NovelToon NovelToon
Terjebak Di Sarang Serigala

Terjebak Di Sarang Serigala

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:61k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

kisah seorang anak yang bernama Nina yang tinggal di desa dan bertahun-tahun di tinggal ayahnya, kemudian saat beranjak dewasa , ia di ambil kembali dan di paksa menikah untuk menggantikan saudara tirinya dengan laki-laki kejam seperti serigala.


yuk.. ikuti kisahnya... , akankah Nina bisa bertahan hidup di sarang serigala yang isinya manusia kejam berhati iblis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Sementara itu di penthouse, Nina terbangun dari tidurnya saat mendengar adzan subuh di ponselnya. Mata sembapnya mengedip lambat.

Begitu memiringkan badan, pandangannya tertuju pada gelas berisi air putih botol kecil yang berisi vitamin di meja samping tempat tidur, beserta selembar kertas kecil di bawahnya.

Nina mengambil kertas itu dan membaca tulisan tangan yang tegas di atasnya.

"Minum ini kalau terbangun. Jangan sakit."

Nina memegang gelas itu dengan kedua tangannya. Senyum tipis yang hangat dan tulus terukir di bibirnya. Perhatian kecil yang begitu kontras dari sikap dingin Jafar mendadak mengalirkan rasa hangat yang menyelimuti dadanya yang sempat hampa.

Saat Nina keluar kamar dan menuju ruang makan, Jafar sudah duduk rapi dengan setelan jas hitam mewahnya, bersiap untuk pergi ke kantor. Masker hitam masih menutupi wajahnya, namun tatapannya langsung mengunci Nina begitu gadis itu mendekat.

"Sudah diminum vitamin nya?" tanya Jafar datar tanpa beralih dari tabletnya.

Nina mengangguk pelan, menyunggingkan senyum manisnya. "Sudah, Tuan... Terima kasih banyak."

Jafar mengetuk-ngetukkan jemarinya di meja marmer, mengamati wujud Nina yang tampak jauh lebih tenang dari kemarin.

"Dako bilang kamu makan bakso pinggir jalan semalam," sela Jafar dingin. "Mulai hari ini, koki penthouse akan memasak menu yang kamu suka. Kamu tidak perlu mencari makanan sembarangan di luar hanya karena cemas."

Nina tersentak pelan. Tatapannya beradu lekat dengan Jafar. Di balik topeng pria dingin yang angkuh itu, Nina kini menyadari satu hal. Jafar tidak pernah benar-benar mengabaikannya. Pria itu menjaga dan melindunginya dengan cara diam-diam yang teramat dalam.

Masalah dengan Faris dan keluarganya benar-benar telah ia tutup rapat. Di sudut kota lain, Faris kini menempuh alur jalannya sendiri, menjalani hari-hari berat penuh keikhlasan demi membayar setiap perbuatan masa lalu. Nina tidak lagi dendam, ia hanya ingin melangkah maju.

Hari ini, Setelah pulang kuliah, Nina memutuskan untuk pergi ke sebuah mall mewah di kawasan Jakarta Selatan. Ia sengaja mengajak Tania, sahabat karibnya yang selalu setia mendukungnya dari nol. Bagi Nina, ini adalah momen pertamanya menghirup udara bebas tanpa beban dendam yang mengikat dada.

Namun, di balik kehidupan tenang yang mulai Nina susun, roda takdir sebenarnya sedang menyeretnya mendekati kandang serigala baru, dunia keluarga besar Jafar yang penuh intrik dan dingin.

____

Suasana boutique dress papan atas di mall tersebut tampak tenang sebelum kehebohan kecil terjadi. Nina sedang memegang sebuah gaun simpel berwarna krem yang menurutnya sangat elegan, sementara Tania sibuk mencocokkan tas tangan di sampingnya.

"Nina, gaun ini pas banget buat kamu! Simpel tapi kelihatan berkelas," ujar Tania dengan mata berbinar.

Belum sempat Nina menjawab, sebuah jemari berhias cincin berlian besar mendadak merenggut gantungan gaun itu dengan kasar dari tangan Nina.

Sret!...

