"Kau yakin dengan misi ini?" tanya Bela pada Anna.
"Kalau aku jawab tidak yakin, apa kau akan menyerahkan misi ini pada orang lain Bela?" Anna bertanya balik pada Bela sambil menyilangkan kaki nya di ujung sofa.
Bela mengerlingkan mata nya, ini bukan pertama kali nya dia mendengar Anna berkata seperti ini. Anna dalam mode ini memang sangat lah menyebalkan, bicara asal, belagu dan sangat suka merendahkan orang lain.
Namun sebagai teman baik Anna sekaligus bos dari bisnis rahasia ini, Bela sama sekali tidak masalah. Anggap lah dia sudah sangat maklum menghadapi setiap karakter yang ada di dalam diri Anna Dartmen.
"Ck.. kau ini sedang mengejek ku?!" Ujar Bela pada Anna.
"Tidak! aku tidak sedang mengejek mu! Aku hanya bertanya saja." Ucapnya yang sambil tiduran di atas sofa di dalam markas mereka.
"Ann, kau memang adalah orang yang paling tepat untuk menjalankan misi ini tapi aku tetap saja merasa was-was! Sebab yang tahu kapan kau akan berubah Bisa saja kau berubah menjadi Annna, B
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#6 revisi
“Apa kau sudah bertemu dengan Anne?” Tanya Boni pada sahabat nya.
“Hmm,.. dia baru saja pulang dan saat ini sedang ada di kamar nya.” Sebut Lucas pada sahabat sekaligus dokter pribadi keluarga nya.
“Bagaimana kabar nya hari ini?” tanya Boni lagi pada Lucas.
Lucas menarik nafas sesaat, lalu menjawab pertanyaan sahabat nya itu. “Seperti nya dia baik-baik saja. Sepenglihatan ku, tidak ada hal yang janggal pada diri nya saat kami bertemu tadi. Aku yakin kalau tadi aku sedang bicara dengan Anne, bukan karakter-karakter lain di dalam diri nya.” Jawab Lucas terbuka pada Boni. Sebagai sahabat sekaligus dokter pribadi keluarga Lucas, Boni tentu saja tahu apa yang menimpa putri sahabat nya itu.
Pasca kematian sang ibu Anne mengalami sebuah penyakit yang termasuk jarang di alami oleh orang kebanyakan. Karena jenis penyakit yang diidap oleh Anne ini bukan lah sejenis panu-panuan atau pun setingkat lebih tinggi seperti demam batu pilek.
Awal nya Lucas dan Boni mengira kalau Anne mengalami Dissociative identity disorder (DID). Hal ini karena apa yang mereka lihat pada diri Anne pasca kematian sang ibu persis seperti apa yang dialami oleh penderiat DID (kepribadian ganda)
Dimana pada sebagian besar kasus, tanda seorang penderita DID memiliki lebih dari dua karakter dalam satu tubuhnya. Nah, karakter atau identitas lain tersebut terpisah satu dengan yang lainnya.
Saat satu identitas alternatif tengah menguasai tubuh orang itu, identitas alternatif ini yang memegang kendali penuh terhadap tubuh seutuhnya dalam beberapa waktu ke depan.
Oleh sebab itu, penderita DID sering mengalami perubahan karakter yang terjadi secara total. Mulai dari aksen bicara, memori, nama, usia, bahkan gender dari kepribadian tersebut bisa saja berubah dan benar-benar berbeda.
Dengan kata lain, ketidaksadaran yang pasien alami saat identitas tubuh berubah akan diikuti juga dengan segala perubahan dalam diri. Bila pun pasien memiliki lebih dari dua kepribadian dalam diri, tiap kepribadian itu masing-masing akan tetap berfungsi secara terpisah-pisah.
Dan ini lah yang lihat oleh Boni dan Lucas. Ada dua karakter berbeda dalam diri Anne. Yang pertama adalah Anne dan yang kedua adalah Bembi.
Boni dan Lucas yang mengawasi Anne diam-diam, dahulu kerap melihat sosok Bembi ini muncul.
Namun seiring waktu Boni dan Lucas melihat hal yang berbeda pada diri Anne. Dimana setelah mereka amati ternyata Anne itu dalam keadaan sadar saat Bembi muncul menggantikan nya. Sehingga Boni sebagai seorang dokter menyimpulkan apa yang di alami oleh Anna ini bukan lah DID, melainkan ALTER EGO (Alter ego adalah sebuah identitas atau karakter yang merupakan karakter yang sengaja dibentuk oleh seseorang. Karakter ini sering kali merupakan gambaran ideal tentang diri seseorang yang tidak bisa direalisasikan)
Pasalnya, perubahan identitas pada orang yang memiliki alter ego terjadi dalam keadaan sadar dan masih dalam kendali orang tersebut, orang yang memiliki identitas asli.
