Viona sudah tertidur dan terbangun saat merasa haus. Viona keluar dari Kamar nya menuju dapur untuk mengambil air minum.
Sekilas saat Dya hendak kembali ke kamar dya masih melihat Gale memakai pakaian lengkap nya saat di pesta tadi. Bahkan sepatu Pantofel nya masih melekat di kaki nya.
Meletakan gelas di kamar nya dan kembali keluar membawa selimut untuk menyelimuti Gale. Berjongkok di Dekat Kaki Gale Viona melepas sepatu nya selembut mungkin agar tidak membangun kan Gale dan kembali ke kamar nya setelah Melepaskan sepatu Gale.
Saat Viona kembali ke kamar nya Gale membuka mata nya. Bahkan sejak pertama Viona keluar dari kamar dan mengambil air minum di dapur.
Apa begitu keterlaluan nya sikap Gale hanya karna cemburu sampai membentak dan membuat Viona ketakutan pada nya.
Menghembus kan nafas nya Kasar Gale masih menjunjung tinggi harga diri nya di depan Viona dan kembali memejam kan mata nya.
...🌞🌞🌞...
Pagi nya Viona sudah terbangun dari tidur nya dan sudah bersiap dengan pakaian lengkap nya. Bergegas ke dapur untuk menyiapkan Sandwich telur ikan lada hitam dan segelas jus jeruk Viona sudah menata nya di Meja makan.
Bukan Viona tidak tau bahwa Gale sudah bangun dan menatap nya pagi ini sejak Viona Keluar dari kamar nya Gale sudah tidak ada di sofa nya.
Mencoba bersikap Biasa Viona menyembunyikan rasa kecewa nya akan sikap Gale tadi malam.
Gale merasa terpesona setiap kali melihat Viona yang tampil dengan pakaian sederhana dan terkesan tertutup tapi mampu membuat Gale tergila gila oleh kecantikan Viona yang pagi ini hanya mengenakan Blouse putih gading dan rok selutut nya.
" Sarapan nya sudah siap Dad, Makan lah aku harus berangkat ke Butik. Miss Kara mengangkat ku sebagai asisten nya sekarang. Aku pamit Dad. " Ucap Viona sambil berlalu dan mengambil tas selempang nya di meja makan tadi.
Gale mencekal tangan Viona saat hendak pergi. namun lidah nya kelu hanya untuk sekedar mengatakan maaf saja dya sulit.
Viona berbalik dan menatap Ke arah Gale dan memberikan senyum nya. Tapi Gale tau. Mata itu memendam kekecewaan yang mendalam dan senyum itu hanya senyum palsu untuk menutupi kekecewaan nya.
" Aku pamit Dad, Pakaian kerja nya sudah aku siap kan. Maaf tidak membantu bersiap pagi ini. semua nya sudah aku siap kan. Oh iya. Aku ada kelas hari ini. Mungkin sampai agak larut baru pulang. " Viona lalu pergi keluar dengan menekan sebisa mungkin rasa kecewa nya terhadap Gale. Bahkan Pria itu sama sekali tidak membahas soal tadi malam. bahkan hanya sekedar berucap empat huruf yang menjadi satu kata Maaf pun sulit untuk nya.
" Aku jemput. " Ucap Gale sebelum Viona benar benar keluar.
" Tidak perlu. Ada pak Kirman. Daddy istirahat saja. Aku pergi Dad. " Dan Viona benar benar menghilang dari Pandangan Gale saat pintu apartement nya tertutup.
" Sebegitu sulit nya kah mengatakan maaf ? Sampai kau tidak memperdulikan perasaan ku Dad ?" Gumam Viona saat sudah masuk ke dalam mobil.
Sementara Gale masih menatap nanar sarapan di depan nya. Perasaan nya saat ini sulit untuk di ungkap kan. Dya marah, Dya kecewa. Namun saat melihat senyum palsu Viona hati Gale merasa resah.
" Aaahhhrgggg" Desah Frustasi Gale disana.
Memakan sarapan yang di siapkan Viona Gale kembali ke kamar dan bersiap untuk berangkat ke kantor. Tapi sebelum itu dya menyuruh Dave untuk Mengantar kan pakaian musim terbaru ke apartement nya dan yang membuat Dave tercengang adalah Gale sudah benar benar tinggal bersama Viona.
" Ya. " Jawab Dave.
...🍃🍃🍃...
" Kenapa Vi ?" Tanya Jenica lagi.
" Tadi malam aku bertemu dengan nya di pesta rekan kerja nya Miss Kara dan dya marah pada ku. Bahkan dya melempar Vas bunga ke dinding dan berteriak ke aku. "
" Lalu ?"
" Bahkan pagi tadi dya tidak meminta maaf. " Lanjut Viona.
" Lalu kamu gimana ?"
" Aku tetap menyiapkan sarapan dan pakaian nya dan tersenyum untuk nya. Bahkan dya bilang ingin menjemput ku saat pulang kampus nanti. "
" Aku penasaran siapa sih Sugar Daddy mu Vi. "
" Apa kamu percaya ?" Viona memberikan ponsel nya dan memperlihat kan foto Gale di ponsel nya.
Jenica langgsung kaget dan terkejut. " Serius Vi ? Benaran ini ?" Viona mengangguk.
" Astaga Vi, Kamu tau Nyonya Calista itu singa banget. Aku takut kamu kena imbas nya dari dya Vi. " Jenica sedikit takut dengan hubungan terlarang Gale dan Viona.
" Sudah lah. Aku malas membahas nya. "
Sepanjang jam kerja hingga kuliah pun Viona sama sekali tidak mendapat kan fokus nya. Bahkan saat jam pelajaran dya sama sekali tidak mendapat apa pun yang di jelas kan dosen nya itu.
