NovelToon NovelToon
SISTEM IQ TAK TERBATAS

SISTEM IQ TAK TERBATAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Anak Genius
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Tommy Nugroho adalah siswa kelas 2 SMA yang harus tinggal kelas dan selalu menjadi bahan tertawaan karena nilai-nilainya yang hancur berantakan.

Kehidupannya yang menyedihkan dan penuh ejekan berubah drastis pada suatu malam ketika sebuah layar biru misterius muncul di kamarnya dan memberinya Sistem IQ Tak Terbatas.

Alih-alih memamerkan kejeniusan barunya yang kini mampu memecahkan masalah tersulit dalam hitungan detik, Tommy memilih untuk tetap berpura-pura menjadi murid bodoh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Wusss.

Angin pagi berhembus cukup kencang menyapu atap gedung SMA Garuda.

Tommy membuka pintu besi pembatas atap dengan perlahan.

Kriet.

Suara engsel pintu yang berkarat memecah keheningan di tempat yang jarang dikunjungi murid tersebut.

Di sudut atap dekat tangki air, sosok Dito terlihat sedang berdiri membelakanginya.

Tubuh anak berkacamata itu tampak gemetar meskipun udara pagi ini tidak terlalu dingin.

"Aku sudah datang, To," panggil Tommy dengan suara datarnya yang asli.

Dito membalikkan badannya dengan gerakan patah-patah dan ketakutan.

Mata jenius Tommy langsung menyipit tajam saat melihat kondisi wajah sekutunya itu.

Terdapat luka lebam kebiruan yang cukup besar di sudut bibir dan tulang pipi kanan Dito.

Kacamata tebal anak itu juga terlihat retak di bagian ujung bingkainya.

"Siapa yang melakukan ini padamu?" tanya Tommy dengan nada yang seketika berubah menjadi sangat dingin.

"Maafkan aku, Tom, aku benar-benar takut," ucap Dito dengan suara bergetar menahan tangis.

"Tenanglah dulu, tarik napas dan ceritakan semuanya dari awal," perintah Tommy sambil berjalan mendekat.

Dito menelan ludah dengan susah payah sebelum mulai menceritakan kejadian nahas yang menimpanya.

"Kemarin sore pas aku pulang sekolah, ada mobil van yang mencegatku di jalan sepi," cerita Dito.

"Tiga orang berpakaian preman menyeret aku masuk ke dalam mobil itu."

Mata Tommy memancarkan aura membunuh yang sangat pekat mendengar penjelasan tersebut.

"Lalu apa yang mereka inginkan darimu?" tanya Tommy memancing informasi.

"Di dalam mobil itu, ternyata ada Kak Leo dari SMA Nusantara," jawab Dito sambil menundukkan kepalanya.

"Dia bilang dia tidak percaya kalau kamu menang olimpiade cuma gara-gara gambar bintang."

Dito mengusap ujung bibirnya yang berdarah dengan lengan seragamnya.

"Dia tahu kalau aku duduk di depanmu, dan dia memaksaku untuk membocorkan rahasiamu," lanjut Dito.

"Dia memukulku karena aku bersikeras bilang kalau kamu memang orang bodoh yang kebetulan beruntung."

Tommy menghela napas panjang dan menepuk pundak Dito dengan lembut.

"Kamu sudah melakukan hal yang benar, Dito, dan aku sangat berterima kasih," ucap Tommy tulus.

"Tapi Kak Leo mengancamku, Tom," isak Dito mulai kehilangan kendali.

"Dia bilang kalau aku tidak mencari tahu kebenaranmu dalam waktu tiga hari, dia akan membuat beasiswaku dicabut."

"Dia anak yayasan orang kaya, Tom, dia punya koneksi ke kepala sekolah kita," tambah Dito putus asa.

Otak Tommy yang memiliki IQ seratus tiga puluh satu langsung memproses semua variabel ancaman tersebut.

Leo ternyata tidak bisa menerima kekalahan akademiknya dan memilih jalur kotor menggunakan kekuasaan uang.