Dengan kata lain, tidak terjadi lupa ingatan pada proses perubahan karakter pada orang yang mengalami kondisi ini. Selain itu, identitas asli juga masih memiliki wewenang penuh dalam tukar-menukar identitas serta dalam kesadaran yang utuh.
Ini artinya, saat sedang merasa dalam kondisi membutuhkan identitas alternatif ini, orang tersebut dapat memicu dan mengubahnya sendiri. Bahkan, dia juga bisa mengembalikan identitas asli tanpa harus mengalami kesulitan sama sekali.
Untuk mendalami tentang Alter Ego ini, Boni sebagai sahabat Lucas sekaligus dokter pribadi keluarga Lucas pernah bertanya pada teman nya yang sesama dokter namun merupakan spesialis dalam hal ini.
Pada teman nya itu Lucas bertanya, apakah normal seseorang memiliki alter ego? Dan teman Lucas pun menjawab, sebenarnya, setiap orang berpotensi memiliki alter ego. Namun pada beberapa kondisi, mungkin mereka tidak sadar telah memilikinya, karena pemahaman mengenai fenomena ini memang masih berbeda-beda, seperti:
Seseorang terkadang memiliki alter ego dalam bentuk suara dalam kepalanya. Ia sering mengajak suara dalam kepalanya untuk berdiskusi saat ia berhadapan dengan keputusan yang sulit, dan ia merasa tak bisa membuat keputusan sendiri.
Seseorang yang menggunakan alter egonya untuk tujuan tertentu, seperti hal nya Beyonce yang mengeluarkan Sasha Fierce hanya pada saat ia butuh mengeluarkan karakter pemberani. Sementara itu, ia sendiri merasa bahwa karakter asli dari seorang Beyonce Knowles adalah karakter yang pemalu. Alhasil, ia sering menggunakan karakter buatan tersebut saat sedang menyanyi di atas panggung.
Lalu, ada pula orang yang mengeluarkan karakter lain hanya pada saat-saat ia sedang merasa kesepian dan butuh lawan bicara.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa memiliki alter ego tak sama dengan mengalami gangguan mental. Orang yang sehat mentalnya mungkin saja mengalami fenomena ini. Memiliki alter ego bisa memberikan manfaat tersendiri bagi sebagian individu.
Hanya saja yang perlu diketahui bahwa pada beberapa kasus, memiliki karakter lain bisa berakhir membahayakan diri sendiri maupun mungkin orang-orang sekitar.
Setelah yakin yang terjadi pada Anne bukan lah DID melainkan Alter ego yang muncul karena Anne yang merasa tertekan semenjak kematian sang ibu, Boni dan Lucas di hadapkan ke sesuatu yang mengejutkan lain nya yakni, setelah beberapa waktu Lucas dan Boni melihat tidak hanya ada satu karakter yang terbentuk oleh Alter ego nya Anne ini. Seirang berjalan nya waktu, karakter-karakter mulai bermunculan. Yang setelah Lucas dan Boni hitung berdasarkan pantauan mereka ada tiga karakter lain nya yang selalu muncul saat Anne berada di luar rumah mereka.
Itu arti nya di luar sana, Anne memiliki tiga karakter lain yang dapat Anne muncul kan dan Anne tenggelam kan lagi ke dalam diri nya selain karater utama nya.
Namun benarkan itu semua adalah Alter Ego nya Anne? Atau jangan-jangan Anne yang selama ini mereka lihat adalah bagian dari Alter ego itu sendiri. Jika itu benar. Lantas mana kan karakter asli putri Lucas itu?? Hal ini masih menjadi sebuah pertanyaan yang sampai saat ini belum bisa Boni dan Lucas temukan jawaban nya.
“Lucas... Aku rasa, aku punya solusi untuk penyakit Anne ini. Tapi entah kau akan setuju atau tidak.” ucap Boni.
“Solusi?”
“Ya solusi, aku kenal seserong yang mungkin dapat membantu nya menyelesaikan masalah ini, nama nya ..................”
☘️☘️☘️☘️
Aduh! Kenapa nama nya di tulis titik itu itu dokter Boni? Apa kita di suruh isi sendiri apa gimana? Kita kan kagak paham ini? hehehe..
Jangan lupa dukung karya ini dengan cara boom like dan Komen ya .. Minimal kamu like kan 20 komen saja di bab mana pun sudah sangat membantu Bestiiiiie kuh. muach 🥰 makasih 🙏🤭