NovelToon NovelToon
Angel!!

Angel!!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:141.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dfe

Persahabatan yang dibumbui rasa cemburu! Apakah itu cinta atau hanya suatu rasa karena terbiasa bersama?!

Ndis, Jo, dan Fajar, ketiga manusia yang dipertemukan dari kecil, menjadi teman dari SD sampai beranjak dewasa mereka selalu bersama.

Hingga perasaan aneh itu muncul diantara ketiganya saat salah satu diantara mereka memutuskan untuk bersolo karir! Hah?? Apa??

Simak kelanjutan kisah mereka di sini! Angel!!

❤️KARYA INI DICIPTAKAN OLEH DFE, DILARANG PLAGIAT, MARI KITA BERKARYA BERSAMA, MENGHIBUR DAN MEMBAGIKAN KEBAHAGIAAN BERSAMA DI SINI! SALAM MENGSAD😌 ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dfe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35. Kecelakaan

Neta yang melihat Ndis pergi dengan santuy seperti itu merasa tak terima. Dia belum puas hanya melabrak manusia bernama Gendis tapi dia lebih suka memanggilnya dengan sebutan linggis itu. Terus kalau enggak terima Neta mau apa?

Dengan ugal-ugalan, Neta mengejar motor yang dikendarai Ndis. Saat melihat jalanan yang sepi dan jarak antara motornya dan Ndis cukup dekat, Neta nekat mendorong motor Ndis dengan kakinya.

Braaakkkk! Kayak gitu lah kira-kira bunyinya. Bunyi motor yang jatuh dan mencium kerasnya aspal hitam jalanan desa Wekaweka.

Ndis jatuh, tentu saja. Beberapa kali terguling membuat ponselnya yang dia taruh di kantong jaket terlempar keluar dari tempatnya. Melihat hal itu, timbul niat jahat Neta yang lain. Dia sengaja melindas ponsel Ndis hingga retak. Dia ulangi beberapa kali, gerakan maju mundur cantik ala devil itu agar hape Ndis mati. Saat hape itu nyaris tak berbentuk, Neta ambil benda yang dia aniaya dengan kejamnya dan dilempar ke tengah jalan. Biar ajur menisan kegiles (hancur sekalian kegiles) kendaraan lain.

Tanpa memperdulikan kondisi Ndis yang tergeletak di jalan, Neta melenggang dengan perasaan bahagia.

"Mau lawan Neta? Mimpi aja kalau merasa bisa nyaingin aku yang specta ini. Belajar dulu ribuan tahun biar pandai! Itu juga enggak jamin bisa nyaingin aku, Neta si syantik yang cetar membahana!!" Puas banget Neta meski udah berbuat kriminal seperti itu.

Ndis yang tak sadarkan diri karena syok akibat goncangan keras dan terkena benturan di kaki serta kepala tadi mendapat pertolongan oleh warga yang melintas di sana.

Bukannya tadi Ndis memakai helm, kenapa bisa kepalanya terbentur? Itulah kenapa fungsi helm itu ada di kepala bukan di tangan. Karena setelah bertemu Neta tadi, Ndis tidak lagi memakai helmnya kembali malah menenteng helm di tangan. Hmm catet mas, mbak.. Helm itu harusnya ada di kepala! Bukan di tangan, dicangking koyo anak kucing!

"Ini kayak anaknya pak To, astaghfirullah bawa ke puskesmas apa anterin ke rumahnya aja ini ya?" Salah satu warga malah bingung mengambil keputusan saat situasi segenting ini. Parah!

"Ada apa ini, ada apa?? Waduh ini Gendis?? Kenapa bisa kayak gini?" Warga yang lain kepo dulu baru mutusin menolong. Oke, sabar Ndis, nyawamu masih nempel di raga kan ya?

Makin lama makin banyak warga yang berdatangan, menolong? Belum. Melihat dulu kondisi korban, menerka apa yang sebenarnya terjadi pada Ndis saat itu, sibuk ngobrol dulu. Ada juga yang midioin (Video'n) momen ini. Sampai akhirnya yang pingsan sadar dan membuka matanya. Alhamdulillah. Pulang aja sendiri Ndis, atau ke puskesmas dulu juga enggak apa-apa.. Sekedar saran sih.

"Eh Ndis, udah bangun? Kamu tadi gimana bisa jatuh?" Ini lagi jenis manusia absurd lainnya. Pertanyaan 'udah bangun' seakan Ndis baru terjaga dari mimpi indahnya.

