Kanaya yang sangat penasaran dengan apa yang akan mereka bicara kan. Tak butuh waktu lama mereka pun sampai disebuah cefe dekat apartemen ny. Kanaya hanya bisa mendengarkan dan melihat.
Ia sekarang persis seperti seorang mata mata yang ingin menguak rahasia musuh nya itu. Sekarang ia hanya berjarak 2 meja dari Karin dan Gina.
"jadi, kenapa kau mengajak ku kemari?" Gina langsung membuka topik pembicaraan
"kau tau, Kanaya sudah kembali" ucap Karin
Wajah Gina langsung pucat pasi saat mendengar ucapakan lawan biacara nya itu.
"apa? apa yang kau bilang barusan?! tidak mungkin! aku sudah merencanakan pembunuhan itu dengan sangat detail! tidak mungkin dia bisa melewati pria pria bawahan ayah ku!" ucap Gina dengan kesal.
Saat mendengar itu Kanaya menjadi tidak percaya dengan pendengaran dan penglihatan nya lagi. Kanaya tidak percaya bahwa teman yang sudah ia anggap seperti keluarga nya sendiri malah menginginkan kematian dia dan ibu nya.
"oh, jadi mereka orang orang suruhan mu yah?" ucap Kanaya dingin dan tersenyum pahit
Ia kini menyesali perbuatan nya dulu, kenapa ia tidak biarkan saja dia dibully dan dikucilkan?! jika ia tau bahwa dengan berteman dengan nya sama saja ia menyerahkan nyawa nya dan ibu nya.
"Ka.. Kanaya..!"
"kenapa?! kenapa kau melakukan ini Gina?!! aku sudah menganggap mu seperti keluarga ku sendiri! kau satu satu nya teman yang aku punya! kenapa kau melakukan ini pda ku?!" Kanaya sudah tidak bisa membendung air mata nya lagi.
Semua orang yang ada didalam cafe itu menjadi mereka pertunjukan yang menyenangkan. Gina dan Karin hanya bisa diam saat Kanaya mengucapkan itu. Tiba tiba saja Gina angkat bicara.
"kenapa kau menyalahkan ku?!! seharus nya kau menyalahkan ibu mu itu?!! dia yang sudah menjadikan aku seperti ini!!" Gina benar benar marah sekarang, ia juga sudah tidak sanggup menahan amarah nya itu.
"kenapa kau menyalahkan ibu ku?!! dia tidak bersalah! kau dan keluarga mu lah yang bersalah! aku fikir kau berbeda dari keluarga mu! tapi ternyata kau sama saja! kau sama seperti mereka! kau jahat!" Kanaya benar benar tidak percaya dengan semua kenyataan yang ada dihadapan nya ini.
"aku..? aku.. kau bilang?!! ibu mu! kau tau?! ibu mu lah yang sudah melaporkan orang tua ku dan dia juga yang sudah menyebarkan berita tentang mereka!!"
"kau fikir aku dan keluarga ku?! kau dan ibu mu yang munafik!! kau tau?! jika saja Karin tidak memberitahukan ku tentang ini, aku pasti akan menjadi orang yang paling bodoh didunia ini!"
"karna telah mempercayai orang yang membuat hidup ku menderita dan menjadi sebatang kara! kau yang membuat ku seperti ini Kanaya!! kau dan ibu mu itu yang sudah menjadikan ku seperti ini!!!"
Kanaya sangat terkejut dengan apa yang didengar nya itu. Ia tidak percaya bahwa ibu nya lah yang telah melaporkan orang tua Gina itu.
"kau... kau yang menghancurkan keluarga ku!!!" Gina berteriak sangat kencang sampai membuat orang orang menoleh pada mereka.
"aku... aku.. tidak tau..." Kanaya sudah kehabisan kata kata nya.
"aku... aku sudah tidak akan mempercayai mu lagi!!"
"lalu.. kau fikir kau orang paling baik disini?! kau juga sudah merencana kan pembunuhan itu 'kan?! kau juga sudah membunuh ibu ku?!!!" Kanaya benar benar emosi.
Semua orang sekarang sedang memperhatikan mereka, yang satu menilai bahwa ibu ny Kanaya yang jahat, satu nya lagi menilai bahwa Gina lah yang jahat.
" hahaha... sudah lah sekarang yang harus kau tau adalah aku yang sudah merencanakan pembunuhan itu dan aku sangat puas akan kematian ibu mu itu!" Gina tertawa terbahak bahak saat mengatakan itu.
Kanaya benar bener sudah tidak percaya dengan semua nya. Ia kini sudah yakin akan keputusan nya dulu saat meninggalkan negara ini.
"baiklah... terima kasih! karna kau sudah membuka mata ku!" Kanaya lalu pergi meninggalkan mereka
Kanaya sekarang sangat kecewa, ia kini harus membalas dendam pada Gina juga yang sudah ia anggap seperti saudara nya itu.
"Rio, kau dengar tadi..." Kanaya berbicara pada bawahan nya itu.
"iyah.."
"kalau begitu... rencana kan sekarang juga!!"
"baik boss.."
Kanaya Angela Farezky sekarang dia juga harus kehilangan satu satu nya teman nya juga.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
bantai terus sampai ke akar akar nya jgn jd wanita cengeng
2023-10-12
0