35 Orang tua putra yang mulai sadar
37 Bab 36 Kedatangan Mira
38 Bab 37 Bertemu Rendy
39 Bab 38 Mesya Pulang
40 Bab 39 Mesya pulang (Part 2)
41 Bab 40 Kerinduan
42 Bab 41 Putra Sakit (Part 1)
43 Bab 42 Putra sakit (Part 2)
44 Bab 43 Putra kembali Egois
45 Bab 45 Foto di Ruangan Utama
Episodes

Updated 45 Episodes

1
Bab 1 Putra Sarmaidi
2
Bab 2 Mesya Bekerja di perusahaan putra
3
Bab 3 Mesya Mulai Bekerja
4
Bab 4 Rencana pertemuan (Part 1)
5
Bab 5 Rencana Pertemuan (Part 2)
6
Bab 6 Pertemuan (Part 1)
7
Bab 7 Pertemuan (Part 2)
8
Bab 8 Pertemuan putra dan ulan (Part 1)
9
Bab 9 Pertemuan putra dan ulan (Part 2)
10
Bab 10 Putra benar-benar jatuh cinta
11
Bab 11 Mesya yang mulai menggoda
12
Bab 12 Putra yang cemburu
13
Bab 13 Putra ingin menikah
14
Bab 14 Rencana Pernikahan (Part 1)
15
Bab 15 Rencana Pernikahan (Part 2)
16
Bab 16 Tanggal Pernikahan
17
Bab 17 OMES (Otak mesum)
18
Bab 18 Persiapan pernikahan (Part 1)
19
Bab 19 Persiapan pernikan (Part 2)
20
Bab 20 Foto Ulan
21
Bab 21 Pernikahan Putra
22
Bab 21 Pernikahan Putra
23
Bab 22 Pulang ke rumah
24
Bab 23 Mesya Yang terluka
25
Bab 24 Putra yang egois
26
Bab 25 Mesya menabrak mobil
27
Bab 26 Rencana Pindah
28
Bab 27 Mesya ingin pulang
29
Bab 28 Rencana pindah (Part 2)
30
Bab 29 Kesedihan Mesya
31
Bab 30 Mesya Pulang ke Rumah
32
Bab 31 Rumah Baru
33
Bab 32 Mesya sakit (Part 1)
34
Bab 33 Mesya sakit (Part 2)
35
Bab 34 Kehadiran Mira
36
Bab 35 Orang tua putra yang mulai sadar
37
Bab 36 Kedatangan Mira
38
Bab 37 Bertemu Rendy
39
Bab 38 Mesya Pulang
40
Bab 39 Mesya pulang (Part 2)
41
Bab 40 Kerinduan
42
Bab 41 Putra Sakit (Part 1)
43
Bab 42 Putra sakit (Part 2)
44
Bab 43 Putra kembali Egois
45
Bab 45 Foto di Ruangan Utama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!