NovelToon NovelToon
MENCINTAI AYAH TIRIKU

MENCINTAI AYAH TIRIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Romansa-Tata susila / Konflik etika / Tamat
Popularitas:270.4k
Nilai: 5
Nama Author: Naim Nurbanah

Maimunah seorang janda yang berumur 40 tahun, namun masih terlihat cantik dan sangat muda. Maimunah memiliki putri yang sudah menginjak dewasa berumur 21 tahun, bernama Sinta. Maimunah hendak menikah dengan seorang pria muda berumur 27 tahun, bernama Mukid.

Keseringan bertemu menimbulkan rasa cinta Sinta terhadap Mukid.
Permasalahan yang rumit muncul dari ibu kandung, bapak tiri dan anak kandung.

Temukan cerita lengkapnya di novel MENCINTAI AYAH TIRIKU.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naim Nurbanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

INGAT DIA

Di dalam kamar nya, Sinta masih dalam kegelisahannya di atas kasur itu. Mata nya menerawang ke langit-langit kamar itu. Sesekali menghidupkan televisi yang di pajang di dinding ruangan kamar itu. Sejauh ini dirinya masih belum bisa melupakan sosok Mukid. Perasaannya masih sangat jelas. Hatinya masih belum berubah, terpaut dan terpatri pada wajah putih bersih yang menyimpan kelembutan dan kasih sayang. Walaupun begitu ada kebencian yang mendalam kepada sosok pria itu yang mengakibatkan dirinya menjadi wanita yang jahat telah membunuh bayinya sendiri, bahkan bayi itu pun belum sempat lahir di dunia ini.

Namun malam ini Sinta benar-benar rindu dengan Mukid. Bayangan ayah tirinya itu kembali mengganggu pikiran Sinta. Sampai akhirnya Sinta tertidur dan masuk dalam ke dunia mimpinya.

😴😴😴

Om Mukid tidak bisa mengendalikan dirinya ketika Sinta dengan agresif mulai berani menempelkan bi.. birnya ke bi bir Mukid. Mukid dengan cepat meraup bibir Sinta yang begitu manis dan lembut. Tidak sekedar itu Mukid mulai memainkan lidahnya mulai mencari- cari lidah milik Sinta dan menyesap nya hingga pertukaran saliva diantara keduanya terjadi.

Ini seperti gayung bersambut. Keduanya sama-sama menikmati permainan itu. Mukid mulai hanyut dan semakin masuk dalam permainan itu ketika suara Sinta keluar dengan merdu membangkitkan gejolak kelakiannya.Kini beralih turun ke leher putih dan jenjang milik Sinta. Sinta mulai mencium dan menyesapnya hingga memberikan tanda di sana. Tangan Om Mukid mulai berani menyusup kedalam kemeja milik Sinta dan berusaha melepas pengait yang membungkus dua da danya. Tangannya yang kokoh mulai bermain di sana.

Tidak sabar dengan hal itu kini tangannya beralih ke bagian bawah perut. Dan di sana lah om Mukid mulai merogoh dan menyusup dibalik pakaian dalamnya. Jarinya yang panjang dan lihai mulai bermain disekitaran area itu. Jarinya yang nakal mulai menggesek dan memainkan area pribadi milik Sinta. Sinta mulai bersuara merdu. Hal itu semakin menambah kebrutalan Om Mukid akan meraup kembali ciuman bibir yang makin ganas di sana.

Mata Om Mukid dan Sinta kini sama-sama bertemu. Keduanya kemudian terdiam lalu senyuman kecil itu terukir jelas diantara keduanya. Om Mukid mulai membantu Sinta melepas semua pakaian yang menempel ditubuhnya. Demikian juga halnya dengan Sinta yang juga tidak kalah agresifnya membantu melepaskan semua yang masih melekat di badan Om Mukid. Hingga keduanya polos tak ada sehelai benang melekat di sana.

Om Mukid merebahkan tubuh Sinta di pembaringan yang empuk itu. Om Mukid mulai memainkan permainan nya yang sudah mumpuni. Sinta makin keras keluhannya. Teriakan yang penuh kenikmatan sudah dirasakan oleh Sinta yang tidak bisa diukur dengan kata-kata. Sinta menggigit bibir bawahnya sendiri merasakan sensasi yang belum pernah ia rasakan sebelum nya dengan laki-laki lain. Ini adalah pertama kalinya dalam hidupnya ber cinta dengan penuh semangat.

" Sakit!" keluh Sinta pelan. Om Mukid tersadar bahwa wanita yang selama ini selalu menghantui pikiran nya itu sudah berada dalam kendalinya. Om Mukid mulai memperlambat ritmenya. Kali ini lebih lembut dan pelan. Sinta masih memejamkan mata dan menggigit bibir bawahnya. Om Mukid melakukan semuanya hingga hampir setengah jam lamanya. Hingga Sinta mulai mengakhiri permainan nya setelah dirasakannya aliran hangat menjepit miliknya juga. Om. Mukid terkulai di samping Sinta dan tersenyum hangat.