" Akhir nya..." Minah berseru saat jam kuliah selesai di jam 9 malam dan ini adalah malam minggu.
Malan Weekend nya anak anak muda dan para pasangan nya seperti Minah yang sudah di jemput Danu dengan motor nya di parkiran kampus.
" Vio, Aku duluan ya. Danu udah jemput. " Teriak Minah sebelum meninggalkan nya.
" Iya. " Sahut Viona.
Viona melanjut kan langkah nya mencari mobil pak Kirman dan ternyata sudah di Parkiran kampus dan sedang tertidur menunggu Viona.
" Maaf Non. Bapak ketiduran. Maaf ya Non. Maaf sekali. "
" Gak papa kok Pak. Vio ngerti bapak ngantuk nunggu Vio. "
" Jalan sekarang Non ? " Tanya Pak Kirman lagi setelah meminum air mineral menetral kan diri nya.
" Iya pak. " Namun saat Pak Kirman baru melajukan mobil nya beberapa meter saja sudah berhenti lagi membuat Viona kaget.
" Ada apa pak ?"
" Itu Non, Tuan Gale . " Viona melihat Gale datang ke mobil mereka dan mengetuk kaca mobil Pak Kirman.
Tok...Tok...Tok...
" Pak, Viona pulang sama saya. Bapak bisa pulang. Dan besok gak perlu datang. Saya yang akan mengantar Viona. " Beralih ke kursi belakang Gale membuka pintu dan meminta Viona untuk turun dan ikut dengan nya.
" Ayo Darl, Turun..." Gale memberikan sebelah tangan nya dan Viona keluar tanpa membalas tangan Gale
Gale yang merasa Viona masih marah pada nya pun langasung bergegas ke dalam mobil nya menyusul Viona.
Di dalam Mobil Viona masih saja diam dan mengalih kan pandangan nya dari Gale.
" Kita mau kemana Darl ? Jalan jalan ?" Tawar Gale.
Viona melirik sekilas ke arah nya dan menggeleng.
" Sudah makan malam ? Kita Dinner ?" Tawar Gale lagi.
" Sudah makan. Tadi makan mie Cup di kantin kampus. " Jawab Viona sekena nya.
" Hanya Mie ? Mie Cup ? Itu tidak sehat Darl. " Gale menatap Viona dan mengambil tangan Viona yang berada di pangkuan nya dan mengecup nya.
Namun lagi lagi Viona tidak merespon nya. " Kita Nonton Mau ?" Untuk sekian kali nya Gale menawar kan apa yang di ingin kan Viona Sat ini. Namun lagi lagi dya harus menelan kecewa karna Viona sama sekali tidak melihat nya yang malam ini mengenakan setelan Casual nya. Celana Jeans dan Kaos lengan panjang yang membungkus tubuh kekar nya Gale.
" Darl, Atau mau beli cemilan ? Kita jalan jalan Memutari Kota ? Mau ? atau ke pasar malam ? Terserah mau kemana ? Besok Libur Darl. Atau kita berangkat ke Bali malam ini mau ? Kita liburan sehari disana ?"
" Pulang saja. Aku capek Dad. "
Deg !
Sesulit inikah membujuk wanita nya ? Viona benar benar mengabaikan nya. Selama ini Jika Calista marah pada nya Gale tidak pernah ambil pusing. Dengan sendiri nya Calista melunak pada nya.
Namun kali ini, Gale kewalahan menghadapi sikap wanita cantik nya yang sedang merajuk dan marah pada nya.
Viona tidak membutuh kan apapun. Hanya kata maaf saja yang di butuh kan Viona dan dengan senang hati Viona memaafkan nya. Namun dya kembali harus menelan kecewa nya. Gale tidak mengucapkan Kata maaf dan menyesali perbuatan nya kemarin malam.
" Aku lapar Darl. Kita makan sebentar ya di restoran. Temani aku makan ya. " Pinta Gale sedikit melunak.
Viona hanya mengangguk dan mengikuti kemauan Gale. Dan saat makan pun Gale melihat Viona sama sekali tidak menyentuh makanan nya. Hanya membolak balik nya saja hingga menjadi satu.
" Darl. Makan. " Ucap Gale setelah mengelap sudut bibir nya saat menghabiskan makanan nya.
" Aku kenyang Dad, Aku lelah dan ingin tidur saja. "
Gale menghela nafas nya berat, Sebeni dasyta nya kah pengaruh Viona dalam diri Gale ? Hingga mampu membolak balik kan mood Gale.
" Ya, Baik lah Darl, Kita akan pulang. Ayo. " Gale memberikan tangan nya dan kali ini Viona mengambil nya namun tidak ada lagi kehangatan dari tangan mungil yang di genggam nya itu.
Bahkan sampai di dalam mobil pun Gale tidak melepas kan tangan Viona, Viona hanya menatap dan menikmati pemandangan di luar jendela.
Sesampai nya di Basement apartement pun Viona langsung turun dari mobil tanpa menunggu Gale dan lagi lagi Gale harus menelan kecewa saat Viona langsung masuk ke kamar nya.
...😂😂😂...
Nah kan ! Rasain kamu Gale 🤣🤣🤣
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
🌹🌺gemini🌺🌹
jdi puas deh mkax gale minta maf
2022-12-02
2
Mella Soplantila Tentua Mella
segitu gede gengsinya untuk minta maaf...stiap wanita beda" sifatnya gade...rasain dicuekin 🤣🤣😇😇😋😋😋😋👈👈
2022-08-12
1
Ass Yfa
emang enak dikacangin....
2022-06-10
0