NovelToon NovelToon
Si Tampan Penyelamat Hidupku

Si Tampan Penyelamat Hidupku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Balas Dendam / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:65.9k
Nilai: 5
Nama Author: pramita k

TAHAP REVISI!!!

**Disclaimer : hanya imajinasi penulis saja ya kalau TIDAK SUKA BOLEH SKIP**

Shakira, wanita berusia 22th. Beranggapan, dengan semua kemalangan yang dia alami, akan terasa lebih mudah dengan jalan mengakhiri hidupnya sendiri. Namun Tuhan berkehendak lain.

Bertemu dengan Benjamin, 28th. Pria tampan yang memiliki dua sisi kehidupan. Sosoknya pendiam, kaku dan sedikit susah diajak bercanda.

Apakah ini takdir atau hanya kebetulan semata?
Apakah kemalangan yang diderita Shakira memang sudah digariskan ataukah ada seseorang yang bertanggung jawab dibalik itu semua? Jika benar, apakah mereka dapat menemukan jawabannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pramita k, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. Mata-mata

Saat ini Shakira masih berada di Markas BK, bersama Benjamin, Nola dan Maria. Diruang control BK, tempat mereka berkumpul, Maria mencoba menjelaskan semua yang diketahuinya tentang keluarga Prajogo. Membuat Shakira mebelalakkan matanya.

Banyak hal yang ternyata selama ini tidak diketahui olehnya mengenai kedua orang tuanya sendiri. Berapa perusahaan yang dimiliki oleh mereka, berapa total nilai harta kekayaan yang tidak pernah sedikitpun orang tuanya menyebutkan atau berbagi informasi dengan putri semata wayangnya ini. Semua serba di tutupi, entah karena alasan apa hingga akhirnya membuat mereka terbunuh.

Selama ini, Shakira dididik untuk hidup layaknya orang biasa. "Hidup sederhana akan membuat hati kita bahagia, Kira..", terngiang ucapan almarhum papanya yang selalu menjadi pedoman hidupnya hingga sekarang. Bahkan, dirinya pun jarang diperkenalkan kepada kolega dan mitra bisnis orang tuanya.

Membuat dirinya bertanya-tanya mengapa dan bagaimana.

"Kira, bagaimana hubungan keluargamu dengan keluarga paman serta bibimu?", Benjamin bertanya sambil membaca berkas mengenai Surya dan Teti Prajogo, adik kandung dan adik ipar dari alm. Tuan Prajogo.

"Hufftt.. yang aku tahu, hubungan mereka sudah lama renggang. Kami tidak pernah bertemu dengan keluarga paman selama bertahun-tahun. Tapi...", kembali Shakira berpikir.

"Tapi apa Nona??", tanya Dio tidak sabar.

Plakkkk!!!!! sebuah buku tebal melayang mengenai kepalanya.

"Maaf Bos, salah saya...", ucapnya sembari mundur perlahan menjauh dari Bos kesayangannya.

Dengan lirikan setajam pisau, Benjamin seakan mengatakan "Diam!", pada Dio, sang tangan kanannya.

"Kamu siapa??", tanya Shakira yang baru sadar akan kehadiran pria tampan lainnya diruangan ini selain Benjamin tentunya.

"Ehmm...saya Dio, Nona", dengan takut-takut memperkenalkan diri.

"Waaaahh banyak C O G A N yah ternyata disini, Nolaaa ni ada cogan untukmu!", sahut Shakira dengan mengeja per kata dan menjodohkannya dengan Nola.

Anj**t..Nona ini buat malu aku aja. Nola.

"Buahaaaaahhahaha...Dio sama Nola bisa hancur dunia pergangsteran", dengan tertawa terbahak-bahak, Benjamin memgomentari kata-kata wanita yang sedang duduk disebelahnya.

"What??? Gangster katamu, Benji??"

Suasana hening seketika.

"Ada yang enggak beres disini, nih. Kamu belum cerita apapun mengenai tempat ini, siapa mereka yang berada ditempat ini, bahkan pengawalku pun Nola sebenarnya siapa. Kamu pun siapa sesungguhnya, Benji?" Shakira menatap satu persatu muka yang ada diruangan bersamanya, dan berakhir menatap sepasang bola mata pria yang tengah memandanginya dengan tatapan sulit dijelaskan.

