Karin gadis pemalas yang punya hobby nonton Drakor dan Dracin sepanjang masa remajanya, tidak menyangka bahwa nasibnya akan seperti di drama drama yang pernah ia tonton.
Diumur ke 20 tahun ia dipaksa menikah muda dengan Om Om yang di jodohkan Oleh Ayahnya.
Om Om itu adalah kolega bisnis Ayah Karin bernama Arjuna Prayoga.
Meskipun hanya berbeda 7 tahun tapi Karin yang saat itu masih kuliah, sangat sulit untuk menerima perjodohan dan pernikahan itu.
Apalagi Karin sudah memiliki pacar yang telah dipacarinya selama bertahun tahun bernama Kai Bagaskara seorang cowok populer dan sangat dicintainya.
Dapatkan Karin Lolos dari perjodohan yang disiapkan Ayahnya?
Ataukah pada akhirnya ia akan benar benar menikah dengan Om Arjuna?
Selamat membaca semoga kalian suka dengan karyaku, saranghae 🩷
BTW karena ini cerita tentang pernikahan Harap bijak sebelum membaca okey...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengantin Kecil
Karin terbangun saat cahaya mentari mulai masuk ke sela sela gorden kamarnya.
Kepalanya terasa sakit sekali, mungkin akibat terus menangis dan juga kemarin beberapa jam memakai siger yang lumayan berat.
Ia menggeliat kecil, perlahan membuka mata bulatnya, dalam hatinya berharap semoga ia bisa time travel untuk mengubah masa depan, seperti di drama drama atau novel yang ia baca, kembali ke beberapa tahun lalu di kehidupan selanjutnya.
Tapi Karin sadar ini bukan dunia Novel dan drama, Karina si pemalas dan manja kini telah menjadi seorang istri.
Karin mencoba bangkit saat tanpa sadar ia mengok ke samping kirinya.
Seorang Pria tampan sedang duduk sambil menyelonjorkan kakinya tepat di sisi Karin.
Pria itu sedang memegang sebuah buku di tangannya, menyadari Karin sudah terbangun Om Yayang bergegas mengesampingkan buku bacaan yang sedang ia baca.
"Selamat pagi istriku." Ujarnya sambil tersenyum manis.
Karin buang muka, ia menutupi wajahnya yang kini bare face tanpa make up "Duh malu maluin banget" ucapnya dalam hati, selain orangtua dan orang orang rumah, ia sangat tidak terbiasa ada yang melihatnya tanpa make up apalagi itu bangun tidur.
"Kok nutup muka sih, tetep cantik kok." Om Yayang mencoba menebak isi hati Karin.
"Kenapa Om dikamarku?" Tanya Karin sambil masih menutupi wajahnya.
Om Yayang terkekeh "Terus Om harus tidur dimana, masa tidur sama si Danu lagi, sekarang kan Om suamimu cil."
Karin cemberut "Tapi Karin belum ikhlas jadi istri Om."
"Iya gak apa apa, nanti juga bakal ikhlas Om jamin." Ujar Pria matang itu dengan percaya diri.
"Yaudah sana Om Yayang Keluaaaaaaar, Karin mau mandi tau." Usir Karin merengek, dia sangat tidak nyaman ada Om Yayang di Kamarnya terlebih nanti ia akan berpakaian.
Dengan serta merta Om Yayang menarik Karin dan mendekapnya, Karin menggeliat berusaha melepas, Om Yayang dengan lembut mengelus bagian atas kepalanya.
"Rin diem, dengerin Om ya."
Karin menurut bagaimana pun dia sebenarnya sadar kalau om Arjuna alias Om Yayang memang adalah suaminya.
"Mulai hari ini kamu harus terbiasa ada Om disisi kamu, karena memang sudah seperti itu sepantasnya seorang suami istri, ngerti gak?" Om Yayang bicara sangat lembut, dia juga tidak mau istrinya ini terus menerus merajuk dan menghindarinya.
