🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
"Motor!" gumam Diana bingung.
Adam yang masih duduk diatas motornya menepuk jok bagian belakang sebanyak dua kali seraya memberi kode juga lewat sorot matanya.
"Cepet!" titahnya mulai kesal.
"Apa?" tanya Diana tak paham, ia yang tak pernah dekat dengan laki-laki manapun tentu tak akan peka dengan apa yang di isyaratkan oleh Adam.
"Mau gue anter pulang gak?" tawar Adam tanpa senyum sama seperti biasanya.
"Enggak, makasih banyak" tolak Diana, ia mundur satu langkah lalu kembali membalikan badannya untuk melanjutkan berjalan kaki sampai ke lampu merah.
Cewek lain sampe jambak jambakan rebutin gue, dan dia justru nolak? dasar gada akhlak!
*****
Motor besar Adam berhenti di sebuah rumah mewah tiga lantai, tak ada Siapapun di dalamnya kecuali para pelayan yang menyambutnya tadi di depan pintu.
"Mama sama papa belum pulang?" tanya Adam pada salah satu asisten rumah tangga yang berjalan mengekor di belakangnya.
"Masih inget orangtua?" Timpal seseorang yang sudah sangat Adam hafal suaranya, siapa lagi kalau bukan kakaknya, Bagas.
"Ingatlah, aku kan punya otak, bukan cuma punya lidah yang bisanya dipake buat menjilat" sahut Adam sinis.
Kakak beradik itu memang tak pernah akur sedari remaja, tepatnya saat kedua orang tua mereka selalu membandingkan dua anak laki-laki yang tumbuh hanya dengan selisih dua tahun itu.
Tanpa menunggu jawaban dari Bagas, Adam memilih untuk naik ke lantai dua dimana letak kamarnya berada.
Ceklek.
Ruangan yang sangat besar Lengkap dengan segala isinya kini membentang di hadapan Adam yang membuang nafas kasar di ambang pintu, fasilitas mewah tak pernah membuat dirinya bahagia dan lepas dari bayang bayang sang kakak yang di anggap sempurna oleh kedua orangtuanya.
Adam membuka satu persatu kancing baju seragam yang ia kenakan lalu melemparnya secara asal begitu saja ke sofa depan TV, sedangkan ia langsung merebahkan diri di atas tempat tidur king sizenya yang begitu nyaman.
Perlahan namun pasti pemuda tampan pewaris kedua keluarga Biantara itu pun beranjak masuk ke alam mimpi hingga pagi menjelang.
Tok.. tok.. tok..
Ketukan pintu tentu sangat menggangu telinga Adam yang sebenarnya sudah bangun dari sejam lalu, tapi rasa malasnya membuat ia tetap berguling diatas kasur tanpa perduli dengan sinar matahari pagi yang sudah masuk menembus gorden kamarnya.
Kini mau tak mau akhirnya ia harus bangun karna waktu sudah menunjukkan hampir jam tujuh pagi dan ia yakin jika saat ini kedua orangtua dan kakaknya sedang menikmati sarapan pagi mereka.
.
.
.
"Adam, bisakah kamu sopan sedikit?" ucap papa yang langsung membuat langkah Adam berhenti sejenak.
"Sudah siang, aku tak ada waktu meski hanya sekedar basa basi" jawabnya tanpa menoleh sama sekali. Ia melanjutkan langkahnya menuju garasi rumah.
Tubuh tinggi tampannya kini sudah berada diatas motor besar yang siap membelah jalanan menuju sekolahnya yang terletak tepat di ibu kota.
Hanya lima belas menit, Adam akhirnya sampai tanpa harus terlambat seperti biasanya, ketiga temannya yang sudah menunggu pun langsung mengernyitkan dahinya tak percaya.
"Waras, 'kan? tumben gini hari udah sampe?" ledek Ardi sambil meletakkan punggung tangannya di kening bos besarnya itu.
"Sialan lo!"
Adam dan ketiga temannya yang lain akhirnya meninggalkan area parkiran motor menuju gedung sekolah yang begitu kokoh dan luas, Ia yang berjalan lebih dulu langsung berhenti saat melihat Diana yang juga hendak naik ke lantai dua sama dengannya.
"Heh, jam berapa ini?" tanya Adam tiba-tiba, Diana yang panik karna seorang diri dengan cepat menggelengkan kepalanya.
"Gak tau, aku lupa gak pake jam"
"Liatlah di ponsel lo, cepetan!" titahnya dengan sedikit membentak.
.
.
.
.
.
.
Maaf... tapi aku gak punya ponsel...
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Mulut lo pengen gue ulek rasanya 😤😤😤
Like komennya yuk ramaikan 😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
Ragil Saputri
Kang gombal + kang modus....Diana gk punya HP dong Dam, biar bisa koling-koling Diana
2023-07-27
0
Susan Handayani
jgn galak"bang nnt akhirnya jatuh jg kpdnya g mo lepas lg 😅😅😅
2022-12-23
0
Hesty Sh
bukan gak ada akhlak dam tapi serem lihat kamu🤣
2022-12-05
0