Benjamin mencoba menjernihkan suasana.

"Akan aku jelaskan dilain waktu. Saat ini, kita fokus dengan permasalahanmu. Kita harus segera bertindak, Kira".

Shakira mengangkat kedua alis dan pundaknya secara bersamaan, "Ok lah..janji loh ya.."

Kembali ke topik permasalahan yang sedang dibahas oleh mereka.

"Bagaimana Nona, apa yang anda ingat mengenai hubungan kedua orang tua anda dengan adiknya? Apa ada sesuatu hal yang mencurigakan?", tanya Maria sekali lagi.

"Ada Maria. Seminggu sebelum kejadian mengenaskan itu, mereka, paman dan bibi datang kerumah. Pada waktu mereka datang, kebetulan aku bertemu dengannya karena sedang menunggu si Duo Lebah itu menjemputku", jawab Shakira dengan tatapan menerawang berusaha mengingat kejadian pada waktu itu dengan mendetil. Berusaha agar tidak ada yang terlewatinya.

"Duo Lebah?? Wah ada penyanyi dangdut baru nih", bisik Dio ditelinga Nola.

"Awwwaaww sakit-sakittt dasar wanita jadi-jadian?!!!", teriak Dio yang di injak kakinya dengan heels Nola. Yah meskipun seorang pengawal, masalah berpakaian tetap harus nomor satu yaitu profesional, perintah Tuan Muda mereka.

"Diooo!!!!! Bisa diam tidak?", bentak Benjamin.

"Siap Bos, maaf Bos, kaki saya diinjak wanita serigala", sambil melirik sinis kearah Nola. Yang disindir pun cuek.

"Aku lanjutin yahhh dongeng Nina Bobok pagi harii....", ujar Shakira sambil memandang semua yang ada diruangan.

"Mereka itu, paman dan bibi, tiba-tiba datang tanpa diundang. Tidak pernah kasih kabar apapun ke papa. Sewaktu mereka bertiga berbicara diruang kerja papa, aku mendengar teriakan, bentakan dan suara-suara keras antara papa dan adiknya. Aku ingin mendekat, mencuri dengar, tetapi mama pada saat itu memergokiku lantas memberi kode jangan didengarkan. Aku pun menuruti perintah mama dan kembali keruang keluarga".

"Kira-kira mengenai apa yang mereka ributkan, Kira?" Benjamin bertanya sambil menyeruput Lemon juicenya perlahan.

"Kalau tidak salah dengar, masalah warisan Kakek Prajogo. Mereka menuntut pembagian harta warisan yang menjadi hak mereka. Padahal setahu aku nih, harta warisan dari Kakek semua telah dibagi rata kepada papa dan paman, bahkan, pada waktu pembacaan warisan oleh pihak notaris setelah 3hari kakek dimakamkan".

Semua yang mendengarkan kisahnya, menganggukkan kepala.

"Dimana mereka sekarang? Apakah kamu mengetahui kabar terakhir mereka?" Benjamin bertanya lagi.

Shakira menggelengkan kepalanya seraya berkata, "Setelah mereka membantu mengurus pemakaman papa dan mama, mereka langsung pergi. Berpamitan pun tidak padaku".

Jahat sekali mereka...Shakira.

"Apakah ini mereka, paman serta bibimu juga kedua sepupumu, Nona Shakira?", Maria menunjukkan foto keluarga yang terpampang pada layar besar yang menggantung di tengah ruangan.

"Wahh kalian hebat! Betul itu mereka. Wait..apa hubungannya mereka dengan kematian kedua orang tuaku?"

Maria menatap Benjamin seakan minta persetujuan untuk menjelaskan, dan Benjamin memberi tanda jempol.

"Jujur Nona Shakira, sebelum kami mendengar cerita anda dan sebelum ada beberapa kejadian, kami telah menyelidikinya terlebih dahulu", ungkap Maria dengan lembut takut menyinggung wanita yang disayang oleh Tuan Mudanya.

