NovelToon NovelToon
Martial Arts Online√

Martial Arts Online√

Status: tamat
Genre:Sci-Fi / Game / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.2
Nama Author: Vi'

Ch.1-107 Arc 1 : Amanat Sang Raja Racun✓
Ch.108-200 Arc 2 : Rencana Besar✓


--

Vian Matawijaksana, seorang Tuan muda dari keluarga konglomerat terpandang. Merasa bosan karena merasa telah memiliki segalanya.

Seorang pemuda yang bahkan belum berusia 18 tahun, pandai dalam hampir segala bidang.

Vian merasa dunia tempat dia tinggal saat ini sangat kecil dan membosankan.

Sampai suatu hari, pemuda itu menemukan berita tentang game Martial Art's Online yang baru saja rilis pada kala itu.

Sebuah Game yang awalnya dia anggap sebuah pelampiasan dan pelarian dari kehidupan di dunia nyata, namun perlahan, game tersebut ternyata akan merubah dirinya dan dunia nyata, ke arah yang tidak pernah terduga sama sekali.

*Memiliki unsur overpower yang berlebihan (katanya)
--

Gabungan Genre Rpg.lit x Xuanhuan

Terinspirasi dari shujinkouron

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vi', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.10 Dungeon Abssy Poison Cave III

Boom!

Shu segera meloncat kebelakang ketika mendengar seruan Wu Ming, seketika tempatnya berdiri sebelumnya kini hancur akibat serangan tinju dari Patung Golem.

"Cih, sudah kuduga tidak akan semudah itu." Ucap Shu menghela nafas, untung saja peringatan Wu Ming tepat waktu karena jika terlambat sedetik saja maka dirinya akan tamat.

Tiba-tiba Dungeon bergetar hebat dan dari berbagai sisi air mulai merembes keluar, layar Virtual segera muncul dihadapan Wu Ming dan Shu.

[Quest: Kalahkan Dua Golem sebelum waktu yang telah ditentukan habis] [A]

Habisi Dua Golem Lv30 0/1 (02:59)

Reward : Exp + Status + Gelar

[Gagal \= Pemain akan di keluarkan dari Dungeon]

"Apa-apaan!?" Wu Ming sampai mengumpat dalam hatinya karena keduanya hanya diberi waktu 3 menit untuk menghabisi dua Golem dihadapan keduanya.

"Ini benar-benar tidak lucu." Shu pun terlihat pesimis karena sudah memperkirakan sendiri bahwa serangannya sejauh ini tidak akan berpengaruh pada Golem karena Golem tersebut memiliki pertahanan yang sangat baik.

Batu Inti Serigala Iblis yang Wu Ming punya saat ini pun hanya tinggal tiga dan kelihatannya juga tidak akan bekerja secara efektif melawan Golem.

Wu Ming menghela nafas sebelum kembali berpikir. "Hanya ada satu cara, Shu, kau tahu apa yang ku pikirkan?" Ucap Wu Ming sambil menoleh ke Shu.

Shu pun mengangguk. "Tentu saja, hanya cara itu yang bisa kita gunakan."

"Kalau begitu mari kita coba." Wu Ming dan Shu serempak berlari ke salah satu dari Golem, Wu Ming ke Golem yang berada di sisi kanan dan Shu ke Golem lainnya.

Golem melancarkan serangan-serangan tinju bagaikan sebuah gunung yang jatuh, namun Wu Ming dan Shu dapat menghindarinya dengan mudah.

Wu Ming dan Shu berhasil mendaki tubuh raksasa Golem kemudian saling memberi tanda.

"Shu!"

"Baik!."

Keduanya sama sama menempel di kepala Golem kemudian berpindah tempat ke satu arah.

Golem tersebut secara otomatis melancarkan serangan ke arah Wu Ming dan Shu berpindah tanpa mengetahui bahwa hal itu adalah jebakan.

Golem saling meninju satu sama lain dan terjatuh ke lantai, namun itu saja tidak cukup untuk membinasakannya.

Golem memiliki sebuah kelemahan, yaitu Inti Golem yang berfungsi untuk menggerakkan Golem dan inti tersebut tersimpan di bagian terdalam Golem.

Menghancurkannya dengan menyerang akan sangat sulit dilakukan kecuali memiliki senjata dengan daya hancur yang besar seperti Palu, Kapak, atau Gada.

Saat kedua Golem terjatuh Wu Ming segera melempar Inti Batu Serigala Iblis ke retakan, seketika sebuah Kristal berwarna merah terlihat di dalam tubuh Golem.

"Shu! Hancurkan Intinya!" Seru Wu Ming dan segera melempar Batu Inti Serigala Iblis ke Golem lainnya.

"Baiklah Ming." Shu segera membelah Inti Golem dengan menggunakan Pedangnya, seketika tubuh Golem berubah menjadi pasir dan lenyap.

Ledakan akibat Batu Inti Serigala Iblis kembali tercipta, namun tidak ada Inti Golem yang terlihat di tubuh Golem satunya lagi.

"Sial! Yang ku takutkan terjadi." Decak kesal Wu Ming.

Tempat ditanamnya Inti Golem tidak menentu walaupun pada umumnya berada di area tengah.

Sulit untuk memperkirakan dimana Inti Golem berada jika tidak memperhatikan dengan teliti pergerakan Golem.

Golem tersebut segera bangkit dan meregenerasi tubuhnya menjadi semula.

"Sekarang bagaimana Ming?" Tanya Shu.

