NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9 Jadian

Belva sampai di rumahnya, dia sebenarnya malas pulang apalagi sekarang Mamanya sudah resmi menikah lagi. “Syukurlah acaranya sudah selesai,” batin Belva.

Belva masuk ke dalam rumah. “Hai, Kak Belva!” sapa Tissa dengan senyumannya.

“Jangan panggil aku Kakak karena aku bukan kakakmu,” sentak Belva.

“Belva, jahat sekali kamu sama Tissa. Padahal Tissa sudah menyapa kamu dengan baik-baik,” seru Mama Venny.

Tanpa menjawab apa pun, Belva naik ke lantai dua. “Sepertinya Kak Belva benci sama Tissa,” lirih Tissa dengan menunduk.

Venny merangkul Tissa dengan penuh perhatian. “Jangan sedih, Belva memang seperti itu anaknya judes. Lama-kelamaan juga dia pasti akan baik sama kamu,” seru Mama Venny menenangkan Tissa.

“Mudah-mudahan Kak Belva bisa menerima Tissa di sini,” ucap Tissa.

“Oh iya, mulai besok kamu sekolah di sekolahan yang sama dengan Kak Belva biar Kak Belva bisa lebih dekat lagi dengan kamu,” seru Bondan.

“Hah, serius Pa? Sekolahan Kak Belva ‘kan sekolah mahal dan favorit, hanya anak orang kaya saja yang bisa sekolah di sana,” sahut Tissa.

“Gak apa-apa, sekarang ‘kan kamu sudah menjadi anak Mama jadi Mama harus memperlakukan kamu sama seperti Belva,” seru Mama Venny.

“Terima kasih ya, Ma.” Tissa langsung memeluk Venny.

***

Keesokan harinya....

Venny, Bondan, dan Tissa sudah berada di meja makan untuk sarapan bersama. Belva menuruni anak tangga dengan wajah yang tidak bersahabat. “Pagi, Belva!” sapa Bondan dengan senyumannya.

Belva langsung duduk tanpa menjawab sapaan Bondan. “Kak Belva, mulai sekarang aku juga sekolah di sekolahan Kak Belva loh, jadi kita bisa sama-sama berangkat ke sekolah,” seru Tissa dengan bahagianya.

“Belva, kamu berangkat sekolah bareng sama Tissa,” titah Mama Venny.

Belva menghentikan gerakan tangannya yang sedang mengambil nasi goreng lalu menatap Venny dengan tatapan tajam. “Aku tidak mau bareng dengan dia,” sahut Belva dengan sinisnya.

“Belva, kenapa kamu selalu bersikap seperti itu? Sekarang Tissa sudah menjadi adik kamu, lagi pula kalian sekolah di tempat yang sama jadi apa salahnya jika Tissa ikut mobil kamu,” sentak Mama Venny.

“Tidak ada yang boleh naik mobil aku, lagi pula di garasi masih banyak mobil ngapain ikut mobil aku?” sinis Belva.

“Mobil banyak, tapi sopirnya gak ada,” sahut Mama Venny.

“Suruh saja suami Mama yang bawa mobil,” sahut Belva.

“Belva, Papa Bondan dan Mama harus pergi ke kantor. Kalau kita tidak urus kantor, mau makan pakai apa kita? Sedangkan usaha keluarga kita dan pendapatan keluarga kita hanya dari perusahaan itu!” bentak Mama Venny.

Belva bangkit dari duduknya, dia sudah tidak berselera sarapan lagi. “Mau ke mana kamu, Belva?” bentak Mama Venny.

Belva terus melangkahkan kakinya, hingga Belva pun ingat sesuatu dan menghentikan langkahnya lalu membalikan tubuhnya. “Oh iya, sampai kapan pun dia bukan Papa aku karena Papa aku hanyalah Papa Ferdi. Dan dia juga bukan adik aku, karena aku adalah anak tunggal dan sampai kapan pun akan tetap seperti itu,” ucap Belva dengan mantap.

“Belva!” teriak Mama Venny.

Belva kembali melanjutkan langkahnya dan pergi menuju sekolah. Sedangkan Venny tampak emosi melihat kelakuan putrinya. Tissa menatap kepergian Belva dengan tatapan tidak suka.

“Sombong sekali sih dia, lihat saja akan aku rebut semua yang jadi milik kamu. Aku sudah berusaha baik sama kamu tapi kamu memperlakukanku seperti ini, jangan salahkan aku jika nanti aku bisa menggeser tempat kamu,” batin Tissa dengan senyuman sinisnya.

Sesampainya di sekolah, ponsel Belva berdering dan tertera nama Mario di sana. Belva tersenyum bahagia dan langsung menerima panggilan itu.

📞”Halo!”

📞”Halo, Bel. Nanti pulang sekolah kalau bisa kamu jangan dijemput ya!”

📞”Lah, memangnya kenapa?” tanya Belva.

📞”Biar aku yang jemput, aku mau ngajak kamu jalan-jalan dulu, mau tidak?” seru Mario.

📞”Ehmmm....bagaimana ya!” sahut Belva bingung.

📞”Please, ada sesuatu yang mau aku bicarakan sama kamu,” ucap Mario memelas.

Belva berpikir sejenak, hingga akhirnya Belva pun menyetujui ajakan Mario.

📞”Baiklah,” sahut Belva.

📞”Ok, kalau begitu nanti siang aku jemput kamu. Sudah dulu ya, aku mau berangkat ke kampus,” seru Mario.

📞”Ok.”

Perbincangan keduanya berakhir dengan senyuman salting dari keduanya. Tissa berangkat ke sekolah diantar oleh Venny dan juga Bondan, membuat Belva mengepakkan tangannya. Hati Belva sakit melihat Tissa diantar ke sekolah, sedangkan dirinya sejak kecil tidak pernah diantar oleh Venny.

