NovelToon NovelToon
Bukan Suami Pilihan

Bukan Suami Pilihan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahmuda / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Bundew

Anneke Halley Anggara adalah putri bungsu dari keluarga Halley yang hidupnya sempurna dan bergelimang kemewahan serta kasih sayang dari orang tua dan kakak-kakaknya.

Abiano, seorang pemuda yatim yang harus bekerja paruh waktu di sela-sela waktu sekolahnya demi membantu perekonomian sang ibu

Satu keusilan yang Abi lakukan pada Anne, membuat gadis itu menaruh dendam kesumat pada Abi.

Namun sebuah kejadian yang tak disengaja saat malam prom nite, membuat Anne dan Abi harus terjebak dalam sebuah hubungan yang tak diinginkan.
Dua remaja yang selalu berseteru tersebut terpaksa harus menikah muda, bahkan sebelum keduanya dinyatakan lulus SMA.

Bagaimana akhirnya hubungan pernikahan antara Anne dan Abi?
Apakah keduanya akan terus berseteru sebagai suami istri?

Atau keduanya akan mulai berdamai dan saling jatuh cinta?

Kisah ini merupakan lanjutan dari karya saya "Suami Bayaran Nona Bellinda"
Menceritakan tentang anak bungsu Devan dan Bellinda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SATU GEROBAK?

"Boleh beli mie tekteknya satu gerobak, Bang?" Tanya Abi pada penjual mie tektek yang mangkal di depan kompleks.

"Jangan bercanda, Mas! Memang ada acara apa kok mau borong mie tektek satu gerobak?"

"Istri saya sedang ngidam mie tektek satu gerobak," jawab Abi asal.

"Wah wah! Rezeki nomplok kalau begitu! Ayo! Dimana rumahnya?"

"Rumah nomor tiga puluh tiga ya, Bang! Saya tunggu!" Ujar Abi sebelum berlalu dan pulang duluan.

****

"Abi, apa ini?" Tanya Anne mendelik ke arah suaminya, saat mendapati gerobak mie tektek yang sudah terparkir di depan teras rumah.

"Aku tidak tahu mie tektek yang kau mau itu yang bagaimana. Jadi aku bawa saja abang mie tekteknya kesini agar kau bisa memesan mie tektek sesuai keinginanmu," jawab Abi santai.

"Kau bisa pesan berapapun sesuai keinginanmu, karena satu gerobak mie tektek ini milikmu sekarang, Nona Anne!" Imbuh Abi lagi dengan nada lebay.

"Siapa yang akan membayar?" Sergah Anne masih menatap tak percaya pada Abi.

"Tentu saja kau! Kau nona kaya di rumah ini, dan aku hanya pemuda kere yang tak punya uang," sahut Abi memasang wajah pura-pura melas.

"Silahkan nikmati mie tektek-nya, aku mau mandi. Bye!" Pungkas Abi seraya berlari masuk ke dalam rumah meninggalkan Anne yang masih melongo di teras depan.

"Mau pesan mie tektek yang bagaimana, Mbak?" Pertanyaan dari abang mie tektek langsung menyentak Anne.

"Satu porsi saja, Bang! Yang nggak terlalu pedas, jangan kelembekan, dan sayurnya dibanyakin!" Tutur Anne menyebutkan pesanannya.

"Lah tadi kata Mas-nya pesan satu gerobak? Kok jadi satu porsi?"

"Iya saya mana habis, Bang! Makan satu gerobak mie tektek sendirian?" Gerutu Anne kesal.

"Lha itu satpamnya, pelayannya, nggak dipesankan sekalian, Mbak?" Tanya abang mie tektek menunjuk ke arah pos satpam di dekat gerbang.

"Iya udah bikinkan sekalian mie tektek untuk pak satpam! Dan lima porsi untuk pelayan saya!" Perintah Anne akhirnya.

