Nggak rekomend novel ini, silahkan bisa baca yang deretan bawah, terimakasih 🙏
Masih tahap Revisi, jika ada typo atau pemakaian kata dan tanda baca yang salah mohon di maklumi, terima kasih.
Bagaimana caramu mendapatkan cinta dari masa lalumu?
"Baiklah! Aku beri kau dua pilihan. Pertama pergi dari sini dan jangan pernah menampakan wajahmu lagi dihadapanku, atau kedua tinggalah bersamaku akan kulupakan tentang masalalu, tapi tinggalkan ayahmu dan lupakan bahwa dia ayahmu!" ucap Jimmy memberi pilihan yang sulit untuk Michelle.
Lalu bagaimana akhir cerita cinta mereka? Baca selengkapnya disini.
Kisah yang dipenuhi cinta,tawa,dan airmata.
Cover from google,editing by din din
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 33
***
sepanjang malam michell tidal bisa tidur dengan tenang,walaupun sudah berusaha tidur disisi yg jauh dari jimmy,tp jimmy malah semakin dekat dengannya,
michell terjaga saat tiba2 jimmy memeluknya erat begitu dekat jarak antara mereka,michell bisa merasakan nafas jimmy di telinganya entah jimmy sadar atau tidak itu membuat perasaan michell bercampur tidak karuan jantungnya berdetak cepat sampai michell berharap agar pagi segera tiba
***
pagi hari
michell dan jimmy sudah melanjutkan perjalanan mereka,sepanjang malam michell tidak berkata sepatah katapun begitupun dengan jimmy,sampai mereka tiba dikota pada siang hari jimmy mengantar michell ke apartemennya
michell keluar dari mobil dan mengambil kopernya
"terimakasih..."hanya kata itu yyg diucapkan michell dia segera mungkin masuk
terlihat senyum tipis di wajah jimmy,tentu saja dia sebetulnya begitu ingat soal semalam...
*didalam apartement*
michell langsung menaruh kopernya dikamar dan dia pergi mandi
michell menyalakan keran air,dia tepat diibawahnya membiarkan air membasahi seluruh tubuhnya
'''kenapa saat melihatnya menangis ak bisa melihat kesedihan mendalam pada dirinya,sama seperti kesedihanku,apa dia jg menyembunyikannya dari orang lain seperti diriku,bahkan dlam alam bawah sadarnya pun dia masih menangis,sebenarnya apa yg sudah dia lalui selama ini'''pikiran itu selalu mengusik pikiran michell
suara ponsel berdering
"halo buhellen...."michell menjawab panggilan
"michell apa kamu sudah menghubungi orang yg menawarkan kerjaan kepadamu kemarin?"buhellen mengingatkan michell tentang tawaran kemarin
"ahh..iya..maaf ak lupa,setelah ini ak akan segera menghubunginya"michell benar2 lupa
"ah..baiklah,ak hanya tidak mau kamu menyia2kan kesempatan itu,kalo begiitu ibu tutup dulu,oh ya...sekolah memberi kompensasi libur 2 hari,kamu bisa memanfaatkannya untuk istirahat jg,sudah dulu ya.."buhellen menutup telfonnya
michell segera mencari kartu nama yg diberikan buhellen,dan langsung menghubungi no yg tertera
"halo..iya...saya michell...buhellen yg merekomendasikan saya,baiklah...saya segera kesana"michell menutup telfonnya
***
*diluar apartement*
michell menunggu taxi,sampai ada mobil yg berhenti didepannya
"michell mau kemana?"ternyata leo yg didalam
"hai...ak mau kesuatu tempat"michell tersenyum
"mau ak antar...kebetulan ak jg lg jalan2 saja"leo menawarkan diri
"apa tidak merepotkan..."michell canggung
"tentu saja tidak...ayo masuk..."leo memaksa
"baiklah..terimakasih"michell masuk kedalam mobil
mobil melaju
"kau mau kemana"leo
"bisakah kau antar kealamat ini"michell menunjukan sebuah alamat dari ponselnya
"oh...ak tau...kenapa kau kesana"leo penasaran
"ak ada wawancara kerja"michell tersenyum
"wawancara?kamu ingin bekerja"leo terkejut
"iya..hanya parttime saja,mengajar kelas piano"michell terlihat senang
"oh...ak kira kerja lainnya"leo tertawa kecil
setelah beberapa menit perjalan mereka sampai disebuah sekolah menengah pertama
"kita sudah sampai,kamu turunlah...ak akan parkir mobil dulu"leo
"kau tidak perlu menungguku"michell sungkan
"tidak apa2....ak jg sedang tidak ada kerjaan"leo memaksa
"baiklah..kalo begitu ak pergi dulu,akan kutemui kamu setelah selesai"michell keluar darii mobil
"oke..."leo melaju pergi
setelah satujam
michell keluar dari gedung sekolah leo ada diluar menunggunya
"kau benar2 menungguku ya"michell tertawa kecil
"ak sedang bosan dirumah,jadi lebih baik menunggumu disini,omong omong bagaimana hasilnya"leo penasaran
"ak besok sudah bisa mulai,hanya mengajar satu siswi..katanya anak ini sangat susah diajari walau sebenarnya dia pandai"michell lagi2 hanya bisa tersenyum
"begitu ya...sekarang apa kamu mau pergi kesuatu tempat,biar ak antar sekalian"leo berjalan menuju mobil bersama michell
"ada...tapi bila kau mengantarku apa bisa menjaga rahasia"michell menengok ke leo
"tenang saja...kamu bisa mempercayaiku kalau tidak ak bukanlah temanmu"leo berjanji
"terimaksih"michell tersenyum
kali ini michell pergi berkunjung kemakam ayah james,awalnya leo terkejut kenapa michell malah pergi kepemakaman
didepan makam,michell berjongkok didepannya
"paman..michell datang,walaupun ini tidal bisa menebus segala kesalahan dimasa lalu,tp ak berharap paman bisa tenang disana"michelk terlihat sedih
leo tepat dibelakang michell,leo bisa merasakan kesedihan michell
"apa kau tau...ibuku jg disini"tiba2 leo berbicara
"ibumu..jadi ibumu jg sudah...maaf ak tidak tau"michell terkejut
"tidak apa2..kadang2 kita tidak tau bagaimana harus mengahadapi persoalan seperti ini,kita hanya bisa meratapi dan menangisinya saja"leo berusaha tersenyum
"ibuku jg sudah tiada,sejak lama..."michell tersenyum
"lucu sekali ya...nasib kita bisa sama seperti ini"leo tertawa
"hahaha..iya..."michell ikut tertawa
"jadi..bisakah kita berteman"leo mendekat kearah michell
"apa kau bercanda,kalo bukan teman lalu selama ini apa"michell tertawa
terasa angin berhembus,mereka saling memandang entah kenapa begitu kebetulan,sama2 ditinggal orang yg dicintai...