NovelToon NovelToon
DI BALIK SENYUM VARA

DI BALIK SENYUM VARA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Nikahmuda
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Dirga mengira Vara adalah istri polos yang mudah dibohongi. Namun, Vara sudah mengetahui perselingkuhan dan rencana busuk suaminya.
Kini, hanya perlu berpura-pura menjadi wanita yang sama... sebelum semuanya kebalik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi Monica

"Sayang."

Monica begitu antusias melihat Dirga ada di depan kontrakannya. Tanpa malu, ia langsung memeluknya.

"Aku pikir kamu cuma bercanda."

Dirga membalas pelukan itu. "Kapan aku bercanda, Sayang?"

Monica melonggarkan pelukannya, tetapi kedua tangannya masih berada di lengan Dirga. Wajahnya terlihat begitu senang.

"Aku benar-benar nggak nyangka kamu berani datang malam ini."

"Kan aku sudah bilang akan datang."

"Iya, tapi aku kira kamu bakal berubah pikiran."

Monica mengerucutkan bibirnya. "Aku sampai menunggu dari tadi."

Dirga tersenyum kecil. "Maaf bikin kamu menunggu."

"Yang penting sekarang kamu sudah di sini." Monica kembali tersenyum manja. "Aku kangen banget sama kamu."

Dirga mengusap lembut kepala Monica.

"Kita kan baru ketemu tadi?"

"Memangnya nggak boleh kangen?"

"Tentu boleh, Sayang."

Monica kemudian menarik tangan Dirga.

"Ayo, masuk dulu. Masa kita berdiri di depan terus."

Baru saja Dirga hendak melangkah mengikuti Monica, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari salah satu kontrakan di sebelah.

"Tolong! Tolong!"

Suara itu membuat Monica dan Dirga langsung menoleh.

Beberapa detik kemudian, seorang pria keluar dari kontrakannya dengan wajah pucat dan berlari ke arah jalan.

"Ada apa?" tanya salah satu tetangga yang ikut keluar.

"Aku lihat... Aku lihat hantu!" jawab pria itu dengan napas tersengal.

Seketika beberapa penghuni kontrakan lain keluar dan berkumpul di depan rumah masing-masing. Dirga dan Monica pun ikut mendekat karena penasaran.

"Hantu?" Monica mengernyitkan kening.

"Iya! Tadi aku lihat bayangan berdiri di belakang pintu!"

"Ah, kamu jangan menakut-nakuti orang malam-malam begini," sahut seorang tetangga.

"Aku serius! Wajahnya pucat, rambutnya panjang!"

Tetangga yang lain malah terkekeh.

"Makanya, jangan nonton film hantu kalau nggak berani."

"Aku nggak nonton film hantu!"

Pria itu masih terlihat ketakutan.

"Aku benar-benar lihat!"

Kerumunan semakin ramai. Hampir semua perhatian tertuju pada pria tersebut dan cerita tentang hantu yang dilihatnya.

Tanpa ada yang menyadari, seseorang berjalan mendekati kontrakan Monica. Setelah memastikan tidak ada yang memperhatikannya, orang itu masuk ke dalam kontrakan yang pintunya masih belum tertutup rapat.

Beberapa saat kemudian, ia keluar lagi dan segera menjauh dari tempat tersebut. Tidak ada seorang pun yang menyadari kehadirannya.

Setelah keadaan mulai tenang, para tetangga kembali ke kontrakan masing-masing.

Monica menghela napas sambil menggelengkan kepala.

"Ada-ada saja tetanggaku."

Dirga terkekeh.

"Bisa-bisanya sampai heboh begitu."

"Sudah, masuk saja. Aku malas ikut-ikutan."

Dirga menurut dan mengikuti Monica masuk ke dalam kontrakan.

Monica menutup pintu setelah mereka masuk.

Di dalam kontrakan, Monica langsung duduk di sofa sambil menarik tangan Dirga agar duduk di sampingnya.

"Aku masih nggak percaya kamu benar-benar datang," katanya manja.

Dirga terkekeh pelan. "Kenapa kamu nggak percaya?"

"Ya... biasanya kamu cuma bilang kangen, tapi belum tentu datang." Monica menyandarkan kepalanya di bahu Dirga. "Kali ini kamu benar-benar datang."

"Kamu senang?"

"Senang banget!" Monica tersenyum puas. "Jangan cepat pulang, ya."

Dirga mengusap rambutnya. "Iya. Aku akan nginap disini."

Monica mendongak menatapnya. "Kamu serius?"

Dirga mengangguk.

"Apa Vara nggak curiga kamu keluar malam-malam begini?"

Dirga tertawa kecil.

"Dia curiga?" Dirga menggeleng. "Aku bilang ada pertemuan dengan klien. Dia langsung percaya."

Monica ikut tertawa. "Bodoh banget."

"Makanya aku bilang, dia gampang dibohongi."

Monica menyandarkan tubuhnya lagu ke lengan Dirga. "Terus, bagaimana rencanamu?"

Dirga terdiam sejenak sebelum tersenyum tipis. "Aku akan mulai menyusun rencanaku. Tapi aku akan buat Vara dulu merasa terbang ke langit, lalu kujatuhkan ke tanah."

Monica mengangkat kepalanya. "Maksud kamu?"

"Besok aku akan liburan dengan Vara. Aku akan buat dia bahagia." Dirga menatap Monica dengan senyum puas. "Lalu, setelah itu, aku akan merebut semua miliknya."

Monica langsung tertawa. "Hahaha... Ide yang brilian. Kamu memang pintar, Sayang." Ia kembali memeluk Dirga dengan manja. "Jadi, besok kita nggak ketemu?"