"Waktunya tinggal 1 menit lagi, kita harus menemukan Inti Golem tersebut bagaimanapun caranya. Shu, kau pancing Golem itu dan aku akan memikirkan cara untuk melubangi tubuhnya." Seru Wu Ming segera mengorek-ngorek isi Cincin Spatialnya.

Shu pun mengangguk dan membuat Golem sibuk menyerangnya selagi Wu Ming mencari cara untuk melubangi tubuh Golem.

Beberapa saat kemudian Wu Ming menemukan sebuah ide, Wu Ming mengeluarkan Palu cukup Besar dari Cincin Spatial nya dan sebuah Perisai.

"Ming, apa yang kau ingin lakukan dengan itu?" Tanya Shu heran.

"Kau akan tahu nanti." Ucap Wu Ming tersenyum lebar.

"Shu, kita harus membuatnya jatuh, serang kakinya menggunakan palu ini." Lanjut Wu Ming sambil memberikan salah satu palu yang dia bawa.

Menghancurkan Golem dengan palu biasa adalah hal yang mustahil, apalagi Shu dan Wu Ming tidak memiliki keahlian menggunakan senjata Palu, namun berbeda dengan melumpuhkannya sesaat.

Shu kesulitan mengangkat Palu yang Wu Ming berikan karena tidak terbiasa mengangkat barang yang berat sedangkan Wu Ming tetap harus menggunakan dua tangannya untuk mengangkat palu tersebut walaupun pergerakannya tidak melambat.

Wu Ming dan Shu bersama sama menyerang kaki bagian belakang Golem dengan kekuatan penuhnya.

Wu Ming dan Shu langsung merasakan efek serangan balik pada Golem, menyerang Golem tersebut membuat keduanya merasakan seperti menyerang batu besar menggunakan tangan kosong.

Namun hasil baiknya Golem langsung terjatuh ke lantai dan butuh waktu untuk bangkit.

"Shu, pukul perisai setelah ku tancapkan pada tubuh Golem." Ucap Wu Ming segera mengincar bagian bawah tubuh Golem dan dengan kekuatan penuh menancapkan Perisai di tubuh Golem.

Perisai tersebut tertancap cukup dangkal dan berbentuk garis tipis namun tetap bisa berdiri sendiri.

Shu segera memukul bagian atas perisai membuat garis tipis yang sebelumnya Wu Ming buat melebar berkat serangan Shu.

"Shu menghindar sekarang." Seru Wu Ming dan seketika perisai bagian bawah ditubuh Golem meledak membuat tubuh Golem terbelah dua.

Wu Ming menaruh Batu Inti Serigala Iblis di bagian bawah perisai dan akan bereaksi ketika Baru Inti tersebut masuk ke dalam tubuh Golem.

Shu berhasil menghindar tepat waktu namun dia semakin tidak tenang melihat waktu yang tersisa kurang dari 15 detik.

Tanpa menunggu apapun Wu Ming segera menghampiri tubuh Golem sebelum meregenerasi tubuhnya kembali untuk mencari Inti Golem.

Shu ikut mencarinya dan berharap Inti Golem tidak berada di bagian tubuh Golem lainnya.

"Sial tinggal 10 detik." Ucap Shu berdecak kesal sembari mempercepat pencariannya.

Beberapa saat kemudian Wu Ming berseru.

"Ketemu!" Wu Ming segera menghancurkan Inti Golem tersebut.

Layar Virtual segera muncul di hadapan Wu Ming dan Shu.

[Selamat Anda Menyelesaikan Misi Dungeon]

+10 STR

+10 INT

+10 AGL

+10 DEX

+10 DEF

+Mendapatkan Gelar Penghancur Golem

+100.000 Exp

Level Up!

Level Up!

Level Up!

Level Up!

[Gelar Penghancur Golem]

+200 HP (Permanen)

+10 STR

Shu dan Wu Ming sangat terkejut hadiah keberhasilan Quest mengalahkan dua Golem sangat besar, namun jika dipikir kembali memang semua itu sebanding.

Shu sampai Level Up 6x berkat 50 ribu Exp dari Quest Dungeon sedangkan Wu Ming Level Up 4x karena memang dirinya sudah memiliki level yang tertinggi diantara pemain saat ini.

1
Dah lah
Huhu kangenn
Hypoo Syeh
skip ada beban
Gusti Rahmat
mantap karya mu bang
Uranium 234
kecewa berat
Silver Puma
Kagak perlu makan 1 bulan dong
Lord Of Domains
Thor Shu itu laki² atau wanita


pliss dijawab/Frown/
Asneti
saya jg penggemar kk Ron, saya baca novel ini karena ada bacaan terinspirasi dari shujikauron
Hamtaro Dasha: baca novel Dasha juga Kakak, judulnya Immortal Reversed. Kali aja bisa nambah daftar bacaan, hehe (*´ლ`*)
total 1 replies
Sikilman
Hiatus ini yaaa?????
hmmmm... 😩😩😩😩😩😩😩
Sikilman
sudah bagus lalu lanjutkan imajinasi karyamu Thor.
Sikilman
indahnya kebersamaan yg tanpa batasan apapun.
Sikilman
indahnya kebersamaan yg tanpa batasan apapun.
Kampung Pekerja
bdh kelamaan ambil keputusan tholol
Edi Porwanto
cerita bagus mz brow
Iz
.
Citing Leo
menugu. kelajutanya
Egaega
Dalam Peperangan Semua hal dapat terjadi, Pemimpin yang tidak becus tidak layak menjadi pemimpin
Egaega
Gahahah Hal Klise yang aku suka
Egaega
Mereka ini NPC atau Player?
Egaega
Mwehehehe tanda tanda Hidden Quest
Egaega
kita Saudara 🤝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!