Anak sombong itu rupanya belum belajar dari kehancuran Bagas yang juga gemar menindas orang lemah.

"Jangan menangis lagi, Dito," ucap Tommy dengan suara yang sangat tenang namun penuh otoritas.

"Mulai detik ini, kamu tidak perlu khawatir soal beasiswamu ataupun ancaman dari Leo."

Dito mendongak menatap wajah Tommy yang tidak lagi terlihat seperti murid idiot.

"Tapi gimana caranya, Tom? Keluarganya sangat berkuasa di kota ini," ragu Dito.

"Kekuasaan mereka hanya berlaku di atas kertas yang bisa dibakar kapan saja," jawab Tommy tersenyum mematikan.

"Biar aku yang mengurus singa sombong itu, kamu cukup bersikap normal di kelas seperti biasa."

Dito menganggukkan kepalanya perlahan, merasa sedikit lega melihat keyakinan mutlak dari mata Tommy.

Drrrt. Drrrt.

Ponsel di saku celana Tommy tiba-tiba bergetar panjang.

Tommy mengeluarkan ponselnya dan melihat sebuah notifikasi berita terkini yang dikirimkan oleh operator beritanya.

"BREAKING NEWS: Perang Geng di Pelabuhan Utara, Polisi Siber Curigai Adanya Retasan Sinyal Palsu."

Tommy membaca tajuk utama berita itu tanpa mengubah ekspresi wajahnya sedikit pun.

Berita itu menyebutkan bahwa polisi berhasil menangkap puluhan anggota geng naga hitam dan komplotan Bos Anton tadi malam.

Namun yang menarik adalah, divisi siber kepolisian menemukan bukti bahwa keributan itu dipicu oleh sinyal palsu dari peretas bernama Blank.

"Mereka mulai menyadari permainanku rupanya," batin Tommy menganalisis situasi.

Polisi siber pasti sedang melacak sisa-sisa sinyal yang ia pancarkan ke gudang pelabuhan semalam.

Meskipun ia sudah menghapusnya, jejak digital tingkat tinggi selalu meninggalkan residu yang bisa diendus oleh ahli forensik siber.

"Ada apa, Tom? Berita buruk?" tanya Dito melihat Tommy terdiam menatap ponsel.

"Bukan apa-apa, hanya berita orang-orang bodoh yang saling pukul di jalanan," bohong Tommy sambil memasukkan kembali ponselnya.

Ting!

Suara jernih sistem tiba-tiba berbunyi di dalam kepala Tommy bersamaan dengan munculnya layar biru transparan.

[MISI GANDA TERSEDIA.]

[Misi 1: Lindungi Dito dan hancurkan pengaruh keluarga Leo dari SMA Nusantara tanpa menggunakan kekerasan fisik.]

[Misi 2: Hapus residu sinyal digital Blank di peladen kepolisian sebelum mereka menemukan lokasi aslimu di kota ini.]

[Hadiah Total: +5 Poin IQ dan +80 Poin Sistem.]

[Hukuman jika gagal: Identitas asli terbongkar dan dikeluarkan dari sekolah.]

Tommy membaca dua misi berat itu dengan senyum seringai yang tertahan.

"Waktu kita sudah habis, ayo kembali ke kelas sebelum bel masuk bunyi," ajak Tommy sambil berbalik menuju pintu atap.

"Tom," panggil Dito tiba-tiba menghentikan langkah Tommy.

"Iya?"

"Nadin dan Kevin anak OSIS menggeledah tasmu kemarin waktu kita lagi olahraga," lapor Dito dengan suara pelan.

Tommy menoleh dan tersenyum sangat lebar mendengar laporan jujur dari sekutunya itu.

"Aku sudah tahu, To, makanya aku sengaja meninggalkan buku harian konyol itu di dalam tas," jawab Tommy santai.

Dito terbelalak kaget mendengar pengakuan tersebut.

