Janitra Widari Pramudya memutuskan kembali ke Tanah Air. Sebelumnya, ia tinggal di luar negeri selama lima tahun karena melanjutkan kuliah. Orang tuanya telah meninggal dunia sejak enam tahun yang lalu karena kecelakaan.
Janitra akhirnya menerima perjodohan dari Keluarga Syailendra sesuai wasiat mendiang kakeknya. Janitra baru mengetahui ternyata dirinya dijodohkan dengan Kresna Maharaja Syailendra sejak lama. Bagi Janitra, Kresna adalah cinta pertamanya.
Aku mencintainya sederas hujan. Namun, dia memilih untuk membangun tembok setinggi langit~Janitra.
Jangan pernah melangkah jauh menembus batasan yang sudah aku terapkan karena itu percuma saja. Kita menikah bukan karena cinta. Hanya sebatas utang budi keluarga. Aku harap kamu tidak pikun~Kresna.
Simak kisah mereka.💋💋
Mohon dukungannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10 - Bertemu Dewa
Pak Tikno rasanya ingin menenggelamkan diri ke Samudera Hindia saja setelah mendengar ucapan Kresna barusan. Namun, ia sudah mengenal Kresna sejak kecil, sehingga Pak Tikno berusaha sabar menghadapi calon rajanya tersebut.
"Leres (benar), Gusti. Apa Gusti Kresna berencana mengubah keputusan dan perintah kemarin?"
Kresna terdiam dan berusaha berpikir kembali.
"Gak perlu. Ya sudah, ayo kita berangkat ke kantor saja. Jangan memikirkan Janitra!" titah Kresna berusaha membuang rasa tak kasat mata di hatinya untuk Janitra.
Tiba-tiba...
"Kresna!" teriak seseorang dari kejauhan.
Seketika Kresna urung masuk ke dalam mobilnya. Ia membalikkan tubuhnya guna mencari sumber suara, begitu pun Pak Tikno.
Ternyata Mayang yang sedang memanggil Kresna.
"Kamu mau pergi ke kantor?" tanya Mayang saat wanita itu sudah mendekat dan berdiri di depan Kresna sekarang ini.
"Hem, ada apa?"
"Aku bareng sekalian ya,"
"Memangnya mobilmu ke mana?"
"Ada, cuma sepertinya lagi eror. Jadi nanti biar abdi dalem ku yang bawa ke bengkel," jawab Mayang seraya tersenyum penuh makna.
"Tujuan kita kan ke kantor yang sama, bukankah lebih baik kita berangkat bareng toh. Biasanya kita ke kantor bareng (sama-sama)," sambungnya.
Padahal ia sudah tau jika saat ini status Kresna sudah sah menjadi suami Janitra. Namun, Mayang tak akan pernah menyerah. Upaya pernikahan naik ranjang, tetap akan diusahakannya semaksimal mungkin. Ia akan terus berada di sisi Kresna.
Sudah dua tahun terakhir ini Mayang bekerja sebagai manajer keuangan di Royal Grup. Mayang lulusan Akuntansi dari kampus yang sama dengan Kresna.
Sedangkan Kresna mengambil kuliah jurusan Manajemen. Namun, keduanya cukup dekat ketika di bangku perkuliahan.
Dahulu saat Kresna dan Mayang masih sibuk kuliah, CEO Royal Grup bidang usaha batik dan teh dipegang oleh mendiang Arya. Dikarenakan Arya cukup disayang oleh Rama Barata. Walaupun Arya lahir dari rahim selirnya.
Sejak Arya meninggal dua tahun lalu, CEO Royal Grup tidak berpindah ke Mayang melainkan pada Kresna.
"Masuklah," ucap Kresna yang akhirnya mengiyakan permintaan Mayang.
Kresna berpikir alasan Mayang cukup logis. Ia pun tak menolaknya. Lagipula mereka berdua sedang menuju gedung kantor yang sama.
