Arnet tiba-tiba saja mendapatkan sistem yang mengubah hidupnya.
[Ding!]
[Selamat Host mendapatkan hadiah 100.000.000.000]
Suara itu muncul di pikirannya,disaat kejadian itu langsung mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
5. Semua Keahlian
"Si bodoh?"
"Iya,siapa lagi jika bukan Rico." Mendengar namanya Arnet hanya tersenyum.
"Kenapa kamu malah tersenyum, seharusnya kamu itu marah." jawab Amanda yang terlihat kesal.
"Aku tersenyum aku bahagia bisa lepas dari dia,aku merasakan arti bahagia yang sesungguhnya.Masalah dia ingin bersama wanita lain aku tak peduli lagi,masih ada pria lain yang lebih baik darinya." jawab Arnet yang menyadari sesuatu.
"Jadi kamu menyerah?"
"Bukan menyerah tapi lebih menghindari hubungan toxic." mendengar ungkapan itu,Amanda mulai mengerti.
"Baiklah aku paham,tapi ingat dia akan menyesali apa yang dia lakukan padamu dan jika nanti Rico mengejar lagi kamu jangan sampai kamu mau balikan dengan pria bodoh itu." Amanda begitu marah besar dengan apa yang Rico lakukan pada temannya.
"Iya,aku paham." jawab Arnet yang tahu betul Amanda begitu kesalnya pada Rico.
Setelah mereka asyik mengobrol,Amanda pamit untuk pulang.Arnet pun mengantarkan Amanda pulang sampai depan pintu.
"Kapan-kapan kita bertemu lagi, sekalian nanti bertemu di acara reuni SMA kita." Mendengar penjelasan itu,Arnet mengerutkan dahinya.
"Reuni SMA?"
"Iya reuni,apa kamu tidak masuk grup reuni?" tanya Amanda pada Arnet.
"Tidak, aku pun baru tahu darimu." jawab Arnet yang baru mengetahui hal itu.
"Acara reuni itu akan diadakan satu bulan lagi dan acaranya kebetulan diadakan di kota ini.Kabarnya teman-teman kita semuanya akan datang juga." Amanda menjelaskan tentang reuni itu.
"Nanti kita berangkat bersama ya." Ajak Amanda yang ingin sekali mengajak keluar bersama di acara itu.
"Coba nanti, kalau aku tidak sibuk." jawab Arnet yang belum menjawab ia tidaknya.
"Ya sudah, aku tunggu kabar darimu." jawab Amanda yang bergegas pulang.Disaat Amanda sudah pulang, Arnet duduk terdiam.
"Apa aku harus ikut." batin Arnet yang masih meragukan hal itu, bahkan di momen itu dia akan bertemu dengan teman-teman SMA.
"Kita lihat saja nanti." gumam Arnet yang belum menentukan dia akan hadir atau tidak.
Di tempat lain
Terlihat seorang pria yang baru saja bangun dari tidurnya,pria itu melirik kanan kiri.
"Aku dimana." gumam lirih pria itu.
"Tuan." sapa pria yang berdiri dibelakang pintu,pria itu bergegas membantu tuannya untuk berduduk.
"Aku dimana?" tanya lagi pria itu yang terlihat kebingungan.
"Posisi anda sekarang ada di rumah sakit tuan." jawab pria itu yang tampak menghormati orang di depannya.
"Apa kamu bilang, di rumah sakit." jawab pria itu yang masih tak percaya jika dirinya berada di rumah sakit.
Pria yang berdiri itu langsung menjelaskan awal kejadian,"Lalu di mana orang yang telah menolongku?"tanya pria itu sekali lagi.
"Orang itu sudah pergi tuan, dan semua administrasi pun sudah wanita itu bayar secara langsung."
"Seorang wanita."
"Iya tuan, penjelasan dari suster yang menangani tuan jika yang membawa tuan adalah seorang wanita.Dan saya sempat bertanya tentang siapa nama wanita itu dan suster bilang wanita itu tidak ingin disebut namanya dan dia hanya ingin menolong tuan,itu saja yang saya ketahui dari suster itu." Pria itu terdiam dan berpikir keras tentang siapa wanita itu.
"Kamu cek CCTV di rumah sakit,dan cari biodata dari wanita itu." Perintah pria itu yang tak lain dia adalah Alex seorang pengusaha terkemuka dengan segala aset di miliki oleh pria itu,bahkan baru beberapa hari ini dia mendapatkan keuntungan besar dari usaha property yang dia miliki.
