NovelToon NovelToon
Mutiara Hati Ghazi

Mutiara Hati Ghazi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:220.2k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Pantas saja dia tak diharapkan dan dibenci oleh keluarganya. Ternyata dia adalah anak yang lahir dari rahim orang ketiga.

Mutiara Anjani, Seorang gadis yang selalu terlihat kuat dihadapan orang lain. Tiada yang tahu bahwa gadis itu menyimpan rasa sakitnya seorang diri. Semua tertutup oleh sikapnya yang ceria dan terkadang angkuh itu.

Semua orang yang pernah dekat dengannya menjauh perlahan karena hadirnya orang baru termasuk sahabatnya sendiri. Dia menjadi sendiri, Hingga seorang pria hadir menjadi pendukungnya serta satu-satunya pria yang berjanji akan selalu menjaganya sampai nanti.
••••••
"Aku selalu merasa sendiri, Aku ingin melupakan segalanya dan tidak ingin mengingat rasa sakit ini lagi.." Mutiara Anjani.

"Tapi perlu diketahui, Bahwa akulah yang akan menjagamu sampai nanti.." Muhammad Al Ghazi Maulana...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perubahan Atta

Tidak ada yang tahu akan kepergian Mutiara ke makam ibunya hari ini. Gadis itu memang sengaja pergi secara diam-diam tanps izin dari siapapun. Karena kalau dia izin, Terlebih izin pada Papanya. Sudah jelas kalau dia akan diberi berbagai pertanyaan.

Ponselnya saja gadis itu matikan agar tidak ada satu orang pun yang bisa menghubunginya. Mutiara datang berkunjung ke makam Ibu kandungnya seorang diri, Agar tidak ada yang mengganggu.

Dia ingin sendiri, Mutiara ingin menenangkan pikirannya. Gadis itu merasa lelah dengan semua yang terjadi padanya selama ini.

"Huuuffft..." Setelah cukup lama berada dimakam sang ibu, Serta meluapkan isi hatinya disana.

Mutiara akhirnya melangkah keluar dari makam tersebut. Ia duduk sebentar disalah satu bangku panjang yang letakkan tak jauh dari area pemakaman.

Kepala gadis itu medongak, Matanya menatap langit yang mulai menggelap karena mendung. Dan sepertinya, Sebentar lagi diwilayah ini pun akan turun hujan sama seperti dirumahnya tadi.

Tes...

Satu tetes air menetes dipipinya. Itu bukan air mata, Melainkan sebuah tetes air hujan yang perlahan turun.

Tetes demi tetes mulai berjatuhan dari langit yang gelap itu. Berawal dari gerimis, Hingga kini berubah menjadi hujan yang sangat lebat.

Mutiara masih duduk disana. Jika orang-orang pada kebingungan mencari tempat teduh, Tapi tidak dengan gadis cantik itu.

Mutiara lebih memilih berada disana, Menikmati indahnya hujan yang sudah lama tidak ia nikmati. Mutiara memejamkan matanya. Dengan berada dibawah guyuran hujan ini, Ia merasa lebih tenang. Hatinya terasa lebih damai.

"Hahaha.. Hujannya seru, Ya..

"Iya..

"Ken.. Lain kali kalau ada hujan lagi, Kita main lagi ya..

"Iya, Kita main bertiga.. Om Fathan, Ayo...

"Okey....

"Yuhuuuu... Semakin deras semakin seru..

"Benar, Sekali....

"Nona, Jangan lama-lama main hujannya, Nanti Non Tiara sakit.."

"Tapi Rio, Ini sangat seru... Yeeeyy....

Dalam pejaman matanya, Bayang-bayang kebersamaannya dengan Kendra dan Fathan kembali muncul.

Dulu, Mereka sangat suka sekali apabila ada hujan turun seperti ini. Setiap musim hujan, Tiga sahabat itu selalu menunggu turunnya hujan lalu bermain bersama.

Tak lupa seorang bodyguard yang selalu berada dimanapun ia berada. Rio, Bodyguard itu lah yang selalu menegurnya ketika bermain hujan terlalu lama.

"Tapi untuk hujan kali ini, Aku hanya sendiri. Tidak ada teman, Tidak ada pula yang akan menegurku.. Aku benar-benar sendiri sekarang..

