Keesokan hari nya di apartemen Kanaya, Kanaya bangun pukul 8.30 sebenarnya Kanaya sudah bangun sejak pukul 5 subuh. Hanya saja ia masih agak lelah jadi Kanaya memutuskan untuk istirahat.
Saat Kanaya sedang sarapan ia tiba tiba menerima telfon dari salah satu bawahan nya yang sengaja ia suruh untuk mengetahui setiap gerak gerik Karin maupun keluarga Wels.
"katakan" ucap Kanaya
"lapor boss, Karin sedang merencanakan sesuatu yang berhubungan dengan direktur perusahaan Qiztya" ucap pria itu.
"apa yang mereka rencanakan" nada Kanaya langsung berubah saat mendengar itu.
"mereka akan..." pria itu pun melaporkan semua rencana yang sudah disiapkan oleh Karin besok malam.
"okh, awasi mereka terus dan jika ada perkembangan apa pun segera beritahu aku!" ucap Kanaya
"baik boss" pria itu pun mngakhiri laporan nya.
"kau mau mencoba macam macam pada ku Karin? tidak akan bisa!" ucap Kanaya dingin.
Lalu Kanaya pun mengambil ponsel nya kembali dan menelfon seseorang. Tak berapa lama telfon itu pun diangkat dan Kanaya langsung berbicara pada lawan bicara nya itu.
"besok malam kau harus waspada" ucap Kanaya
"kenapa Aya?" ucap pria itu,
Seperti nya mereka adalah teman akrab, sampai sampai pria itu pun memanggil Kanaya dengan sebutan Aya, panggilan Kanaya saat masih kecil.
"inti nya besok malam akan ada kejutan, dan kau harus mengikuti apa yang aku perintahkan," ucap Kanaya.
"baiklah, baiklah... aku tidak bisa melawan Aya kecil ku ini.." ucap pria itu dengan menahan tawa nya.
"kau mengejek ku?" Kanaya agak tersinggung
"tidak tidak Aya..." ucap pria itu mencoba untuk membujuk Kanaya.
"baiklah, kau harus tetap ikuti rencana"
"baik baikk boss besarrr" pria itu mencoba untuk mengejek Kanaya lagi.
Kanaya yang kesal dengan ejekan itu pun langsung memutuskan sambungan itu dan ia pun memutuskan untuk jalan jalan sebentar. Yah, siapa tau saat ia dijalan ada kejutan yang menanti.
Ternyata Kanaya benar, namun bukan ia yang mendapatkan kejutan, tapi Rendy yang dipaksa oleh ibu nya untuk membeli beberapa barang dimall, saat dengan menaiki eskalator, mata nya tidak sengaja melihat sudut toko yang didepan nya ada seorang wanita yang sedang melihat lihat baju.
Ia sangat bersyukur, ibu nya menyuruhnya dan bukan menyuruh Juno, padahal bari beberapa detik yang lalu ia mengomel ngomel sendiri dalam hati nya, kenapa ia yang disuruh bukan Juno? padahal Rendy sudah berniat bahwa setelah ia dari mall itu, ia akan pulang keapartemen nya dan ia tidak akan pulang kerumah utama lagi.
Tapi justru sekarang ia sedang memuji ibu nya yang ia bilang bagaikan dewi cinta yang tau jika ia sedang ingin bertemu dengan Kanaya dan sangat ingin berkenal an.
Tanpa berpkir panjang, Rendy pun langsung menghampiri kemana Kanaya pergi, saat ia ingin masuk tiba tiba saja Kanaya sudah selesai memilih pakaian dan hendak keluar toko tersebut.
Rendy yang melihat itu pun langsung panik bukan main, ia lalu bersembunyi dibelakang manekin yang ada didepan toko pakaina itu. Ia tidak ingin Kanaya tau kalau ia mengikuti nya agar saat Kanaya melihat bahwa Rendy membawakan sesuatu yang ia suka, maka ia akan berfikir bahwa Rendy itu laki laki yang keren sehingga bisa tau apa yang disukai Kanaya dan yang tidak disukai Kanaya.
Saat Rendy sedang asyik dengan lamunan nya, ia tidak menyadari bahwa Kanaya sudah berpindah lantai. Sekarang Kanaya ingin menuju lantai 3 mall itu, Rendy yang mngetahui bahwa Kanaya sudah pergi itu pun segera bergegas untuk menyusul Kanaya.
Saat Rendy tiba dilantai 3 Rendy terkejut dengan apa yang dilihat nya. Lihatlah sekarang orang yang ia suka sedang membeli kue kukis yang menjadi makanan favorit Rendy, Rendy juga paling suka dengan kue kukis yang ada ditoko itu.
Menurut nya, rada kue pada toko itu lain dari yang ada ditoko mana pun. Kue ditoko itu, sangat lenbut dan memiliki tekstur kue yang bepori namun tetap lembut dan enak saat dimakan.
Rendy yang mengetahui itu pun langsung menghampiri kasir disana. Ia menanyakan rasa apa yang tadi Kanaya beli. Penjaga kasir itu pun memberitahukan kepada Rendy rasa apa yang Kanaya pesan.
Ternyata Kanaya memesan rasa dark chocholate dan rasa greentea. Itu juga rasa favorit Rendy jika ia ingin beli kue. Rendy yang mendengar itu pun langsung memesan rasa itu setiap haru nya untuk diantarkan kerumah Kanaya.
"kalau begitu, saya pesan 1 kotak setiap hari nya dengan rasa dark chocholate dan greentea dan tolong antarkan kealamat ini" Rendy menyerahkan alamat apartemen Kanaya, ia sudah mengetahui dimana sang pujaan hati tinggal.
Pelayan itu pun hanya bisa mengangguk dan mengiyakan permintaan aneh Rendy, permintaan Rendy memang aneh, mungkin bagi sebagian pria melakukan itu untuk wanita yang dipuja bukan hal yang aneh, namun bagi Rendy yang bahkan seumur hidup nya baru pertama kali tertarik pada wanita itu adalah hal yang aneh.
Lalu Rendy pun meninggalkan restoran itu saat ia sudah bisa memastikan bahwa pesanan nya sudah bisa dikirim besok dan menejer restoran itu juga sudah menyetujui nya.
Karna Rendy kehilangan jejak Kanaya, Rendy pun memutuskan untuk kembali kerumah utama keluarga Rich, karna ibu nya pasti sudah menunggu nya, karna ia sudah pergi hampir 2 jam.
Benar saja, saat sampai dirumah Rendy dimarahi habis habisan oleh ibu nya karna pulang terlambat. Tapi Rendy tidak menghiraukan nya. Karna ia sekarang sedang membayangkan bagaimana reaksi Kanaya saat menerima kue kue itu setiap hari nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
Evi 060989
up date lg
2020-03-16
0