NovelToon NovelToon
Ladylove Lord Noble

Ladylove Lord Noble

Status: tamat
Genre:CEO / Menantu Pria/matrilokal / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Pengawal / Tamat
Popularitas:157.8k
Nilai: 5
Nama Author: sofy adisty

#2 My Daddy

Damian Xe Axelle Defron, bangsawan tampan yang mengalami kecelakaan hebat yang membuat matanya buta sebelah kanannya. sebenarnya ia bisa membuat matanya melihat kembali tapi ia harus melakukan sesuatu sebelum membuat matanya kembali normal.

Kelly De Savillion, gadis cinta pertamanya. Kini ia menemukan gadisnya di waktu yang tepat namun dengan matanya yang cacat.

"Gadis kecil, kita bertemu lagi. apa kau merindukan ku?" ujar Damian.

"Dami?"

"Yes, i am,"

Namun kali ini pertemuan mereka menghadapi situasi yang sangat sulit. seorang pria yang terobsesi dengan Kelly salah satu musuh Damian dan juga merupakan bangsawan ternama Calvin Molive Defron, memiliki marga yang sama dengan Damian karena mereka masih memiliki hubungan darah. sangat terobsesi gila dengan Kelly, gadis manis milik keluarga Xander dan Xavellion.

"Oh Damn! You touched something you shouldn't, you bastard!" Damian murka

Calvin menyeringai. "Why not? I'm crazy about that woman."

"She's mine dammit!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sofy adisty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. END

Kelly begitu setia menunggu Damian untuk bangun, ia tetap menggenggam tangan Damian sambil menatap wajahnya.

Cklek'

"Damian akan baik baik saja Kelly," ucap Alex, sambil membawa nampan sarapan yang ia siapkan untuk Kelly. "Setidaknya kau harus mengisi perutmu," sambungnya.

Kelly tersenyum tipis. "Terima kasih," ucapnya.

Alex menganggukkan kepalanya. "Makanlah, kau harus mengisi perutmu," ucapnya.

Kelly mengangguk pelan, ia pun memakan makanannya sambil sesekali melirik kearah Damian yang masih setia menutup matanya.

Alex menepuk kepala Damian pelan. "Bangunlah. Kalau kau tidak bangun, kau akan melihat Kelly menikah dengan orang lain!" ucapnya membuat Kelly menatap terkejut.

"Aku kapan—"

Cklek'

Seorang suster masuk dengan tergesa gesa lalu ia pun menunduk. "Maaf menganggu kalian, ada seorang wanita tua mengamuk di depan ruangan Revana," ucapnya.

"Wanita tua?" beo Alex, ia pun menatap Kelly.

"Sepertinya itu ibu tiri Revana," ucap Kelly.

Alex mengangguk paham. "Kau tetap disini saja jaga Damian, aku akan keluar dulu," ucapnya sambil menepuk kepala Kelly dengan pelan.

"Hati hati," ucap Kelly khawatir.

Alex tersenyum tipis. "Tenang saja, semua akan baik baik saja. Ayo kita pergi," ucapnya pada suster yang masuk tadi.

Kelly hanya menghela nafas pelan, ia pun menyelesaikan makannya dan kembali duduk di samping Damian. Terlihat jari tangan Damian yang mulai bergerak perlahan.

"Damian," Kelly menatap terkejut. "Kau bisa mendengar ku?" tanyanya sambil menyentuh tangan Damian lalu menggenggam nya.

"Cepatlah sadar," ucap Kelly sambil mengecup kening Damian.

"Apa Revana baik baik saja?" gumam Kelly, ia pun menghela nafas pelan. "Semoga baik baik saja," sambungnya.

Kelly menatap wajah Damian. "Dami, sadar lah. Semua sudah selesai, kau sudah melakukan semuanya dengan baik. Jadi, cepatlah sadar," ucapnya sambil memainkan jari Damian.

"Atau kau mau melihat ku menikah dengan orang lain? Seperti yang Alex bicarakan?" tanya Kelly sambil terkekeh pelan. Sebuah suara serak dan berat membuat Kelly terkejut setengah mati.

"Aku akan mematahkan leher pria yang berani menikahimu jika hal itu terjadi,"

...◇◇◇...

Seorang wanita tua dengan gaun glamor tampak memarahi para petugas yang berjaga bahkan ada dua orang disisi nya sambil memeganginya untuk tetap tenang karena sudah membuat keributan di area rumah sakit.

"Lepaskan! Sialan! Lepaskan aku!" wanita tua itu teriak seperti orang kesetanan.

"Apa kau tidak paham etika saat berada di rumah sakit?!" celetuk pedas Alex sambil menatap tajam.

