13. Ancaman

"tidak kusangka kau akan mengunjungi guild ini! Komandan Elvis."

Seorang pria seumuran dengan Jack menggunakan pakaian militer tampak menatap Jack dengan intens. Mereka saling tatap menatap cukup lama hingga "ekhem.." batuk guild master menghentikan kegiatan mereka.

"kalian sudah sampai! Duduklah! " guild master mempersilahkan anggota Twin Tea Party untuk duduk berhadapan dengan komandan Elvis. Jack duduk dengan Leo sementara Brock, Sylf, dan Elena berdiri di belakang Jack.

Suasana sangat canggung. Brock, Sylf, dan Elena yang mengenal orang di depannya, tampak hanya memperhatikan. Hingga beberapa menit suasana tidak berubah. Jadi Leo merinisiatif untuk memulai pembicaraan.

"paman ini siapa?" Leo bertanya dengan menggunakan wajah polos. Hal tersebut membuat semua orang yang berada di dalam ruangan mengarahkan pandangannya kepada Leo.

Salah satu prajurit di belakang komandan Elvis, bibirnya berkedut kesal dengan cara Leo berbicara kepada seorang komandan militer. "beraninya kau berbicara seperti itu! Beliau adalah komandan militer terkuat dari pasukan berpedang. Tuan Elvis yang terhormat. Sementara kau hanya anak kecil rendahan dari desa. Sebaiknya kau meminta maaf agar keluargamu tidak di eksekusi."

Mendengar jawaban dari prajurit di belakang komandan Elvis yang sangat arogan, Leo memasang wajah polos dan mengerjai mereka." Aaaa... Saya Leonardo. Penyihir A rank dari Twin Tea Party. Salam kenal! "

" ha?.. " Semua orang langsung kaget dengan pernyataan Leo sebagai penyihir rank A. Kecuali anggota Twin Tea Party yang masih bersikap sama.

Prajurit yang tadi bersikap arogan tentu tidak percaya dengan ucapan Leo. " kau! Rank A? Hahha... Jangan bercanda! bocah ingusan sepertimu tidak mungkin menjadi petualang penyihir dengan rank A."

Hanya dia yang berbicara dan tertawa meremehkan Leo. Sementara yang lain bahkan merasa sedikit gemetar mengingat kejadian kemarin. Dimana Leo mengeluarkan aura dari kekuatannya yang menyebabkan keributan di seluruh kota.

Menyadari hanya dirinya yang tertawa, ia lalu menoleh ke guild master untuk memastikan apa yang disampaikan oleh Leo benar. "benar kan?"

Guild master yang diberi pertanyaan oleh prajurit, menoleh ke Leo yang sedang menatapnya dengan senyum polos. Sehingga guild master menghela nafas sejenak untuk memulai pembicaraan.

"huft... Komandan Elvis kemari untuk mengajak Leo masuk kedalam pasukan militer. Bukan hanya Leo, lebih tepatnya semua anggota Twin Tea Party. Dan seperti biasa. Semua tergantung dari keputusan Twin Tea Party sendiri. Kami dari pihak guild hanya bertugas menghubungkan saja. "

Leo tidak mengerti mengapa ia mendapat perhatian dari pihak militer. Hingga dirinya dan anggota Party yang lain juga mengalami hal yang sama. Namun karena dirinya juga tidak suka ikut campur dalam urusan merepotkan, ia juga menahan diri menunggu keputusan Jack sebagai ketua Party. Karena dirinya di titipkan kepada Jack.

Jack pun buka suara dengan tegas "kami adalah petualang! Yang kami inginkan adalah kebebasan! Bukan aturan ketat yang diberlakukan di militer. Jelas kami tidak mau masuk pasukan militer."