Hari ini, Gadis itu benar-benar merasakan sendiri. Mungkin ini adalah terakhir kalinya ia berada dibawah guyuran hujan deras. Untuk hujan berikutnya, Tidak lagi.

Mutiara akan belajar untuk tidak menyukai hujan. Mutiara akan belajar melupakan berbagai kenangan yang ada diotaknya itu.

Mata itu masih terpejam, Hingga perlahan mata itu terbuka ketika Mutiara tak merasakan jatuhnya air hujan diwajahnya.

Seketika Mutiara langsung bangkit dari duduknya, Begitu melihat seseorang yang ia kenal berdiri sembari memegang payung untuknya.

"Rio??

...****************...

Hujan semakin deras, Mutiara masih berdiri disana. Matanya menatap Rio, Mantan Bodyguard nya yang tiba-tiba saja ada disampingnya.

Entah ada apa ini? Kenapa pria ini ada disini? Tak hanya Rio seorang diri, Yang paling membuat Mutiara lebih terkejut ialah, Kakaknya pun juga.

"Nona, Hujan semakin deras.. Kita pulang ya?" Kata Rio, Ucapan pria itu lembut seperti dulu. Tidak datar seperti akhir-akhir ini.

Atta mendekati sang adik, Pria itu hendak memayungi adiknya yang sudah basah kuyup. Sayangnya, Mutiara mundur ketika Atta maju mendekat padanya.

"Kakak datang kesini buat jemput kamu pulang." Kata Pria itu. Mutiara memiringkan kepalanya, Apa hari ini dia sedang bermimpi? Sejak kapan Kakaknya bicara selembut itu padanya.

Dan? Bagaimana bisa dua pria ini tahu, Kalau ia sedang berada disini, Ditempat ini?

Dua pasang mata itu saling beradu. Atta dan Mutiara saling menatap satu sama lain. Selama menjadi kakak beradik yang tinggal didalam atap yang sama. Baru kali ini, Keduanya saling menatap seperti ini.

Mutiara merasa heran dengan berbagai pertanyaan dalam benaknya. Tatapan Atta padanya terlihat dalam dan sendu. Selama bertahun-tahun, Mutiara tak pernah mendapatkan tatapan sedalam itu. Yang ada, Ia selalu mendapatkan tatapan tajam dan sinis dari pria yang merupakan kakak kandungnya ini.

"Kalian pulang saja duluan.. Nanti aku akan pulang dengan menaiki taksi.." Kata Mutiara. Gadis itu berbalik badan hendak pergi, Namun..

Sebuah tangan kekar menahan pergelangan tangannya. Mutiara menunduk, Tangan itu adalah tangan Kakaknya.

Atta..

Pria itu menahannya agar tidak pergi. Kenapa pria ini jadi sebaik ini sekarang? Sikapnya jauh berbeda dengan Atta yang dulu..

Ya, Semenjak ia mendengar fakta yang sebenarnya pada hari itu. Atta mulai menyadari, Bahwa tak seharusnya dia selalu kasar pada adiknya itu.

Dia tahu dia salah selama ini. Maka dari itu, Mulai sekarang pria itu akan mencoba memperbaiki diri antara hubungannya dengan Mutiara.

Sejak pagi Atta tak melihat adiknya itu sama sekali. Papanya juga menanyakan kemana perginya Mutiara, Sampai siang pun gadis itu tidak pulang.

Kemudian Atta ingat sesuatu. Didalam kamar Bibi, Mutiara sempat bertanya pada Bibi dimana ibu kandungnya dimakamkan.

Dan disinilah Atta berada sekarang. Dengan bantuan Rio, Pria itu dapat menemukan sang adik yang tengah duduk sendiri dibawah guyuran hujan deras.

"Cuacanya sedang tidak baik.. Apalagi hujan deras seperti ini. Tidak mungkin ada taksi lewat.. Lebih baik sekarang kita pulang. Nanti kamu bisa sakit kalau terus-terusan disini..." Ucap Atta dengan penuh perhatian. Namun, Bukannya tersentuh dengan ucapan itu, Mutiara justru terkekeh. Entahlah, Ia merasa lucu saja.

"Tanpa kehujanan pun aku juga setiap hari sakit, Kak.. Memangnya kakak tidak melihat rasa sakitku?" Atta menunduk, Pria itu menghela nafas panjang.

