Melihat temannya diperlakukan seperti itu, 5 pria yang dari tadi hanya tertawa, sekarang marah dan mendekat ke Elena dan Sylf. Mereka berjalan dengan sedikit sempoyongan karena dalam pengaruh alkohol. "woi! Dasar wanita jalang! Beraninya kalian melukai teman kami seperti itu!" Ucap salah satu teman pria yang telah di tendang oleh Elena dan Sylf.
Melihat hal tersebut, membuat Jack dan Brock tidak tinggal diam! Mereka lalu menghadang kelima pria yang hendak membalas Elena dan Sylf.
Leo yang tadi matanya ditutup oleh Jack, tetap mengerti dengan apa yang terjadi. Sekarang hanya ia yang memperhatikan Jack dan Brock dalam menghadapi kelompok pria pemabuk tersebut.
Pria dari kelompok pemabuk yang berjalan paling depan mendapati dirinya di hadang oleh Jack semakin membuatnya naik pitam. Ia lalu langsung menyerang Jack dengan senjata pedangnya. "minggir!"
Jack tersenyum saat dirinya diserang oleh pria di depannya menggunakan pedang. Namun dengan mudah Jack menahan serangan tersebut dan membalasnya dengan sebuah pukulan tepat di perut. Membuatnya memuntahkan kembali semua yang telah ia makan dan minum.
Menyadari akan terjadi pertarungan, para pengunjung yang lain memutuskan untuk tidak ikut campur dalam masalah mereka. Mereka pun pergi meninggalkan sekelompok pemabuk dengan lawan mereka yang merupakan Twin Tea Party.
Empat orang lagi dari kelompok mereka juga ikut menyerang. Namun masih dengan mudah berbagai serangan Jack layangkan kepada mereka hingga membuat mereka babak belur. Beberapa tulang patah dan memar di sekujur tubuhnya. Keadaan mereka sangat parah setelah dihajar Jack.
Sekarang adalah giliran Brock. Dengan badan besar dan kekuatan seorang tank, Brock dengan mudah mengangkat mereka berenam dan membawa mereka keluar dari penginapan menuju ke sebuah gang dan melempar meraka layaknya seonggok sampah lalu kembali ke penginapan.
Setelah membuang sampah, Brock membantu Leo, Jack, Elena, Sylf dan pegawai penginapan untuk membersihkan dan merapikan lantai satu. Karena penginapan menjadi sepi, Leo dan yang lain makan malam.
"sayang! Ini makanan untuk makan malam kalian!" Ucap seorang wanita yang merupakan pemilik sekaligus koki di penginapan ini.
"sayang? Siapa?" gumam Leo penasaran dengan sosok sayang yang dipanggil pemilik penginapan.
"Ho.." Brock berdiri dan menghampiri wanita tersebut.
Menyadari kebingungan Leo, Jack menjelaskan kalau penginapan ini adalah milik keluarga Brock. Dan wanita yang tadi merupakan istri Brock.
"jadi itu istri Brock? Kalau begitu bagaimana denganmu? Mana istrimu?" Ucap Leo.
"hahahaha..." tawa Elena dan Sylf saat mendengar ucapan Leo.
"hei! Kenapa hanya aku yang selalu di buly karena pasangan? Lihat mereka berdua. Mereka juga masih belum menikah sampai sekarang!" Ucap Jack.
"itu karena kamu sudah tua. Sementara mereka masih sangat muda." Ucap Leo.
Elena dan Sylf yang mendengar pernyataan Leo, tersenyum bahagia. Karena memang Elena dan Sylf masih sangat muda.
Brock sekarang telah datang dan membawa berbagai macam makanan. Mulai dari olahan daging dan sayur. Lalu dengan minuman bir serta susu untuk Leo.
"ya.. Perlakuan mereka mengira aku hanya minum susu?" meski menggunakan tubuh anak berumur 10 tahun, Leo di kehidupan sebelumnya sudah sering minum bir untuk membuatnya begadang mengerjakan tugasnya. Namun sekarang ia sudah terbiasa diperlakukan sebagai anak kecil. Apalagi dirinya juga tidak tahu apakah tubuhnya yang sekarang mampu menahan efek dari alkohol.