Wanita itu menghempaskan kedua tangannya dengan kuat. "Hey dokter sialan! Aku hanya mau melihat putriku! Tapi petugas sialan disini menghalangi ku!" teriaknya marah.

Alex tertawa remeh. "Menjenguk?" tanyanya sambil memandang wanita tua itu dari ujung kepala hingga kaki. "Kau bercanda bibi? Pakaian mu tidak terlihat seperti ingin menjenguk orang sakit," sambungnya sambil melipat kedua tangannya di dada.

"Siapa yang kau panggil bibi? Aku Eleanor, ibu dari Revana," ucap Eleanor sambil menunjuk kearah pintu ruangan Revana.

Alex menganggukkan kepalanya dengan malas, ia pun menatap kearah jam di tangannya. "Waktu membesuk sudah habis. Silahkan pergi dari sini," ucapnya sambil tersenyum yang di paksakan. "Bawa tamu keluar!" perintahnya pada kedua petugas itu.

"Kau! Apa kau tau siapa aku?" tanya Eleanor sambil menunjuk wajah Alex.

Alex menatap datar. "Tidak dan aku tidak ingin tahu tentang itu," ucapnya, ia pun menunduk menatap Eleanor dan tersenyum dengan sinis. "Jadi, pergi dari sini jangan membuat keributan di rumah sakit ku!" sambungnya sambil menatap tajam. "Bawa pergi!" sentaknya.

"Hey! Kau sialan! Hey brengsek! Lepaskan tangan kotormu dari tubuhku!" teriak Eleanor saat tubuhnya di tarik paksa petugas untuk keluar. "Kau! Aku akan mengingat wajah mu brengsek!" sambungnya sambil menatap tajam kearah Alex.

Alex memutar bola matanya dengan malas. "Yah akan aku tunggu pembalasan dendam mu padaku bibi," ucapnya sambil mencibir.

"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Alex saat suasana di sekitar sudah sunyi.

Suster tersebut menjawab. "Wanita tua itu hanya berteriak. Dia ingin membawa pasien dengan paksa dan meneriakkan kata anak haram, kami juga mendengar jika pasien akan di jual pada para bos besar," ucapnya.

Alex menatap tidak percaya. "Wanita itu gila? Dia benar benar iblis!"

...◇◇◇...

Damian menerima suapan Kelly dengan perlahan, matanya tidak lepas menatap wajah Kelly hingga membuat gadis itu tersipu malu.

"Jangan menatapku seperti itu!" ucap Kelly dengan kesal.

Damian terkekeh. "Aku begitu merindukan mu, kenapa aku tidak boleh melihatmu?" tanyanya.

Kelly memukul pundak Damian. "Bagaimana rasanya matamu?" tanyanya.

Damian terdiam, ia pun menyentuh matanya yang sudah bisa melihat dengan sempurna. "Sedikit tidak nyaman tapi aku akan terbiasa karena aku bisa melihat objek menakjubkan di depan wajahku," ucapnya sambil tersenyum tipis dan menatap Kelly.

"Kau ini—"

Cklek'

"Ah kau sudah sadar rupanya," celetuk Xander sambil menatap tajam.

Damian menoleh dan tersenyum tipis. "Seperti yang di lihat," balasnya. "Ada yang ingin aku bicarakan padamu," ucapnya sambil menatap Xander dengan serius.

"Tentang pernikahan?" tanya Xander sambil menyeringai. "Kau fikir kau pantas untuk putriku?" sentaknya membuat Kelly terkejut.

Damian terdiam, Kelly ingin menyangkal namun Damian menahan tangannya dan menggelengkan kepalanya.

"Aku tau kau tidak rela menikahkan putrimu," ucap Damian.

"Sangat," balas Xander dengan cepat.

Xander berjalan mendekat hingga ia berdiri di samping bankar milik Damian. Ia menarik baju yang di kenakan Damian membuat pria itu tersentak kaget.

Kelly membulatkan matanya. "Pa—"

"Kau berhutang nyawa padaku bocah," desis Xander. "Dan kau dengan percaya diri ingin menikah dengan Kelly? Kau cukup beryali," sambungnya.

Damian tetap menatap tenang kearah Xander. "Aku bisa menyerahkan nyawaku padamu. Aku bisa jamin hal itu," ucapnya dengan serius.

Bugh'

Kelly teriak histeris. "Papa!" teriaknya.

Damian terhuyung saat mendapat pukulan kuat di wajahnya, sepertinya rahangnya bergeser. Ia meringis sambil memegangi rahangnya.

