Keesokan hari nya Kanaya bangun pukul 7 pagi, saat ia hendak sarapan, tiba tiba ada seseorang yang datang. Ternyata itu adalah pelayan toko kue yang kemaren Rendy pesan.
Saat Kanaya membuka pintu tersebut ia terkejut kenapa pelayan itu ada disana. Saat Kanaya hendak menanyai tujuan pelayan tersebut, pelayan itu langsung memberikan kotak kue yang kemarin dipesan oleh Rendy.
Kanaya yang merasa ada yang aneh itu pun bertanya pada sang pelayan. Bahwa seingat nya ia tidak pernah memesan kue dari toko kue tersebut.
"maaf, apa yang-" ucapan Kanaya terputus saat pelayan itu memberikan kotak kue.
"tolong tanda tangan disini nona," ucap pelayan itu.
"tunggu, aku tidak memesan apa pun, bahkan aku tidak merasa bahwa aku memesan kue dari toko kalian," ucap Kanaya menjelaskan.
Kanaya sudah tau dari toko mana pelayan itu berasal karna Kanaya melihat pakaian pelayan itu dan ada nama toko itu juga dikotak kue yang dipegang Kanaya.
"maaf nona, tapi saya hanya menjalankan tugas saja, sekarang anda harus tanda tangan disini," ucap pelayan toko itu sembari menunjuk dimana Kanaya harus tanda tangan.
"tapi saya tidak pernah memesan ini!" tegas Kanaya.
"nona, saya mohon ini masih pagi jangan membuat tambah berat pekerjaan ku, saya harus mendapatkan tanda tangan anda sebagai bukti bahwa anda sudah menerima kue ini, lagi pula ini alamat anda 'kan?" ucap pelayan itu menunjukan alamat Kanaya.
"memang benar ini alamat saya namun-" lagi lagi ucapan Kanaya terpotong.
"kalau begitu anda hanya perlu tanda tangan dan anda sudah membantu mempercepat pekerjaan saya" ucap pelayan itu.
Dalam hati Kanaya, ia juga tidak mau membuat pekerjaan pelayan itu bertambah, namun ia benar benar tidak memesan apa pun. Karna Kanaya merasa kasihan pada pelayan itu akhirnya ia pun menandatangani nya.
"baiklah.." ucap Kanaya pasrah.
Setelah Kanaya tanda tangan, pelayan toko kue itu pun pergi. Kanaya sangat penasaran sebenarnya siapa yang sudah memesan kue itu untuk nya, sampai sampai ia tau alamat Kanaya.
Karna kesal, Kanaya sampai lupa menanyakan siapa yang mengirim kue itu. Kanaya menjadi kesal pada diri nya sendiri yang pelupa. Ia kini harus repot repot pergi ke toko kue nya langsung untuk menyakan siapa yang mengirim kue itu.
Saat Kanaya membuka kotak kue itu ia menjadi teringat masa kecil nya. Sebelum ia diusir oleh ayah nya dan nenek nya itu. Kanaya sebenarnya termasuk anak yang disayang. Ayah nya sebenarnya tidak terlalu memperdulikan mau itu laki laki atau perempuan.
Tapi Lia selalu tidak setuju, menurut nya anak pertama harus laki laki. Jika tidak, setidak nya anak kedua mereka agar bisa melanjutkan perusahaan Wels nanti nya. Namun, karna pendarahaan yang cukup parah saat melahirkan Kanaya, Sarah tidak bisa hamil lagi.
Rahim nya terpaksa diangkat. Jadi, ia sudah tidak bisa hamil lagi. Michel sebenarnya sangat menyayangi Kanaya, bahkan Michel sering mengajak Kanaya pergi berbelanja berdua tanpa sepengetahuan Lia, namun karna tuduhan pada Sarah, yang dianggap Sarah telah selingkuh itu, Kanaya menjadi tidak pernah lagi mendaptkañ kasih sayang dari ayah nya.
Kanaya justru sangat dibenci oleh Michel, bahkan Michel menganggap Kanaya seperti bukan anak nya sendiri. Michel selalu mengacuhkan Kanaya, bahkan Michel tidak menganggap Kanaya ada disisi nya.
Kanaya sangat merindukan masa masa saat ia dengan ayah nya. Namun ia tidak bisa mundur lagi, walau pun ia tidak bisa melawan ayah nya, namun ia harus melakukan karna ia harus membalaskan rasa sakit ibu nya.
"tidak Kanaya! kau harus kuat! mau dia ayah mu atau nenek mu sekali pun kau harus kuat! demi mama...!" ucap Kanaya pada diri nya sendiri.
Kanaya berusaha menenangkan diri nya sendiri, Kanaya pun memutuskan untuk pergi ke toko kue itu untuk menyelidiki siapa yang mengirim kue kue itu kerumah nya dan kenapa dia tau alamat apartemen nya. Kanaya takut jika itu adalah musuh nya.
Setelah selesai mandi Kanaya pergi menuju parkiran untuk pergi ke toko kue itu. Saat Kanaya hendak menuju ke mobil kesayangan nya, ada beberapa pria misterius dengan pakaian serba hitam dan memakai masker dan kacamata hitam. Kanya penasaran kenapa mereka mencurigakan seperti itu.
Saat Kanaya ingin mendekati nya, tiba tiba pria misterius itu pergi kemobil kesayangan Kanaya. Kanaya yang melihat itu pun langsung bersembunyi ia ingin tau apa yang dilakukan oleh kelima pria itu. Saat sampai dimobil kesayangan Kanaya salah satu pria itu mengeluarkan pisau.
"sepertinya aku tau apa yang akan mereka lakukan pada kesayangan ku" bisik Kanaya.
Kanaya yang tau niat jahat mereka pun langsung maju kedepan dan hendak untuk memergoki kelima pria itu.
"hei! apa yang kalian lakukan pada kesyangan ku?" tanya Kanaya dingin.
"cih, sudah ketahuan, bagaimana ini?" ucap salah satu pria itu panik.
"sudah lah habisi saja dia, lagi pula dia hanya wanita. Jika dia mati disini boss akan senang bukan?" ucap salah satu pria itu dengan percaya diri nya.
"bagus juga ide kau, kalau begitu habisi saja dia!" salah satu pria itu sudah mulai menyerang.
Kanaya yang melihat itu pun hanya bisa tersenyum jijik, dengan sikap sombong para bawahan itu. Ia tidak menyangka bahwa pagi pagi begini Kanaya harus menghadapi pria pria yang menjengkelkan itu.
Saat mereka mulai menyerang, Kanaya hanya diam saja. Dan saat tangan salah satu pria itu mulai dekat Kanaya langsung menangkap nya dan melempar tubuh pria itu ke lantai dengan sangat keras.
Dan dengan sekejab pria itu tidak berkutik. Yang lain pun sama hanya perlu waktu kurang dari 10 menit Kanaya sudah menyelesaikan musuh musuh nya. Lalu ia pun menelfon salah satu anak buah nya untuk mengurus mereka.
Lalu Kanaya memeriksa apakah mobil kesyangan nya sudah mereka celakai atau belum. Saat Kanaya sudah selesai memeriksa ia tidak menemukan keanehan. Berarti mereka belum sempat memcelakai mobil kesayangan nya.
"urus mereka! bawa mereka kemarkas dan selidiki siapa yang ingin mencelakai ku" ucap Kanaya saat salah satu bawahan nya sudah sampai diparkiran bawah tanah.
"baik boss," ucap pria itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments