Kecambah

Pernahkah kau mendapatkan pertanyaan ini?.

“Jika saja ada reinkarnasi ingin menjadi apa dirimu di kehidupan selanjutnya?.”

Aku yakin manusia-manusia gambut yang sehari-hari hanya menatap smartphone miliknya untuk mengawasi media sosial pasti pernah mendapati pertanyaan ini pada setatus orang lain setidaknya sekali.

Kemudian jika kau mendapati pertanyaan seperti itu jawaban apa yang akan kau berikan?.

Author : ada orang yang mengatakan jika dia ingin menjadi pohon.

Kirana : Katakan pada orang itu jika dia adalah orang terbodoh yang pernah mendiami planet bumi.

Author : wut...????

***

Hutan yang begitu sunyi hanya suara-suara binatang kecil terdengar bagaikan musik yang menyihir. Malam membuat keadaan begitu gelap ditambah rindangnya pepohonan seolah tak mengijinkan cahaya rembulan menyentuh tanah.

Zruuuunng (sfx angin yang aneh :')

Namun tiba-tiba angin bertiup begitu kencang sehingga menyebabkan tirai dedaunan di langit-langit hutan terbuka seolah mengizinkan cahaya rembulan masuk dan menyinari permukaan tanah yang tertutup oleh dedaunan kering. Lalu dari balik dedaunan itu tumbuh sebuah benih pohon muda. Dan begitulah bagaimana avatar ku terlahir di dunia ini.

“Anjir, jadi taoge dong!, Ras apaan ini, masa jadi kecambah gini?.”

aku benar-benar terkejut dengan Avatar yang saat ini aku kendalikan, sebuah kecambah kecil yang bahkan tidak dapat aku gerakkan. Mencoba mencari tahu apa yang salah akhirnya aku memilih membuka setatus.

“Status open!.”

______________________________________________

[Player 830045962]

Ras : Sprouts Treant LV 1

Kubu : Nature

Hp : 150

MP : 50

Atk : 0

Agi : 0

Int : 20

Skill : Fotosintesis (LV 1).

Keterangan : sebuah benih yang di penuhi energi, tumbuh dari kekuatan Dewi bulan di tanah yang begitu diberkati. Kaya akan manfaat dari kandungan mana dan spirit didalamnya sehingga menjadikan tanaman langka ini sebagai bahan yang begitu dicari.

______________________________________________

Aku seketika tidak dapat mengatakan apapun saat melihat layar status di depanku.

“Terlilit games apa kalian sedang bercanda denganku?.” seketika aku menjadi begitu marah melihat Avatar yang aku miliki saat ini.

“Aku sudah melihat preview tentang pemain yang menggunakan Avatar ras Treant sebelumnya, namun mereka terlihat seperti manekin kayu dengan rambut daun, bukan kecambah sekali lagi BUKAN KECAMBAH!.”

Aku terus berteriak walaupun tidak ada sedikitpun suara yang keluar karena kecambah tidak memiliki mulut. Hanya suara jangkrik yang terdengar di sekitar dimana itu justru membuatku semakin kesal karena merasa dikacangin.

“Mungkinkah ini sebuah bugs?, aku harus menanyakan ini pada GM untuk memastikan.”

Tanpa menunggu lama aku segera menghubungi GM lewat fitur layanan pada menu status, namun setelah mengirim pesan berkali-kali aku tidak kunjung mendapat jawaban dari mereka.

“Apa-apaan mereka mengabaikan aku?, lupakan aku akan logout untuk menghubungi mereka lewat telepon.”

Karena merasa ada yang aneh aku akhirnya melakukan logout meninggalkan Avatar (benih) yang baru tumbuh sendirian di hutan yang gelap.

***

TERLILIT GAMES.

Di depan layar monitor tempat para game master Civilization of Warlord, seorang pria tampan dengan penampilan yang begitu modis tengah memperhatikan salah satu monitor dengan fokus penuh.

Edward Gerfild, pengembang dari Terlilit games. Saat ini dia terlihat dalam suasana hati yang gembira saat melihat sebuah kecambah di layar monitor.

“Hahaha…. Akhirnya tikus telah terjebak di dalam perangkap.” ucapnya setelah melihat belasan komplain dari pemain yang menanyakan adanya sebuah bugs. Seharusnya sebagai salah satu game master Edward berkewajiban untuk membalas komplain tersebut namun dia seolah tidak memperdulikannya.

“Sial, kau benar-benar melakukannya.” ucap rekannya yang duduk di samping.

“Haha… tentu saja, walaupun aku terpaksa mengeluarkan 215 juta untuk membeli Vgear terbaik beserta akun game selama satu setengah tahun, tapi semua itu cukup untuk membuat jal4ng ini tidak dapat memainkan permainan ini.” balas Edward sambil menatap kecambah di depan layar monitor seperti musuh bebuyutan baginya.

Sudah menjadi rahasia umum bagi petinggi perusahaan Terlilit jika Game Master yang satu ini begitu membenci player yang dahulu dijuluki sebagai sang Srikandi, bukan hanya Edward tapi mayoritas dari petinggi perusahaan itu menyimpan dendam pada pemain yang telah ikut andil dalam membesarkan nama Civilization of Warlord.

“Walaupun dia memiliki andil besar dalam perkembangan CoW, tapi dia juga yang menyebabkan para pemain high spender (sultan) pensiun dari game kita.”

Channel Utub milik Kirana yang telah menjadi acuan bagi para pemain untuk belajar tentang Civilization of Warlord, video-video di channel itu yang membahas tentang trik bermain, cara menyelesaikan quest atau event dengan baik semuanya telah ditonton lebih dari 15 juta kali. Itu telah berlangsung selama 4 tahun hingga terdapat ratusan video di channel tersebut. Banyak para pemain baru maupun veteran yang terbantu oleh video-video itu namun tidak semua orang merasa senang.

