Novel ini bergenre horor komedi yang menghibur meski horor. Cinta bisa tumbuh kapan saja dan pada siapa saja. Termasuk cinta Mbak Kunti kepada Nurdin, bestienya yang notabene-nya manusia. Karena patah hati, Mbak Kunti pindah ke daerah lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Lubi Channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKIBAT SALAH SERVER (6)
Penulis: Linda Lubi
Sekian lama berkuasa di kampung Rambutan sebagai penghuni pohon asam, Abang Kunti merasa terhina. Belum ada seekor kunti pun yang berani cuek kepadanya.
Ini tidak bisa dibiarkan. Abang Kunti akan mandi dan keramas di rumah orang terkaya di Kampung Rambutan.
Biasanya ia malas banget ke rumah pejabat DPRD itu. Aura-nya bikin gerah. Pak Rudi, nama Anggota DPRD itu sering berantem sama istrinya. Ia jarang pulang ke rumah.
Sejak menjabat jadi Anggota
DPRD, beliau diculik sama Pelakor. Istri syahnya, Bu Sugita, lelah mencari ke beradaannya. Katanya ia sampai menggundang dukun segala agar Pak Rudi bisa kembali mutlak kepadanya.
Tapi dukun pelakor jauh lebih sakti. Pak Rudi berjanji akan berlaku adil. Tapi nyatanya ia lebih betah di rumah pelakor yang ia beli dari hasil korupsi seharga 5 Milyard.
Abang Kunti sebenarnya kasihan sama Bu Sugita. Tapi begitu melihat Bu Sugita punya dukun pribadi segala, Abang Kunti jadi illfeel.
Dua orang anak Pak Rudi suka flexing. Mentang-mentang anak pejabat. Masing-masing pakai Alphard. Selalu update status di Medsos dengan berita gimmick. Mereka pura-pura bahagia. Padahal keluarga mereka amburadol. Broken Home. Mereka tidak peduli Pak Rudi poligami. Yang penting mereka bisa berfoya-foya.
Abang Kunti takut terkena jebakan Batman. Soalnya rumah ini sudah dipasang ranjau oleh dukun Bu Sugita. Bisa-bisa ia kesetrum. Kalo Pak Rudi yang kena, ia bisa kembali jadi Pak Rudi yang dulu. Cinta keluarga.
Memang ya guna-guna pelakor sangat mematikan. Mematikan akal sehat. Dukun Bu Sugita, telah mengisi ranjau di setiap sudut rumah. Ranjaunya bukan ranjau yang bisa meledakkan rumah jika terpijak. Tapi ranjaunya berupa 'Cahaya Anti Pelet'.
Jika Abang Kunti yang kena, maka Abang Kunti akan kesetrum. Rambutnya bisa kribo kuntak-kuntak. Tubuhnya pun bisa gosong walau tidak permanen. Ia akan kembali normal setelah keluar dari rumah itu.
Tapi jika Pak Rudi yang kena, maka ia akan kembali pada Bu Sugita. Tanpa berbagi cinta lagi. Abang Kunti langsung ke kamar mandi Riko, anak sulung Pak Rudi.
Riko sendiri belum pulang ke rumah.
Dengan keyakinan yang hakiki, Abang Kunti mandi di bathup. Ia pun keramas dengan shampoo yang mahal. Merek Leonor Greyl. Yang harganya jutaan. Gila benar korupsinya.
Rombongan kutu dari rambut Abang Kunti, lengket di air bathup. Udah berapa ratus tahun Abang Kunti tidak mandi? Akhirnya ia memilih mandi pakai shower saja. Sesekali ia dancer ala Toktok yang sering ia curi lihat pada pemuda-pemuda yang scroll hp. Walau dia Kunti, ia tetap fomo dan kekinian. Hanya Mbak Kunti yang menistakan ketampanannya.
***
Nurdin meriang. Ia kehujanan gara-gara mencari ikan hiu gulai merah. Ia menggigil sesampai di rumah. Ia tak mendapatkan ikan hiu gulai merah.
Pergolakan batin dan kerinduannya kepada Mbak Kunti membuat ia meriang. Padahal menurut dokter herbal yang terkenal itu bahwa air hujan sangat bagus untuk kesehatan jika berasal dari langit. Bukan dari dari talang rumah.
"Maafin Salima ya Bang. Gara-gara Salima ngidam yang tak biasa, Abang jadi sakit. Sebenarnya hati Salima meronta-ronta pengin marah sama Abang. Tapi rasa cinta Salima mengalahkan segala-galanya. Salima menyelimuti Nurdin.
Sebenarnya kalau di daerah lain gampang nyarinya. Di sini bukan nggak ada ikan hiu. Tapi warga Aceh jarang bahkan mungkin nggak ada yang mau ikan hiu kecuali warga urban.
Di kampung lain Kunti seperti merasa meriang. Wajah Nurdin terbayang-bayang. Mana ada kuntilanak yang sakit. Ada yang nggak beres mungkin. Antara konsisten dan plin plan, Mbak Kunti menembus dimensi ruang dan waktu untuk ketemu Nurdin.
Cling.....
Terlihat Nurdin bergulung di balik selimut. Pantas Mbak Kunti meriang juga. Apa ini yang disebut kontak batin? Apa ini yang disebut cinta? Mbak Kunti ingin menghampiri, tapi terlihat Salima masih belum tidur. Mbak Kunti langsung menyihir Salima agar tidur pulas.
Mbak Kunti mendekati Nurdin. Lalu ia memegang kening Nurdin. Sebuah cahaya ia keluarkan dari telapak tangannya. Cahaya itu langsung menyedot energi negatif dari dalam tubuh Nurdin. Seketika meriang Nurdin hilang.
Mbak Kunti langsung menghilang sebelum Nurdin bangun. Ia tak ingin Nurdin melihatnya. Ia hanya ingin melihat Nurdin bahagia dan sehat selalu. Walaupun hatinya berdarah-darah jika melihat Salima.