Hallo guys ini novel pertama aku, maaf kalo banyak typo
Novel ini menceritakan
Seorang anak perempuan berusia 13tahun yang menyaksikan pertengakaran kedua orang tuanya, karena sang ayah mempunyai istri dan anak selain momy dan dirinya.
anak itu bernama RANIA PUTRI HERMAWAN, anak dari pengusaha sukses nomor1 se Asia HERMAWAN COMPANY.
7tahun kemudian
Rania berganti nama menjadi RANIA PUTRI REGANINDRA dan menjadi ceo di REGANINDRA GROUP perusahaan nomor 2 di dunia menggantikan sang kakek, selain itu ia juga ceo di RPR COMPANY yang di dirikannya sendiri tanpa sepengetahuan momy, nenek, dan kakeknya dan menjadi leader misterius mafia terkejam nomor 1 didunia GOLD DRAGON.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ayu candra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jatuh
**Like , komen, vote Favorit jangan lupa
Seikhlasnya, tapi thor maksa sih sebenernya😅 heheh canda
Selamat membaca❤️🥰**
-------------------------+++++++++++++++------------------------
KAMAR HOTEL
" Huft aku lelah sekali" Rania merebahkan tubuhnya yang seakan remuk karena berdiri sepanjang pesta dan menggunakan heels yang lumayan tinggi itu
" Honey bersihkan tubuhmu dulu dan istirahat!" perintah Daniell
" Hah aku malas sekali" ucap Rania menutup matanya tidak menggubris ucapan Daniell
" Honey kau bersihkan tubuhmu dulu atau kita langsung main kuda kudaan sekarang?" Goda Daniell dengan senyum mesumnya menatap Rania yang sudah membuka matanya lebar lebar
Daniell tau kalau istrinya itu sangat lelah dan mencoba memahaminya dan menahan hasratnya dari tadi
" Ha a aku ke kamar mandi sekarang," ujar Rania dan segera pergi ke kamar mandi dengan kecepatan kilat
Daniell yang melihat tingkah laku istrinya itu langsung tersenyum merekah karena berhasil menggoda istri garangnya itu ( hehe maafin thor ya Ran, soalnya emang garang sih)
" Duh gue lupa lagi bawa baju kesini, dia masih di dalem gak ya?" monolog Rania sendiri dan menepuk jidatnya
Setelah menunggu di dalam kamar mandi lumayan lama, Rania memberanikan diri membuka pintu kamar mandinya dan celingak celinguk memeriksa diluar apa masih ada suaminya itu, dan ternyata suaminya tidak ada
" Huft sial banget gue pakek lupa bawa baju lagi, semoga aja diluarnya masih lama" ujar Rania dan keluar dari kamar mandi menuju almari pakaiannya dengan menghela nafas lega
" Siapa yang diluar lama honey?" tanya seseorang dengan suara beratnya
" Gue kayak denger orang ngomong ya? Padahal kan disini gak ada siapa siapa" bingung Rania masih menatap baju bajunya yang di almari
" Honey kau mau menggodaku ya?" tanya Daniell memeluk pinggang Rania dari belakang dan menelusupkan kepalanya di pundak Rania
" Eh kenapa kau bisa di dalam? Bukanya kau tadi tidak ada disini ya?" kaget Rania dan sedikit berjingkat
" Aku dari tadi menunggumu honey, di samping pintu kamar mandi, aku takut terjadi apa apa padamu karena lama keluar dari kamar mandi" ucap Daniell mengeratkan pelukannya
" Huh lepaskan aku sa sayang, aku mau memakai pakaianku dulu, ini sangat dingin sekali" ujar Rania berusaha melepaskan pelukannya
" Aku suka kau tidak mengenakannya honey," ucap Daniell menciumi telinga Rania
Tangan Daniell sudah merajalela kemana mana, menelusupkannya ke celah handuk Rania dan mencari cari dua benda kembar itu,
" Uh Sayang ini sudah malam! Aku sungguh lelah hari ini," desah Rania agar segera dilepaskan dari pelukan suaminya
" Tapi honey aku menginginkanmu,” ucap Daniell dengan suara serak puraunya yang sudah menahan hasrat dari tadi
" Kan masih ada banyak waktu sayang, sungguh aku lelah hari ini," ujar Rania masih berusaha agar suaminya tidak mengajaknya gituan karena merasa sangat lelah
" Aku akan menagih janjimu honey," ucap Daniell mengecup dahi Rania dan segera menuju kamar mandi untuk menuntaskan hasrat yang sudah tidak terbendung lagi
' Aduh gimana nih, gue harus cari cara biar Daniell gak nagih,, katanya kan sakit hiks hiks gimana nih' batin Rania bergidik ngeri karena dia pernah di beritahu teman-temannya kalo gitu gitu pasti sakit ( mereka Cuma denger dari orang orang ya guys hehehe maklum karma kebanyakan gosip jadi gitudeh)
Setelah memakai pakaiannya Rania bergegas ke tempat tidur dan menutupi badannya sampai leher menggunakan selimut, agar suaminya tidak meminta yang aneh aneh
KLIK
Suara pintu kamar mandi terbuka menunjukkan seorang pria tampan, berbadan tegap, sexy, keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk yang diikat hanya sepinggang, sedang melihat istrinya yang meringkuk disisi kanan kamar mandi menggunakan selimut sampai batas lehernya
' Imut sekali istriku itu kalau lagi malu malu seperti itu' batin Daniell tersenyum
Daniell merebahkan tubuhnya disamping istrinya itu dan memeluknya dari belakang
' Duh gimana nih pakek meluk meluk lagi? Kok gue jadi penakut gini sih, biasa juga ngebunuh biasa biasa aja,' batin Rania heran dengan dirinya sendiri
" Honey terimakasih kau sudah mau menerimaku menjadi suamimu, aku sangat mencintaimu" ucap Daniell mengecup rambut Rania dan segera terlelap ke alam mimpi
Rania yang mendengar deru nafas suaminya sudah beraturan merasa lega karena suaminya tidak memaksanya untuk melayaninya untuk sekarang, karena dia masih takut dengan kata kata teman temannya itu.
" Haduh untung Daniell udah tidur, malam ini gue bisa bebas" menghela nafas pelan takut suaminya terbangun
***
PAGI HARI
Sinar matahari memasuki kamar pasangan pengantin yang baru menikah itu melewati jendela dan mengganggu tidur sang pria
" Umhh udah pagi, aku masih tidak mengira bisa menikahimu honey, kau terlihat manis jika sedang tertidur" ucap Daniell tersenyum mengeratkan pelukannya dan memandangi istrinya dengan seksama
" Huh apaan sih ini ganggu aja malem malem" ujar Rania dengan suara serak khas bangun tidurnya, karena merasakan berat diperutnya yang sepertinya bergerak gerak
(Padahal udah pagi ya, huh emang tuh anak kebo)
Daniell masih memeluk Rania dengan erat tanpa memperdulikan ucapan Rania
" Waaaa!!"
" Kamu kok bisa disini ? sana pergi dari sini!!” teriak Rania menendang Daniell sampai terjatuh dari kasur
BUGH
" Aduh Honey, kenapa kau menendangku ?" tanya Daniell mengelus elus bokongnya yang berasa seperti kesetrum
Rania yang tiba tiba teringat kalau sudah menikah dengan Daniell pun hanya cengar cengir merasa bersalah dengan suaminya itu karena sudah menendang bokongnya sampai jatuh ke lantai dengan tidak elitnya.
" Yaampun maaf sayang, aku baru ingat kalau sudah menikah denganmu," ujar Rania bersalah dan membantu suaminya bangun dari lantai
" Kau sekarang harus terbiasa hidup denganku sayang! Aku tidak mau bokongku selalu jadi sasaranmu, sungguh ini sangat sakit!" ucap Daniell dengan cemberut
" Hehehehe iya iya sayang, maaf yaa jangan ngambek gitu, jelek tau!” Rania memegang tangan Daniell membujuknya agar tidak ngambek
“ Honey kau tak lihat aku ini sangat tampan menawan mempesona, kenapa kamu bilang aku jelek?" tanya Daniell dengan membanggakan ketampanannya
" Ya ya kau sangat tampan! Maafkan aku ya karena menendangmu, aku tadi hanya kaget saja,, setelah ini aku akan berusaha mengingatmu kalau kau adalah suamiku" goda Rania dan segera melompat dari kasurnya menuju kamar mandi karena melihat wajah suaminya sudah berubah terlihat seram
" Awas saja kau honey! Aku akan buat perhitungan nanti padamu" teriak Daniell jengkel karena istrinya sudah menendang bokongnya masih juga di goda seperti itu
HAHAHAHA
Suara ketawa Rania dari dalam kamar mandi yang merasakan sudah berhasil membuat suaminya jengkel.
' Duh gemesin banget sih dia kalo lagi kesal gitu hahaha duh duh hahahah' batin Rania masih tidak bisa berhenti tertawa
.
.
.
Terimakasih sudah membaca
jangan lupa like komen vote ya readers
maaf kalau ceritanya kurang berkenan di hati kalian
1 like dan komentar positif dari readers membuat thor semangat buat up dan berbunga bunga🥰
Author masih pemula
Maaf ya kalo banyak typonya
Happy reading guys❤️
.
.
Salam sayang dari author 😘 pa pay
Sukses thor
Emang bener ya, kalo makin tua tu makin kek anak kecil