NovelToon NovelToon
Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Cerita Ini bersifat fiktif belaka!

Kais Arfan Syailendra melakukan kesalahan satu malam dengan Anisa Syafa sekertaris nya sekaligus sahabat dari istrinya.

Kais menjerat Anisa dalam hubungan rumit dengan tujuan membongkar pengkhianatan yang di lakukan Marsya istri Kais bersama Bagas tunangan Anisa.

Bagaimana Kais membuat Anisa tetap disisinya dan membongkar rahasia masalalu mereka? ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semakin Sulit

Sore hari sebelum Anisa meninggalkan kantor, dia masuk ke dalam ruangan Kais. Terlihat Kais yang sedang fokus dengan laptop nya.

"Mas, sibuk?" Kais yang mendengar suara Anisa langsung mengalihkan pandangannya kearah pintu.

"Masuk sayang.." Anisa melangkah masuk dan mendekat ke arah meja kerja Kais.

"Ini laporan yang kamu minta. Aku sekalian pamit mau pulang." Kais memijit pelipisnya yang berdenyut.

Melihat Kais yang seperti itu, Anisa mendekat ke arah kursi kebesarannya itu. "Kamu kenapa? Kamu baik-baik saja?"

"Aku baik-baik saja. Cuma kepalaku sedikit pusing." Anisa melangkah ke belakang kursi kerja Kais dan tangannya terulur ke arah pelipis Kais. "Kamu mau ngapain?" Kais tersentak saat merasakan tangan halus Anisa mendarat di bagian pelipisnya.

"Diam lah, kamu coba rileks...aku pijit sebentar, mudah-mudahan bisa mengurangi rasa pusing kamu." Kais pun menuruti ucapan Anisa.

Tangan Anisa bergerak memutar di bagian pelipis Kais. Gerakan itu membuat Kais tanpa sadar memejamkan matanya karena merasa nyaman dengan apa yang di lakukan Anisa.

Anisa memijit-pijit pelipis Kais lebih kurang dua menit. Sampai akhirnya Anisa melepaskan tangannya di pelipis Kais.

Kais membuka matanya yang tadinya terasa berat, kini merasa lebih baik. "Gimana, lebih baikan?" Kais menggenggam tangan Anisa dan menarik pinggang Nisa untuk lebih dekat dengannya.

"Duduk sini, aku ingin peluk kamu sebentar."

"Tapi takutnya nanti ada orang yang dateng mas.." Anisa mencoba untuk menolak keinginan Kais untuk duduk di atas pangkuan nya.

"Nggak ada. Jam segini semua karyawan sudah pulang. Nggak ada jam lembur hari ini." Anisa pun akhirnya menuruti kemauan sang suami.

Kais memeluk tubuh Anisa dan meletakkan kepalanya di dada Anisa. "Sayang, kita tinggal di rumah kita ya? Aku ingin kita tinggal sama-sama."

"Lalu Marsya? Mas, bagaimanapun dia masih istri kamu. Jangan buat aku merasa bersalah mas.."

"Semua yang terjadi bukan salah kamu sayang, aku yang sudah mencintai kamu. Aku yang buat kamu masuk dalam kehidupan ku. Jadi, aku mohon biarkan aku bertanggung jawab atas dirimu."

Anisa menatap wajah Kais yang terlihat sendu.

"Malam ini aku tinggal di apartemen. Tapi, aku ingin kamu pulang ke rumah Marsya, gimana?" Kais membuang nafas kasarnya.

"Malas aku, lagi pula aku sama Marsya lagi berantem."

"Hah...berantem, terus kamu nggak usaha buat bujuk Marsya?"

"Buat apa sayang, aku lelah debat sama dia. Memangnya dia nggak hubungi kamu?" Anisa menggelengkan kepalanya.

Terlihat Kais tersenyum miring. " Dia sedang sibuk dengan kegiatan barunya sayang, Jadi aku juga harus begitu." Anisa yang tidak paham akan ucapan Kais hanya diam tak merespon ucapan suaminya.

...----------------...

Sesuai kesepakatan, Anisa pulang ke apartemen Kais. Lalu Kais pulang ke rumah nya dengan Marsya.

Sampai di rumah, Kais tak melihat batang hidung Marsya sejak dia masuk dalam rumah.

