Kanaya melajukan mobil dan pergi ketempat yang dikatakan sang penelfon tadi. Sesaat nya sampai disana Kanaya langsung ketopik pembicaraan. Setelah selesai Kanaya langsung pulang ke apartemen nya untuk istirahat karna 3 hari lagi ia akan sangat lelah.
#3 hari kemudian
"acara pertunangan keluarga Wels dengan direktur perusahaan Qiztya akan segera diselenggarakan dan kini--" ucap reporter yang sedang siaran live disalah satu hotel bintang lima tempat acara itu diselenggarakan.
Saat ini Kanaya sedang ada dimarkas nya, ia kini sedang merencanakan sesuatu yang akan melancarkan balas dendam part 1 nya itu. Yang tak lain adalah ditujukan untuk Karin sang kakak tiri dan tentu saja untuk mengejutkan semua keluarga Wels.
Sesaat sebelum acara itu dimulai Kanaya sudah ada didepan hotel bintang lima tempat acara pertunangan Leo&Karin. Kanaya memakai gaun yang indah dengan warna pink muda polos selutut dan hils yang tidak terlalu tinggi namun indah serta rambut nya yang bergelombang dibiarkan terurai dengan sentuhan make up yang tipis namun elegan.
Kanaya membawa serta Elina, Kia, Rio serta beberapa anak buah nya untuk masuk. Saat sampai dedepan pintu utama, Kanaya dan anak buah nya dihadang masuk oleh penjaga yang menjaga disna. Kanaya tidak diizinkan masuk karna sebelum nya Karin sudh berpesan bahwa Kanaya tidak boleh masuk.
Saat Rio mendengar sang penjaga berkata kasar pada boss nya itu, Rio langsung tidak terima lantas ingin menghajar nya sampai babak belur. Namun sebelum aksi nya berjalan itu, Kanaya sudah lebih dulu menghentikan untuk berbuat sesuatu yang akan membuat dia menyesal.
"jangan Rio! kita lihat saja permainan yang menyenangkan ini terlebih dahulu. Jika kita membuat ketibutan disini maka akan mengundang banyak orang kesini, dan rencana kita akan sia sia dan yang pasti pengorbanan Elina juga." ucap Kanaya sembari melirik Elina yang dibelakang nya.
"apa maksud boss?" tanya Rio yang tak mengerti kemana arah bicara sang boss.
"kau akan tau,"
"hei! apa yang kalian bisik an itu!?" ucap sang penjaga.
"dasar tak tau diuntung! mau cari mati ya!" ucap Rio kesal.
Kanaya langsung menatap tajam kearah Rio agar pria itu menghentikan aksi nya jika tidak ia akan benar benar membuat keributan sebelum balas dendam nya sukses. Rio yang mendapat tatapan tajam dari sang boss pun paham dan langsung mundur agar Kanaya bisa menyelesaikan nya.
"maaf, terkadang adik kecil ku ini tidak sopan" ucap Kanaya.
Memang benar, Rio sudah dianggap oleh Kanaya sebagai adik kecil nya karna sebenarnya umur Rio 1 tahun lebih muda dari Kanaya. Saat Kanaya bertemu dengan Rio itu adalah saat dimana Kanaya tinggal di Inggris. Rio dibuang oleh orang tua nya kesana. Kanaya yang mengetahui nasib nya dan Rio yang tak jauh beda pun iba dan membiarkan Rio ada disamping nya sebagai adik nya.
"tapi,, kmi harus masuk apa pun yang terjadi, karna kami mendapatkan undangan vip dari mempelai pria," Kanaya pun menunjukan undangan vip nya kepada sang penjaga begitu juga para bawahan nya.
"sekarang kalau boleh sya tau, apakah anda sudah selesai mengecek karna sya sudah lelah dan harus segera masuk, teman sya sudh menunggu," ucap Kanaya dengan evil smail nya.
Lalu Kanaya langsung masuk kedalam acara pertungan itu dan itu tepat waktu saat Leo dan Karin naik ke altar untuk melangsungkan acara pertunangan itu. Kanaya yang melihat itu pun senang dan melirik Rio untuk segera melakukan rencana mereka.
Sementara disisi lain, Elina yang sedari tadi terlihat tidak bersemangat pun hampir saja menetes kan air mata nya saat melihat Leo dan Karin yang berjalan bergandengan tangan menuju altar tempat ucapara pertunangan itu dilangsungkan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments