seorang gadis berumur 16 tahun Grizelle Michael Alexandra . hidupnya Penuh rahasia tanpa orang lain tahu, ia sudah lulus kuliah S3 karena kejeniusannya
dari umur 8 tahun ia sudah tinggal di Jerman . ia tinggal bersama kakek dan nenek nya . dan waktunya telah tiba ia pulang ke indonesia menjalin hidup bersama keluarga
Grizelle seorang leader Black wolf , mulai di sinilah ia menjadi kejam , dingin kepada siapapun .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 31
"main truth or dare yuk "ajak sean
" oke "
Akhirnya mereka duduk mengelilingi meja Dan memperhatikan sebuah botol yang sedang diputar oleh sendok dan botol itu berhenti tepat di arah vano dan ......
" truth or dare? "
" dare" jawab vano
"lo nembak vanya sekarang" Sedangkan vanya yang merasa namanya terpanggil pun membelalakkan mata, ya memang kalau tidak munafik vanya memang menyukai vano. tapi ya kali, nembak nya waktu dare.
"hah, oke!" jawa vano
"emm, van" panggil vano lalu berdiri menuju ke tempat Vanya. jujur waktu itu vano sudah sangat gugul dan juga... takut, takut ditolak anj*r
"lo mau gak jadi pacar gue, gue nembak lo ini bukan cuman gara-gara dare tapi gue juga sayang kok sama lo. gue sayang sama lo Vanya!" Ucap vano yang sudah sangat gemetar dan gugup. Bahkan Grizelle dkk dan yang lainnya sangat menikmati proses tersebut hampir saja tertawa lepas.
Vanya yang mendengar ucapan fano,
"gue mau, gue nerima lo bukan karena gue kasihan sama lo kok mah atau takut lo malu. tapi gue emang juga sayang sama lo" ucap vanya dengan nada datar namun berusaha melembutkan nadanya.
"makasih" ucap vano dan langsung memeluk vanya, vanya pun juga membalas pelukan dari vano
Sedangkan sean tersenyum puas bisa membantu sahabatnya jadian dengan pujaan hatinya.
"hahaha, ngakak banget gua sumpah......" tawa vino menggema di mansion.
"hahaha gue juga anj*r...." ujar kevin yang memegangi perutnya
"selamat ya van " Rere
"abang gue udah punya pacar cie satunya kapan", sindir Grizelle sambil menatap vino. sedangkan vino yang ditata pun hanya mendengus kesal
"udah lanjut"
Vano memutar botol tersebut, dan berhenti di...... Vena
" truth or dare?"
" truth aja deh"
" lo suka sama siapa ven sekaran?" tanya Kevin.
" mampus!" batin Vena
" gue? gue gak suka sama siapa siapa tuh' jawab Vena yang sedikit gugup.
" yang bener?" tanya kevin.
" gue suka sama lo bego!" batin Vena
"batin apa dia El" tanya Cecil
"dia suka sama kevin katanya" Jawab El yang acuh tak acuh dengan teman temannya.
"Grizelle! nggak ada akhlak lo jadi temen" Teriak vena yang nyaring lalu berdiri meninggalkan mereka semua yang terbahak-bahak karena vena dan Grizelle
"selamat bro!" ucapkan menepuk bahu kevin yang sedang bengong sangking terkejutnya
"Vena, suka sama gue? gue mimpi?" batin kevin yang mencubit tangannya sendiri.
lalu Kevin memutar botolanya dan berhenti ke arah Rere
" truth or dare?"
" Dare" jawabnya
" ngomel sama tembok selama 10 menit" jawab Kevin ke samvil tersenyum ke arah Rere
" hahaha, mamp*s!!" tawa Cecil
sebelum beranjak dari tempat nya Rere memutar botol itu dengan sangat keras karena geram. dan berhenti ke arah Rafael.
....
"truth or dare?"
" dare" jawabnya
" Traktir kita semua di kantin selama 1 bulan "jawab Rere lalu tersenyum kearah Rafael dan berjalan mendekati sebuah tembok dan menjalankan dare nya.
"anj*r, bangkrut gue!" umpat rafael sambil mengelus dadanya
"untung sayang" lanjutnya dalam hati
Sekarang kevin memutar botol tersebut kearah teman yang lainnya dan di atas botol berhenti di situlah mereka terkena sial. sekarang permainan tersisa 3 orang cecil Grizelle dan Kevan
Cecil pun memutar botol dan berhenti ke arah kevan
"truth or dare?"
"dare" jawabnya
" tatap mata Grizelle selama 2 menit" jawab Cecil lalu tersenyum penuh kemenangan.
" uhukk, selamat mencoba." ucap vano
Akhirnya Kevan pun menatap mata Grizelle dengan penuh arti, menata netra biru laut milik Grizelle
jantung Grizelle serasa berpacu sangat cepat ketika menatap mata elang milik Kevan.
" cantik, jantung gue..." batin Kevan
" hemm, netralkan El. lo harus kuat, inget dia mesum" batin Grizelle
"mungkin aku akan belajar menatap purnama akan bermalam-malam dan menatap pelangi berhari-hari. agar saat mata-mata yang paling indah, aku tidak selalu kalah pada temu pandang pertama atau kedua"
"jika suatu hari mata itu yang selalu aku pandang sebelum memejamkan mata. aku telah terbiasa"
"ini kapan selesainya sih" batin El yang merasa 2 menit itu sangat lama
" uhuk, uhukk" Suara vano yang sengaja batuk, karena mereka sudah menatap satu sama lain Melebihi 2 menit bahkan sudah hampir 5 menit. namun dua orang itu masih menatap satu sama lain.
" ekhemmm." lalu membuyarkan lamunan kevan dan Grizelle
Jangan lupa like and comment
segini dulu fix kali ini gw ngantuk mw tdr bsk up lg deh klo otak gw mw jln😁
tapi ad baiknya juga sih, jadi mereka jera alnya itu hal yg sangat memalukan