"Bi, nyonya belum pulang?"

"Belum tuan, apa tuan butuh sesuatu, biar bibi buatkan?"

"Nggak bi, terimakasih. Bibi istirahat saja."

" Baik tuan, bibi pamit kebelakang." Kais mengangguk sambil melangkah menuju kamarnya.

...----------------...

Dirumah besar Syailendra, Sekar sedang duduk dengan membalikan gambar yang ada di dalam sebuah album foto.

Foto pernikahan Kais dan Marsya.

"Akan ada saatnya hubungan kalian berakhir. Tapi aku pastikan, anak ku tidak akan terpuruk dengan perpisahan nya nanti.

Ting..

Sebuah pesan masuk di dalam ponsel Sekar. Ternyata pesan dari Kais sang putra. Senyum mengembang di bibir Sekar saat membaca pesan putranya itu.

"Ma, aku nggak akan biarkan Anisa pergi dari ku ma, aku akan tetap pertahankan Anisa."

"Hahh .. akhirnya dia memilih yang tepat. Ini saatnya Kais bertindak untuk membongkar kedok Marsya."

Sementara itu, Kais yang mencoba menghubungi Marsya berkali-kali tak ada jawaban membuat dia semakin kesal. Akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke apartemen.

Saat masuk ke dalam kamar di apartemennya, dia melihat Anisa yang sudah tertidur lelap tanpa tahu jika Kais datang malam ini.

Kais yang sudah lelah pun akhirnya membaringkan tubuhnya di samping Anisa dan memeluk tubuh istri keduanya itu.

"Jangan pernah tinggalin aku sayang, aku nggak bisa kehilangan kamu.." Kais mengecup kening Anisa yang tertidur pulas dalam dekapannya.

Di pagi hari, Kais lebih dulu terbangun dari tidurnya. Dia menatap ke arah dimana Anisa yang masih terlelap tidur.

Kais turun dari tempat tidur dan kemudian melangkah ke kamar mandi guna membersihkan diri. Suara gemericik air dari kamar mandi sayup-sayup terdengar di telinga Anisa. Perempuan itu membuka matanya dengan perlahan. Dia berusaha untuk mengumpulkan kesadaran nya saat melihat ponsel yang tergeletak di atas nakas.

"Dia kapan datang.." Anisa menyadari kehadiran Kais saat melihat ponsel yang tergeletak di atas nakas.

Dia turun dari tempat tidur dan merapihkan tempat tidur. Lalu dia keluar dari kamar menuju ke kamar mandi dekat dengan dapur.

Disana Anisa membasuh muka dan gosok gigi. Lalu setelah itu dia melangkah ke arah dapur. Dia membuat sarapan untuk dirinya dan juga Kais. Kemudian dia tak lupa membuat kopi pahit untuk suaminya.

"Pagi sayang .." Kais memeluk pinggang ramping Anisa seraya menyapa perempuan kesayangan nya.

"Pagi mas, jam berapa kamu dateng?"

"Jam satu malam sayang,"

"Kok kamu bisa kesini, Marsya gimana?" Anisa menyodorkan secangkir kopi pahit ke arah Kais.

"Dia nggak pulang, dari pada kesepian di sana lebih baik aku disini sama kamu."

"Kamu nggak hubungi Marsya?" Kais menaikkan kedua bahunya dengan acuh.

"Kamu itu gimana sih, kalau dia nggak bisa di hubungi kamu bisa hubungi keluarga nya. Mungkin dia pulang ke rumah orang tua nya."

"Biarlah, pusing juga mikirin dia."

"Jangan gitu dong, dia kan istri kamu."

"Hemm.." Kais hanya menjawab dengan singkat dan enggan untuk membahasnya lebih lanjut.

"Mas, aku takut." ucapan Anisa membuat Kais terdiam.

Kemudian Kais dengan cepat memeluk tubuh Anisa. "Jangan pernah merasa takut. Karena aku bersama kamu."

"Mas, sebaiknya kamu coba hubungi Marsya lagi. Aku khawatir sama dia." Kais menghela nafas panjang. Lalu dia melepaskan pelukannya dan duduk di meja makan.