Ndis yang baru sadar, merasakan kaki dan kepalanya nyeri, sakit tak tertahan. Untuk menjawab pertanyaan beberapa orang di sana saja Ndis tidak mampu.

"Ayo bantu bawa ke puskesmas dulu, ini kesian kalau dibiarin kayak gini." Alhamdulillah ada warga yang waras di sini!

Dengan diantar beberapa warga, Ndis sampai juga di puskesmas. Pertolongan untuk Ndis segera dilakukan. Warga lain bergegas ke rumah Parto untuk memberi tahu kepada Parto jika anaknya mengalami kecelakaan dan ada di puskesmas untuk mendapat pertolongan.

Yang datang pertama kali datang ke puskesmas adalah Dewa. Dia mendapat informasi dari warga yang ngerumpi saat dia membeli bahan bakar untuk motornya secara eceran di warung.

Dewa berlari cepat setelah mendapat informasi Ndis ada di ruang rawat inap. Ngos-ngosan. Udah pasti, tapi yang lebih membuat Dewa nyesek adalah saat melihat kondisi Ndis. Kepala yang dibalut perban, serta tangan kiri yang terpasang infus sudah bisa menggambarkan betapa sakit dan tersiksanya Ndis saat ini.

"Kenapa bisa seperti ini?" Tanya Dewa kepada Ndis.

"Jatuh." Jawab Ndis singkat. "Besok boleh pulang. Aku enggak apa-apa." Sambungnya.

"Apanya yang enggak apa-apa?? Kamu lebih

tahu rasa sakitnya kayak apa, kenapa bilang enggak apa-apa??!" Sedikit membentak, Dewa sampai tak berani memegang atau mengusap tangan Ndis, takut menambah rasa sakit yang Ndis alami saat ini.

Sepuluh menit berlalu tanpa suara. Dewa memang tak ingin mengajak Ndis ngobrol. Muka Ndis sangat pucat. Dia hanya ingin menjaga Ndis saat ini.

"Tidur aja, sudah malam. Aku ada di sini buat kamu. Kalau butuh sesuatu, panggil aku aja." Dewa ada di pojokan seperti jin penunggu yang setia menunggu perintah tuannya.

Tak ada jawaban dari Ndis, dia memilih memejamkan mata. Rasanya hari ini benar-benar sangat melelahkan.

1
Erni Sasa
oh GOSH kenapa smw kata"nya si ulet keket kaya gua bangeet sih pas mau di tinggalin sma DIA😫😫
Dfe: Sabar... mungkin cuma kebetulan
total 1 replies
Triana Oktafiani
terus berkarya kak 👍
Diandra Kirana
sebentar ya thor...aku cariin tabung oksigen buat napasmu....Ben legaaaa oksigennya buanyak...kalo dah lega gek ndang nulis lagi ( definisi readers akhlakless )
Diandra Kirana
Akhirnya aaa Haka Tarub bisa menaklukan sailor moon...eh bidadarinya...duh bahagianya, mo ikutan Bagas minta PJ tapi takut Jo jatuh kere gak bisa beli jeans baru yang udah robek sedengkul- dengkul sampe kek pameran tulang dinosaurus gitu
Diandra Kirana
duh si suster kek jailangkung datang tak diundang...tunggu undangan dong...
Susi Susanti
wajah e bule Kabeh Thor,,,tp bosone jowo
piyol🤸🤸
kak otor aku mampir lagi 😁😁
salie
lada lede=santuy..🙄😂😂😂 owalaahh
salie
visualnya dewa tukeran lah sama fajar 😌
salie
aduh aduhh pak gurune lintang itu keny austin ,, jodohnya siapa yak kira2
salie
kok ada ya cwe modelan netaa,,ya ampuuunnn fajarr nasibmu piyeee🤦🤣
salie
galfok sama noda neraka🤣🤣
salie
mana visual jo jatmiko ma gendhis nih😍
salie
diieh bapakmu ndiss wes tua tapi masih romatiss aja🤭.. ndis yang bar2 gimana ya kalau jadi guru paud? jadi penasaran😂😂
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
mulutnya bukan gendis/Facepalm/
palupi
maturnuwun, sudah dibikin menghappy dengan karyanya 🙏💕💐
Dfe: sami2 nggeh
total 1 replies
palupi
Luar biasa
novita setya
laaah tenan tow..pokomen sing bau2 firasat kui wes apal q
novita setya
koq ky berbau firasat2 ngunu yaaa..gek2 nganuuu...🤔
novita setya
romantis ora..masuk angin iyaaa..durung meneh ngewel katisen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!