Para pemain kaya yang malas berusaha selalu menggunakan kekayaan mereka untuk melakukan segala hal. Seperti melatih prajurit secara instan untuk menaikkan kekuatan atau mempercepat pembangunan kota yang seharusnya memerlukan waktu berhari-hari dapat dilakukan dalam sekejap dengan melakukan top up. Sistem seperti ini jelas tidak begitu ramah terhadap pemain free to play.

Tapi itulah yang dinginkan para pemain high spender, mereka sengaja menghabiskan uang mereka untuk memperlihatkan kekayaan yang mereka miliki, memperkuat pasukan hanya untuk membakar kota pemain yang lebih lemah tanpa sebab, mereka tidak peduli dengan kerugian pasukan yang mati karena dapat digantikan dengan mudah. Sangat berbeda dengan pemain yang tidak mau mengeluarkan uang, mereka harus menunggu pelatihan prajurit selama berjam-jam yang menyebabkan mereka jarang memulai perang karena takut prajurit berharga mereka akan terbunuh dan berakibat penurunan kekuatan.

Tapi masa-masa kejayaan para pemain kaya tidaklah bertahan lama, tentu saja penyebab utamanya tidak lain adalah Kirana. Berbekal smartphone miliknya gadis itu terus meng-upload video tip bermain CoW, berkat itu para pemain F2P mulai bangkit hingga menyaingi para Sultan. Akhirnya karena tidak dapat lagi mengandalkan satu-satunya kelebihan yang mereka miliki, para pemain kaya itupun mulai bosan dan akhirnya pindah ke game lain yang membuat mereka merasa tidak terkalahkan karena kekayaan yang mereka miliki.

“Cih, apa gunanya menjadi game of the year selama empat tahun berturut-turut jika hanya sedikit uang yang kita dapatkan dari para pemain.” ucap Edward.

“Bagaimana kau tahu jika Srikandi akan memilih ras Treant?, Bukankah dia memilih ras itu secara acak.” Tanta rekannya.

“Haha… itu mudah, aku melakukan sesuatu pada aplikasi CoW yang otomatis terpasang pada Vgear yang kita berikan padanya. Itu adalah bugs yang membuat Avatar awal akan mengalami downgread setelah memilih ras.”

“Kau gila, itu artinya ras apapun yang dia pilih maka itu akan mengalami bugs dimana dia akan kesulitan memainkan permainan?.”

“Muahaha… benar sekali, aku akan memastikan dia tidak dapat ikut bermain Civilization of Warlord setidaknya setahun, hingga gerbang level 2 terbuka. Saat dimana para pemain baru tidak memiliki kesempatan untuk meraih posisi top rank.”

Kebahagiaan Edward mencerminkan betapa dia membenci Kirana, pria itu berpikir jika saja tidak ada video-video yang diunggah oleh gadis itu maka perusahaan Terlilit games akan menguasai pasar game bahkan tanpa embel-embel game terbaik selama empat tahun. Namun karena ulah Srikandi, mimpi itu tidak pernah menjadi kenyataan.

Senyum kembali melebar di wajah Edward saat dia memikirkan rencana selanjutnya pada Civilization of Warlord. Namun perkataan rekannya selanjutnya membuat Edward kehilangan senyum itu.

“Bagaimana jika master Kiriyama mengetahui hal ini?, jika itu terjadi maka akan menimbulkan masalah yang merepotkan.”

Mendengar peringatan itu membuat Edward merasakan keringat dingin mengalir di punggungnya, namun dia segera menepis pikiran jika pencipta game Civilization of Warlord itu akan mengetahui kecurangan yang dia buat.

“Jangan khawatir, pria tua bodoh yang berharap bereinkarnasi menjadi pohon di kehidupan berikutnya itu tidak mungkin mengetahuinya ini.” tandas Edward yang begitu yakin dengan rencana yang dia buat.

“Para pemain F2P dan para low spender seharusnya tahu dimana posisinya mereka, mereka hanya ternak yang pantas di panen oleh pemain yang memberi lebih pada game ini.”

”Kami bukanlah pohon yang memberikan oksigen secara gratis. Semuanya memiliki harga.” arogansi yang terlihat begitu kuat dari seorang Edward.

Tapi tanpa dia ketahui seluruh percakapan yang dia lakukan bersama dengan temannya tengah didengar oleh orang yang paling berkuasa di perusahaan ini.

“Hemmm… aku perlu secepatnya menyingkirkan sampah seperti mereka.” ucap pria tua yang seluruh rambut di kepala maupun wajah telah memutih. Kemudian perhatian pria tua itu beralih pada monitor yang juga memperlihatkan benih pohon yang baru saja tumbuh, perlahan senyum yang begitu menenangkan tergores dibibir yang begitu keriput.

“Sekarang bagaimana kau bisa melalui tantangan ini, Apakah sang Srikandi dapat melalu ujian pertamanya?”

“Aku sangat penasaran.”

***

Chp 6 end.

Note : ternyata jadi Taoge guys.

Terpopuler

Comments

Mindy_Tinky-Winky

Mindy_Tinky-Winky

wahahaha... ternyata orang tua toh yang berharap bereinkarnasi menjadi pohon...bukan ras Druid ato elf??

2022-03-05

0

gehena

gehena

kayak sejenis COC atau LM gitu ya

2021-12-12

1

Hinata Sakaguchi

Hinata Sakaguchi

Buset

2021-11-04

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!