Gale menghela nafas nya berat karna Viona mengabaikan nya. Mencoba bersabar Gale terus berusaha agar tidak menyakiti Viona kembali.
Melihat mata itu tidak memancarkan cinta dan kelembutan lagi Gale merasa kehilangan. bahkan Haynya sekedar untuk mendapat kan senyum Viona saja Gale sulit.
Mengalih kan pikiran nya ke ruang kerja Gale membereskan pekerjaan nya yang berantakan hari ini karna mood nya buruk yang terus memikirkan kebubgkaman Viona dan Gale kehilangan itu.
Cukup lama menghabiskan waktu nya di ruang kerja Akhir nya Gale bernafas lega karna pekerjaan nya selesai juga.
Keluar dari ruang kerja nya Gale masuk ke kamar nya untuk tidur bersama Viona. Di lihat Gale wajah tenang itu tidur dalam damai nya malam. Di singkirkan Gale anak rambut yang menutupi wajah Cantik Viona dan menghadiah kan kecupan di kening Viona dan ke kamar mandi untuk gosok gigi dan berganti pakaian.
Gale biasa tidur tanpa baju dan hanya memakai celana training nya saja. Selembut mungkin Gale naik ke tempat tidur agar tidak membangun kan tidur wanita Cantik nya.
Karna Viona membelakangi nya Gale memeluk nya dari belakang dan menghadiah kan beberapa kecupan di kepala sang wanita cantik untuk memberikan tanda bahwa dya sangat menyayangi Viona.
Sedikit terusik karna ulah Gale akhir nya Viona kembali tertidur. " Tidur lagi Darl, Aku disini bersama mu. " Membalik kan tubuh Viona dan mendekap nya agar Viona kembali tenang.
Sebenar nya Viona sadar dan dya tidak ingin membuka mata nya. Yang di tunggu nya hanyalah sebuah kata maaf dari Gale. namun kata tu tak juga keluar dari mulut nya, Akhir nya Viona kembali terlelap dalam dingin nya malam.
...🌞🌞🌞...
Keesokan pagi nya Viona sudah bangun duluan. Bahkan dya turun pelan pelan agar Gale tidak terbangun dari tidur nya. Memang kebiasaan Gale jika weekend dya akan tidur hingga Hampir menjelang siang melepas kan penat nya selama seminggu Full.
Menyiapkan Sarapan untuk Gale, Viona sudah menata nya di meja makan. Entah kenapa juga Gale terbangun karna tidak mendapati Viona di Samping nya dan langsung melompat dari temlat tidur dan mencari nya. Gale harus melurus kan semua kesalahpahaman ini. Dya tidak mau Viona terus menagabikan nya walau masih menyiapkan kebutuhan nya.
" Darl, Where are U ?" Gale mencari Viona namun tak mendapat kan nya.
" Darl, Kau dimana ? Darl ? Viona ?" Gale terus memanggil Viona namun tidak mendapati nya.
Melihat sarapan sudah di meja makan Gale merasa kembali Dejavu, Viona sudah pergi meninggalkan nya lagi.
Berjalan Gontai ke meja makan Gale merasa kehilangan sosok cantik itu. " Sebegitu sulit kan kau mengatakan maaf Gale ? Ini kah yang kau ingin kan ?" Gale bicara pada diri nya sendiri saat melihat sarapan di meja makan.
Ada Roti bakar dengan Selai coklat dan taburan keju dan segelas Jus Jambu biji pagi ini dan ada bonus salad buah disana.
" Bahkan dya menyiapkan semua ini untuk mu Gale. Kau bodoh telah bersikap kasar pada nya. "
Ya, Viona sudah pergi ke butik, Sebenar nya belum ke butik dan dya hanya berjalan jalan saja di taman pagi ini sebelum berangkat ke butik.
Sementara Gale baru mengingat pak Kirman dan menghubungi nya. " Selamat pagi Tuan. " Sapa ramah pak Kirman.
" Dimana Viona pak ? Kemana dya ?" Pak Kirman terkejut bahwa Tuan nya menanyakan Viona.
" Maaf Tuan, Tuan sendiri yang meminta saya libur. Jadi maaf, Saya tidak tau dimana Non Viona. "
Shit ! Gale lupa kalau dya sendiri yang meminta Pak Kirman untuk Libur.
Mematikan ponsel nya dan segera sarapan dan bergegas bersiap. Bagaimana pun cara nya Gale harus menemukan Viona dan menjelas kan semua nya. Gale sudah bertekad untuk minta maaf ke Viona.
Keluar dengan setelan Casual nya hanya dengan kemeja putih yang dua kancing nya sengaja tidak di kancing dan celana Jeans serta kaca mata hitam Gale tampak sangat mempesona Pagi ini.
Menelusuri Jalan kota Minngu ini Gale terus melihat jalanan sampai mata tajam nya menangkap sosok cantik yang sangat di kenal nya.
" Darl." Panggil Gale saat melihat Viona.
