Aska dan Carla 2 pewaris Geng saling bermusuhan yang yang tanpa sengaja bertemu dan saling jatuh Cinta. dibawah tekanan Para Tetua Geng yang tidak ingin mereka bersama, mereka berdua tetap nekat untuk bersama.
Carla juga di buru karena di anggap mengandung anak kutukan yang bisa menghancurkan keberlangsungan kedua geng.
Kisah kelam masa lalu membuat kedua geng saling menahan diri untuk tidak berperang semakin membuat semuanya menjadi tegang.
Novel ini benar-benar novel baru dengan ide dan gagasan baru, di luar dari 4 novel sebelumnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fonzo manek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Lagi
Pak Burhan yang tidak tega melihat putrinya sedih kembali menghibur Carla.
Burhan mengompori Carla agar memarahi Aska yang sudah menghianitanya membuat Carla benar-benar kesal pada Aska.
***
Aska benar – benar menempati janjinya. Keesokan harinya Dia datang ke kediaman Burhan bersama orang – orang yang selama ini bersamanya.
Kedatangan Aska di sambut amarah dan rasa kesal Carla. Setelah mencium tangan Aska, bukannya memeluk malah memarahi Aska karena selama ini berkeliaran dengan Lisa cewek gatal itu.
Aska hanya bisa Diam dan menerima semua omelan Carla sambil melihat kearah Burhan yang tertawa senang melihat Aska di omeli Carla.
Begitu juga dengan Rudy dan juga anak buah dari kedua bela pihak ikut gemas melihat Carla yang masih marah juga Aska yang bingung harus berbuat apa.
Aska langsung memeluk Carla sambil membisikan ke telinga Carla jika itu semua hanya tipuan ayahnya untuk menggodainya.
Dia menyuruh Carla melihat ke Burhan ayahnya yang masih tertawa mengejek Aska membuat Carla semakin kesal.
“ayahhhhh” teriak Carla sambil menghentakan kakinya membuat Aska langsung membopong tubuh mungil Carla. Dia tidak ingin bayi mereka kenapa – kenapa karena ulah Carla barusan.
“apa kamu ingin membunuh bayi kita” ucap Aska sambil mengelus dan mencium perut Carla tanpa mengindahkan semua yang hadir disana
“makanya, jangan membuatku kesal. Aku kesusahan disini bersama baby, kamu malah enak – enakan di luar sana bersama Jalang-jalangmu” kesal Carla
“Aku tidak pernah merespon mereka, Papa tu yang menambah–nambah” tuduh Aska
“gak…. Papa gak bohong Carla. Orang cewek itu tiba jam 4.32 sore dan pulangnya jam 10.55 Pagi. Ayo ngaku kamu Aska, selama belasan jam itu kamu ngapain sama gadis itu” tuduh Burhan sambil membela dirinya
“aku kesusahan saat tidur malam sendirian, kamu malah enak – enakan di luar sana sama cewek lain. Kecewa aku sama kamu, hampir setiap malam aku berdoa untuk keselamatanmu, malah kamu enak–enakan di luar sana." Sewot Carla
“Mampus kamu Aska, makanya jangan suka selingkuh” ganggu ayahnya sambil tertawa
“kok papa malah ketawa sih, aku lagi sedih loh." Keluh Carla
“kok papa juga tau waktu tiba dan perginya Lisa dengan tepat. Bahkan papa tau banyak cewek cantik yang berkunjung ke kantor Aska. Lanjut Aska
Mereka berdua serempak melihat ke arah ayahnya membuat Burhan langsung salah tingkah dan cemas putrinya akan kembali mengamuk dan menceramainya.
“papaaaa….. tega banget sih sama putri sendiri. Papa jahat” teriak Carla kesal
“kalau sampai cucuku kenapa–kenapa, akan ku gorok lehermu Burhan." Ancam Melisa sambil memeluk Carla yang sejak tadi terus di buat kesal oleh Aska dan ayahnya
“mama….. papa jahat sama Carla ma. Papa jelasin, kenapa papa tega ngelakuin itu pada Carla ?” Sidak Carla pada ayahnya
“mafkan papa nak, Papa hanya ingin menguji seberapa kuat iman laki–laki yang akan menjaga dan menemanimu seumur hidupmu. Papa tidak ingin kejadian papa dan mamamu terjadi padamu. Kamu sudah terlalu lama hidup sendiri, ketakutan terbesar ayah adalah melihatmu hidup sendiri dengan anakmu. Jika itu terjadi, itu merupakan kegagalan terbesar ayah dan ayah tidak akan pernah memaafkan diri ayah untuk kegagalan itu." Ucap Burhan dengan air mata yang berlinang membuat Aska langsung menjatukan air matanya
Selama 27 tahun hidup bersama, ini pertama kalinya Aska melihat Burhan serius bahkan sampai menangis. Itu cukup menyentuh hatinya berbeda dengan Rudy yang sudah terbiasa melihat Burhan menangis.
Happy Reading, Guys
tetap semangat yah thor