NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta CEO Berondong

Terjerat Cinta CEO Berondong

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Berondong / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: nenengsusanti

Zico Revan Pradipta, pemuda berusia 21 tahun yang jatuh cinta pada sosok wanita yang usianya tiga tahun lebih tua darinya. Ia bernama Aluna, seorang piatu yang ditinggal pergi ibunya sejak balita sampai akhirnya ia hanya tinggal berdua dengan ayahnya yang begitu galak dan sangar. Rasa kesepian ayahnya itulah yang membuat Aluna begitu di jaga ketat sampai tak ada satupun pria yang berani mendekati Aluna.

Tapi tidak dengan Zico, ia begitu gigih memperjuang kan cintanya meski sang calon mertua begitu keras menentang. Hingga akhirnya Ayah Aluna mulai memberi syarat syarat konyol demi bisa mejadi menantunya.

Apa saja syaratnya?

Bisakah Zico menjalankan semua yang di inginkan ayah Aluna?

Hingga akhirnya ia harus memilih antara maju atau mundur?


Ini kisah comedi romantis..
InshaAllah konflik gak berat alias ngikut alur aja.
Siapkan cemilan di pojokan ya 😘😘

Yang mungkin baru mampir dan marathon jangan lupa like komen, poin Vote dan koin ya 🤣🤣🤣

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mbah...

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Masih ada sisa kurang lebih satu malam dua hari lagi untuk Aluna dan Bapak berada di kampung halaman, begitupun dengan Zico. Ia tak ingin pulang meski gadis incarannya meminta ia untuk kembali ke ibu kota lebih dulu.

Pria berusia dua puluh satu tahun itu tetap keukeh akan kembali bersama calon istrinya kelak yang selalu ia do'akan tanpa sang calon mertua galaknya.

"Gimana, sudah enakan belim?" tanya Bapak yang datang dan duduk di sebelah Zico.

"Hem, lumayan pak. Mualnya hilang tapi punggung saya berasa di gebukin orang sekampung" sahutnya sungguh sungguh.

"Emang kamu pernah ngerasain di keroyok sekampung?" tanya bapak serius.

"Belum, pak" balas Zico lagi sambil mengusap tengkuknya.

"Mau ngerasain gak? kalau mau saya panggil warha sekampung buat pukulin kamu" ucap Bapak dengan nada tak main main. Mendengar penuturan Bapak, tentu membuat kedua mata Zico membulat sempurna.

"Eh.. enggak! gak gitu, pak. Kan saya cuma ngasih perumpamaan bukan berarti saya mau di keroyok sekampung" cetus Zico yang hatinya langsung berdebar hebat.

"Kenapa? biar kamu bisa bedain sakitnya di kerik sama di keroyok. Jauh lebih sakit mana!"

"Jelas di keroyok lah" jawab Zico dengan nada kesal.

Bapak yang melempar senyum menyeringai langsung menggeser secangkir kopi yang barusan di bawa Aluna untuknya. Zico yang tak paham hanya diam menunggu hal konyol apalagi yang akan di berikan bapak dari gadis cantik pujaannya itu.

"Minum dan rasakan nikmatnya" titah pria berperut buncit itu.

"Minum apa?" tanya Zico dengan reflek.

"Kopi ini, memang ada lagi selain ini, hah?"

Zico menelan salivanya kuat kuat, dari aroma dan warna hitam pekatnya saja sudah bisa ditebak rasanya. Zico yang cenderung minum kopi sambil nongkrong tentu tak mungkin bisa menelan kopi bapak begitu saja.

"Gak deh, pak. Makasih, buat bapak aja" tolak Zico sembari cengegesan.

"Cobain dulu, kamu pasti ketagihan"

Semakin Zico menolak, bapak justru akan lebih memaksa tak perduli jika harus menggunakan seribu satu jurus maut asal Zico mengiyakan.

Set dah... ini aki aki ngajak ribut mulu!

"Silahkan tuan muda" ucap bapak penuh penekan dengan ia menggeser kembali secangkir kopinya.

Zico yang merasa terpojok akhirnya mengambil cangkit tersebut, baunya benar-benar ia tak suka sama sekali di tambah kekentalan nya seperti diatas rata-rata.

"Kalau dingin gak enak" sambung pria berkerut buncit itu lagi.

Zico hanya menngangguk kecil, ia dekatkan cangkir kopi tersebut ke mulutnya.

***Glek...

Byuuuuurr***..

***Uhuk.... uhuk.

Oeeekkkk***....

Rasa pait kopi tersebut membuat Zico muntah kembali, Aluna yang sedang berada di kamar pun langsung keluar dan mendekat kearah Zico

"Kamu kenapa lagi?" tanya Aluna, bingung. Terlebih ada cairan hitam hitam pekat di lantai tepat di ujung kaki Zico.

"Minum kopi, bapak, Lun"

Aluna yang mendengar jawaban dari bapak langsung menoleh dengan alis saling bertautan.

"Zico minum kopi nya bapak?" tanya Aluna memastikan apa yang di dengarnya barusan.

"Ya" sahut Bapak sambil mengangguk.

"Ya ampun, pak! itu kan pait banget, kok bisa sih?"

Aluna langsung bangun dari jongkoknya, lalu ia masuk kedalam rumah menuju dapur untuk mengambil air Putih.

"Minum ini" titahnya sambil menyodorkan segelas minuman untuk menertralkan lagi rasa di mulut Zico.

"Makasih, Al..."

Zico menegak nya hingga tandas tak tersisa sebulir air pun di gelas tersebut.

.

.

.

Bapak kamu itu Mbah Dukun ya, Al..

1
Wanda jambu
sumpah!!! kok begitu sih.kecewa akunya.lagi seru malah habis karya dan ceritanya
Wanda jambu
kasian kamu Zee 'dikatain jelangkung sama mommy amera
Wanda jambu
turunnya pakai sayap aja Zee'tuh pinjem sama burung yang lagi terbang
Wanda jambu
ampun dah,zee'🤣🤣🤣🤣
Wanda jambu
wah!parah nih'mommy amera.sampai segitunya 🤣🤣🤣
Wanda jambu
modus lah kamu zee
Wanda jambu
ngeri tuh'mommy amera mau ngamuk
Wanda jambu
daerahku bung wit pring
Wanda jambu
ha..ha..ha...lucunya zee
Wanda jambu
emang enak kamu zee'di depan setir sendirian
Wanda jambu
heleh..heleh..ada aja cara ajaib kamu zee
Wanda jambu
gacor amat tuh bibir kamu zee
Wanda jambu
kasian kamu zee'di kasih lampu merah🤭🤭🤭
Wanda jambu
buang aja hatinya Zee kelaut dari pada ketingalan mulu
Wanda jambu
nekad banget kamu'zee.anak orang itu?
Wanda jambu
salut sama mommy amera.
Wanda jambu
bocah gemblung,mentang mentang lagi kesemsem cinta'ada aja lagunya.he..he..he
Sri Hayat
sabar ya zee..
Sri Hayat
thor apa ini cicit nya babang REZA ya thor
Sri Hayat
aku mampir ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!