Nina tersentak dan spontan menoleh. Di hadapannya berdiri seorang wanita dewasa dengan riasan tajam, mengenakan pakaian desainer ternama, dan menatap Nina dengan pandangan penuh penghinaan dari atas ke bawah. Itu adalah Miska..., Tante dari suaminya. Namun Nina memang tidak tahu apa-apa mengenai jafar dan keluarganya.

"Gaun ini saya yang ambil duluan," ucap Miska dingin, suaranya sarat akan keangkuhan yang kentara. Ia melirik pakaian Nina yang sederhana dengan tatapan jijik. "Lagipula, baju sekelas ini tidak cocok dipakai oleh orang-orang kelas bawah seperti kalian. Jangan mengotori kainnya dengan tangan murahanmu."

Tania yang mendengar hal itu langsung naik pitam. "Hei, Tante! Jaga ya bicaranya! Sahabat saya yang pegang gaun itu duluan dari tadi! Tante yang main serobot!"

Miska terkekeh sinis, mengangkat dagunya tinggi-tinggi. "Tante? Kurang ajar sekali mulutmu. Kamu tidak tahu sedang berbicara dengan siapa? Saya bisa membeli seluruh isi toko ini beserta diri kalian kalau saya mau!"

Nina meremas jemarinya pelan. Emosinya membumbung, namun ingatan akan segala penggemblengan hidup membuat Nina mampu menahan diri. Ia tidak boleh lepas kontrol. Tatapan mata Nina berubah tenang, sebuah ketenangan tajam yang justru membuat aura di sekitarnya terasa menekan.

"Maaf, Nyonya," panggil Nina dengan nada suara yang teratur, datar, namun penuh penekanan. "Status atau kekayaan seseorang tidak memberi Anda hak untuk bersikap tidak sopan di tempat umum. Kalau Anda menginginkan gaun ini, silakan ambil. Kami tidak kekurangan harga diri hanya karena mengalah pada orang yang lebih tua."

Miska tersentak. Wajahnya yang terpoles bedak tebal mendadak merah padam. Ia tidak menyangka gadis muda bersahaja di hadapannya memiliki tatapan dan nada bicara yang begitu kuat, bahkan mengingatkannya pada dominasi dingin yang biasa ia lihat pada Jordi dan Jafar.

"Kamu... berani mengajari saya?!" desis Miska dengan mata membelalak marah. "Gadis tidak berpendidikan! Dasar tidak tahu diri!"

"Sudah, Nina... kita pergi saja dari sini. Bau orang sombongnya menggebu-gebu," sindir Tania sengaja dengan nada keras hingga menjadi perhatian beberapa pengunjung boutique.

Nina menarik tangan Tania pelan, menatap Miska sekali lagi tanpa rasa takut sedikit pun sebelum berbalik pergi dengan langkah anggun dan tenang.

Miska berdiri mematung di tengah toko, meremas gaun di tangannya dengan napas memburu karena gemas dan murka. “Gadis sialan... Siapa dia berani menatapku seperti itu? Aku akan cari tahu siapa dia!” batin Miska penuh dendam.

Tanpa Miska ketahui, gadis yang baru saja ia hina adalah wanita yang telah sah menjadi istri siri dari keponakannya sendiri, sang pewaris tunggal klan Jafar.

"Siapa sih dia Tan.. suamimu kan kaya raya, pasti tahu dong atau setidaknya sering melihat wanita-wanita kelas atas seperti tadi" tanya Nina saat menyantap es krim di kedai mall itu

Tania mengangkat kedua bahunya acuh, sambil memakan dengan lahap es krim stroberi kesukaan nya.

"Aku juga tidak tahu, Setiap Mas Ameer mengajakku ke pesta, Aku tidak pernah melihat wanita itu, ".

"Apa rencanamu sekarang Nin, bukannya keluarga ayahmu sudah hancur?..., Apa kau puas sekarang?" Tanya Tania pelan.

Nina mengaduk-aduk mangkuk yang berisi es krim dengan malas" Entahlah Tan, sebenarnya aku sakit melihat Ayah seperti itu... Tapi biarlah, Ini pelajaran untuk Ayah agar berubah menjadi manusia yang lebih baik".

