NovelToon NovelToon
Sistem Ayah Super Tajir

Sistem Ayah Super Tajir

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:29.5k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Diusir ke jalanan di tengah badai hujan bersama sepasang anak kembarnya yang menangis kelaparan, hidup Jiang Muchen hancur berkeping-keping saat istrinya memilih pergi demi gemerlap harta seorang tuan muda kaya.

Namun, tepat ketika keputusasaan nyaris menelan kewarasannya, "Sistem Ayah Super Tajir" tiba-tiba aktif, mengubah takdirnya dalam semalam dengan menjanjikan kekayaan tak terhingga hanya lewat satu syarat mutlak: membahagiakan anak-anaknya.

Kini, dengan kekuatan finansial yang perlahan mampu menggenggam ekonomi seluruh Kota Jiangcheng, Jiang Muchen bersumpah untuk membangun surga dunia bagi putra-putrinya, Zihan dan Ziyue, sembari memastikan siapa pun yang pernah menginjak-injak harga diri keluarganya... terutama sang mantan istri akan berlutut dalam penyesalan yang terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Su Qingxue tersentak sadar dari lamunannya. Semburat merah terang langsung menjalar dari leher hingga ke telinganya.

"A-ah... tentu saja. Maafkan kelancangan saya, Tuan Jiang."

Wanita anggun itu buru-buru memutar tubuh, membuka pintu penumpang depan, lalu duduk dengan kaku. Tekanan absolut dari interior mobil buas ini, ditambah keberadaan pria misterius di kursi pengemudi, membuat detak jantungnya kehilangan ritme normal.

Di balik kemudi, Muchen duduk dengan santai. Begitu telapak tangannya mencengkeram setir berbalut kulit itu, sebuah arus informasi mengalir deras menembus saraf otaknya. Keterampilan Mengemudi Tingkat Dewa aktif seketika. Muchen merasa jiwanya menyatu dengan kendaraan raksasa ini; ia bisa merasakan setiap celah mesin, kalkulasi bobot baja, hingga respons pengereman dengan akurasi hitungan milimeter.

Wrrrrmmm!

Mesin V8 monster baja itu mengaum buas, menggetarkan dinding beton dan lantai garasi bawah tanah.

Muchen menginjak pedal gas dengan tenang. SUV raksasa itu melesat keluar dari garasi dengan kelincahan yang sama sekali tidak masuk akal untuk ukurannya, membelah jalan raya Kota Jiangcheng di bawah terik matahari pagi.

Di sepanjang jalan raya, pemandangan luar biasa terjadi. Semua kendaraan secara otomatis menepi, memberi jalan layaknya rakyat jelata yang membelah barisan demi kereta kencana raja. Pengemudi supercar mewah lainnya bahkan membuang setir jauh-jauh, tak ada satu pun yang berani mendekat. Menggores sedikit saja cat mobil lapis baja ini, asuransi nyawa mereka mungkin tidak akan cukup untuk menutupi biaya perbaikannya seumur hidup.

Sementara itu, di sisi lain Kota Jiangcheng.

Di dalam sebuah vila megah bergaya arsitektur Eropa klasik, sinar matahari pagi menembus jendela kaca setinggi langit-langit, menyinari sepasang pria dan wanita yang masih terbaring malas di atas ranjang super king size.

Lin Yueran perlahan membuka matanya.

Sensasi dingin dan lembut dari seprai sutra premium yang membelai kulitnya membuat wanita itu tersenyum lebar. Ini bukan lagi kamar kontrakan sempit yang lembap. Ini bukan lagi kasur busa tipis yang selalu sukses membuat punggungnya pegal setiap pagi. Ini adalah sangkar emas milik tuan muda Keluarga Zhao. Bau uang, aroma parfum musk mahal, dan aura kemewahan merasuki setiap tarikan napasnya.

'Akhirnya... aku bebas dari pria miskin tak berguna itu,' batin Yueran puas. Senyum kemenangan terukir di bibir merahnya.

Ia memutar tubuhnya, menatap wajah Zhao Qiming yang masih tertidur pulas dengan dengkuran halus. Di mata Yueran, pria buncit di hadapannya ini bukanlah manusia, melainkan tiket emas permanen menuju kasta tertinggi sosialita Jiangcheng.

Yueran bangkit perlahan, membalut lekuk tubuhnya dengan gaun tidur berbahan satin merah marun, lalu melangkah gemulai menuju jendela raksasa. Ia menatap hamparan taman luas dengan air mancur pribadi di bawah sana.

'Jiang Muchen, kau mungkin sedang menangis tersedu-sedu di pinggir selokan sekarang bersama dua anak nakal itu. Jangan salahkan aku. Dunia ini memang kejam. Tanpa uang, kau hanyalah serangga,' cibir Yueran dalam hati, menyesap udara pagi dengan bangga. 'Aku hanya memilih jalan hidup yang rasional.'