"Jadi buku itu sengaja kamu buat untuk membodohi mereka?" tanya Dito tidak percaya.

"Tentu saja, gadis pintar seperti Nadin hanya akan berhenti mencari kebenaran jika ia menemukan sebuah kegilaan," jelas Tommy.

Dito menggelengkan kepalanya pelan, merasa sangat bersyukur ia berada di pihak yang sama dengan monster manipulatif ini.

Mereka berdua lalu turun dari atap dan masuk ke dalam kelas tepat sebelum guru matematika datang.

Sepanjang pelajaran, Tommy terus memutar otaknya untuk merancang skenario kehancuran Leo.

Ia butuh sebuah skandal besar yang bisa meruntuhkan reputasi keluarga Leo secara instan dan memalukan.

"Sistem, aku butuh keahlian untuk memanipulasi pasar saham dan data keuangan tingkat tinggi," perintah Tommy di dalam hatinya.

1
Night Watcher
ini outhor yg baik dan berfikiran maju, mau menerima kritik sekalipun pedas dgn lapang hati.
lanjut thor, tak sukreb deh outhor yg begini.
Nissa Safira: Waaaah makasih banyak kak 😭🙏
Seneng banget. Soalnya buat saya, pembaca yang mau komen pedes jujur itu berharga banget kak.
Kritik pedesnya kakak yang bikin novel ini bisa maju. Jadi jangan kapok komen pedes lagi ya kak!🥰🙏🙏
total 1 replies
Night Watcher
di bab² olympiade ini jujur sangat gak masuk akal, jd bikin bosen.
ini ajang olympiade, kenapa sempat terjadi perdebatan antara 2 peserta yg satu regu mewakili satu sekolah, tentang cara menjawab pertanyaan. ditambah setiap ahir jawapan ada kata "pak" dr tomi.
ini lebih cocok kalo di ajang diskusi di kelas.
Nissa Safira: Wah makasih banget kak udah jujur, ini masukan paling berharga buat saya 🙏
Bener kak, saya akui bab olimpiade ini memang agak maksa. Harusnya kan cerdas-cepat, Teng! Jawab! Teng! Jawab selesai, bukan malah debat satu regu di atas panggung 😅
Jujur niat saya pengen nunjukin kocaknya Tommy, tapi saya kebablasan naruh dramanya di tengah lomba, jadinya kesannya kayak diskusi kelas, bukan olimpiade kota. Maaf ya kak bikin bosen🙏🙏🙏
Makasih udah diingetin kak🤝🙏
total 1 replies
Night Watcher
mana ada diacara beginian peserta sempet bercakap² soal kecepatan ngitung...
Nissa Safira: HAHAHA bener banget kak 😅🙏
Iya kak kalau di olimpiade beneran mah, jangankan ngobrol, napas aja harus dihemat ya kak, waktunya mepet banget.
Itu aku sengaja lebay-in dikit kak biar dramanya dapet. Soalnya kalau aku tulis realnya:
Teng! Jawaban 8,55 jam. Benar.
Udah gitu doang, kan kempes kak gak ada greget keselnya si Leo 😂
Anggep aja itu adegan slow-motion ala film kak, di dunia nyata cuma 2 detik, tapi di novel aku lambatin biar pembaca bisa ngerasain Nadin yang otaknya udah mau meledak denger alesan ngawur Tommy.
Makasih koreksinya kak🤝🙏🙏
total 1 replies
Night Watcher
45 kyknya bukan ukuran kecil utk standar kaki org indo deh...
logis dikit kelesss..😇😇
Night Watcher
awas, ntar kepalanya melayang sendiri..🤭🤭🤭
Night Watcher
kok kakak kelas? kan sama² kls 12?
Night Watcher
tadi pas bell masuk, listrik padam. jd utk belnya mukul velg mobil yg digantung..🤭🤭🤭
Nissa Safira: WKWKWK IDE BAGUS KAK🤣🤣🤣
Kringgg! = bel listrik normal
