🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Mobil berhenti tepat di lobby sebuah hotel bintang tiga, Adam sengaja membawa gadis itu ke tempat penginapan dengan fasilitas standar di pinggir kota agar tak terjangkau oleh keluarganya.
Pasangan dengan status tak jelas itu pun mulai masuk kedalam gedung bertingkat dengan tak menghiraukan tatapan aneh dari orang-orang yang berpapasan dengan mereka.
Cek lek.
Pintu terbuka saat Adam menempelkan card lock yang ia dapat dari resepsionis di lobby hotel.
"Lo langsung mandi, gue pesen makan" titahnya pada Diana sambil membuka pintu di dekat ranjang berukuran besar.
"Cepet! gak usah kebanyakan mikir"
Diana yang kesal langsung meninggalkan Adam yang berwajah dingin dan ketus, pemuda tampan itu selalu bersikap seenaknya serta banyak memerintah dengan cara memaksa, Diana seakan di wajibkan mengikuti semua keinginannya. Namun, entah kenapa gadis itu malah mau menuruti semua perkataan Adam yang seperti menghipnotis akal sehatnya.
Sepuluh menit kemudian Diana keluar dengan hanya memakai bathrobe putih khas hotel dengan handuk di kepala yang membungkus rambut basahnya.
Gadis cantik dengan tubuh tinggi semampai itu pun hanya diam di depan pintu dengan perasaan yang campur aduk.
"Lo ngapain disitu? udah gue bilang jangan ke G'R an, 'kan?" ucap Adam yang sepertinya tau apa yang di pikirkan Diana.
"Makanannya udah dateng belum? aku laper!" tanya Diana seakan mengalihkan obrolan agar Adam berhenti menyudutkannya yang sedang banyak berfikir negatif.
"Bentar lagi dateng, lo duduk sini" pinta Adam sembari menepuk ruang kosong di sebelahnya.
"Enggak, aku disini aja" tolak Diana, Ia begitu takut berdekatan dengan pria yang sudah menolongnya itu mengingat kini ia tak memakai apapun di balik bathrobe yang ia kenakan.
Suara bell pintu mengalihkan pandangan mereka ke benda bercat berwarna coklat, Adam langsung bangun dari duduknya untuk membuka pintu.
"Terimakasih" ujannya pada seorang pelayan wanita yang mengantarkan makanan.
Baru saja Adam ingin membuka pintu, ternyata ada satu pelayan yang datang menghampiri.
"Permisi, Tuan. Saya dari laundry" ucapnya sopan.
"Ah, tunggu sebentar"
Adam bergegas masuk kedalam kamar meminta baju kotor milik Diana yang sudah di rapih kan kedalam plastik.
"Gak lama, 'Kan?"
"Mana gue tau, emang gue yang nyuci" jawab Adam sambil melengos pergi kearah pintu yang sedikit terbuka.
.
.
Selesai dengan urusan baju kotor, kini saatnya mereka menikmati makan siang yang hampir sore, Adam yang begitu lahap membuat Diana tak lepas memperhatikannya.
"Gak kenyang kalo liatin gue makan doang" ujarnya sambil menggeser piring yang sudah kosong.
"Maaf ya, gara-gara kejadian ini kamu telat makan" ucap Diana yang menebak jika pria di depannya itu sudah sangat kelaparan.
"Yang penting lo gak apa-apa, lain kali hati-hati karna banyak setan kecil di sekolah" kekeh Adam, tapi Diana justru mengernyitkan dahinya karna tak paham.
"Setan kecil apa?" tanya Diana, ia bahkan meletakan sendoknya karna penasaran.
"Macem Renata sama Monica," jawab Adam.
Diana menghela nafas panjang, ia tak menyangka jika pertemuannya dengan Adam di ruang Lab ternyata di ketahui oleh dua gadis tersebut, dan yang lebih membuat ia tak habis pikir adalah sikap Renata dan Monica yang sangat keterlaluan.
"Aku akan jauh lebih waspada nanti, termasuk tak berusan lagi denganmu" ucap Diana pelan namun bagai menusuk jantung Adam.
"Maksud lo apa?"
"Aku gak mau hal ini terjadi lagi, bukankah menghindar jauh lebih baik dari pada harus mengulang rasa sakit?" ucap Diana dengan sorot mata seakan meminta Adam untuk tak lagi mendekatinya.
Untuk menghindari perdebatan panjang dengan Diana, Adam pun memilih untuk tidak menimpali ucapan gadis itu, Ia bangkit dari duduknya kemudian berjalan menuju balkon hotel, dengan pandangan jauh kedepan otaknya kini sedang menyiapkan balas dendam terbaiknya.
.
.
.
.
.
.
Berani sama Dee, berarti urusannya sama gue!
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Masih bibit.. belok mafia beneran 🤣🤣🤣
Like komennya yuk ramaikan 😋😋😋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
Ragil Saputri
berani sentuh wanita gue, siap" berhadapan ma gue...
2023-07-27
0
Susan Handayani
eh iya benar jg y kata s catelyn knp s Diana jd selir y kl begini kita next ja deh 😋😋😋
2022-12-23
0
Lilisdayanti
ya jauhi adam itu lebih baik 🥺
2022-11-27
1