"Wuuih! Mie tektek se-grobak-grobaknya," Liam yang baru muncul dari dalam rumah ikut mendekat ke arah gerobak mie tektek.

Abang kandung Anne tersebut sepertinya baru selesai mandi.

"Abang pesan mie tektek juga sekalian, gih! Nanti abang juga yang bayar semuanya, ya!" Celetuk Anne seraya berlari masuk ke dalam rumah menbawa mie tekteknya yang sudah selesai dimasak.

"Apa?"

"Jadi masnya yang bayar mie tektek saya satu gerobak, ya?" Tanya abang mie tektek meminta kepastian.

"Ish! Memangnya tadi yang pesan mie tektek satu gerobak siapa, Bang?" Liam balik bertanya.

"Suaminya mbaknya yang tadi," jawab abang mie tektek jujur.

"Yaudah, ini saya bayar!" Dengkus Liam akhirnya seraya mengeluarkan dompetnya dan mengambil lembaran uang berwarna merah dari dalam sana.

"Yang ngidam siapa, yang bayar siapa. Dasar pasutri bocah!" Liam tak berhenti menggerutu sendiri sembari menghitung uang untuk membayar abang mie tektek.

"Mau dibikin semua atau bagaimana, Mas?"

"Sesuai jumlah manusianya saja, biar nggak mubazir!" Jawab Liam dengan nada lebay.

"Jangan lupa punya saya di dahulukan, Bang!" Perintah Liam lagi.

Bim bim!

Mobil sport Zayn masuk ke halaman dan berhenti di samping gerobak mie tektek.

Thalia turun dari mobil dan ikut mendekat ke arah abang mie tektek.

"Wah! Aku mau mie tektek juga, Liam!"

"Pesan, gih! Udah kubayar," sahut Liam santai.

Zayn menyusul turun dari dalam mobil dan segera menarik tangan Thalia.

"Thalia! Kamu nggak boleh jajan sembarangan."

"Apaan sih, Zayn! Ini cuma mie goreng! Nggak bakalan bikin sakit perut!" Thalia berusaha melepaskan tangannya dari cekalan Zayn.

"Abang Zayn mau mie tektek juga? Pesan sekalian, gih!" Tawar Liam pada calon abang iparnya tersebut.

"Tidak, Thalia! Kamu nggak boleh makan makanan seperti ini pokoknya!" Ucap Zayn bersikeras.

"Apaan sih! Jangan norak begitu, Zayn!" Tukas Thalia seraya merengut ke arah calon tunangannya.

"Bang! Pesan satu yang pedas nggak pakai sayur, ya!" Seru Thalia pada abang mie tektek.

"Jangan makan yang pedas-pedas! Nanti kamu sakit perut bagaimana?" Omel Zayn pada Thalia.

"Nggak usah lebay! Aku udah biasa makan yang pedas-pedas. Nggak pernah sakit perut. Aku kan bukan Anne yang alergi pedas!" Sahut Thalia seraya mencibir ke arah Zayn.

"Kamu dengerin aku bisa nggak sih, Thalia!" Zayn mulai geregetan.

"Nggak! Aku mau makan mie tektek, titik! Tu ponsel kamu bunyi!" Thalia menunjuk ke arah saku jas Zayn tempat ponsel Zayn berada, dan kini benda persegi itu sedang berbunyi dengan nyaring.

Zayn segera mengangkat teleponnya dan berbicara sebentar entah dengan siapa. Sepertinya telepon penting.

"Aku sudah ditunggu klien. Aku pergi dulu, " pamit Zayn pada Thalia.

"Oke, bye! Hati-hati!" Pesan Thalia yang kembali mendekat ke arah abang mie tektek.

"Jangan makan makanan itu!" Zayn menuding ke arah Thalia.

"Masa bodoh! Aku nggak dengar!" Gumam Thalia yang pura-pura mengangguk pada Zayn.

Liam yang masih berada di teras tak berhenti tertawa melihat perdebatan lebay antara Zayn dan Thalia.