Teng! Teng! Teng! = pas listrik padam, Pak Satpam mukul velg mobil yang digantung di pos satpam pake kunci inggris 😂
Makasih kak idenya! Mulai bab besok kalau ada tulisan Teng Teng Teng berarti di sekolah lagi mati lampu ya kak! Detailnya dapet banget!🤣🤣🤣
total 1 replies
Night Watcher
kadang "kringgg" kadang "teng tenggg"..🤭🤭
Nissa Safira: HAHAHA ketahuan deh 🤣 kamu udah jeli banget sih kak🤣🤣
Iya kak, itu aku yang typo pas nulis kebut-kebutan, kadang bel listrik tulisnya Kringgg! kadang bel manual tulisnya Teng Teng Teng! niatnya mau bedain bel kelas sama bel upacara, tapi malah jadi bikin bingung ya kak.
Makasih udah diingetin kak😅😅
total 1 replies
Night Watcher
duh... sayang banget, sistemnya masih manual.. gak matic ehh gak otomatis terpasang..🤭🤭
Nissa Safira: HAHAHA Iya kak, sengaja aku bikin sistemnya manual, gak matic🤣🤣
Kalau otomatis kepasang terus, Tommy jadi OP gak ada obat kak, 1 detik langsung dewa hacker. Gak seru dong, musuhnya belum sempet napas udah kalah😅
Jadi di novel ini sistemnya kayak alat tukang kak, dipasang kalau dibutuhin aja. Contohnya pas di warnet Berkah Net itu, dia aktifin Kriptografi Dasar dulu baru otaknya ngebut. Kalau dia lagi di kelas pura-pura bodoh, skillnya dia matiin biar akting begonya natural 100%.
Makanya Tommy harus mikir dulu "aku butuh skill apa nih buat lawan musuh ini?" bukan sistem yang mikirin buat dia. Biar kesannya dia yang ngendaliin sistem, bukan sistem yang ngendaliin dia💪🙏🙏
total 1 replies
Wega Luna
jujur otak aku emang GK ber-IQ 140 tapi pura pura bodoh itu keahlian ku🤣🤣🤣🤣🤣,jadi tahu mana yg bener bener baik atau gk🤣🤣🤣🤣lebih suka praktek langsung daripada teori, lanjutkan tom ,,,aku mendukungmu👍🤣🤣
Nissa Safira: HAHAHA kak ini komen paling jujur se-Indonesia! 🤣🤣🤣
Setuju banget kak, pura-pura bodoh itu skill dewa tau! Soalnya pas kita pura-pura bego, baru keliatan mana temen yang beneran baik kayak Nadin, mana yang toxic kayak Clarissa.
Tommy juga gitu kak, dia IQ 140 tapi sengaja jadi peringkat 31 biar bisa ngamatin semua. Orang pinter teori banyak, tapi yang jago praktek langsung di lapangan kayak kakak & Tommy itu yang paling bahaya 😎🙏🤣🤣
total 1 replies
Rifqy Channel
saya memohon kakak untuk bisa di publik Tommy itu supaya gak pura-pura bodoh lagi. biarkan untuk segera diungkapkan dan ikut serta Olimpiade dan juga ubah pura-pura nya. aku udah bosen kalo pura-pura terus. saya mau Tommy segera di ungkap aslinya😭🙏😭
Nissa Safira: Halo kak, terima kasih banyak udah baca sampai sejauh ini dan kasih masukan jujur! 🙏
Aku paham banget rasa bosennya kalau Tommy pura-pura terus. Justru itu yang mau aku bangun kak.
Kalau dia diungkap sekarang pas IQ 117, efeknya cuma "oh pinter". Tapi kalau dia diungkap nanti pas IQ 150+ di depan ribuan orang di Olimpiade kota, efeknya bakal "GILA MERINDING".
Aku lagi nabung rasa sakit hatinya biar nanti pas payback rasanya 10x lebih puas. Sabar sedikit lagi ya kak, panggung kota sudah dekat. Topengnya akan retak di sana🤣🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!