"Dan kau akan membuat Kelly menangis seumur hidupnya dalam penyesalan? Are you stupid jerk!" balas Xander marah, ia tidak merasa bersalah karena telah memukul Damian.

Kelly membantu Damian namun lagi lagi bajunya di tarik kuat oleh Xander. "Papa! Damian baru sadar dari masa kritisnya! Jangan menyiksa nya seperti itu!" ucap Kelly sambil menangis.

"See?" Xander menatap tajam Damian. "Kau belum mati saja putriku sudah menangis brengsek! Apalagi kau mati nanti? Aku akan mengejar mu sampai neraka kalau kau melakukan itu!" sambungnya.

Damian mengerutkan keningnya. "Apa maksud—"

Bugh'

Lagi dan lagi Xander kembali memukul wajah Damian hingga bibir nya sobek dan mengeluarkan darah.

"Kau boleh menikahi putriku," ucap Xander pada akhirnya membuat Damian terdiam.

Kelly pun ikut larut diam dan menatap Xander dengan tatapan tidak percaya.

"Benarkah?" tanya Damian dengan wajah seriusnya.

Xander menyeringai. "Tentu saja, tapi—Kau harus sparring dengan ku setelah kau sembuh. Kalau kau menang kau bisa menikahinya dan kalau kau kalah—" Xander menggantung perkataannya. "Satu atau lima tahun lagi kau baru bisa menikahinya kalau kau bisa menang dariku lagi," sambungnya membuat Kelly melongo.

Damian terdiam dan menatap tidak percaya. Jadi, apakah ini tanda persetujuan atau penolakan?

"Yah, kau harus melakukan itu mau tidak mau," ucap Xander dengan sinis. "Kau tidak mau kan kalau Kelly aku nikahkan dengan pria yang aku pilih?"

"Tentu saja tidak!" balas Damian dengan tegas.

"Jadi, menang dari ku baru kau bisa membawa putriku untuk kau nikahi. Tapi, kalau kau kalah. Jangan harap kau akan bertemu dengan putriku lagi bocah tengik!" ucap Xander sambil mendengus. Damian mengelus dadanya, ia berusaha untuk menahan diri agar tidak membalas pukulan ini pada Xander, papa Kelly. Bagaimana pun Xander pasti belum rela melepaskan anak gadisnya pergi menikah dengan nya. Yah, ini ujian terakhir untuk memiliki putri konglomerat kesayangannya.

"PAPA! Kenapa Papa melakukan ini pada Dami!"

...◇◇◇...

...END...

Finally akhirnya series terakhir dari cerita My daddy tamat hue hueeeee. terima kasih untuk para penggemar My daddy yg sudah setia menunggu squel ini tamat sampai saat ini. tanpa dukungan kalian aku tidak akan bisa sampai di titik ini

terima kasih banyak. sampai jumpa lagi di next cerita baru selanjutnya

Note: MASIH ADA EKSTRA PART DAN EPILOG

nantikan!!

1
Susi Andriani
dan cinta juga bisa membunuhku😍😍😍
Aghitsna Agis
tjor gimana kelanjutan dami sm kellyna
yesi suhendri
buat season 2 nya kak
Mimi rachmah
seandainya karakter Kelly seorang yg mandiri dan pinter bela diri pasti tambah seru... disini Kelly terkesan lemah...
Tira Aneri
suuukaaa
Rahmayani kautshar
lha si kakak ditungguin dari kemaren belom muncul juga ini....🙏🙏
Atik Marwati
keren abis bikin penasaran
Atik Marwati
deg degan
Herni Marianty
sangat bagus
Rahmat
extra part siiiap qu tggu jangan lama thor baru up
Yuli Yanti
eh thor tega bener sekali nya up lngsung tamat ja,oke lah tak tunggu ekstra part nya
evita19
aku baru selesai baca Kelly kecil lanjut kesini kirain udah tamat gak sabar pengen baca kelanjutannya, ternyata masih on going, nabung chapter dulu biar puas baca, semangat kk 💪
apiii
Selamatkan dami thor🥲
Githa Anggraeni
dan papa ter posesif jatuh pada Xander🤣🤣
Githa Anggraeni
lucu bgt dami
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🇮🇩
kapan konflik nya🤔🤔🤔🤔
masa Damian hanya tau bucin doank
qu pikir bakal langsung perang saudara gitu
Uri
menegangkan
Uri
duh semangkin menengangkan
Randa kencana
Ceritanya sangat menarik
Yuli Yanti
thor kmu kmna ja sih ko bru up? udh ini jangan ilang lgi ya thor,soal nya cerita bgs
sofy: iya hehe aku gak ilang lagi kok maaf ya buat nunggu🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!