Tok... tok... tok...

Suara ketukan pintu yang terburu-buru merusak momen kemenangannya. Seorang pelayan wanita berseragam hitam putih masuk sambil menundukkan kepala dalam-dalam.

"Nona Lin, maafkan kelancangan saya mengganggu waktu istirahat Anda. Tuan Besar Zhao baru saja menelepon. Beliau memerintahkan Tuan Muda Qiming untuk segera datang ke kantor pusat. Ada masalah gawat dengan saham perusahaan ritel cabang utara yang tiba-tiba diakuisisi paksa secara misterius pagi ini."

Alis Yueran berkerut. Ia bergegas kembali ke ranjang, menggoyangkan lengan pria itu dengan lembut.

"Qiming... bangun, Sayang. Ayahmu mencarimu. Pelayan bilang ada masalah darurat di perusahaan ritel utara."

Qiming mengerang malas, menepis tangan Yueran kasar. Ia membuka matanya yang masih merah, menatap wajah cantik di hadapannya sejenak. Namun, sama sekali tidak ada binar cinta di sorot mata pria itu. Yang tersisa hanyalah kepuasan birahi yang sudah tuntas dilampiaskan, dan sepercik rasa bosan.

"Perusahaan ritel? Sialan, biarkan saja manajer regional yang mengurusnya. Kenapa orang tua itu repot sekali memanggilku pagi-pagi begini?" gerutu Qiming serak. Ia menggaruk perut buncitnya, lalu menatap Yueran dari ujung kaki hingga ujung kepala dengan tatapan menilai.

"Kau masih di sini?" Qiming mendengus geli. "Kudengar dari si tua Bibi Wang, kau menyuruhnya membuang sisa barang mantan suamimu ke jalanan semalam saat badai? Ckckck, benar-benar wanita jalang yang kejam. Tapi harus kuakui, aku suka keliaranmu di ranjang semalam."

Kata-kata kasar itu meluncur santai dari mulut Qiming, namun sukses membuat dada Yueran berdesir ngilu. Ada nada merendahkan yang sangat jelas di sana seolah ia hanyalah peliharaan penghibur. Yueran buru-buru menelan harga dirinya bulat-bulat, memaksakan senyum paling manja.

"Aku melakukannya demi masa depan kita, Qiming. Aku sudah menutup masa laluku karena aku ingin seratus persen fokus padamu."

"Ya, ya, terserah kau sajalah," potong Qiming malas, sama sekali tak tersentuh.

Trak!

Sebuah kartu kredit platinum dilemparkan begitu saja ke atas dada Yueran, lalu jatuh ke pangkuan wanita itu.

"Pakai kartu itu. Pergilah belanja ke mal atau ke salon dengan teman-teman arisanmu hari ini. Habiskan saja, tapi ingat, jangan ganggu aku sampai urusan kantorku selesai."

Tanpa repot-repot memberikan ciuman pagi, Qiming beranjak dari ranjang dan berjalan masuk ke kamar mandi, mengabaikan eksistensi Yueran seutuhnya.

Yueran menggenggam erat kartu kredit itu. Limitnya pasti mencapai ratusan ribu Yuan. Senyumnya seketika kembali merekah, menepis jauh-jauh rasa terhina barusan.

Hari ini, ia akan merayakan kebebasannya! Ia tidak tahu, dan akal sehatnya tidak akan pernah sanggup membayangkan, bahwa mantan suami yang selalu ia injak-injak harga dirinya itu... saat ini sedang duduk di balik kemudi monster baja senilai puluhan juta Yuan, melaju menuju kawasan properti paling elite di seluruh Jiangcheng.

Kembali ke jalan raya.

SUV hitam raksasa itu berbelok elegan, memasuki area gerbang utama yang dijaga ketat oleh dua baris petugas keamanan bersenjata. Di atas gerbang beton raksasa berlapis marmer itu, terpampang ukiran tiga dimensi berwarna emas murni: DRAGON BAY.

Petugas keamanan yang tadinya memasang wajah sangar saat memeriksa mobil mewah lain, seketika menahan napas. Mereka langsung berdiri tegak sempurna dan memberikan hormat militer saat melihat kendaraan taktis milik Muchen mendekat. Tak ada satu pun dari mereka yang punya nyali untuk melangkah maju dan meminta kartu akses.

Bagi orang-orang di dunia keamanan elit, menghentikan mobil lapis baja seperti ini sama saja dengan mencari mati.

Di kursi penumpang, Qingxue melirik ke arah Muchen. Profil samping pria ini terlihat begitu menawan; rahang tegasnya terkatup santai, dan sepasang mata tajamnya fokus menguasai jalanan.

