NovelToon NovelToon
ADITYA CINTANYA SUCI

ADITYA CINTANYA SUCI

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: sischa cintara

Aditya adalah seorang pewaris tunggal dari perusahaan terkenal dan terbesar di Indonesia, suatu hari Aditya di pinta kedua orang tuanya untuk menikah karena usianya sudah mendekati kepala tiga, Aditya terus di desak agar cepat menikah oleh kedua orang tuanya. sampai akhirnya Aditya menjalankan penyamarannya dan bertemu dengan seorang gadis sederhana dan cantik yang menolongnya memberikan makanan dan minuman pada saat masa penyamarannya mencari pendamping hidup yang benar-benar mencintai dan menerima dia apa adanya tidak hanya memandang kemewahan dan kekayaan.

Apakah gadis cantik tersebut adalah pilihan Aditya? atau Aditya lebih memilih gadis cantik yang lain?

yuk kepo-in novel saya yang kedua...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sischa cintara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ACS 34

" aku harus minta maaf pada suci, kalau aku masih memaksakan kehendak ku untuk menjadikan Suci sebagai pasangan ku, otomatis nanti suci akan pergi jauh dariku, sekarang bagiku melihatnya dari jauh juga tidak apa apa itu sudah lebih dari cukup," ucapnya sambil berlalu dari dapur menuju kearah ruangannya.

Suci sempat melirik sang Bos, yang memasuki ruangannya.

" Maafkan saya pak, karena hati saya tidak bisa di bohongi, karena hati saya sudah jatuh kehati lelaki lain, walaupun sekarang lelaki itu tidak tahu dimana dia berada, tapi lelaki itu sudah membawa sebagian hati saya pak" gumamnya seraya menatap pintu ruangan pak Topan yang tertutup rapat.

*****

"Bunda..." Sapa Aditya pada bunda Fatiya.

" Anak Bunda..." Ucap bunda Fatiya sambil tersenyum pada sang anak yang berada di sampingnya duduk di kursi sebelah tempat tidur bunda Fatiya.

Bunda Fatiya mengelus sayang kepala sang anak,.

" Bunda tidak boleh sakit lagi ya, Aditya tidak akan meninggalkan bunda lagi," ucap Aditya.

Bunda Fatiya menganggukkan kepalanya.

" Kalau kamu tidak akan meninggalkan Bunda,terus rencana kamu mencari jodoh terbaik mu gimana nak?" Tanya Bunda Fatiya.

Aditya tersenyum pada Bundanya.

" Bunda tidak usah memikirkan, Aditya sudah tahu semuanya tentang Suci" ucap Aditya.

" Suci?" Tanya Bunda Fatiya.

" Iya bun, Suci namanya." Ucap Aditya.

" Cantik namanya nak, pasti cantik juga orangnya" ucap bunda Fatiya tersenyum.

" Kamu mengetahui apa tentang dirinya" ucap Bunda Fatiya.

" Suci tidak seperti apa yang di katakan teman satu kerjanya saat itu, karena mereka iri dan dengki pada Suci, makanya mereka merasa tersaingi" ucap Aditya.

" Alhamdulillah, kalau begitu, sekarang kapan bunda mengenal Suci?" Tanyanya lagi.

" Nanti setelah Bunda sembuh ya, Aditya akan membawa Suci kehadapan Bunda dan Bunda akan mengenal Suci." Ucap Aditya.

" Sekarang Bunda makan dulu baru minum obat, biar Bunda cepat sehat kembali" ucapnya sambil mengambil makanan yang sudah di sediakan oleh pihak rumah sakit dan di khususkan untuk Bundanya.

Dengan telaten Aditya menyuapi Bundanya dengan penuh kasih sayang.

Di restauran tempat Suci bekerja, waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, waktunya mereka pulang dan berganti dengan sip malam, dan hari ini Suci seperti kehilangan semangat karena pemulung pujaan tidak tampak batang hidungnya.

Wati memang selalu memperhatikan Suci, terlihat jelas Suci sangat uring uringan dengan kerjaan nya hari ini.

" Ayo mbak kita pulang? Sampai kapan mbak memandangi pohon rindang itu, lebih baik mbak temui dia di rumahnya, siapa tahu dia lagi sakit" ucap Wati lagi.

" Iya juga ya jangan jangan dia lagi sakit, " katanya.

" Ya udah ayo kita kerumahnya" ajak Wati.

" Tapi...mbak tidak tahu rumahnya" ucap pelan Suci.

" Astaga mbak..! Kalau kaya gitu kita pulang aja kerumah sekarang, siapa tahu besok dia sudah ada lagi di bawah pohon situ" ucap Wati.

Suci hanya menganggukkan kepalanya dan mereka menaiki motornya meninggalkan restauran tempat mereka bekerja.

Di perjalanan mereka berpapasan dengan sebuah mobil yang di kemudikan oleh seorang wanita, wanita tersebut menoleh kearah sepeda motor yang di jalankan oleh Suci dan Wati.