Komandan Elvis yang dari tadi hanya diam, mengeluarkan beberapa kertas berisi semua informasi yang bersifat rahasia dari para anggota Twin Tea Party termasuk informasi tentang Leo Yang bahkan guild sekalipun tidak akan pernah mengetahuinya." dulu memang aku menginginkan partymu untuk masuk ke militer. Namun sekarang aku hanya tertarik pada penyihir kecilmu." komandan Elvis memandang Leo yang masih memperlihatkan sisi polosnya. "bagaimana? Aku akan membayar sebanyak yang kau mau!"

"namun kalau kau tidak mau, aku akan membunuh semua anggota keluarga termasuk kakakmu yang berada di akademi."

"kau!" Jack mencoba menghentikan komandan Elvis yang mengancam Leo menggunakan keluarganya. Namun di sela oleh komandan Elvis "aku tau jika aura yang menggemparkan kemarin berasal dari anak kecil ini! Jadi aku hanya ingin mengamankan anak yang mungkin akan menjadi ancaman dengan potensinya yang sekarang." senyum licik menghiasi wajah komandan Elvis.

"jika.." Leo menghentikan ucapan Jack dan tersenyum polos kearahnya. Jack pun hanya menghela nafas karena ia berhadapan dengan orang yang paling ia benci.

Leo lalu berdiri. Seketika aura kekuatannya ia keluarkan hingga membuat semua orang yang berada di sana merasa tertekan dan tidak dapat bergerak di saat bersamaan. Leo pun mengubah ekspresinya dari seperti anak polos menjadi dingin penuh ancaman.

Leo mendekat kepada komandan Elvis yang tidak sanggup bergerak lalu menarik kerah seragamnya hingga wajahnya sangat dekat dengan wajah Leo. Mata Leo saling bertatapan dengan mata komandan Elvis yang tampak ketakutan lalu senyum sinis menghiasi wajah Leo.

"sejujurnya, aku tidak peduli terhadap keluargaku! Namun jika kau berani menyentuh sehelai rambut mereka, akan aku pastikan tidak akan ada yang namanya kerajaan Nusantara." Leo semakin menguatkan tekanan auranya hingga komandan Elvis kesulitan untuk bernafas. Lalu Leo melepaskan kerah komandan Elvis dari cengkramannya dan kembali ke tempat duduknya sambil menghilangkan tekanan yang ia keluarkan.

Seketika semua orang bisa bergerak dengan bebas dan menghela nafas lalu menatap Leo yang kembali memasang wajah polosnya sambil memakan makanan ringan yang ia beli saat menuju ke gedung guild demi meringankan rasa kantuknya.

Jack lalu menoleh ke arah komandan Elvis dengan wajah tersenyum "apa kau masih ingin mengancamnya? Dia bahkan tidak peduli dengan keluarganya." sebenarnya Jack hanya ingin menutupi rasa takutnya karena merasakan hawa membunuh Leo tadi.

Komandan Elvis kembali menatap Leo yang asik dengan makanannya seakan tidak terjadi apapun. Tanpa berkata apa-apa, komandan Elvis pergi meninggalkan ruangan guild master di ikuti oleh kedua prajurit.

"hati-hati di jalan!" Leo mengantar kepergian komandan Elvis dengan lambaian tangan yang masih memegang makanan dan wajah tak bersalah.

Anggota Twin Tea Party dan guild master masih berada di ruangan kembali menatap Leo. Mereka tidak menyangka kalau anak kecil berumur 10 tahun ini bisa sangat kejam. Bahkan ia tidak peduli dengan keluarga saat di ancam oleh komandan Elvis.

"kau ini sebenarnya berumur berapa?" Jack penasaran bagaimana Leo bisa menjadi seperti tadi. Dari anak kecil polos dan lemah menjadi iblis kejam yang tidak peduli terhadap keluarganya.

"10 tahun." jawab Leo yang kembali ke mode polosnya.

"lalu kenapa kau menjadi tidak peduli kepada keluargamu? Apa kau sudah tidak sayang kepada orang tuamu?" dengan wajah serius Jack menatap Leo intens sambil menggoyangkan tubuh Leo berhadapan.