Sinta membuka matanya dan tersenyum mendapatkan mimpi indah bertemu dengan Om Mukid.

" Lebih baik bermimpi daripada harus melakukan kesalahan dan kekonyolan kembali bersama om Mukid. Dia sudah menjadi ayah tiri ku. Bagaimana pun juga, aku tidak akan membiarkan perasaan ini terus- menerus melemahkan hati dan pikiran ku." pikir Sinta. Sinta turun dari tempat tidur nya dan mengambil air mineral lalu meminumnya. Setelah itu, Sinta mengambil ponselnya dan membuka layar ponselnya. Ada pesan chat di ponselnya. Sinta melebar matanya.

" A.. apa? Dari om Mukid?" gumam Sinta dan membaca pesan dari Mukid.

"📱📲 Sinta, maaf weekend nanti aku bersama mama kamu ke kota Malang. Kamu tidak keberatan bukan, jika aku mendampingi mama kamu datang ke kota Malang. Maaf, istri ku saat ini juga sedang mengandung anakku. Jadi, aku tidak bisa membiarkan dia pergi sendiri di kota Malang." isi pesan om Mukid.

Sinta tidak membalasnya dan Sinta berpikir itu tidak harus dibalas juga.

" Kamu tidak perlu mengingatkan kalau mama sekarang adalah istri kamu, om Mukid. Aku sudah tahu itu. Dan aku juga tidak mau merusak hubungan diantara kalian. Huftt." gumam Sinta sambil menarik nafasnya dalam- dalam.

" Di saat aku rindu kamu, kamu hadir di mimpiku. Dan isi pesan chat kamu sangat berbeda dengan mimpi itu." gumam Sinta. Sinta kembali menjatuhkan tubuh nya di atas tempat tidur nya. Sinta ingin tidur dan melanjutkan tidur nya. Namun mimpi itu begitu indah dan semakin membuat Sinta terbayang- bayang. Tanpa sadar, Sinta menyentuh bibir nya sendiri.

" Sepertinya aku harus menjauh dari mama dan om Mukid terlebih dahulu. Aku tidak ingin bertemu dengan mereka. Sungguh, ini akan menyakiti hati aku apalagi mengingat bahwasanya aku sebenarnya sudah pernah hamil dengan om Mukid. Dan kini mama pun juga telah dihamili oleh om Mukid." pikir Sinta.

" Lebih baik aku menginap di rumah Ratna atau lebih baik aku mendaki gunung saja." pikir Sinta.

" Benar! Aku akan ikut pendakian di minggu ini supaya tidak bertemu dengan mama dan juga om Mukid." pikir Sinta.

1
ayu cantik
suka
Safa Almira
,yey
Kak Jum
Luar biasa
Kak Jum
lumayan c mukid dpt 2 2 sekali..dpt ibu n anak😂😝😝😝
Piarni Akib Hamazah
degdeg
Diyah Ambarulita
sama mm nya kampung tp pekerjaanya oke 😁
Suzana Suprianti
👍
anniezha_choir
ini jg kk, harusnya, kata maimunah, gtu kan?
anniezha_choir: maaf y kk sebelumnya, kalau saya bnyak komen 🙏
total 2 replies
anniezha_choir
maimunah? zulaikhah?
anniezha_choir: sama" akak... srmangat berkarya
total 4 replies
NAIM NURBANAH
nah iya, itu untuk menunjukkan bahwasanya satu persatu dari mereka tahu rahasia antara Mukid dengan Sinta saja.. 😭
Alif-balqis Faiha
copy juga kata2nya dan diganti dari nenek wati jadi maimunah
NAIM NURBANAH: jeli maksudnya
total 2 replies
Alif-balqis Faiha
part ni dialognya dicopi ya
NAIM NURBANAH: iya, ini untuk menunjukkan bahwasanya nenek Wati dan Maimunah akhirnya tahu rahasia antara Mukid dan Sinta..
total 1 replies
Alif-balqis Faiha
si mukidi mbokya dikasih karma.kayak gak ada penyesalan atas dosa2nya
Alif-balqis Faiha
namanya aduh banget mukid sama maimunah...
NAIM NURBANAH: nama nasional ☺😊
total 1 replies
NAIM NURBANAH
keren pokoknya
Usman Ratta
keren ceritanya
Ade Safitri
🤦‍🤦‍ kenapa nongolnya 3bab dengan cerita yg sama...
NAIM NURBANAH: oh tadi susah up nya kak... nanti di hapus..
total 1 replies
Ade Safitri
Alhamdulillah🤲... akhirnya ada kabar baru dari Mukid Sinta...
NAIM NURBANAH: 😜😘🥰😍... hehehe... lama up nya yah...
total 1 replies
Zoya Almahyra
up dong thorrrr.....
NAIM NURBANAH: terimakasih yah, sudah mampir di sini... ditunggu yah... 😘🥰😍
total 1 replies
Ade Safitri
kemana aja Thor dah lama gak on...
NAIM NURBANAH: 😍🥰😘...wah nunggu. yah akak... baca novel aku yang lain dulu kak.. sambil nunggu ini crazy up lagi...
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!