Tania mengangguk pelan, Tak sengaja melihat Wanita tadi berjalan angkuh keluar dari boutique, beberapa laki-laki berbadan besar membawa banyak paperbag yang berisi barang-barang mewah ." Lihatlah..., seperti di film-film ".

Nina menengok, melihat arah tatapan Tania..., Nina terkekeh " Benar, Kamu yang istri seorang konglomerat aja tidak di kawal seperti itu "

"Kata siapa...., lihat itu ..itu...itu...!" jawab Tania sambil menunjuk ke beberapa orang.

Sales kacamata, Ob, laki-laki pakai tongkat seperti orang pincang dan lainnya.

"Mereka adalah orang-orang mas Ameer yang selalu menjagaku dari jarak dekat namun selalu menyamar agar tidak mencolok" balas Tania ketus.

Nina tidak kuat menahan tawanya,ia tertawa terpingkal-pingkal sampai sudut matanya mengeluarkan air mata. "Ternyata, orang kaya sama saja".

1
@Mita🥰
Alhamdulillah akhirnya Tante Miska taubat
Sri Supriatin
Semoga lancar paman Juan n tante Miska hubungannya ke pelaminan 💪💪💪💪
Ani Sulastri
akhirnya Miska bertaubat juga dan paman Juan membuka hati untuk Miska , jd ikut senang 🥰🥰 akhir nya semua menemukan kedamaian dan kebahagian masing²
@Mita🥰
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sri Supriatin
Tks upnya thor 😍😍😍😍
Ani Sulastri
seneng banget jadi Nina di cintai dan di sayangi serta di manja dengan ugal²an sama Jafar 🥰🥰 .. kalau masih ada stok laki² seperti jafar sisain buat aku Thor 😂😂😂
Ani Sulastri: 😂😂 BS aja 🤭🤭
total 2 replies
@Mita🥰
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sri Supriatin
Jd g sabar nunggu bedrestnya Nina... Kita2 diundang g yah🤣🤣🤣tks upnya thor 💪💪💪
@Mita🥰
semoga Nina bisa menghadiri acara pernikahan taniza 🥰🥰🥰
Sri Supriatin
Terimakaasih upnya thor n sehaat selalu🙏🙏🙏
Susi C
terimakasih udh up tho🙏...tetap semangat💪 krn kami selalu menunggu kelanjutan ceritanya..
🥰🥰m4r1n4.sg🙏🏻🙏🏻🙏🏻: terimakasih, maaf telat up, lagi sibuk ☺️☺️☺️
total 1 replies
@Mita🥰
wih semoga nanti Nina bisa hadir di pernikahan taniza .....buat kejutan
@Mita🥰
Tania kamu lama gak nongol eh gimana kabarnya taniza ya apa udah merrid sama bang Diaz
@Mita🥰
semoga Martha bisa benar benar berubah
Sri Supriatin
Mana ada cilok di restourant, sy kalau mudik ke Bogor beli di pinggir jalan... Juga combro🤣🤣🤣🤣
suti markonah
tlg di usaha'in nina bisa dtg ke pernikahan taniza dong thor🙏 biar jafar dan keluarga tahu pemandangan di desa tmpt nina di lahirkan pula..kan pd punya jet kan
suti markonah: yo ke pye carane lah thor🙏🙏pake heli jg boleh, mendarat neng kebonku jg boleh🤭..soale cukup luas, tp ojo lali ngasih duit parkir yo😁😁😁
total 2 replies
🥰🥰m4r1n4.sg🙏🏻🙏🏻🙏🏻
terimakasih semuanya 🙏 sehat selalu 🥰
@Mita🥰
nyonya Robert lagi mode pasrah 🫣🫣🫣
Sri Supriatin
Tks upnya thor, semoga sehat selalu🙏🙏🙏
stnk
ceritamu emang the best Thor...gak semua yg jahat harus mati atau langsung dihukum dipenjara...tapi yg membuat cerita mu menarik adalah ketika mereka sadar dan kembali ke jalan yg benar itu best bangeeeeet 👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!