Leo melepaskan tubuhnya dari Jack lalu mengatakan ucapan dari ayanhya. " "jangan pernah menunjukkan kelemahan di depan musuhmu. Namun tunjukkan ketakutan terbesar dari musuhmu. Maka kau akan memenangkan pertempuran bahkan sebelum memulainya." begitu kata ayah! " dengan bangga Leo mengucapkan kalimat itu dihadapan semuanya.

" sebenarnya itu dari novel yang aku baca saat masih hidup di bumi!" batin Leo.

Terpopuler

Comments

Fahmi Kriz

Fahmi Kriz

ok

2021-08-07

0

Takarir

Takarir

Mantep Lu Thor

2021-07-13

2

G L U T O N Y {KERAKUSAN}

G L U T O N Y {KERAKUSAN}

05.21

2021-07-07

0

lihat semua
Episodes
1 01. Pesan Kematian!
2 02. Di kirim ke Dunia Lain
3 03. Sihir
4 04. Kegiatan sehari-hari
5 05. Muka gosong ayah
6 06. Berangkat!
7 07. Naga
8 08. Kembali ke Guild.
9 09. Pedang Gila
10 10. Tekanan
11 11. Menjual Hasil Buruan.
12 12. Membuang Sampah.
13 13. Ancaman
14 14. Kedatangan Diego Meiter
15 15. Kakek Diego
16 16. Latihan
17 17. Full Assasin
18 18. Ikan Besar
19 19. Di Kepung.
20 20. Negosiasi
21 21. Menuju Asosiasi Penyihir.
22 22. Dibuat Kesal.
23 23. Tes Masuk
24 24. Tes Kekuatan Serangan.
25 25. Akhir dari Tes.
26 26. Tamu Elit.
27 27. Pertandingan.
28 28. Penggangu
29 29. Quest S rank.
30 30. Perjalanan ke Gunung Phoenix.
31 31. Serangan Serigala.
32 32. Menuju kota Argus
33 33. Duke Gustaf.
34 34. Duel Sparing.
35 35. Menuju Toko Pandai Besi.
36 36. Menempa Pedang.
37 37. Uji Pedang.
38 38. Pertemuan Yang Tak Terduga
39 39. Jubah Identitas.
40 40. Awal Melawan sang Phoenix.
41 41. Akhir Perlawanan Phoenix.
42 42. Menjelajah Gua Aneh.
43 43. Pahlawan? Azazel?
44 44. Satu bulan Kemudian.
45 45. Keindahan Alam!
46 46. Pulang!
47 47. Hamil?
48 48. Modifikasi Informasi.
49 49. Perencanaan.
50 50. Sampai di Akademi Awal.
51 51. Tomen Jheri.
52 52. Penampilan sihir.
53 53. Penampilan Orang Aneh.
54 54. Penampilan Tomen dan Anatasya.
55 55. Sihir Tingkat Legenda.
56 56. Anggota Istimewa.
57 57. Perbincangan Dengan Raja.
58 58. Menikah?
59 59. Kembali Ke Kediaman Meiter.
60 60. Jaaccckkkk...
61 61. Menuju kota Kenji.
62 62. Penyerangan Black Guild.
63 63. Phanter VS Leo.
64 64. Akhir penyerangan.
65 65. Rombongan Bantuan!
66 66. Persiapan Membangun.
67 67. Bangunan dan Interior.
68 68. Parit.
69 69. Menstruasi.
70 70. Yang Terjadi Semalam.
71 71. Satu Minggu Kemudian.
72 72. Hilang.
73 73. Keberangkatan Brock.
74 74. Tugas Baru.
75 75. Rencana Industri.
76 76. Selesai Pembangunan.
77 77. Ulang Tahun Leo.
78 78. Ingin Menjadi Seperti Ibu.
79 79. Keanehan Para Penjaga.
80 80. TOK TOK TOK. FBI!
81 81. Hal tak terduga.
82 82. Assasin Tak Dikenal.
83 83. Lokasi Pelatihan.
84 84. Penyiksaan.
85 85. Pengakuan.
86 86. Konspirasi Gordon.
87 87. Unit Khusus.
88 88. Tugas Asosiasi.
89 89. Kembali Hitam.
90 90. Identitas lain Leo.
91 91. Leo VS Bandit.
92 92. Akhir Hidup pempin Bandit.
93 93. Anggur Terenak.
Episodes

