Saat ini Kanaya sedang termenung sendirian ditaman kota. Ia sudah tidak bisa berkata apa pun sekarang. Kini yang ada dipikiran nya sekarang adalah bagaimana ia membalaskan dendam pada kedua wanita ular itu.
Kanaya pun memutuskan untuk tetap pada rencana awal nya ia tidak boleh merusak semua rencana yang sudah ia bangun dengan susah payah.
Ia juga harus tetap teguh pada pendirian nya sekarang semua orang yang mendukung nya sedang memainkan peran mereka masing masing. Kanaya tidak boleh merusak semua nya.
"ayo Kanaya! kau tidak boleh mengecewakan semua orang! kau hanya perlu meneruskan apa yang sudah direncakan selama ini! ayo Kanaya! kau pasti bisa!" Kanaya menyemati diri nya sendiri
Saat Kanaya sudah bisa menjernihkan pikiran nya kembali ia bangun dari duduk nya dan hendak untuk pergi karna Rio pasti sudah menunggu nya dimarkas Black Home sekarang.
Tiba tiba saat Kanaya bangun dari duduk nya ia tidak sengaja menabrak seseorang yang persis di belakang nya.
Kanaya yang menabrak orang tersebut pun kaget dan hendak memarahi nya karna tiba tiba da dibelakang nya.
"aduh...!" Kanaya mengelus dahi nya tadi terbentur walau tidak keras.
"ihhsss siapa sihh..?!" kanaya benar benar tidak habis pikir.
"kau yang jalan tak pakai mata! kenapa menyalahkan ku?" ucap pria itu.
"kau yang tiba tiba dibelakang ku? kau sedang mengikuti ku?!" tanya Kanaya.
"mengikuti mu?! aku tidak segila itu!" pria itu menjadi agak kesal
"terserah! aku tidak peduli!"
Saat Kanaya ingin berlalu tiba tiba tangan nya ditahan oleh tangan pria itu.
"kau mau kemana?" tanya pria itu.
"lepaskan!" ucap Kanya dingin
Pria itu tidak menyangka akan mendaptkan respon seperti itu dari Kanaya. Sebelum nya saat seorang wanita bertemu dengan nya, wanita itu pasti akan mencoba untuk mendekati nya. Ini adalah pertama kali nya ia mendapati wanita yang menolak untuk ia pegang.
"kau belum minta maaf" ucap pria itu
"untuk apa aku meminta maaf?! kau yang tiba tiba ada dibelakang ku, jadi jangan salahkan aku!"
Kanaya pun berlalu pergi meninggalkan pria misterius itu, bahkan ia saja tidak tau nama nya?! kenapa juga ia harus mengurusi hal hal yang tidak penting?!
Sekarang yang ada dipikiran Kanaya adalah rencana nya ia harus membalaskan semua rasa sakit nya! termasuk rasa sakit yang baru ia rasakan tadi.
Disisi lain.
"Juno selidiki wanita tadi" ucap pria misterius itu pada seseorang.
"tumben sekali kau kak? biasa nya siapa pun wanita bahkan putri walikota sekali pun kau tidak mau menggubris nya, lalu kenapa wanita yang begitu dingin dan acuh seperti dia kau malah tertarik?" ucap Juno pada pria yang ternyata adalah kakak nya.
"kau bisa pindah ke Inggris kalau kau sudah bosan disini" ucap pria itu dengan tatapan ancaman.
"baiklah.. baiklah... aku akan menyelidiki nya untuk mu, siapa tau dia akan menjadi kakak ipar ku" Juno mengatakan itu untuk menggoda kakak nya yang seperti nya mulai tertarik pada Kanaya.
"kau bisa tetap disini sampai aku mengurus perpindahan mu" ancam pria itu
"hey!! kak... mommy tidak akan setuju!" Juno mulai kehabisan kata kata nya.
"mommy tidak akan menolak jika daddy sudah berkata iya"
"kau mengancamku dengan bantuan daddy? kau sangat kejam kau tau?!" Juno mulai kewalahan dengan ancaman kakak nya itu.
"memang nya kenapa?! kau juga sering mengancam ku!"
"kak... kak Rendy adalah kakak yang paling tampan... tidak ada yang lebih tampan dari kakak.. percaya lah pada ku.." Juno mulai memberikan kata kata manis pada kakak nya.
"cepat lah selidiki! aku mau hasil penyelidikan nya akhir pekan ini!" ucap Rendy
"tapi itu berarti waktu ku tinggal 3 hari lagi?!"
"iya! jadi cepat lah selidiki! kalau tidak kau akan ke Inggri! temui nenek kesayangan mu itu!" ancam Rendy.
"baiklah baiklah!! aku pergi..." Juno pun mengalahkan dan pergi untuk menyelidiki Kanaya.
'dasar kenapa aku harus repot repot begini?!' Rendy bahkan sekarang tidak percaya akan diri nya sendiri, kemana Rendy yang selalu cuek dan acuh terhadap wanita?.
Wajah Kanaya selalu terbayang dalam pikiran Rendy, yang kini sedang terobsesi dengan wajah Kanaya yanh imut namun ternyata dingin didalam dan ia sudah memutuskan untuk mendekati wanita yang tadi menabrak nya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments