NovelToon NovelToon
Time To You: Istri Kesayangan Sang Mafia

Time To You: Istri Kesayangan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mafia / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Clark hanya dianggap sebagai tumbal pelunasan hutang dalam pernikahannya dengan Dante, pemimpin mafia berdarah dingin, namun saat peluru nyasar menembus dadanya di pesta keluarga, ia baru menyadari tatapan pria itu yang penuh air mata, sungguh pemandangan tak pernah ia bayangkan ada pada sosok yang begitu kejam.

Lalu bagaimana jika takdir memberikan kesempatan kedua? Membuat Clark kembali terbangun enam tahun silam, tepat saat ia dipaksa menikah dengan pria yang kini ia tahu sangat mencintainya meski dulu ia hanya melihatnya sebagai sosok mengerikan yang harus ia hindari sebisa mungkin.

Kali ini, ia berjanji tak akan membiarkan tragedi yang sama terulang kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Matahari pagi menyelinap cerah, menyebarkan kehangatan ke seluruh penjuru kediaman Dante, diiringi kicau burung yang riang di luar jendela.

"Arghhh!" Clark meringis frustrasi saat menyibakkan selimut. Ia menyipitkan mata dan mendapati sisi tempat tidur di sebelahnya kosong melompong. Dante, suaminya, meninggalkannya sendirian di malam pertama pernikahan mereka. Baginya, ini adalah penghinaan yang tak termaafkan.

"Sialan!" umpatnya pelan namun tajam. Dulu, di kehidupan sebelumnya, ia merasa lega saat pria itu memilih tidur di ruang kerja. Tapi sekarang? Rasanya dadanya sesak menahan kesal.

'Apa salahku? Bukankah aku sudah memberinya tanda jelas? Kenapa dia malah pergi? Apa dia benar-benar tak menginginkanku? Apa dia jijik padaku? Aish, menyebalkan sekali! Awas saja, kau takkan mendapat jatah setahun penuh dariku!'

Sambil menggerutu tak jelas di kamar mandi, ia mencoba melangkah namun kakinya terasa nyeri hebat. "Ah, sakit lagi!" Ia mengertakkan gigi. "Pelayan sialan itu... tunggu saja pembalasanku!" Ia berjalan tertatih-tatih hingga selesai bersiap.

Dengan wajah masam, ia melangkah keluar kamar mencari sosok suaminya. Belum jauh melangkah, samar terdengar bisikan yang membuat darahnya mendidih.

"Lihat kan? Tuan Dante tak sungguh-sungguh menginginkannya. Buktinya dia ditinggal sendirian dan Tuan memilih tidur di ruang kerja," suara Elena terdengar jelas.

'Dasar ular tak tahu malu!' geram Clark dalam hati. Emosinya yang belum meredah kini meluap lagi. Ia menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri.

Dulu, rumor seperti ini membuatnya runtuh dan meminta izin tinggal di bangunan terpencil. Tapi sekarang? Ia sudah bukan gadis yang sama. Ia tahu betul isi hati Dante. Kali ini, merekalah yang akan berlutut memohon ampun.

Namun bukan saatnya berurusan dengan mereka. Ia harus menemukan Dante lebih dulu.

"Paman, di mana suamiku?" tanyanya pada Paman Luis yang berpapasan.

"Tuan sedang berolahraga di taman, Nyonya."

Tanpa pikir panjang, ia segera melangkah ke arah taman. Benar saja, Dante baru saja selesai berlari mengelilingi pekarangan luas. Keringat membasahi leher dan dadanya yang bidang, membuat pemandangan itu sungguh memikat mata.

"Beruntung kita bisa bekerja di sini, setiap pagi bisa melihat Tuan Dante yang begitu gagah..." bisik salah satu pelayan yang terdengar oleh telinga tajam Clark.

Wajah Clark seketika menggelap. Kalau bisa, ia ingin membawa mereka jauh dari sini saat itu juga. Namun amarahnya tertuju lebih besar pada sosok yang kini berdiri tegap di sana. Ia berjalan tergesa-gesa, tak peduli perih yang menjalar di kakinya yang masih lecet. Saat ujung celananya menggesek luka itu, ia tersandung batu dan jatuh berdebam ke tanah.

Suara itu langsung membuat Dante menoleh. Melihat istrinya terjatuh sambil meringis, ia segera berlari menghampiri dengan wajah cemas.

"Kenapa kau duduk di sini? Apa kau terluka?"

'Bodoh! Siapa yang duduk, aku jatuh!' umpatnya dalam hati. Namun tak lama, terdengar isakan tangis yang meledak.

Dante semakin panik melihat air mata itu. "Di mana yang sakit? Panggil dokter sekarang!" Ia hendak menggendongnya, namun tangan itu ditepis dengan kasar.

"Jangan sentuh aku!" teriak Clark dengan air mata yang membanjir. Hati Dante serasa hancur seketika mendengar penolakan itu.

"Aku benci kamu! Hiks... kenapa kau meninggalkanku? Kenapa kau tidur di ruang kerja? Apa kau tak menyukaiku? Apa kau jijik padaku?"

"A-aku tidak bermaksud begitu.." Dante terbata-bata, tak pernah terbayang oleh siapa pun bahwa sosok yang tak kenal takut itu akan tampak begitu tak berdaya.

"Lalu kenapa? Tidakkah kau tahu gara-gara kau pergi, semua pelayan membicarakanku yang bukan-bukan! Mereka bilang... hiks..."

"Mereka bilang apa? Katakan! Siapa yang berani bicara sembarangan padamu?"

"Lupakan saja... mungkin memang benar apa yang mereka katakan. Aku sadar diri..."

"Mereka takkan berani jika kau tidak memberitahuku! Katakan sekarang!"

"Mereka berani begitu karena kau yang memulainya! Ini semua salahmu! Aku benci padamu!"

"Maaf... maafkan aku. Aku takkan mengulanginya lagi, aku sungguh minta maaf." Dante tampak sangat terpukul.

"Kau jahat! Baru sehari menikah kau sudah menyakiti hatiku. Jika tak menginginkanku, kenapa kau melakukannya? Oh, aku tahu... aku hanyalah alat untuk melunasi hutang ayahku, kan?"

"Bukan begitu! Aku tak pernah menganggapmu alat! Aku menyukaimu... aku sangat menyukaimu!"

"Bohong! Kalau kau suka, kenapa kau tak mau menyentuhku? Bukankah aku sudah memberitahumu kalau kau boleh melakukannya? Kenapa kau malah pergi?"

"Itu... itu karena..."

"Karena apa?!"

"Itu... karena aku tak ingin menyakitimu. Kau bilang kau takut sakit... dan aku takut aku tak bisa menahan diri. Aku tak ingin melukaimu sedikit pun."

"Hah?!" Clark melongo tak percaya, bisa-bisanya seorang pemimpin mafia takut melakukan itu padanya hanya karna ucapan candaan darinya.

1
Ari Peny
masya Allah 👍👍👍
Ari Peny
bagus dante hrs tegas
Ari Peny
mencurigakan
Ari Peny
pasti berniat berkianat atau pemberontakan
Ari Peny
semangaaat
Siti Maemunah
benarkah si Clark bukan perempuan
Ari Peny
berdua hrs kuat
Ari Peny
lanjuuut
Muft Smoker
km slah cara Andrew ,, menghadapi bocah tantrum macam dante dg menggoda istri ny ,, sama aj km mau di usap2 malaikat maut 😂😂😂😂
Muft Smoker
kak brrti Clark bnran cowo????
😱😱😱😱
Ari Peny
lanjuuut
Ari Peny
waaah apa pamannya hanya ingin tau benar2 cinta gk
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Muft Smoker
kasihan si dokter ,, di tendang ma Clark ,, moga gx lupa ingatan 😂😂😂😂😂😂😂😂 ,,


sakit perut adek bang ,,,
😂😂😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣
Ari Peny
moga salah orang 😭😭😭
Muft Smoker
ayooo segera cari dante jgn sampe Dy di culik gombel wewe
Muft Smoker
kak ni si Clark bnran cowo???
koq pemuda trus nyebutnya 🤭🤭🤭🤭
Ari Peny
jgn2 dante d jebak
Muft Smoker
akhirnya 😂😂😂
Ari Peny
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!