Calista pulang ke Mansion nya dan lagi lagi tidak mendapati Gale disana.
Lantas dya menghubungi Dave dan mengatakan bahwa Gale ada kerja ke Singapure siang tadi dan mungkin akan pulang esok pagi.
Itu membuat Calista curiga. " Apa dya memiliki wanita lain ? Tidak bisa. Aku tidak bisa kehilangan kemewahan ini. Bahkan jika aku harus menukar nya dengan anak itu akan ku lakukan. Tapi, Siapa wanita nya ?"
Calista mencoba menghubungi Gale dan tersambung namun belum di angkat.
Disana Viona masih menemani Gale menyelesaikan tugas kantor nya untuk besok hari dan Viona sedang melihat lihat Isi ponsel milik Gale yang baru kali ini di biarkan nya orang lain menyentuh nya.
Bahkan Calista sekali pun tidak pernah menyentuh nya. " Dad, Ada telpon. " Viona menyerah kan ponsel Gale.
Sebenar nya Viona bisa membaca siapa yang menghubungi nya namun dya bersikap biasa saja.
Di lihat Gale wajah cantik itu sedikit cemberut namun sebisa mungkin menutupi nya. Gale tersenyum lembut sebelum mengangkat telpon dari Calista.
" Tunggu aku sebentar. " Gale pergi ke ruang kerja nya dan meninggal kan kecupan di dahi Viona.
" Ada apa ?" Tanya Gale langsung tanpa basa basi sedikit pun.
" Dimana kau ?"
" Apa urusan mu ?" Tanya balik Gale.
" Kenapa tidak pulang kerumah ? Dave bilang kau ada kerja di Singapure. Jika memang benar kenapa bukan nomor luar yang kau gunakan ? Berati kau di Sini bukan ? Dimana kau ? Apartement ?" Tebak Calista.
" Iya. Aku muak tinggal dengan wanita yang berkedok sebagai istri dan tidak benar benar menjadi istri. "
" Oh...C^mon Gale, Sudah 7 tahun, Kenapa baru sekrang mengeluh nya ? Bukan kah dulu kau menerima semua nya ? kenapa sekarang mengungkit nya ? Ada apa ? Apa kau memiliki Mainan baru di luar sana ?" Gale diam dan Calista melanjut kan nya.
" Oh...apa aku benar Gale ? Apa dya bisa memuaskan mu seperti aku memuaskan mu ? Katakan siapa dya ? Aku ingin tau sehebat apa dya Di atas ranjang mu. "
" Tutup mulut mu Calista. Apa perduli mu ? Bahkan kau tidak pernah sekali pun membantu ku hanya untuk mengikat dasi ku. Berapa kali selama 7 tahun ini kau membantu ku memasang dasi hah ? Sepuluh jari ku saja belum habis Calista. Jangan lupakan itu. "
" Jika kau mencari wanita hanya untuk membantu mu bersiap pelayan dirumah juga bisa melakukan nya Honey. "
" Aku tidak butuh pelayan untuk membantu ku. Sudah, Urus saja urusan mu. Jangan campuri urusan ku. Secepat mungkin aku akan mengakhiri drama pernikahan melelah kan ini. "
" Tidak semudah yang kau imlikan Gale. "
" Aku bisa melakukan apapun yang aku ingin kan.!" Dan Tut !
Telpon terputus. Saat Gale hendak kembali pada Viona dya melihay Viona di depan pintu ruang kerja nya membawa secangkir Teh hijau.
" Darl, Apa itu ?" Viona mendekat dan meletakan secangkir teh hangat itu.
" Kata orang, Teh hijau bisa mengembalikan mood yang buruk, Jadi aku ingin mencoba nya saja. "
" Duduk disini Darl" Gale menepuk paha nya dan Viona menurut.
Duduk menyamping dan memeluk tubuh kekar berotot liat itu.
" Apa yang ingin kamu ketahui Darl ?" Tanya Gale saat melihat kegundahan dari wajah Viona.
Viona menggeleng tanda dya enggan mendengar nya. " Aku tidak ingin tau Dad, Jika itu membuat mood Daddy semakin berantakan. Aku paham itu. " Dewasa .
Itu yang di tangkap Gale dari sikap seorang Viona nya.
" Aku akan menceritakan semua nya saat aku siap. " Viona mengangguk.
Gale menghabiskan teh buatan Viona dan menggendong Viona menuju kamar mereka.
" Dad, aku bisa bisa jalan. "
" Sayang nya aku ingin mengendong wanita cantik ku ini. " Gale sambil mengecup ngecup bibir ranum itu.
" Dad, nanti jatuh. "
" Maka berpegangan lah Darl. " Viona menurut dan mengalung kan kedua tangan nya di leher Gale.
