" Sayang, Bantu aku bersiap. " Panggil Gale dari dalam kamar nya.
Sementara Viona yang masih menyiapkan sarapan pagi pun segera meninggalkan kegiatan nya dan menghampiri Gale. " Iya sebentar. " Jawab Viona sambil berjalan ke kamar nya.
" Aunty cantik, Bantu Bri bersiap. " Brian mencegat Viona yang menuju kamar nya.
" Iya sayang ayo. " Viona berbelok. Dari yang tujuan nya ke kamar nya menghampiri Gale malah saat ini berganti membantu Brian.
Merasa kesal karna Viona tak kunjung datang akhir nya Gale memutuskan untuk keluar mencari Viona.
" Kemana dya ?" Gumam Gale tak melihat Viona di dapur.
Saat hendak berbalik ke kamar nya Gale mendengar suara tawa dari Brian bersama Viona.
" Brian harus menjadi anak yang baik. tidak boleh menyusahkan papa. Kasihan papa, Papa kerja untuk Brian kan ? " Brian mengangguk membenar kan nya.
" Bri sayang papa. Bri gak mau nyusahin papa. " Jawab Brian.
" Nah, Kalau begitu Bri harus menjadi anak yang pintar ya. Oke ?" Viona mengepal kan tangan nya memberi semangat Untuk Brian.
" Hight Five " Viona mengangkan kelima jari nya dan di sambut Senang oleh Brian.
" Hight Five " Sahut Brian pula.
Reaksi mereka berdua tak luput dari sorotan mata tajam Gale. Betapa bahagia nya Gale melihat senyum Brian.
" Aku tidak salah memilih mu Vi" Gumam Galr dan langsung kembali ke kamar nya.
Tak Lama Viona masuk ke dalam kamar dan melihat Gale sedang mengancing lengan kemeja hitam milik nya.
" Maaf kan aku Dad, Tadi aku membantu Brian dulu. " Ucap Viona yang mengambil alih Pekerjaan Gale..
" Hm" Jawab Gale.
" Ini tidak akan terlihat jika dasi nya berwarna hitam juga Dad, Bagaimana jika marron saja ya ? Akan terlihat semakin menawan. " Gale hanya menurut saja dengan apa yang di pilih kan Viona.
" Sempurna. " Ucap Viona saat melihat Gale sudah rapi dengan setelan kantor nya.
" Terim kasih Darl."
" Your Well Dad, " Senyum Viona persembahkan untuk Gale.
Keluar dari kamar sambil membawakan tas kerja milik Gale Viona sekilas tampak seperti ibu rumah tangga sesungguh nya yang di butuh kan Gale untuk mengurus nya dan Brian.
" Morning Pa " Brian memberi ciuman di pipi kiri Gale.
" Morning Bri " Sahut Gale.
" Sarapan Dengan apa Dad ?" Tanya Viona lembut.
" Aku tidak biasa sarapan pagi dengan karbo berlebih Darl. Hanya Cukup sepotong Sndich dan segelas Jus segar saja." Dengan slcetakan Viona menyiapkan apa yang di minta Gale.
" Bri ingin nasi goreng Aunty. "
" Iya sayang..." Mereka semua memulai sarapan dan kali ini doa di pimpin oleh Brian dan Gale merasakan kehangatan sebuah arti meja makan semenjak bersama Viona.
" Bri...Ini bekal makan siang kamu ya...maaf Aunty hanya bisa memasak daging asap dan sayur bening jagung dan kacang Arcis saja. Aunty juga menbust Nugget sayur untuk kamu. Semangat sekolah nya yaa..." Viona memberikan kotak bekal Brian yang sama sekali tidak pernah di rasakan oleh Brian selama ini.
" Terima kasih Aunty Cantik." Jawab Brian.
Gale semakin tersanjung oleh sikap dan ketulusan yang di miliki oleh Viona. " Aku pergi Darl. Nanti akan ada supir yang mengantar dan menjemput mu. Berhati hati lah. Aku Mencintai mu. "
Cup.
Gale mencium kening Viona dan pergi dengan mobil nya.
Setelah kepergian Gale, Viona kembali menutup pintu apartement nya dan kembali bersiap untuk ke butik dan Kembali ke kampus nya.
Viona sudah keluar dengan gaya nya yang sangat manis dan cantik. Lantas dya berfoto dan mengirim kan nya untuk Gale.
Daddy ❤
Aku pergi Dad. Miss You 😘
...🍃🍃🍃...
Setelah mengirim kan pesan ke Gale Viona langsung turun ke bawah untuk pergi ke Butik nya Miss Kara.
Saat Viona sudah masuk mobil Pergi ternyata Mobil yang membawa Viona berpapasan dengan mobil sport warna abu yang di kenali sang sopir sebagai mobil Nyonya Calista.
Calista keluar dari mobil nya dan segera menuju unit Gale. Karna saat dya pulang Pelayan berkata bahwa Gale tidak pulang bersama Brian dan Calista ingat bahwa dya meninggalkan Brian di mall saat West menghubungi nya untuk bertemu dan bertempur semalaman.
Menumpah kan hasrat yang menggebu. " Sial. Kenapa tidak bisa di buka ? Apa Gale sengaja mengganti Pin nya ?" Calista kesal karna sidik jari milik nya dan Pin yang di tekan nya tidak merspon sama sekali.