"Baik tuan akan saya lakukan." jawab pria itu yang di mana pria itu adalah asisten pribadi dari tuan Alex yang bernama Zio.
Zio langsung keluar dari ruangan itu dan hanya ada Alex yang duduk terdiam memikirkan sesuatu tentang sosok wanita yang telah menolong dirinya.
"Siapa wanita itu." gumam Alex yang penasaran dengan wanita yang telah menolongnya.
Di tempat lain
Arnet baru saja selesai makan malam,dia duduk santai sembari menikmati suasana malam yang tenang.
"Sistem."
[Ding!]
[Ada yang bisa saya bantu]
"Aku ingin bertanya tentang poin." ucap Arnet yang mengingat jika ia memiliki poin 2000 yang ia miliki.
[Poin Nona ada 2.000,bisa Anda tukar uang atau keahlian]
"Untuk keahlian apa saja macamnya?" tanya Arnet yang penasaran dengan keahlian yang ada di sistem.
[ 1. Keahlian kepintaran 200 poin
2. Keahlian bela diri 200 poin
3. Kecantikan 200 poin
4.Pesona 200 poin
5.Skill hacker 200 poin
6.Skill chef 200 poin
7.Aroma parfum vanilla 200 poin
Silakan Nona pilih]
"Banyak juga ya,kalau aku pilih semua poinku habis jadinya.Tapi semua penting juga." ucap Arnet bingung harus memilih apa.
[Bagaimana,pilih mana Nona]
"Baiklah aku pilih semuanya." Arnet akhirnya memilih itu semuanya dengan secara langsung.Walaupun ia harus mengorbankan poin miliknya.
[Baiklah, sistem akan bekerja dan sebagai bonus Nona akan mendapatkan bonus dari sistem 50.000.0000.000 untuk Nona]
Seketika Arnet begitu bahagia tak menyangka mendapatkan hadiah super besar.
"Bonus lagi." Arnet begitu gembira dan tak menyangka uangnya akan semakin bertambah.
[ Akan dimulai Pemasangan semua keahlian di hitung dari 10...9...8...7...6...5...4...3...2...1 Dimulai]
"Aaaaarrrgggg,sakit!" teriak Arnet yang merasakan sakit hebat di kepalanya seakan sakit luar biasa.
[Nona harus menahannya]
Arnet benar-benar tak bisa menahan rasa sakit itu hingga ia memilih untuk tidur untuk merilekskan badannya dari rasa sakit itu.
Pagi hari
Perlahan-lahan Arnet bangun dengan pandangan mata mengarah jendela,"Ternyata sudah pagi." Perlahan-lahan Arnet bangun dari tidurnya.
"Sekarang rasa sakit itu sudah pergi." gumam Arnet yang merasa tubuhnya ringan tak merasakan rasa sakit lagi.
[Ding!]
[ Semuanya Skill sudah menyatu pada Nona,selamat menikmati]
Arnet segera menuju kamar mandinya, reaksi Arnet langsung terkejut melihat perubahan dari wajahnya yang sekarang.
"Sekarang aku lebih terlihat cantik dan terasa kulitku lebih lembut dan kenyal." Arnet melihat penampilan tubuhnya yang semakin sexy dan tubuhnya pun kini lebih terasa ringan.
"Benar-benar perubahan yang begitu fantastis." Arnet melihat dirinya sendiri seperti mengagumi seorang wanita cantik, sebenarnya dirinyalah yang terlihat begitu cantik.
Setelah Arnet selesai membersihkan diri,dia mulai sibuk di meja dapur membuat sarapan pagi roti bakar dengan segelas minuman susu.
Baru saja Arnet menyelesaikan sarapan, tiba-tiba saja terdengar suara bell dari arah pintu.Disaat membuka pintu, Arnet melihat ada sosok wanita muda berdiri didepan pintu.
"Apa ini benar kediaman Nona Arnet?" Tanya wanita muda itu.
"Benar, Anda siapa?" Tanya balik Arnet yang baru pertama melihat wanita itu.
kapan pertemuan reuni biar ada booommm yg meledak
nanti gk terkejut itu temannya dan mantan kekasihnya bahwa arnet jauh lebih cantik
kenapa jovan nya gk pakai ruko arnet yg 6 itu kan bisa dibagi tu tempat rukonya
nanti adakah kerjasama antara arnet dan alex didlm perusahaan