Karin sesenggukan air matanya tumpah "Tapi Karin enggak siap nikah Om, semua karena dipaksa Ayah, huaaaaaaaa." Gadis itu kini jadi manangis di pelukan suaminya.
Arjuna mengelus punggung Karin, ia paham betul pasti gadis ini masih terguncang karena keputusan Ayahnya yang begitu extreme, Arjuna memang benar benar ingin menikahi Karin tapi bukan dialah yang merancang pernikahan ini harus terjadi secepat itu.
"Maafin Om Yayang ya, ini salah Om, Om takut Karin nanti diambil orang, makanya Om buru buru nikahin Karin."
Arjuna berusaha menyalahkan dirinya di depan Karin, ia mencoba menutupi kenyataan yang sebenarnya bahwa diapun di paksa Bagas, Pria itu tak mau tensi Anak dan Ayahnya jadi semakin tinggi.
Karin memukuli suaminya tapi suaminya itu tetap sabar menerima pukulan pukulan Karin "Kenapa Om tega, kalau om sayang sama Karin harusnya om mau dong nungguin Karin, setidaknya sampe lulus kuliah." Isi hati gadis itu akhirnya bocor.
Arjuna memeluknya lebih erat "Iya sayang, maafin Om Yayang ya, Om yang salah, seumur hidup ini Om janji bakal tebus semua rasa sedih Karin di hari ini, Karin mau apa Om beliin yuk, jalan jalan yuk."
Karin menggeleng "Karin gak mau, Karin gak pengen apa apa."
Lelaki itu melepaskan pelukannya pada Karin ia mengusap air mata yang kini tumpah ruah di wajah imut Karin dengan telapak tangan kekarnya.
"Iya kalau belum mau apa apa, gak apa apa kok, tapi istri Om yang cantik ini jangan nangis melulu, ntar disangka om Yayang mainnya terlalu keras."
Seketika Karin membelalakan matanya yang masih berair "Ih Om Yayang mesum tau." Karin mencubit lengan sahabat Om Danu itu.
Lelaki itu meringis kecil lalu terkekeh "Kan orang nyangkanya begitu Rin, kita kan abis malam pertama semalem."
Wajah Karin memerah diikuti telinganya ia merasa malu mendengar kata malam pertama itu.
Karin bukan gadis yang polos polos amat, apalagi dia pencinta drama drama Korea dan China, justru malah Karin sangat paham dengan adegan adegan seperti yang kerap lihat dalam drama.
Meskipun dengan Kai belum pernah melakukan hal yang macam macam, tapi Karin tau maksud perkataan Om Yayang kali itu.
"Om Yayang nakal ah." Ucapnya mengalihkan Obrolan "Karin kan malu."
Arjuna tersenyum hangat, lalu mencubit pipi istri kecilnya itu "Sehari aja ya malunya, soalnya besok besok Om gak janji loh, kalau bakal sabar kayak malem tadi."
Karin terdiam, lalu Om Yayang mengecup bibir gadis itu, membuat Karin kaget.
"Itu namanya Ciuman selamat pagi ya sayang." sebelum Karin sempat protes Om Yayang dengan cepat memberikan klarifikasinya.
"Mulai sekarang, Om bebas, mau cium kamu, peluk kamu, dan bahkan membuka bajumu Rin, Om yakin Karin sudah mengerti kan, Om Yayang janji gak akan maksa, tapi Karin juga harus mengerti posisi Om sebagai suami ya, jangan ada ngambek ngambekan lagi okey istriku, nanti kamu dosa loh kalau buat suami enggak puas."
Kata kata Om Yayang memang benar, sebenci apapun Karin dengan pernikahan ini saat ini dia memang resmi dan Sah jadi istri Om Arjuna.
Karin mengangguk lemah, melawan pun tak ada gunanya, Karin tau Om Yayang bukan tipe cowok yang menye menye dan akan memaklumi Karin terus.
Karina Pradipta sangat paham dengan lelaki matang di sampingnya itu. Karena Karin sudah mengenal Om Yayang lebih dari 10 Tahun, semenjak suaminya ini bersahabat karib dengan Om Danu sejak SMA.