“Aku semakin benci kepada Mama,” batin Belva.

Tissa masuk ke dalam lingkungan sekolah, selama di sekolah Tissa sengaja selalu mendekati Belva dan bersikap baik tapi Belva terus menjauhi Tissa membuat sebagian teman-temannya kesal kepada Belva. Tissa memang sengaja membuat Belva marah supaya teman-temannya benci kepada Belva dan berpihak kepada dirinya. Pokoknya Tissa ingin merebut semuanya dari Belva, dia iri melihat kehidupan mewah Belva.

***

Tidak terasa waktu pulang pun tiba....

Belva sudah menunggu di depan sekolah. “Si Belva lagi nunggu siapa itu? Mobilnya gak ada,” gumam Tissa.

Tidak lama kemudian, Mario pun datang. Mario keluar dari dalam mobil dan membukakan pintu mobil untuk Belva. “Terima kasih,” seru Belva dengan senyumannya.

“Kembali kasih,” sahut Mario.

Setelah itu, Mario kembali berlari dan masuk ke dalam mobilnya lalu langsung pergi dari sana. Belva mengerutkan keningnya. “Apa itu pacarnya? Ganteng juga ternyata,” gumam Tissa.

“Kamu sudah makan belum?” tanya Mario.

“Belum.”

“Kita Mall saja bagaimana? Kita makan di sana,” seru Mario.

“Boleh.”

Mario melajukan mobilnya menuju sebuah Mall terbesar di kota itu. Mereka masuk ke sebuah restoran untuk makan siang terlebih dahulu. Setelah selesai makan, Mario tampak gugup membuat Belva bingung.

“Kamu kenapa?” tanya Belva.

Mario menarik napas dalam-dalam lalu mengeluarkannya secara perlahan. Mario menggenggam tangan Belva membuat Belva kaget. “Bel, mungkin ini terlalu singkat tapi sejak pertama aku melihat kamu di pemakaman, aku langsung jatuh cinta sama kamu. Entah kenapa aku ingin sekali menjadi orang yang bisa berbagi cerita dan aku juga ingin kamu punya seseorang yang bisa kamu jadikan sandaran,” seru Mario serius.

Belva semakin kaget mendengar ungkapan hati Mario. Banyak laki-laki yang nembak dia di sekolah dan Belva sama sekali tidak tertarik dengan mereka. Berbeda halnya dengan Mario, jantung Belva berdetak tak karuan.

“Bagaimana, apa kamu mau jadi pacar aku?” seru Mario.

Belva bingung, dia merasa malu sekali. Tapi setelah diam sejenak akhirnya Belva pun mengangguk pertanda kalau dia menerima cinta Mario. “Serius kamu nerima aku?” tanya Mario tidak percaya.

“Kalau tidak percaya ya, sudah,” ketus Belva.

“Jangan gitu dong, aku percaya kok sama kamu. Terima kasih ya, sudah menerima cinta aku. Jadi mulai sekarang kita jadian nih?” goda Mario.

“Menurut kamu bagaimana?” kesal Belva.

“Jadian dong, masa enggak,” sahut Mario.

Wajah Belva memerah menahan malu. Walaupun selama ini banyak yang nembak Belva, tapi masalah pacaran ini adalah yang pertama sehingga membuat Belva malu dan gugup juga. Beruntung Mario orangnya asyik dan bisa mencairkan suasana membuat Belva santai dan nyaman.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ya elah mokondo ..Cemen amat maen nya culik2an
yaniSuryani
wah udah mulai main culik culikan nih,,,,
Abi...iya pasti Abi bisa selamtin Belva
Riasusi
double update kk poppy lanjut 👍😘😘😍
ꪶꫝNOVI HI
belva dalam bahaya
Naysila mom's arga
semoga abi nolongin belva kasihan bgt dia
yaniSuryani
ih...Abi sama Belva tuh vibes nya kaya Kyara dan mas Al gak sih,,, rumahnya saling berhadap-hadapan,,, terus sama² abdi negara yg melindungi cewek kesayangan 🤭🤭
yaniSuryani
tuh mulut rem blong banget ya marMarimar,,,, lihat aja nanti Belva bakalan jauh lebih bahagia hidup sama abangmu 😂
yaniSuryani
si mario otaknya masih belum sampe dikasih kode² kaya gituan,,, tetep aja oon 🤣🤣
yaniSuryani
bahaya nih si Bondan pasti bakalan nekat sama Belva
yaniSuryani
utung sekarang ada mas Abi yg bakalan lindungi Belva
yaniSuryani
uhuuuuuyyyyy kebongkar semuanya 🤣🤣🤣
yaniSuryani
ya pulang naik taxi lagi lah gimana sih,,,,, udah mah datang gak di undang pulang minta di anterin lagi 👻
yaniSuryani
ih kebangeten oonnya Mak Venny 🤭
yaniSuryani
emang beda ya orang yg otaknya waras sama yg goblok 🤭🤭🤭🤭
yaniSuryani
puas banget akuuuuu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yaniSuryani
ini si Tissa kapan kebongkarnya sih udah gak sabar akuuuu🤣🤣🤣
yaniSuryani
sering² aja kerjasama kaya gini,,, siapa tau jadi cinlok kan ya🤭
yaniSuryani
ketawain si Mario aja terus aku 🤣🤣🤣
yaniSuryani
udah lah Tissa mau segimanapun kamu tetep jauh dibawah Belva 🙄
yaniSuryani
nasib si Mario gimana ya,,, sekarang aja udah mulai ragu sama si Tissa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!