Kemudian wanita itu langsung menghentikan mobilnya,....

" Suci?" Ucapnya.

Siapa lagi wanita tersebut adalah Fira yang sebenarnya mondar mandir mencari Suci.

Fira memandangi kedua wanita yang sedang mengendarai motor menjauh darinya.

" Apa aku tidak salah lihat ya, itu benar Suci apa bukan ya?" Gumamnya.

" Tapi aku lihat seragam yang di kenakan nya itu kan sebuah restauran yang mewah itu" ucapnya lagi.

" Aku akan Coba keresto itu dan mencari tahu apakah memang suci bekerja di situ" ucapnya sambil melajukan mobilnya kembali.

Tiba tiba ponsel Fira berbunyi, tertulis disitu pemanggilnya adalah Tata, Fira tidak tahu kalau Tata adalah anak nya Om Farid, dia kenal dengan Tata saat mereka sama sama berada dalam satu pesta yang di adakan oleh salah satu teman mereka di club malam.

Fira menjawab telpon dari Tata, setelah berbicara sebentar Fira kemudian melajukan mobilnya berbelok arah ketempat tujuan yang di sebutkan oleh Tata,Fira tampak senang setelah mendapat telpon dari Tata.

*****

Sesampainya di rumah, Suci dan Wati langsung memarkirkan motornya mereka berdua langsung memasuki rumah, kebetulan rumah tampak kosong karena abi dan uminya berada di luar kota menghadiri kerabat mereka yang mengadakan acara pernikahan.

Abi dan uminya berangkat siang tadi sebelum berangkat abi dan umi sudah menghubungi mereka.

Suci dan Wati langsung duduk di sofa ruang tamu, mereka berdua beristirahat sebentar untuk mengendorkan urat saraf mereka karena lelah bekerja.

Suci masih terlihat sedih karena seharian ini Suci tidak bertemu dengan Aditya.

" Ada apa sebenarnya dengan diriku, aku merasa sebagian hatiku hilang setelah tidak melihat wajah mas Aditya" ucapnya pelan hampir tidak terdengar, namun masih terdengar Wati yang duduk di sampingnya.

" Mbak,..." Tegurnya.

Suci menoleh kearah Wati...

" Iya.." ucapnya.

" Ada apa sama mbak? Mbak suka sama cowok itu? Siapa mbak namanya? " Tanya Wati.

" Aditya." Ucapnya pelan.

" Iya, Aditya, mbak suka?" Tanya nya lagi.

Suci mengangguk tanpa disadarinya...

" Hehehe...mbak ku sedang jatuh cinta.." kekeh Wati.

" Apa? Jatuh cinta?" Ucapnya baru menyadarinya.

" Iya, mbak jatuh cinta pada Aditya ,barusan aja mbak memgangguk tadi saat Wati tanya" ucap Wati tersenyum.

"Iih...enggak kok, itu kesalahan pastinya" suci membela diri.

" Hahaha..." Wati tertawa lepas..

" Udah ah, kamu ada ada aja deh" ucapnya sambil berdiri menuju kearah kamarnya di ikuti oleh Wati di belakangnya sambil tertawa.

1
Merianna Nainggolan
Lumayan
QuensToon
memang pavorit banget kak sischa cintara nih, ceritanya mantul banget berakhir dengan ending yang memuaskan🥰🥰🥰🥰
jhon teyeng
yh kok selesai sih,
jhon teyeng
power mak2 😜🤣🤣🤣🤣
jhon teyeng
bagus alurnya nggak berbelit2 sederhana, cerita tdk membicarakan walaupun konfliknya ringan tp tdk kluar dr alur👍👍👍👍👍
jhon teyeng: sama2 trs bikin karya yg bagus lagi ya😁
total 2 replies
jhon teyeng
sdh tinggal jenak aja itu bapak sm anak, ngeri juga sih kl sdh tetobsesi bgtu
jhon teyeng
😁 feeling ibu mng selalu benar
jhon teyeng
feeling ibu,
jhon teyeng
🙄🤔😳😒
jhon teyeng
parsidi ini bikin ulah sama anaknya, fira sdhlah jadiin satu aja mereka di jeruji besi
jhon teyeng
topan ini laki2 normal gak ya
jhon teyeng
parah ini topan, gampang jatuh. kl ada kambing dibedakin masak ya lgsg tertarik🙄
jhon teyeng
knp takut ya,
jhon teyeng
adem
jhon teyeng
wah kak spt teka teki silang aja
jhon teyeng
gentleman jg dia
jhon teyeng
nah kan
jhon teyeng
sptnya biar fira aja yg dimakan habis sm handoko
jhon teyeng
bagus cerita dan alurnya sederhana lugas dan tdk berbelit, kl ada kurangnya wajar. dr bab 1 smpai skg msh bgs tdk berbelit👍👍👍👍
jhon teyeng
wah kl punya istri kaya gt enak nih tegas, gak macem2 dekat sm Allah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!