Karna hari ini sangat sibuk, Viona sampai melupakan Gale. Bahkan dya tidak makan dengan benar.
Namun tiba tiba dya di kaget kan dengan sepasang tangan yang membelit pinggang ramping nya di dalam ruangan penyimpanan barang yang baru masuk dan barang lama yang sudah ketinggalan jaman.
" Dad," Panggil Viona saat hafal betul aroma maskulin parfume mahal bercampur keringat yang membuat Viona tergila gila akan tubuh kekar ini.
Bukan nya menjawab Gale malah sibuk mencumbui ceruk leher Viona dengan sensual. " Dad, Jangan begini. " Keluh Viona.
Dya bukan nya menolak Gale, Hanya saja temlat dan waktu nya tidak Pas.
" I miss you Darl. " Bersamaan dengan sebuah kecupan basah di tinggal kan nya disana.
" Me too " Viona nengelus tangan kekar itu dengan sayang nya.
" Kenapa tidak mengangkat telpon huem ?" Tangan Gale semakin tak terkondisi kan.
Bahkan sudah mulai menaiki Gunung dan melewatu lembar hara.
" Maaf, Tidak sem-path..." Jawab Viona sedikit mendesah karna ulah Gale.
" Kita ke hotel. " Gale langsung menarik Viona dan memakai kan nya mantel milik nya dan sebuah topi dan masker.
Viona menurut dan mengikuti Gale masuk ke dalam mobil. Saat mobil Gale keluar dari parkiran mall mobil Calista masuk, Namun dengan gesit dya kembali memutar kemudi nya dan mengikuti Mobil Gale dan berakhir dimana.
" Sial !" Calista memukuk stir mobil nya saat terjebak lampu merah dan mobil Gale berhasil melewati jebakan lampu merah.
Calista kembali geram saat lampu tak juga menunjukan perubahan warna secepat nya. Mengambil inisatif nya Viona kembali mendatangi Apartement namun lagi lagi kosong.
" Akan ku temukan wanita itu Gale. !" Terdapat seringai jahat disana.
Sementara di Hotel milik nya Gale dan Viona sudah berhasil Check In di kamar President Suit milik nya Pribadi.
Gale langsung menyerang Viona dengan buas nya. Menuntun Viona ke tempat tidur besar itu Viona hanya bisa menurut dan mengimbangi Ciumman panas Gale.
Bahkan Viona harus meraup oksigen sebanyak banyak nya karna ulah Gale.
Viona hanya di beri sekali tarikan nafas saja dan Gale kembali menyerang nya.
Bahkan saat ini Gaun Viona sudah lepas dari tubuh nya dan hanya menyisakan pakaiaan dallam nya saja.
Gale semakin gila saat melihat Aset kenbar itu berbalut Bra warna pink muda yang sangat lembut dan berenda. Satu set dengan Penties nya.
" DadHhh..." Suara Viona terdengar sangat merdu di telinga Gale, membuat nya semakin haus dan tak terkendali lagi.
Viona benar benar sudah merampas kesadaran dan kewarasan nya.
Puas memainkan dan merasakan kedua aset kembar Viona Gale menyudahi kegiatan nya dan cukup Puas.
" Kenakan kembali pakaian mu Darl. Sudah cukup bagi ku mendapat kan amunisi siang ini. " Ucap Gale langsung ke kamar mandi menuntas kan hasrat nya.
Gale merasa bebar benar gila jika sudah bersama Viona Gale bisa melupakan segala gala nya.
Menatap nanar ke arah Alat tempur nya Gale harus bisa menahan nya sampai Gale benar benar menjadikan Viona seutuh nya.
Setelah cukup lama disana Gale keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sedikit segar.
" Sudah makan Darl ?" Tanya Gale lembut dan Viona hanya menggeleng dan tersenyum kuda pada nya.
" Aku tidak suka ini Darl. Jangan lupakan jam makan mu. Jika kamu terus begini akan ku urus pengunduran diri mu pada Kara. !" Ancaman Gale membuat Viona takut seketika.
" Biar kan aku tetap bekerja Dad, Ya..." Kambali Gale melihat bola mata hitam bak anak kucing itu.
" Maka jadi lah wanita yang patuh.!" Gale mengelus pipi Viona dan menyelipkan anak rambut nya.
" Aku ingin nasi soto saja Dad, Boleh ya ?" Manja. Viona mengapit lengan Gale dengan manja nya.
Hal ini membuat Gale benar benar merasa menjadi pria habg paling bahagia karna hadir nya Viona disisi nya.
" Ya. Ayo. !" Keluar dari Hotel Gale mencari Rumah makan biasa bukan restoran mewah seperti biasa nya.
