Kanaya yang sudah mengatur emosi nya lagi itu pun turun kebawah. Ia harus menyelesaikan drama nya didepan mantan keluarga nya.
"maaf sudah membuat kalian menunggu," ucap Kanaya sembari turun dari tangga.
Semua orang lantas langsung melihat kearah nya dengan tatapan jijik dan marah.
"hei hei hei! kenapa dengan kalian ini? apa ada yang salah?" Kanaya tertawa saat melihat ekpresi kegita orang itu.
"kau! dasar wanita tak tau malu! kau dan ibu mu sama saja! sama sama wanita tak tau malu!" Lia yang melihat ekpresi Kanaya seketika menjadi emosi.
"jangan pernah membawa nama ibu ku! kalian tidak pantas menyebutkan nama ibu ku! bahkan untuk melihat makam ibu ku pun kalian tidak akan pernah pantas!" ucap Kanaya dengan tatapan dingin.
"Kanaya! jaga bicara mu! dia nenek mu!" Michel pun ikut angkat bicara.
"heh, nenek? kalian tau, aku bukan lagi bagian dari keluarga Wels, kalian tidak dengar yah bahwa nama ku sekarang adalah Kanaya Angela Farezky! aku sudah membuang nama keluarga yang menjijikan itu sejak bertahun tahun lalu!" ucap Kanaya dengan tatapan penuh emosi.
"lalu, kenapa kau datang kemari?! kau seharus nya tidak usah datang kemari! kau hanya beban! dari kecil kau juga sudah tau kau hanya beban dan aib bagi keluarga Wels!" ucap Merina.
"beban..? lalu kau sendiri apa?! dengan kau dan putri mu yang bahkan putri mu itu adalah anak haram, bukan kah lebih membebankan dari pada aku yang jelas jelas putri kandung keluarga ini?" ucap Kanaya tenang.
"jaga bicara mu! putri ku bukan anak haram! kau yang anak haram! kau adalah anak dari selingkuhan ibu mu! maka nya kau diusir dari keluarga ini! karna kau adalah anak haram yang akan mencemari nama baik keluarga Wels!" Merina mulai emosi.
Yah itu benar, salah satu alasan Kanaya dan ibu nya diusir dari keluarga itu adalah karena Merina menuduh bahwa Sarah telah selingkuh dan Kanaya adalah anak selingkuhan nya.
Tadi nya, jika anak itu perempuan sekalipun, Michel tidak akan mengusir mereka, karena yang Michel ingin kan adalah hanya seorang anak. Tidak peduli itu laki laki maupun perempuan didunia ini kedua nya sama sama penting.
Namun, Lia sangat tidak setuju, apalagi saat tau bahwa Sarah selingkuh dan Kanaya adalah anak selingkuhan nya, Lia langsung tidak pikir panjang, ia tidak mau mendengar penjelasan dari siapa pun, Sarah dan Kanaya diusir tepat pada tahun baru.
"heh,! aku anak haram?!" Kanaya mendekati Merina.
"bukankah putra mu itu yang bukan anak kandung dari keluarga Wels" Kanaya sengaja membisikan itu ditelinga Merina, karna ia tidak ingin mereka tau dan merusak rencana nya.
"apa...?! apa yang kau bilang! ten... tentu saja putra ku itu anak kandung keluarga Wels bagaimana mungkin bukan?!" Merina menjadi panik wajahnya juga menjadi pucat pasi.
"heh! sudah lah kalian hanya membuang buang waktu ku saja!" Kanaya hendak meninggalkan kediaman itu.
"tunggu! apa yang ada ditangan mu itu?! bukan kah itu kotak giok?!" tanya Lia sembari melihat kotak giok ditangan Kanaya.
"oh ini?! giok matahari merah." Kanaya mengeluarkan kalung giok itu.
Merina seketika menjadi bersemangat, mata nya sangat berbinar binar saat melihat warna merah giok matahari yang ada ditangan Kanaya itu.
"kembalikan! itu milik keluarga Wels! untuk apa kau mencuri nya?!" ucap Merina.
"apa?! apa aku tidak salah dengar?!" ucap Kanaya.
"tentu saja! itu adalah milik keluarga Wels dan itu akan menjadi milik ku karna aku adalah nyonya Wels!" Merina mengatakan itu dengan sangat percaya diri.
"heh! jangan mimpi! ini giok milik ibu ku! dan ini adalah giok dari keluarga ibu ku! bukan dari keluarga Wels kalian! jadi jangan harap kalian bisa mengambil nya dari ku!" Kanaya memasukan kembali giok itu dalam kotak
"apa?! tidak mungkin! ibu mu tidak mungkin memiliki giok seindah itu!" jawab Merina tegas.
"heh! kau sangat terobsesi akan harta ya Merina? sampai sampai giok milik orang yang sudah kau bunuh juga kau tidak tau malu untuk mengakui nya!" Kanaya mulai kesal dengan kata kata Merina.
"yang kalian perlu tau adalah, aku Kanaya Angela Farezky! akan kembali, tapi aku tidak akan kembali dengan belas kasih seperti sekarang, aku akan kembali tanpa melihat kalian adalah keluarga ku! ingat itu!" Kanaya menatap wajah mereka bertiga sekali lagi.
"ouh yah lupa satu lagi, sekian dan terima kasih!" Kanaya pun berjalan keluar meninggalkan mereka bertiga dengan wajah cemas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
Deni Susanti
kurang seru tur, kebanyakan basa basi nya,toko utama nya,,
2024-11-29
0
Evi 060989
up date lg
2020-03-14
1