"Tuan Jiang," Qingxue memecah keheningan. "Kita sudah tiba di kompleks pusat pemasaran Dragon Bay. Kebetulan, Direktur Pemasaran di sini adalah relasi baik saya. Saya sudah menghubunginya. Dia akan memberikan tur eksklusif untuk unit vila tipe tertinggi yang informasinya bahkan belum dirilis ke publik."

"Bagus," sahut Muchen santai. Tangan kirinya memutar setir dengan luwes, memarkirkan monster baja itu tepat di pelataran VIP lobi utama pusat pemasaran. "Aku menginginkan vila dengan halaman belakang yang paling luas. Ziyue sangat suka berlari bebas, dan Zihan membutuhkan ruang kaca yang tenang di dekat taman untuk membaca buku."

Ding!

Tepat ketika mesin V8 itu dimatikan, suara mekanis yang dingin tiba-tiba bergema menembus batok kepala Muchen.

[Peringatan Sistem: Memicu Misi Sampingan Face-Slapping Pertama!]

[Deskripsi: Seseorang dengan mata yang lebih tinggi dari langit akan merendahkan Anda dan putri Anda di dalam pusat pemasaran ini. Sebagai Ayah Super Tajir, martabat Anda adalah martabat pewaris Anda.]

[Misi: Beli vila termahal di Dragon Bay secara tunai hari ini juga, dan hancurkan karier orang yang berani meremehkan keluarga Host!]

[Reward Misi: Kepemilikan 51% Saham Mayoritas dari Grup Real Estat Naga Hitam (Pengembang Utama Dragon Bay), dan 1x Pil Peningkatan Fisik Dasar.]

Mendengar notifikasi itu, sudut bibir Muchen perlahan melengkung ke atas. Senyum dingin penuh dominasi yang mulai familiar itu kembali terukir di wajah tampannya.

Roda gigi takdir baru saja mulai berputar. Dan siapa pun bajingan kurang ajar yang berani menghalangi jalan anak-anaknya hari ini... Muchen pastikan nyawa dan karier mereka akan hancur lebur hingga menjadi debu.

"Ayo turun, Anak-anak." Suara Muchen berubah sangat lembut saat menoleh ke kursi belakang. "Kita akan memilih rumah baru kita hari ini."

Pria itu mendorong pintu mobil yang berat. Muchen melangkah keluar, membiarkan teriknya matahari pagi Jiangcheng menyinari langkah pertamanya menuju penaklukan kota ini.

1
Seung
🤣 jadi ank nya
Luna
nikah dulu woy ,,,,
Seung
kok ngga nyambung? 😂
Luna
1 miliar Dollar jadi berapa triliun itu 😱😱😱😱😱😱
Mu Lin@42443
chp 15 dan 16 sama, lalu chp 14 ke 15 kayak di lewatin, dari gudang, tiba tiba udh berantem di kaki villa
Luna
calon ibu sikembar cie cie
Was pray
kok diekspor? berarti tenaga pengajarnya dibuang ke eropa dong .... 🤭🤭🤣
RaMna Hanyonggun Isj
Ceritanya sama persis dgn cerita sebelah dgn titik komanya hanya beda di disni yg di Usir Cowok di sebelah Cewek yg di Usir
💫Penjelajah Novel💫
saran jangan terlalu banyak membuat cerita. fokus ke 1 - 2 aja dulu. setelah tamat baru buat lagi. nanti banyak yg gak ke urus kek yg sudah2🙏
Luna
👏👏👏👏pak dudaku keren👍
Fajar Fathur rizky
cepat bantai bayangan abu
Luna
semoga lolos Thor,,, beberapa akhir ini banyak novel favorit ku yg gagal kontrak 💪
Yui: makasih kak dukungannya😊, iyah ntah apa yang merasuki Aplikasi ini
total 1 replies
💫Penjelajah Novel💫
tolong up 10 bab/hari thor. jangan nanggung gini 🤣
Yuliana Tunru
linna kau terlalu pede ya jgn kau kita jiang vm.orang biasa ditunghu kejutan krn niat jahatmu
Yuliana Tunru
👍👍👍 jiang munchen kau bagai eewa kematian bagi orang2 jqhat
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Dewiendahsetiowati
cerita dicerai di hari tua aku kembali menjadi nona muda kok dihapus ya thor
Yui: mau direvisii kak😊
total 1 replies
Yuliana Tunru
benar2 pembalasan yg mutlak 👍👍
Luna
lah ngapain kamu nyalahin tuan muda Zhao kan elu yg gatal dulu Lin🤣🤣🤣🤣
Luna
request kalo bisa si mantan istri diteror sampai gila yh Thor🤣🤣🤣
Luna: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!