Dya harus mengikuti keinginan Wanita cantik nya itu.
Saat sedang bersama Viona Gale mendapat kan telpon dari Fedrix. Sejenak Gale merasa aneh ada apa Fedrix menghubungi nya.
" Ada telpon Darl. " Gale mengangkat nya di Hadapab Viona.
Saat sambungan telepon tersambung Gale di kaget kan oleh berita yang di sampai kan oleh Fedrix.
" Maxim sudah keluar dari penjara. Saat ini dya sudah meninggalkan Itali. Dan mungkin akan menyusul mu kesana. Berhati hati lah. Jaga aoa yang bisa kau Jaga. Aku rasa dya akan membalas semua nya. Bahkan Sebelah mata nya sudah kau Cabut. !"
" Shit !" Umpat Gale dan Viona sedikit tertegun mendengar Gale mengumpat.
" Perketat keamanan disana. Aku yakin dya mengincar kembali milik nya. Kau tau itu. " Dan sambungan telepon berakhir.
Gale melihat Viona yang sudah menyelesaikan makan nya dan menatap Gale lembut.
" Dad, Are You Oke ?"
" Im Fine Darl. " Jawab Gale langsung.
Namun di dalam lubuk hati nya yang paling dalam dya menyimpan sedikit ketakutan. Takut Viona terkena imbas nya.
" Dad, " Panggil Viona kembali menyadar kan Gale.
" Oke, Aku akan mengantar mu kembali ke Butik Darl. Aku akan menyelesaikan urusan ku. Jika nanti malam aku tidak pulang jangan menunggu ku. Tidur saja. " Viona kembali mengangguk dan Gale mengantar kan Viona kembali ke Butik nya dan Gale kembali ke perusahaan nya.
Sampai disana Gale melihat Wanita angkuh duduk di Sofa sambil meminun anggur di gelas nya.
" Sudah kah ? Berapa lama yang kau habis nya bersama nya ?" Pertanyaan Calista Membuat Gale bungkam.
" Apa dya tau masa lalu mu Honey ? Gale, Sih tangan baja yang tak terkalah kan. Pimpinan tertinggi Dragon King ?" Calista sengaja memancing Gale dan pancingan nya berhasil.
Gale tidak menjawab nya. dan itu berarymti Wanita itu tidak tau sisi lain dari seorang Gale.
" Ahh...sayang sekali Wanita itu tidak mengetahui nya. Apa dya gadis kampung ? Sejenis lugu dan polos ? Virgin ?" Tebakan Calista tepat sasaran.
Calista semakin puas bisa melihat wajah Gale yang tertekan. Calista menikmati itu.
Mencoba mengaikan Calista Gale melanjut kan pekerjaan nya.
" Sayang sekali, Aku terjebak lampu merahm Jika tidak aku pasti sudah berkenalan dengan wanita murahan itu. "
Damn it !!
Kesabaran Gale sudah habis saat Viona di sebuta murahan oleh Calista.
" Dya bahkan lebih suci dari mu. Dya wanita tulus dan anggun.penurut dan Baik hati. Tidak pantas bahkan tidak adil rasa nya jika Wanita Cantik ku di banding kan dengan mu. Seorang Istri yang sudah tidak suci saat menikah dengan ku. Jangan lupakan siapa kau Calista. Selebritis yang menjelma dan memiliki Profesi lain di malam hari. Milik mu di nikmati banyak orang ! Sementara Wanita ku, Dya begitu suci. !"
Calista marah ! Namun melawan Gale tidak bisa dengan kekerasan.
" Jika dya suci, Dan benar benar suci apa dya mau menerima seorang pembunuh ? Mafia ? Dan berkecimpung di dunia Gelap ? Pemain handal di Tempat tidur ? Apa dya menjerit saat merasakan bagaimana perkasa nya suami ku ini ?" Dengan lancang tangan Calista meraba Di luar celana bahan milik Gale.
" Kau bangun Honey ! Ingin bermain ?" Dengan nakal Calista memancing sisi liar Gale.
" Kau akan menangis telah menantang ku. !" Calista kembali meremang mengingat betapa jahanam nya Gale menghentak nya dan berakhir dengan sakit nya seluruh tubuh Calista.
...😍😍😍...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Adzkia Alatas
siapa sebenarnya gale itu
2022-04-11
1
Miftahur Rohmah
sekto...brian ndi iki thor..kok ra tau metu???wayae ben diopeni viona...
2021-12-18
0
Titi Azreycute
duh ceritanya bagus tp sayang typo nya banyak thor pusing dah bacanya
2021-11-16
2