Leonardo Donovan sekarang telah berusia 5 tahun. Dirinya adalah Leo yang telah direinkarnasikan dari dunia langit pertama. Sekarang ia sudah terbiasa tinggal di dunia barunya.
Sebagai seorang anak ke2, dirinya pasti suatu hari akan meninggalkan rumah dan mencari pekerjaan. Oleh karena itu dia dilatih setiap hari oleh ayahnya untuk siap menjadi petualang.
Seperti hari ini ia berlatih pedang bersama kakak dan ayahnya dihalaman rumah. Ayunan pedang ia lakukan dengan serius tanpa ada kesalahan sesuai dengan instruksi ayah.
Kakaknya Alex juga melakukan hal yang sama dengan dirinya. Itu mereka lakukan hingga sore hari.
"cukup untuk hari ini. Besok kalian harus berlatih sendiri karena ayah ada urusan di rumah keluarga ibu kalian." Ucap ayah.
"Apa ibu juga ikut?" tanya Alex.
"iya! Jadi kamu jaga adikmu ya!" jawab ayah.
"ok"
Sementara itu Leo panggilan Leonardo merencanakan sesuatu saat orang tuanya pergi besok. Ia akan mulai berlatih sihir.
"sayang! Sudah sore. Cepat masuk lalu mandi." Ucap ibu.
Mereka bertiga lalu masuk ke rumah dan dimulailah malam. Seperti biasa, waktu malam Leo akan dihabiskan dengan belajar bersama kakaknya karena ia juga memiliki darah bangsawan. Wajib hukumnya untuk seorang bangsawan mengerti pengetahuan umum.
Sementara itu orang tuanya sepertinya akan membuat bayi lagi seperti biasa. Mereka termasuk pasangan yang bahagia. Meski pernah memiliki latar belakang keluarga yang berbeda, namun setelah memiliki dua anak mereka menjadi semakin mencintai.
Leo yang belajar dengan kakaknya hanya bisa berpura pura tidak mendengar suara kotor yang terus menggema dari dalam kamar.
"Leo! Fokus kamu tidak mendengar apapun!" Ucap Alex menenangkan adiknya.
"hahahaha
Mereka tertawa bersama menanggapi kelakuan orang tuanya yang bisa dibilang cukup aktif.
"Apa kakak akan masuk akademi tahun depan?" tanya Leo.
"Iya. Tahun depan aku akan mulai pembelajaran selama 5 tahun. Lalu masuk ke akademi bangsawan untuk menuntaskan pendidikan." jawab Alex.
"apa boleh tidak mengikuti akademi? Aku ingin menjadi petualang." tanya Leo.
"sebenarnya boleh saja. Jika hanya untuk akademi awal. Di akademi awal hanya untuk memberikan persiapan saat masuk ke akademi akhir." jawab Alex.
Akademi bangsawan dibagi menjadi 2. Akademi awal dan akademi akhir. Akademi awal adalah akademi untuk mempersiapkan para siswanya dalam menghadapi dunia bangsawan yang akan mereka lalui selama menjadi siswa akademi akhir.
Akademi akhir adalah akademi yang berisi para bangsawan mulai dari yang bergelar Baronet sampai Duke dan Para Pangeran. Di sini mereka akan mencari koneksi dengan bangsawan lain. Tak sedikit juga mereka yang mencari pasangan selama disini.
Namun Leo tidak tertarik dengan urusan bangsawan. Baginya, semua manusia memiliki derajat yang sama. Yang membedakan hanya sifat dan sikap mereka terhadap sekitar.
Lilin yang digunakan untuk menerangi belajar mereka hampir habis menandakan bahwa waktu belajar telah berakhir. Mereka lalu bersiap untuk tidur. Namun kegiatan orang tua mereka masih berlanjut hingga tengah malam dan menyebabkan Leo tidak bisa tidur.
"Kuat amat ayah!" gumam Leo.
#
Keesokan harinya orang tua Leo berangkat menuju kediaman ibunya. Dengan kereta kuda sederhana dan membawa berbagai macam oleh-oleh dari wilayah kekuasaan ayahnya untuk keluarga ibunya.
"kami akan pergi selama satu minggu. Jadi jika ada apa-apa kalian tinggal minta tolong ke bibi Ijah." Ucap ibu.
"Jangan lupa makan, belajar, dan...
" berlatih pedang. Setelah kembali ayah akan melihat perkembangan kalian." timpal ayah.