Kais menekan tombol panggilan ke nomor Marsya. Untuk beberapa saat panggilan itu tersambung. Namun sayangnya panggilan itu tak pernah ada jawaban dari Marsya. Bukan hanya sekali Kais menghubungi nomer Marsya tapi hasilnya tetap sama.

"Gimana mas, nggak diangkat ya?" dengan ragu Anisa bertanya pada sang suami. Terlihat Kais menggelengkan kepalanya. "Mungkin dia sedang sibuk. Nanti kamu hubungi dia lagi."

"Sesibuk apapun harusnya dia kasih kabar sama aku Nis, dari dulu kalau bukan aku yang tanya kabar atau hubungi dia, Marsya nggak pernah mau hubungi aku duluan ." Anisa mengernyitkan dahinya mendengar pengakuan suaminya.

"Masa sih mas, setahu aku dia selalu cek keadaan kamu. Bahkan sering kamu abaikan loh.." senyum kecut tersirat di bibir Kais.

"Yah memang kadang dia hubungi aku. Tapi cuma untuk memastikan saja. Selebihnya pasti dia hubungi kamu duluan kan? Bahkan kamu mau saja jadi mata-mata dia." Anisa melebarkan matanya mendengar sindiran suaminya.

"Mas, Aku_____

"Sudahlah, lebih baik kita sarapan saja. Sudah siang juga, aku ada meeting jam 11 nanti." Anisa tak lagi bisa berkata apa-apa lagi. Mereka pun akhirnya sarapan dalam diam dan sibuk dengan pikirannya masing-masing.

Bersambung

1
Nar Sih
marsha ternyata gk tulus baik nya sama anisa ,bnr,,psngn yg ribet🤣
ᴍɪᴍɪ💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ: dari awal niatnya udah gak bagus sekarang dapet karmanya senjata makan tuan justru Kail tergila-gila sama Anisa🤣🤣sok2 an jadi istri yang baik tiap ada masalah larinya ke Bagas selingkuhan nya itu emang cocok mereka
total 1 replies
Irma Luthfah
heh,, ternyata sifat marsya begitu . baik ternyata cuma kedok doang
Irma Luthfah
terlalu mengulur waktu kais ini
Nar Sih
jdi gak sbr nunggu kebongkar nya hubungan mereka
Nar Sih
seharus nya kmu jujur kais ,biar gk semakin slh phm ,sblm anisa bnr,,pergi dri mu
Nar Sih
seperti nya ibu mertua mu kurang suka dgn mu nisa
Arum Dyah
ayo kais buruan ambil keputusan mau gmn
Nar Sih
kais ..bnr kta org tua mu klau emg udh gk bisa diterus kan rmh tngga mu dgn marsha ya buruan di selesai kan biar cpt jls
Arum Dyah
yg satu udh putus... yg satunya bakal cerai
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
pasti yg sedang dilihat kais adalah marsha dan selingkuhan nya
Nar Sih
lebih baik sgra terbongkar sja ,perselingkuhan dan tuker psngn nya biar sgra jelas kemana tujuan masing,,🤣
Nar Sih
kpn perselingkuhan marsha dan arga kebongkar di dpn anisa ,walau mereka sama ,,selingkuh biar ramai klau saling tau
Nar Sih
msih ngk ngerti dgn maksut ucapn sekar pada nisa
Azril Ali
Sekar ngmng gitu bt Marsya...tp Anisa tersentil..akn ucpn sekr
Azril Ali
knpa kais msh g cerita,ma Anisa..JD buat bingung Anisa..
Nar Sih
harus nya kmu jujur sja kais sama anisa tentang bagas dan marsha biar status anisa yg tunangan nya bagas sgra berahir gk di gsntung lgi
Nar Sih
awal mungkin slh marsha dan bagas yg mulai selingkuh duluan sampai kais marah gantian dgn anisa yg tunangan nya bagas dan marsha istri nya kais ,ini cerita kak puspa jdi tukar psngn ya😂
Irma Luthfah: ini yg punya kendali kais ya kan thor?
total 2 replies
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
psangan yg sama,,,lupa diri dan dosq🤣🤣
Irma Luthfah: tuh kan masa lalu mereka gimana. pantesan kais begituuu ke anisa, dia udah di kecewakan sm s marsya
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!