"Baiklah.. Kakak gak akan memaksa kamu pulang. Tapi bagaimana dengan Papa? Sejak tadi dia terus mencarimu.." Mendengar kata Papa, Mutiara ingat dengan pria itu. Meskipun katanya Galih berbohong padanya, Tapi pria itulah yang selalu sayang padanya disaat yang lain membencinya.

"Bagaimana? Kita pulang, Ya?" Mutiara akhirnya mengangguk. Atta tersenyum, Akhirnya adiknya mau ia buruk untuk pulang.

Rio mulai membukakan pintu mobil untuk sepasang kakak beradik itu. Keduanya masuk dan sama-sama duduk, Namun Mutiara menjaga jarak terhadap Atta.

Mobil mulai melaju meninggalkan tempat itu. Selama dalam perjalanan, Mutiara hanya diam tak mengucapkan sepatah katapun.

"Rio..

"Ya, Tuan..

"Tolong mampir ke toko pakaian dulu, Tiara harus ganti baju takut masuk angin..

"Tidak perlu.. " Atta langsung menoleh pada adiknya itu.

"Kita langsung pulang saja.." Ucap Mutiara datar..

"Tapi.. " Atta tak melanjutkan ucapannya lagi. "Kita langsung pulang saja...

"Baik, Tuan...

Rio pun kembali fokus menyetir. Diam-diam pria itu melirik Mutiara yang hanya diam saja.

"Kak...

"Y.. Ya?

"Lain kali, Jangan bersikap seperti ini lagi, ya? Aku belum terbiasa soalnya..

•

•

•

TBC

1
Masha 235
Thor utk novel barunya....aku nabung dulu ya...yg ni blm lu hapus sambil mantau, kl dah 10 bab baru aku stay baca... td ku tengok br 2 bab...😁😁
Maria Magdalena
happy end ya thkr 🙏
Evi alvian
happy ending..
Evi alvian
semuanya udh berdamai termasuk Hazel..gak nyangka udh mo end aja
Ayudya
makasi atas karya kak thor.sukses selalu buat kak thor🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Mama Bila😘❤️: Thanks kk🥰
total 1 replies
Teh Euis Tea
alhamdulilah makasih untuk karyanya dan happy ending, sehat srlalu untuk othor dan selalu setia untuk baca karyamu
Mama Bila😘❤️: Masha Allah.. Tetep setia ya, kak🥰
total 1 replies
Muft Smoker
waah happy ending ,,
akhirnya semua bahagia dg pasangan dan kehidupan masing2 ,,

makasih buat cerita ny Mak ,,
suka bnget ma ceritanya ,,
sukses trus Mak ,,
😁😁😁😁😁
Muft Smoker: sama2 🤗🤗🤗🤗🤗☺️☺️☺️☺️
total 2 replies
Reni Setia
makasih untuk akhir yg manis
Mama Bila😘❤️: Sama2 kk🍁
total 1 replies
Masha 235
finally.....happy ending...
Sri Rahayu
uda nasuk ke lapaknya Amara Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Alhamdulillah akhirnya HAPPY ENDING utk semua...tinggal Atta yg blm menemukan jodohnya....terima kasih Thorr😘😘😘😘😘
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending, terima kasih kakak author ceritanya bagus dan menghibur, semoga kakak author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya, aamiin...🙏♥️💪💪💪
Mama Bila😘❤️: Masha Allah Tabarakallah.. Makasih kk🍁🥰.. ikuti terus ya...
total 1 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, happy end 😄🙏
Sindy Sintia
ini Amara adik gahzi?
Teh Euis Tea
alhamdulilah hazzel udah minta maaf sm mutiara, hiduplah dgn baik hazel jgn sia siakan lg ketulusan tiara
Ariany Sudjana
sepertinya bagus ceritanya kak
Muft Smoker
Suka pake banget ma cerita ini Mak ,, bnr2 byk pelajaran yg Qta ambil dsni ,,
Muft Smoker
untung si hazel gx pingsan pas. liat mutiara 🤭🤭🤭🤭
Sri Rahayu
ditunggu lanjutannya Thorr😘😘😘
Muft Smoker
hazeel kah????
tp hazel juga udh berubah koq ,,
semua udh berdamai ,,
tinggal hazel aj yg blum yx ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!