Mereka makan malam dengan lahap tanpa menghiraukan pandangan pengunjung lain. Hingga semakin malam, para pengunjung semakin ramai dan membuat Leo semakin pusing karena sikap Jack yang telah mabuk dan selalu menjahili Leo.
Namun sebelum mengakhiri makan malam, Jack membagikan keuntungan hari ini secara merata. Masing-masing anggota mendapat hasil sebanyak 43 koin emas.
Akhirnya mereka pergi tidur untuk bersiap memulai hari esok. Elena dan Sylf tidur dalam satu kamar. Lalu Leo dan Jack berada di kamar yang sama. Brock tentu saja masih membantu istrinya melayani pengunjung.
Suara dengkuran Jack membuat Leo tidak bisa tidur dengan nyenyak. Meski telah menutupi kepalanya dengan bantal, namun dengkuran Jack masih terdengar dengan keras. Pada akhirnya, Leo tidak bisa tidur hingga pagi.
Keesokan paginya, setelah mereka mandi dan sarapan, mereka mendapat panggilan dari guild master. Karena penasaran dan sangat jarang mereka mendapat panggilan jika bukan karena misi mendadak. Jadi mereka dengan cepat bersiap pergi ke gedung guild.
Dalam perjalanan, Elena dan Sylf melihat raut wajah Leo. Mereka tersenyum karena mengerti apa yang telah menimpa dirinya. Karena masalah mereka selama berpetualang, adalah karena tidur Jack yang tidak peduli dengan keadaan dan suara dengkuran yang sangat keras. Bahkan mampu mengundang berbagai jenis beast.
Karena itulah, yang selalu berjaga selama melakukan kemah di alam liar adalah Jack. Memang dialah sumber segala masalah. Meski begitu, Jack adalah seorang pemimpin yang baik dan berani.
Sylf lalu memberikan sebotol potion kepada Leo. "ini adalah potion energi. Supaya kau tidak terlalu lelah karena tidak beristirahat semalam."
Leo menerima potion tersebut lalu meminumnya. Raut wajah Leo yang sebelumnya tampak lusuh, berangsur-angsur kembali cerah. "aku tidak akan pernah sudi untuk tidur satu kamar dengannya lagi!" Ucap Leo.
Sesampainya mereka di gedung guild, tampak jika gedung guild menjadi sangat ramai. Banyak para petualang dan beberapa prajurit kerajaan yang memadai lokasi depan gedung.
"Kenapa tiba-tiba guild menjadi sangat ramai? Apa lagi ada prajurit kerajaan. Apa ada anggota keluarga kerajaan yang mengunjungi guild?" Ucap Elena.
"Karena kita juga dipanggil oleh guild master, sepertinya kita mendapatkan misi yang berhubungan dengan anggota keluarga kerajaan." Jack santai.
Brock lalu menggiring kudanya ke tempat penitipan kereta kuda. Setelah itu mereka disambut oleh Tifa. "selamat pagi! Ayah sudah menunggu kalian. Mari ikuti aku."
"Kak! Kenapa guild menjadi sangat ramai?" tanya Leo.
"kau akan tau setelah sampai di ruangan guild master." Tifa tersenyum licik seakan memiliki rencana untuk mengejutkan mereka.
Mereka berjalan mengikuti Tifa menggunakan jalur belakang agar tidak berdesakan dengan para petualang dan prajurit. Hingga mereka sampai di depan pintu ruangan guild master.
" baiklah! Kalau begitu aku tinggal ya!" Tifa pergi dengan senyum liciknya namun tidak mengeluarkan aura negatif.
Menyadari hal tersebut membuat Leo penasaran dengan apa yang berada di balik pintu ini.
Jack menghela napas sejenak karena merasakan aura yang sangat ia kenal lalu membuka pintu dan masuk ke ruangan. Benar saja! Di di dalam telah ada seseorang yang dikenal oleh Jack sedang duduk menyesap secangkir teh. Ia adalah teman lamanya Jack sekaligus peringkat ke-dua dalam jajaran pendekar pedang terkuat. Ditemani oleh dua orang prajurit yang berada di belakangnya.
"tidak kusangka kau akan mengunjungi guild ini! Komandan Elvis"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
G L U T O N Y {KERAKUSAN}
05.18
2021-07-07
1
first
20
2021-07-06
2