Ya iya lah markonah ! Orang udah di ganti sama Daddy Gale untuk Viona nya !
Calista kesal dan langsung menuju kantor Gale.
Sesampai nya disana dya langsung menuju ruangan kerja Gale dan masuk tanpa mengetuk pintu dulu.
Sementara Gale yang masih memandang Indah Objek di dalam ponsel nya langsung mematikan ponsel nya saat melihat Calista datang dengan emosi nya.
" Dimana kau semalam ? Kenapa tidak pulang ?" Calista langsung to the point.
Gale melirik sekilas ke arah Calista dan kembali melanjut kan Pekerjaan nya yang semlat tertunda karna memandangi foto cantik Viona.
" Gale ! Aku tanya dimana kau semalam ? Kenapa tidak pulang ke rumah ?"
" Rumah mana ? Apa aku memiliki rumah ?" Tanya Gale masih santai.
" Gale. Itu rumah kita. Rumah kita Gale. Istana kita. "
" Ada yang perlu di lurus kan disini. Bahwa rumah yang kau sebut tadi tidak bisa di sebut rumah sama sekali. karna di sana tidak ada sama sekali kehangatan di dalam nya. "
" Gale !" Sentak Calista lagi.
Brak...!
Calista kaget saat Gale menggebrak meja kerja nya dengan kasar. " Jangan meninggikan suara mu di hadapan ku ! "
" Kenapa aku harus takut ? Kau mencintai ku Gale. Ingat itu. " Calista masih saja sombong.
" Ya ! Aku memang mencintai mu, Dan itu dulu ! Sebelum aku sadar bahwa aku salag telah mencintai wanita yang sama sekali tidak mencintai ku dan putra ku !"
" Ouh...C^mon Gale. Kau tidak butuh cinta. Kau hanya butuh kepuasan dan aku selalu bisa memuaskan mu di ranjang kitaaa. " Bisik Calista dengan nada sensual nya di telinga Gale.
" Oh ya ? Kalau begitu aku akan membayar mu setiap kali kau memuaskan ku bagaimana ? Aku hitung sebagai Jal*ng bagaimana ? Berapa yang kau ingin kan jika bisa memuaskan aku ?" Gale menanggapi Calista dengan nada sinis nya.
" Kau tau aku Gale. Aku yang paling tau kelemahan mu Honey..."
" Shitt !! Dya membangkit kan gairah ku. " Rutuk Gale dalam hati.
Tapi sedetik kemudian dya menemukan ide untuk bisa membalas Calista.
" Akan ku tunjukan siapa aku sebenar nya sebelum mengenal mu Calista. " Dengan sekali sentak Gale menarik Calista ke dalam kamar pribadi nya dan menghempas kan kasar tubuh Calista di ranjang nya.
Awal nya Calista pikir Gale bernafsu dengan nya seperti biasa. Namun dya salah ! Salah besar.
Gale langsung merobek gaun mini milik Calista dan membuka secara kasar pakaiian dallam milik nya dan melempar kan nya sembarang arah.
Hingga Calista sudah polos. z Di kira Calista Galle akan memberi nya sentuhan sentuhan sensual sepeeti biasa namun sekali lagi Calista salah dan benar benar salah.
Tanpa pemanasan dan pelumas dulu Milik Gale yang memang ukuran orang Barat memang sangat luar biasaaa panjang dan besar.
Dengan sekali sentakan kasar Gale memasuki Calista. " Akkk...Gale kau gila. " Umpat Calista saat milik Gale menyentak milik nya.
" Inilah aku yang dulu Calista. dan nikmati lah diri mu sebagau jalangg!"
Gale langsung menyentak keluar masuk dengan kasar ke dalam milik Calista. " Sakit Gale. Kau gila. " Gale memang menyetubuhii Calista dengan berbagai gaya yang di lakukan nya sangat kasar.
Gale menahan Hasrat nya agar tidak cepat mencapai puncak nya agar Calista tau Dya tidak main main dengan ucapan nya.
Entah sudah berapa kali Calista memohon ampun pada Gale untuk berhenti. Namun Gale tidak menghirau kan nya hingga hampir 2 jam lama nya Gale menyentak sangat kasar bahkan milik Calista sampai Lecet dan memekik sakit. " Kau Gial Gale.Sudah ini sakit Gale. Sakit. "
" Ini lah aku yang sesungguh nya Calista. "
" Sakit Gale hentikan. "
" Rasakan ini Calista. Kau menantang ku. "
" Hentikan Gale. Hentikan. Ini sakit !" Calista sudah tidak kuat hingga berakhir pingsan di ranjang Gale.
Gale mencabut mulik nya dari milik Calista saat merasakan milik nya akan meledak dan dya tidak ingin Calista hamil anak nya lagi. Tanpa Gale tau Calista memakai Alat kontrasepsi seperti Suntik Kb.
...🔥🔥🔥...
Salam dari Daddy Gale ❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Asnidar
viona nya terlalu unyu2.... harusnya umur 20 an biar sedikit imbang dgn gale yg udah berumur
2024-12-07
0
Tyaz Wahyu
knapa tdk sekalian loe cambuk pakai tali pinggang aja tuh tubuhx si calista lbh seru itu
2024-10-22
1
Qaisaa Nazarudin
🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮
2024-08-31
0