Updated 93 Episodes

1
01. Pesan Kematian!
2
02. Di kirim ke Dunia Lain
3
03. Sihir
4
04. Kegiatan sehari-hari
5
05. Muka gosong ayah
6
06. Berangkat!
7
07. Naga
8
08. Kembali ke Guild.
9
09. Pedang Gila
10
10. Tekanan
11
11. Menjual Hasil Buruan.
12
12. Membuang Sampah.
13
13. Ancaman
14
14. Kedatangan Diego Meiter
15
15. Kakek Diego
16
16. Latihan
17
17. Full Assasin
18
18. Ikan Besar
19
19. Di Kepung.
20
20. Negosiasi
21
21. Menuju Asosiasi Penyihir.
22
22. Dibuat Kesal.
23
23. Tes Masuk
24
24. Tes Kekuatan Serangan.
25
25. Akhir dari Tes.
26
26. Tamu Elit.
27
27. Pertandingan.
28
28. Penggangu
29
29. Quest S rank.
30
30. Perjalanan ke Gunung Phoenix.
31
31. Serangan Serigala.
32
32. Menuju kota Argus
33
33. Duke Gustaf.
34
34. Duel Sparing.
35
35. Menuju Toko Pandai Besi.
36
36. Menempa Pedang.
37
37. Uji Pedang.
38
38. Pertemuan Yang Tak Terduga
39
39. Jubah Identitas.
40
40. Awal Melawan sang Phoenix.
41
41. Akhir Perlawanan Phoenix.
42
42. Menjelajah Gua Aneh.
43
43. Pahlawan? Azazel?
44
44. Satu bulan Kemudian.
45
45. Keindahan Alam!
46
46. Pulang!
47
47. Hamil?
48
48. Modifikasi Informasi.
49
49. Perencanaan.
50
50. Sampai di Akademi Awal.
51
51. Tomen Jheri.
52
52. Penampilan sihir.
53
53. Penampilan Orang Aneh.
54
54. Penampilan Tomen dan Anatasya.
55
55. Sihir Tingkat Legenda.
56
56. Anggota Istimewa.
57
57. Perbincangan Dengan Raja.
58
58. Menikah?
59
59. Kembali Ke Kediaman Meiter.
60
60. Jaaccckkkk...
61
61. Menuju kota Kenji.
62
62. Penyerangan Black Guild.
63
63. Phanter VS Leo.
64
64. Akhir penyerangan.
65
65. Rombongan Bantuan!
66
66. Persiapan Membangun.
67
67. Bangunan dan Interior.
68
68. Parit.
69
69. Menstruasi.
70
70. Yang Terjadi Semalam.
71
71. Satu Minggu Kemudian.
72
72. Hilang.
73
73. Keberangkatan Brock.
74
74. Tugas Baru.
75
75. Rencana Industri.
76
76. Selesai Pembangunan.
77
77. Ulang Tahun Leo.
78
78. Ingin Menjadi Seperti Ibu.
79
79. Keanehan Para Penjaga.
80
80. TOK TOK TOK. FBI!
81
81. Hal tak terduga.
82
82. Assasin Tak Dikenal.
83
83. Lokasi Pelatihan.
84
84. Penyiksaan.
85
85. Pengakuan.
86
86. Konspirasi Gordon.
87
87. Unit Khusus.
88
88. Tugas Asosiasi.
89
89. Kembali Hitam.
90
90. Identitas lain Leo.
91
91. Leo VS Bandit.
92
92. Akhir Hidup pempin Bandit.
93
93. Anggur Terenak.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!