NovelToon NovelToon
Pertemuan Diatas Luka

Pertemuan Diatas Luka

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ersy 07

Dihianati oleh kekasih yang dicintai memang begitu menyakitkan, apalagi kekasih yang ia percaya akan membuat dirinya bahagia ternyata diam diam menjalin hubungan dengan sepupunya. Namaku Alisha Azura inilah kisah cintaku dan perjalanan hidupku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ersy 07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa lalu David Part 1

"David besok kita makan siang bareng ya, kita kan udah lama tidak ngobrol bareng" ucap Selena tersenyum penuh harap.

"Maaf besok saya sibuk" sahut David datar.

"Yaudah kalau lusa gimana, bisa kan?" tanyanya lagi.

"Lusa pun saya masih sibuk" dibawah meja kedua tangan Selena terkepal kuat.

"David kamu kenapa sih, sekarang berubah banget enggak seperti dulu!" ketus Selena mulai kesal.

"Dari dulu saya seperti ini, memangnya dulu saya seperti apa!" sahut David sinis.

"Iya aku tau, tapi dulu sikap kamu enggak sedingin ini sama aku. Dulu kamu selalu ada buat aku, enggak peduli panas maupun hujan kamu pasti ada buat aku. Kamu ingat dulu waktu aku sakit, kamu rela jagain aku semalaman dirumah sakit. Bahkan jika ada mahasiswi yang gangguin aku kamu selalu nolongin aku. Tapi kenapa sekarang kamu berubah kayak gini David, aku kangen sama David aku yang dulu.." ucap Selena dengan mata berkaca-kaca.

David yang melihat Selena akan menangis, pria itu langsung memalingkan wajahnya tidak ingin melihat air mata wanita didepannya.

"Anggap saja David yang dulu sudah mati!" ucapnya langsung pergi meninggalkan Selena seorang diri. Beruntung mereka berdua berbicara ditaman, sehingga tidak ada orang lain yang mendengar pembicaraan mereka berdua.

Selena yang diabaikan hatinya semakin sakit "David maafkan aku, dulu aku selalu mengabaikan kamu, justru aku lebih memilih pria lain yang ternyata dia mengecewakanku" ucap Selena penuh penyesalan.

"Tapi tidak untuk sekarang, aku akan berusaha mendapatkan perhatianmu lagi. Mungkin dulu aku tidak menyadari perasaanku, namun sekarang aku akan berjuang mendapatkan kamu, David kamu hanya milikku dan wanita yang pantas kamu cintai hanya aku seorang Selena Wilson" ucapnya penuh tekad.

Sedangkan David langsung keluar meninggalkan acara makan malam yang belum selesai. David menghubungi Gerry untuk segera menjemputnya tak butuh waktu lama mobil mewah yang dikendarai Gerry sudah tiba tepat waktu. David langsung masuk kedalam mobil tanpa menunggu asistennya membukakan pintu mobil untuknya. "Mau kemana dulu tuan?" tanya Gerry.

"Langsung pulang" setelah mengatakan itu David memejamkan matanya entah sejak pertemuan dirinya dengan Selena tadi membuatnya kesal. Tiba tiba ingatannya kembali pada kejadian beberapa tahun lalu saat dirinya masih duduk di bangku kuliah.

Flash back

5 tahun lalu

Seorang pemuda berwajah tampan rupawan yang menjadi idola para mahasiswi dia adalah David Cullen. Namun pemuda tersebut memiliki sifat dingin justru sifat dinginnya lah yang membuat banyak wanita semakin penasaran sama dia. Namun David tidak pernah menggubris mereka.

Suatu ketika ada mahasiswi baru pindahan, dia sangat cantik dan anggun memiliki senyuman manis. Dia adalah Selena Wilson putri tunggal keluarga Wilson. Meskipun Selena berasal dari keluarga terpandang namun ia tidak sombong justru Selena senang berbagi dan memiliki pribadi yang baik hati. Sehingga banyak para mahasiswa yang menyukainya bahkan ada juga mahasiswi yang mengagumi kepribadian Selena. Salah satunya adalah David Cullen mahasiswa populer yang memiliki banyak penggemar. Awalnya David bersikap dingin sama seperti mahasiswi lainnya. Namun entah mengapa saat pertama kali ia bertemu dengan Selena perasaannya yang awalnya biasa saja semakin lama berubah menjadi perasaan kagum.

Pernah suatu ketika saat David baru pulang dari perpustakaan tanpa sengaja ia melihat Selena sedang membagikan makanan kepada para pengemis dan anak jalanan. Senyuman manisnya menghiasi wajah cantiknya. Bahkan Selena sesekali ikut tertawa lepas saat mendengar cerita random mereka. Pemandangan sore itu yang perlahan lahan mengubah perasaan David.

Sejak saat itu David diam diam menjadi pengagum rahasia Selena. David yang sebelumnya memiliki sikap dingin perlahan lahan mencair karena seseorang yang begitu ia kagumi. Suatu ketika hari sudah malam David baru saja selesai mengerjakan tugas kuliahnya. David sering datang ke perpustakaan setiap pulang kuliah bahkan tugas kuliahnya ia kerjakan di perpustakaan hingga malam. David sangat suka membaca berbagai judul buku apapun ia pernah baca. Baginya dengan membawa wawasannya semakin luas.

Setelah selesai dengan tugasnya David berniat langsung pulang ke rumah. Namun ditengah perjalanan saat mobilnya melewati depan kampusnya ia melihat seseorang yang begitu ia kenali sedang duduk seorang diri. Sepertinya dia sedang menunggu jemputan namun sampai malam hari sang supir belum datang. Awalnya David ingin abai tapi melihat gadis tersebut menggigil kedinginan ia jadi tak tega apalagi saat ini dalam kondisi hujan cukup deras. Takut terjadi apa-apa dengan gadis tersebut akhirnya David menghentikan mobilnya tepat disamping gadis tersebut yang tak lain Selena.

Selena mengernyit heran saat sebuah mobil mewah berhenti tepat didekatnya saat ini. Tiba-tiba kaca mobil perlahan lahan terbuka nampak wajah tampan David menatapnya dengan expresi datar padahal dalam hati jantung David berdegup kencang karena baru kali ini ia bisa melihat Selena dari jarak cukup dekat.

"Masuklah biar aku antarkan" ucapnya nampak tenang namun ada ketegasan. Selena tidak langsung menjawab justru gadis cantik tersebut masih menatap wajah David tanpa berkedip antara kagum dan juga kaget. Ia tidak menyangka akan bertemu langsung dengan seorang mahasiswa terpopuler di kampusnya.

"Tunggu apalagi cepat masuk!" cetus David. Selena yang tersadar dari lamunannya langsung gelagapan.

"Emmm...tapi.."

"Enggak usah berfikir macam macam, aku bukan pria brengsek yang akan mengambil keuntungan dari seorang wanita".

"Tapi kak..."

"Ya sudah kalau tidak mau, aku pun tak masalah!" ketus David langsung menutup kaca mobil. Saat mobil akan pergi tiba tiba Selena merentangkan kedua tangannya mengentikan mobil David.

"Iya aku mau kak" ucapnya langsung masuk kedalam mobil dan akan duduk dikursi belakang. "Pindah! aku bukan sopirmu!" ketus David kesal. Selena tanpa banyak bicara langsung pindah duduk dikursi samping pengemudi.

"Pasang sabuk pengamannya" ucap David mengingatkan.

Selena langsung melakukan apa yang di suruh oleh David, namun saat ia akan memasang sabuk ia sedikit kesusahan sehingga David yang sudah tidak sabar langsung mendekati dirinya membantu Selena memasangkannya. Jarak diantara mereka begitu dekat sampai nafas hangat David menerpa wajahnya. Selena segera memalingkan wajahnya karena tiba-tiba pipinya terasa panas. Sedangkan David yang juga salah tingkah kembali memegang setir dan segera menjalankan mobilnya. Selama diperjalanan tidak ada obrolan sama sekali, mereka berdua masih sama sama canggung dengan keadaan tersebut.

"Dimana alamat rumahmu" tanya David setelah sekian lama terdiam sejak tadi.

"Di perumahan permata blok B paling ujung" jawab Selena pelan. Tak lama kemudian mobil David sudah sampai didepan pintu gerbang rumah besar bertingkat 3 bergaya Eropa klasik. Selena segera turun dari dalam mobil David dan sebelum masuk kedalam Selena mengucapkan terimakasih kepada David.

"Kak makasih ya atas tumpangannya" ucapnya dengan tersenyum manis. David hanya mengangguk singkat lalu segera menjalankan mobilnya. Selena tersenyum-senyum sendiri saat mengingat kejadian tadi. "Nona muda mari silahkan masuk" ucap seorang pelayan paruh baya yang bekerja dirumah Selena. Selena tersenyum kecil lalu masuk kedalam rumahnya.

Sedangkan David tidak berapa lama sudah sampai dirumahnya dan langsung disambut oleh adik perempuan satu satunya yang masih kelas 2 SMP. "Kakak baru pulang" sapa Santa yang saat itu sedang menonton televisi sambil memakan camilan kesukaannya. "Hem..kamu sendirian, mana mommy dan Daddy" tanya David ikut gabung duduk samping adiknya.

"Biasa kak, mereka sedang berkembang biak kan mumpung cuaca sangat mendukung" sahutnya santai sambil menikmati camilannya. David yang mendengar jawaban adiknya langsung tersedak camilan yang baru saja ia telan.

Uhuk Uhuk...

"Santa..!?? Lain kali jangan ngomong yang aneh-aneh ya, kamu masih kecil sudah ngomong kayak gituan enggak sopan tau. Siapa yang ngajarin ngomong kayak gitu Hem..." ucap David langsung menarik telinga adiknya yang sering berbicara bahasa random. Santa yang tiba-tiba dijewer telinganya hanya bisa mengadu dan tertawa terbahak karena sebenarnya kakaknya tidak benar-benar ingin menyakitinya. Pada akhirnya 2 sodara tersebut berperang lempar bantal sofa sehingga terjadilah keributan diantara mereka berdua yang sesekali terdengar gelak tawa mereka berdua.

1
falea sezi
mati gk sih mereka
falea sezi
karma buat vania😒. kapok
Erny Ersy07
alamat palsu 😄
Ahmad Muzayyin
duuuh alamat ini..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!