Viona yang terkejut hanya biasa saja. Menyembunyikan rasa bahagia nya sekaligus kecewa nya.
" Ayo kita kencan Darl. Kita pergi ya. " Gale menarik tangan Viona agar mengikuti nya.
Gale terus menarik tangan Viona hinggq sampai di mobil. Selama perjalanan mereka Viona masih diam dan terkesan mengabaikan Gale.
" Darl, Sampai kapan mengabaikan ku ? sudah dua hari seperti ini Darl. Kamu menagabaikan ku. Kata kan aku harus apa ?"
Viona tetap diam tanpa melihat Sedikit pun ke arah Gale. " Kamu mau apa Darl ? Mau mobil ? Kita ke showroom ya ? Mau apa Darl ? Rumah ? Kita Beli rumah yang kamu mau. !" Viona masih betah dalam diam nya.
" Darl, Please. Looked me." Gale menepikan mobil nya dan menari tangan Viona dan Viona menghadap nya. Di lihat Gale wajah cantik itu.
Di usap nya pipi Putih bagai porselin yang sangat Putih dan halus di permukaan nya itu dengan sayang. " Darl, Kamu mau apa ? Jangan terus mengabaikan ku. Kamu mau apa ? Aku libur hari ini Darl. Kita Shoping mau ? Ya ?"
" Oke kita Shoping. " Gale sudah memutuskan bahwa hari ini mereka akan Shoping dan menghabiskan hari bersama.
Viona masih diam sampai dya kaget saat mobil mereka masuk ke dalam bandara. " Mau apa ?" Akhir nya Viona membuka suara nya.
" Kita Shoping Darl. Ayo kita berangkat. Ke Singapure saja tidak masalah kan ? Aku janji jika luang nanti kita akan liburan jauh. Kamu mau kemana ?" Viona Memilih Diam dan mengikuti Gale dan mereka sampai di pesawat Jet Pribadi Gale yang sudah siap untuk terbang.
Menempuh perjalanan udsra selama sstu jam lebih akhir nya Viona dan Gale sampai di Changi Airport.
" Ayo Darl. " Gale kembali membawa Viona dan menggenggam erat tangan Viona.
Sesekali menghadiah kan kecupan di puncak kepala Viona dan merangkul nya.
" Kita Langsung Shoping atau makan dulu Darl ?"
" Oke ! Kata kan apa mau mu Viona ? Jangan terus menguji kesabaran ku. Jangan kau kira aku mencintai mu kau bisa sesuka hati mu berbuat semau mu pada kum Ingat ! Disini aku yang berkuasa. Aku yang berhak mengatur mu. Jadi jangan terus menguji emosi ku. Jangan salah kan aku jika emosi ku tidak tertahan Kau yang akan menerrima akibat nya Viona !" Gale sudah emosi sejak tadi saat Viona terus mengabaikan bahkan Gale sudah bersikap lembut sama sekali tidak ada arti nya di Viona.
Melihat Viona menatap nya dengan mata yang berkaca kaca dan kedua tangan nya saling meremat di pangkuan nya Gale tersadarm Dya kembali menyakiti Wanita cantik nya. dya kembali menyakiti Viona.
" Aaarrrggg..."
Brak...Brak...Brak...
Gale memukul kemudi mobio yang di kendarai mereka. Hal itu semakin menbuat Viona ketakutan dan menejam kan mata nya yang sudah mengeluarkan air mata.
Manahan tangis nya tubuh Viona semakin bergetar karna begitu terkejut akan sikap Gale saat ini pada nya.
Demi Tuhan, Viona hanya ingin Gale meminta maaf pads nya dan mendengar kan penjelasan nya bagaimana dya sampai di pesta malam itu. dan dya sama sekali tidak menggoda para pria itu seperti yang di tuduh kan Gale pada nya.
" Sshhhtttt...Jangan menangis Darl, Jangan lagi. Ma-maaf kan aku Darl, Maaf..." Gale memeluk Viona yang sudah menumpahkan tangamis nya di dada Gale.
" Maaf kan aku Darl, maaf. Jangan menangis Darl, " Gale berulang lagi mengecup puncak kepala Viona dan mengucapkan kata maaf berulang kali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Sultan shopping sampai ke luar negeri,pake jet pribadi lagi,Apa kabar dengan butiknya ms.Kara kan Vio kerja hari ini..
2024-08-31
1
tria ulandari
maaf mu sungguh mahal dad harus terbang ke Singapur dulu baru keluar kata maaf 😂😂
2022-09-18
1
Sri Wahyuni
lebay s vio hrs tau dri s vio dah ga pnya ortu hrs y sneng ada yg syang mna laki orang lgi hnya krn ingin dngr kta mf merajuk smpe sgtu y aplg msih pke psilitas y dri s pedofil gale so punya harga dri pghl brga dri y dah d gdai bgtu msuk dlm hbungan rmh tangga orang dsar plakor tdk tau d untung
2022-08-19
0