"Bye, Sayang! Hati-hati!" Seru Thalia pada mobil Zayn yang sudah melaju meninggalkan kediaman Halley.

Thalia kembali menghampiri abang mie tektek untuk mrnagih pesanannya.

"Punya saya sudah jadi, Bang?"

"Silahkan, Mbak!" Abang mie tektek menyodorkan sepiring mie tektek pedas tanpa sayuran kepada Thalia.

"Aku laporin abang Zayn lho, Kak!" Goda Liam pada Thalia.

"Laporin, gih! Aku nggak takut!" Thalia memeletkan lidahnya ke arah Liam sebelum duduk di kursi teras dan mulai menyantap mie tekteknya.

.

.

.

Cerita Thalia dan Thalita udah aku rilis, ya!

Judulnya "Cinta Gadis Kembar Yang Tertukar"

Jangan lupa mampir, ya!

Ceritanya nanti sambung menyambung sama karya ini.

Terima kasih yang sudah mampir.

Dukung othor dengan like dan komen di bab ini.

1
Lilee
Luar biasa
Alfi Alfi
bagus
Aqqila Busni
liam di culik sama yumi
Siti patma
Hahaha bukan stres thor yg benar struk kali
Ran Aulia
terimakasih author 👍👍👍👍👍👍😍😍😍😍
Shifa Burhan
konflik kesalah paham
* anne marah pada untuk marah itu masih wajar karena kalau anne labis dan hamil dan masih mudah udah melahirkan, annenpeegi dari kerumah orang tua masih bisa di menegeeri anne masih labil dan manja, tapi untuk keegoisan yang tidak mau tau penjelasan abi, tidak mau memaafkan dan paling parah nuntut cerai itu sudah sangat keterlaluan

*ayah devan marah normal untuk seorang ayah marah ketika merasa anaknya disakiti

*kasin abi dia disakiti terus tapi semudah itu masalah ini dianggap selesai tapi memikirkan perasaan sakit abinyang diperlakukan kurang adil oleh anne dan ayah devan, apapun alasan anne dan ayah devan salah tetap salah, contoh anne dia tidak mau memaafkan suaminya tapi dia dengan gampang minta maaf sekua beres, harusnya ada keadilan untuk abi, tidak adil kalau segampang itu anne dimaafkan
Prima Mustika
akhirnya Anne mau juga ketemu Abi
Prima Mustika
alur cerita benci benci jadi bucin
Prima Mustika
semua sudah terjadi semoga Abi dan Anne kuat menjalani kehidupan
dream
Sederhana....., klgnya baik..... gak ada drama sinetron ikan terbangnya
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
BKN RECEH LAGI BUNDEW,, TPI THE BEST BANGET...👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
ANAKNYA STEVE & EVE...
Sulaiman Efendy
TEGA BANGET NI BUNDEW, BRU AZA MULAI KUDA2AN.. DPT GANGGUAN...
Sulaiman Efendy
KYAKNYA ITU BUKAN THALITA, TPI THALIA.. SDGKN YG SKRG YG THALITA ASLI...
Sulaiman Efendy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
APA AKU LUPA ATAU APA YAA,, KLO TK SALAH SAAT LIAM & YUMI JDIAAN, ANNE UDH LHIRKN KEANO.. DISINI KOQ MSH HAMIL..
Sulaiman Efendy
ANNE SALAH FAHAM.... TU YUMI PACARNYA LIAM..
Sulaiman Efendy
KIRA2 ADA KSEPAKATAN APA ANTARA ABI DN JUSTIN,, KOQ ABI KYKNYA LUPA, TPI JUSTIN MSH INGAT, APA ADA HUBUNGNNYA DGN ANNE
Sulaiman Efendy
POSISI W.O.T, COCOK BUAT IBU HAMIL, POSISI DIPINGGIRAN RANJANG, ATAU DIATAS MEJA JUGA OKE, JDI GK NINDIH PRUT BUMIL..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!