Hal seperti ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Mayang yang sering nebeng mobil Kresna baik berangkat maupun pulang kerja sejak Arya meninggal dunia. Walaupun tidak setiap hari dilakukannya.
Namun, saat ini status Kresna adalah sudah menikah. Akan tetapi bagi Mayang, ia tak peduli hal itu.
Pak Tikno hendak mencegah, tapi bibirnya kelu dan tak mampu bersuara. Alhasil Kresna dan Mayang berangkat bersama satu mobil ke kantor.
☘️☘️
Rumah Sakit Satya Medika.
Jam menunjukkan pukul sebelas siang. Janitra sedang duduk di selasar rumah sakit di depan area khusus para calon dokter yang sedang mengurus koas di Satya Medika.
Ada tiga orang yang juga sedang mengajukan berkas kesehatan sejak pagi selain Janitra. Istri Kresna tersebut terjadwal tinggal melakukan prosedur terakhir yakni wawancara.
"Janitra," panggil seseorang dari kejauhan.
Sontak Janitra segera menoleh ke arah sumber suara. Ia berdiri dari tempat duduknya saat ini. Tampak seorang pria berwajah tampan, memakai kacamata dan jas dokter setengah berlari mendekatinya.
"Mas Dewa," sapa Janitra seraya tersenyum saat langkah pria tersebut sudah berada di depannya.
"Kamu jadi Koas di sini?" tanya Dewa.
"Iya, Mas." Janitra pun menganggukkan kepalanya kecil di depan Dewa.
"Oh ya, selamat atas pernikahanmu dengan Kresna. Semoga bahagia selalu. Maaf aku gak bisa datang ke pernikahan kalian karena sedang ada operasi,"
"Iya, Mas. Enggak apa-apa kok. Terima kasih ucapan dan doanya,"
"Udah selesai urus berkas Koas nya?"
"Belum, Mas. Aku masih nunggu di sini. Katanya orangnya masih rapat dewan dokter,"
"Soal itu serahkan padaku. Nanti follow up nya biar dikirim ke emailmu,"
"Aku jadi gak enak sama calon dokter yang lain, Mas. Apa tidak sebaiknya aku tetap nunggu wawancara dulu?" tanya Janitra karena biasanya ada prosedur seperti itu di beberapa rumah sakit terutama yang tersohor.
"Itu urusan gampang. Sekarang kamu ada waktu luang?" tanya Dewa.
"Memangnya mau ngapain?" balas Janitra.
"Aku pengin ngajakin kamu makan siang dekat sini selain ngobrolin sesuatu," jawab Dewa.
Janitra terdiam sejenak.
Janitra dan Dewa berasal dari kampus dan jurusan yang sama ketika menimba ilmu kedokteran di luar negeri. Janitra saat itu tak tau bahwa Dewa juga pernah berkuliah di kampus tersebut.
Dewa termasuk lulus lebih cepat dari rekan sejawatnya yang lain karena memang dikenal punya otak yang cukup cerdas di jurusan kedokteran. Kini Dewa baru saja menyandang title baru sebagai dokter spesialis kandungan.
"Ehm, gimana ya?" Janitra tampak meragu.
"Kenapa? Apa kamu ada urusan di tempat lain?"
"Ah, gak ada Mas. Cuma ndak (tidak) enak kalau aku makan siang berdua sama Mas Dewa," jawab Janitra.
"Ah, aku lupa. Kamu udah punya suami sekarang ini,"
"Maaf yo, Mas. Saya gak enak kalau sampai nanti ada gosip yang enggak-enggak. Saya ndak mau nama Mas Dewa sampai jelek hanya karena fitnah,"
"Apa aku minta izin Kresna biar bisa ngajakin kamu makan siang bareng?" tanya Dewa tanpa basa-basi yang otomatis membuat Janitra cukup terkejut.
Bersambung...
🍁🍁🍁
gak bisa tidur karna belum berendam racikan rempah cinta ala janitra
wahhh KY nya ada yang mau unboxing nihh😅😅😅
kresna butuh di ninabobokan sama janitra😄