"Iya, Sayang. Tenang saja. Cuma dua hari kok."

"Dua hari itu lama."

"Baru dua hari sudah mengeluh."

"Aku kan kangen."

Dirga tersenyum mendengar rengekan Monica. "Setelah itu aku kembali."

Monica menatapnya. "Janji?"

"Janji. Lagi pula, setelah liburan itu aku harus mengurus beberapa hal."

"Hal apa?"

"Aku juga harus memulai mempersiapkan Vara untuk kembali bekerja."

Monica mengernyitkan kening. "Vara mau kembali bekerja?"

"Iya. Dia bilang bosan terus di rumah dan ingin kembali ke perusahaan."

"Vara benar-benar mau kembali bekerja?"

"Iya."

"Kalau dia kembali ke perusahaan, kita bagaimana?" Monica langsung cemberut. "Kamu bakal lebih sering bersama dia."

Dirga menghela napas pelan. "Kamu sekretarisku, kita masih bisa tetap bersama."

"Tapi nggak bisa bebas, Sayang." Monica menatapnya dengan wajah kesal. "Kalau Vara ada di perusahaan, kita harus lebih hati-hati."

Dirga menggenggam tangan Monica. "Kamu tenang saja. Aku akan segera menyelesaikan semuanya."

Monica terdiam. Wajahnya masih terlihat kesal. "Aku nggak suka kalau harus sembunyi-sembunyi terus."

"Sayang, aku janji akan mengurus semuanya secepat mungkin."

"Memang bisa?"

"Aku akan usahakan. Aku akan pastikan perusahaan Vara menjadi milikku." Dirga menatap Monica dengan penuh keyakinan. "Kalau semuanya sudah berada di tanganku, kita nggak perlu lagi sembunyi seperti ini."

"Kamu janji?"

"Iya, Sayang. Aku ingin kita bisa bersama tanpa harus takut ada yang sama. Kamu juga nggak perlu lagi menjadi sekretarisku. Kamu nikmati saja uangku."

Monica mulai tersenyum. "Lalu setelah itu?"

"Kita akan hidup seperti yang kamu inginkan." Dirga mengusap pipi Monica. "Rumah besar, mobil mewah, perhiasan. Semua itu kamu akan memilikinya dan nggak akan tinggal di kontrakan ini lagi."

Mata Monica langsung berbinar mendengar ucapan itu. "Serius?"

"Tentu."

Monica yang sejak tadi cemberut mulai tersenyum lebar. "Kalau begitu, aku mau rumah yang besar."

"Lebih dari itu, kamu akan mendapatkannya, Sayang." Dirga tersenyum. "Selama aku punya semuanya, kamu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan."

Monica semakin tergiur membayangkan kehidupan yang selama ini ia inginkan. Kehidupan mewah tanpa perlu kerja.

"Jadi nggak sabar deh, punya semua itu."

••••

Sementara itu, di rumah, Vara berdiri di balkon kamarnya. Ponsel berada di tangannya, menampilkan rekaman dari CCTV tersembunyi yang dipasang orang suruhannya di kontrakan Monica.

Vara mendengar seluruh percakapan Dirga dan Monica tanpa melewatkan satu kata pun. Sudut bibirnya terangkat tipis.

"Ck. Dia pikir dia bisa semudah itu merebut semua milikku?"

Vara melipat kedua tangannya di dada.

"Monica, sepertinya mimpimu terlalu tinggi."

Tatapannya berubah tajam.

"Kamu mungkin bisa merebut Dirga dariku. Tapi jangan pernah berpikir bisa mengambil apa yang menjadi milikku."

1
Ayudya
Dirga tidur mu terlalu nyenyak hingga lupa bangun🤣🤣🤣🤣🤣
Nona Jmn
Sabar, Vara ada kejutan🫰🫰😁😁
Meee
vara mending keluarga toxik begitu di lebas secepatnya😡😡
Ayudya
gimana sadar orang matanya Uda ketutup ma batu kerikil🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
siapa pun akan berubah ibu diana.apa lagi masalah yg menyangkut pekerja 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah Bu Diana menghancurkan Vara yg ada kamu akan hancur di buat ma Vara Bu diana🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
ok Dirga nikmati aja dulu masa senang mu kan ntar lagi kamu bakalan kembali kesetalan pabrik🤣🤣🤣🤣🤣
Nona Jmn
Karma Be Like: Tunggu aku Monica😁🫰
Ayudya
lah hasil ngerebut songong Lo monika.ntar yg ada kamu nyesel dan malu🤣🤣🤣🤣
Ayudya
saat rencana kamu berhasil yg ada dirga stres banget🤣🤣🤣🤣🤣
Nona Jmn
Kak Dirga, bukan Arga😭🤭😁😂
Ayudya
hadeh monica kamu bilang Arga ga tergoda ma Vara kamu salah Arga sudah tergoda habis oleh vara🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
Bu Diana kalau mimpi jangan siang hari ntar yg ada sakit
Nona Jmn: Wkwkwhhh
total 1 replies
Ayudya
vara kamu jangan kelihatan lemah di depan Dirga dan monika.kamu harus lebih badas lagi biar tau tu si Dirga dan Monika kalau kamu ga gampang di tindas🤣🤣🤣🤣🤣
Nona Jmn: Kita lihat kejutan Vara, ya🤭
total 1 replies
Nona Jmn
/Sob/
Ayudya
mampir kak
Nona Jmn: Terima kasih🤭
total 1 replies
Ayudya
niat banget Bu Diana dan Dirga buat merebut harta vara
Ayudya
Daras Dirga mokondo tapi banyak tingkah🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!