" Oke! " Ucap Leo dan Alex bersamaan.
" Kalau begitu kami berangkat! "
" hati-hati di jalan! " Ucap Leo dan Alex bersama sambil melambaikan tangan.
Mereka pergi hingga tidak terlihat oleh pandangan keduanya. Lalu kedua kakak beradik melakukan kegiatan mereka masing-masing.
Leo sendiri menuju tempat favoritnya di loteng. Tempat biasa ia berlatih menggunakan sihir.
Menurut pengetahuan yang ia terima dari Dewa Semar, sihir dibagi menjadi 5.
Sihir tingkat dasar.
Sihir tingkat menengah .
Sihir tingkat tinggi.
Sihir tingkat legenda.
Sihir tingkat dunia.
Dengan pengetahuannya, Leo mampu menggunakan sihir tingkat legenda. Meski memiliki pengetahuan dalam sihir tingkat dunia, ia tidak berani menggunakannya. Karena itu akan menyebabkan kekacauan di dunianya sekarang.
Normalnya di dunia ini para penyihir hanya mampu menggunakan sihir tingkat menengah. Jika mampu menggunakan sihir tingkat tinggi, mereka biasanya menjadi penyihir kerajaan.
Sihir tingkat legenda hanya bisa digunakan oleh seorang Sage. Namun jumlah mereka sangat sedikit. Bahkan tidak pernah terlihat di kerjaan tempat ia tinggal.
Sekarang seperti biasa Leo berlatih menggunakan sihir tingkat dasar. Meski tingkat dasar, ia bisa memberikan mana lebih besar dan menjadi sihir tingkat menengah.
Kapasitas mana Leo sendiri tidak terbatas. Berbeda dengan orang lain yang seumurannya yang bahkan tidak bisa menggunakan sihir sama sekali.
Normalnya seorang penyihir bisa menggunakan sihir saat umur 8 tahun. Mungkin ada kasus khusus dimana mereka mampu menggunakan sihir pada umur yang lebih muda.
Jenis sihir yang mampu digunakan oleh Leo adalah semuanya. Mulai dari sihir elemen sampai non-elemen. Sihir non-elemen juga cukup jarang di miliki penyihir.
Bahkan ada yang mampu menggunakan sihir non-elemen namun tidak bisa menggunakan sihir elemen. Contohnya kakak Leo. Alex hanya bisa menggunakan sihir penguatan jadi Alex menjadi pendekar pedang bukan penyihir.
Dengan membayangkan api muncul di telapak tangan Leo mengalirkan mana menuju tangan. Kobaran api muncul setinggi 1 meter. Lalu air, tanah, dan angin.
Dengan konsentrasi penuh ia menggerakkan sihirnya hingga bergerak mengikuti gerakan tangan Leo. Lalu dilanjut dengan posisi duduk dan memejamkan mata namun tetap mempertahankan sihir elemennya tetap bergerak mengelilingi dirinya.
Itu ia lakukan untuk melatih konsentrasinya dalam mengendalikan sihir tanpa melihat. Ia lakukan hingga waktu sore hari dan Alex sudah mulai mencari dirinya.
Leo pun mengakhiri latihanya dan menuju ke tempat Alex. Mereka pun berlatih pedang hingga malam tiba. Dan malam diisi dengan kegiatan belajar seperti biasa. Makan malam dan belajar.
Saat tidur tanpa mendengar suara kotor kegiatan orang tuanya membuatnya bisa tertidur lebih awal.
Keesokan paginya Leo bangun pagi dengan ajakan dari kakaknya menuju sebuah hutan terdekat. Mereka akan berburu hewan liar. Dengan pedang besi dan panah, mereka mulai mencari hewan buruan.
"kakak! Emang disini ada hewan?" tanya Leo.
"biasanya ayah berburu disini. Jadi pasti ada hewan liar disini." jawab Alex.
"memang kakak pernah berburu sama ayah?" tanya Leo.
"pernah! Tapi cuma sekali." jawab Alex.
Mereka mencari ke berbagai arah namun tidak menemukan buruan sama sekali. Hingga terlintas dik kepala Leo sebuah ide.
Leo lalu diam-diam menyebarkan mana untuk merasakan keadaan daerah sekitarnya. Dapat ia rasakan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di sekitar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
™DEWA•[PHOENIX]
Ga ada pengawal om?
2021-09-11
0
Memet
'adikmu' nya Thor bukan 'adikku'
2021-07-13
1
two angel
3
2021-07-08
0