" Tidur lah Darl, Besok aku harus bekerja agar lemari mu bisa terisi penuh. "
" Aku bingung. Bagaimana menyusun nya di lemari. Bisa lama selesai nya. " Keluh Viona sambil mengukir di dada Gale dengan jari lentik nya.
" Jangan nakal Darl, Sentuhan mu bisa membuat ku gila. " Gale menangkap jari jari yang berhias kutek biru muda dengan motiv bungan sakura kesukaan Viona, Sang wanita cantik Gale.
" Aku hanya menyentuh nya saja. Tidak nakal. "
" Tapi sentuhan jari jari ini membuat ku gila Darl "
" Auh...sakit !" Keluh Viona saat Gale menggigit hari telunjuk nya.
" Itu hukuman nya karna telah nakal. "
" Aku tidak nakal Dad. " Viona tidak terima di katakan nakal oleh Gale.
" Oke, Sekarang ayo tidur. " Akhir nya mereka memutuskan untuk tidur.
Sementara di Mansion nya Calista masih memikirkan siapa wanita simpanan Gale. Viona yakin Gale memiki wanita simpanan. Tapi siapa ?
Viona harus memastikan nya dan mencari tau siapa wanita itu. Bisa bisa posisi nya terancam.
Walau West kaya, Tapi tidak sekaya Gale. Dan Calista tidak ingin Gale di miliki wanita lain.
" Aku harus kembali membuat Gale tunduk pada ku. Gale hanya boleh aku yang memiliki nya. "
" Tapi bagaimana cara nya ?" Monolog nya lagi.
Calista terus memikirkan bagaimana Cara nyaagar mengetahui siapa wanita Simpanan Gale sambil terus menyesap Wine dan rokok nya.
Sampaj pagi hari telah tiba dan Calista sudah samlai di basement apartement milik Gale dan menunggu Gale pergi dan dya akan menangkap basah siapa wanita itu.
Sementara di unit nya Gale sudah bersiap dengan jas kerja nya yang berwarna biru. Selama bersama Viona Gale banyak memiliki warna jas selain hitam dan abu abu dan kali ini Viona memilih warna biru.
Sangat serasi dengan warna mata biru ke abu abuan milik nya.
" Darl, Apa aku harus benar benar memakai nya ? Ini terasa aneh bagi ku. " Gale terlihat tidak pede dengan warna jas nya.
" Kau tampan Dad, Seperti pria yang berusia 28 tahun " Goda Viona sambil tersenyum jail.
" Sudah berani menggoda ku ya ?" Gale mencubit ujung hidung lancip milik Viona.
" Sudah, berangkat Dad, Aku juga harus bersiap. Miss Kara pulang hari ini."
" Oke. Aku pergi. Hati hati. Maaf tidak bisa mengantar mu. Pak Kirman libur karna anak nya Sakit. "
" Iya. Aku bisa naik taksi Dad. "
" Besok kita akan membeli mobil untuk mu oke. Jangan menolak dan aku yang akan mengajari mu mengendarai nya"
" Iya Dad, " Akhir nya Viona hanya bisa pasrah.
Dan Gale keluar dari Unit nya dan bergegas masuk ke dalam mobil nya.
Segera setelah Gale pergi Calista keluar dari mobil nya dan menuju unit milik Gale. Karna Calista tau disana hanya ada 3 unit saja.
Sementara Viona sudah siap dengan pakaian nya hari ini dan bergegas pergi untuk bekerja.
Viona keluar dari sana dan langsung masuk ke dalam lift dengan terburu buru karna mendapat kavar dari Miss Kara bahwa ada barang mask hari ini dan Viona harus segera mengecek nya.
Viona yang masih sibuk dengan ponsel nya tidak melihat siapa Wanita ynag akan masuk ke dalam lift dan Calista memandangi nya.
" Selera nya cukup bagus. " Ucap nya dalam hati melihat tampilan Viona.
Dan sampai nya di depan pintu kamar Unit Gale, Calista harus kembali menelan kecewa bahwa sidik jari dan pin nya tetap tidak di ketahui nya.
Dan Satu yang di ketahui nya, Bahwa kata satpam itu Tidak pernah melihat wanita bersama Gale. Karna saat ini yang berjahmga adalah satpam baru. Buka satpam yang membatu Viona dan Gale waktu belanja tempo hari.
...❤❤❤...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Arin
kok sy rsnya ngga rela bngt ya klo Gale gituan sama Calista,pdhl kan istrinya...abis si Calista jalang si
2022-10-09
2
*k🎧ki€*
lah .. foto yg dikirim ke ponsel calista mana 🤔🤔🤔
2022-07-30
0
SOO🍒
kemaruk banget tuh si calista, dia nggak mau ngelepasin gale demi harta dan mencintai west karena dia cintai, jadi jelong aja biar dibayar sama gale 🤦♀️🤦♀️
2022-06-09
0