"Hah...serius?? Kenapa kalian tidak bertanya padaku? Aku yakin kalian ini mata-mata negara", tegas Shakira dengan mimik yang menakutkan.

"Kira, tenangkan dulu dirimu. Kami tidak bermaksud lancang mencari tahu latar belakang keluargamu. Apakah kamu ingat malam pertemuan kita yang pertama di jembatan?" Benjamin mencoba menjelaskan kepada Shakira.

"Iya.. aku ingat. Dan aku tidak akan pernah lupakan momen tersebut. Itu adalah momen dimana aku berada pada titik terendahku, Benji", jawab Shakira dengan berapi-api.

"Saat itulah aku memerintahkan Maria dan Dio untuk menyelidiki latar belakangmu. Bukan karena aku tidak percaya, melainkan karena aku tahu pasti ada alasan kamu berbuat hal seperti itu. Ingatlah selalu, kan ada aku, Captain Americamu...jadi, aku mohon, jangan emosi dan coba dengarkan penjelasan Maria baik-baik, OK?", sambil mengelus permukaan tangan Shakira, mencoba memberikan sedikit ketenangan padanya.

"OK, aku dengarkan. Maaf, aku sedikit emosi karena merasa kalian menyelidiki hidupku, dibelakangku...!" sindir Shakira.

"Maafkan kami, Nona", ucap Maria sambil melirik Tuan Mudanya yang pura-pura tidak bersalah.

"Lanjutkan Maria", perintah Benjamin kepada asistennya.

"Baiklah, kita kembali pada foto keluarga ini", Maria mengarahkan telunjuknya pada layar pintar itu.

Saat ini, kami telah mencari tahu keberadaan mereka. Yang kami terima informasi terbaru adalah mereka telah membeli sebuah rumah dikawasan elit, yang berada di Negara S. Kami sudah menyelidiki proses pembelian rumah mewah itu seminggu setelah pemakaman, Nona".

Shakira sibuk mencerna informasi yang diberikan oleh Maria. Cukup membuatnya kaget, karena seingat dirinya, mereka tidak begitu berkelimpahan. Pamannya ini, sangat suka berjudi dan bermain perempuan. Semua harta yang dimilikinya dihabiskan disana. Itulah alasan mengapa papa sangat marah pada adiknya kala itu. Papa mengetahui keburukan adiknya, dan berusaha menyadarkan, tetapi justru mendapat perlawanan dari adiknya sendiri.

"Apakah kamu tahu darimana mereka mendapatkan dana tersebut, hingga bisa membeli rumah di luar negeri? Karena mereka ini tidak mempunyai uang sebanyak itu", tanya Shakira pada Maria serta mengungkapkan pemikirannya.

"Inilah yang sedang kami selidiki, Nona. Karena kami mendapat informasi bahwa ada dana masuk direkening mereka dalam jumlah besar. Sumbernya masih belum kami ketahui. Tapi tenang saja Nona, cepat atau lambat, kita akan mengetahuinya", jawab Maria dengan yakin.

"Lalu bagaimana dengan kematian kedua orang tuaku? Apakah kalian ada yang mengetahuinya?", Shakira kembali bertanya.

Semua memandang kearah Benjamin, berharap Tuan Mudanya yang akan membantu menjelaskan.

Melihat semua mata memandangnya, Benjamin pun mengambil nafas sebelum berkata-kata...

********

Bersambung 😍 terima kasih semua yang selalu mendukung Benji dan Shakira.

mohon selalu didukung yah.. baca, komen, like, apalah arti karyaku tanpa kalian para readers tersayang 🥰🥰🥰

terima kasih 😍😍😍

1
M Ridwan
lama amat
M Ridwan
lanjut donk
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️🇮🇩
super duper, jd baru hadir lg Benji n Khira. smngt thor..👌🏻👍🤗
Lina Zascia Amandia
Mampir lagi udh lama nih...
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️🇮🇩
waaaah.. jadian Benji n Kira. 🤭😊
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️🇮🇩
waaah..gimana nih Kira..🤦‍♀️ lnjut thor👍
🌟 mira.cleope🐱
semangat kak, maaf ya baru on lagi 😍💪💪
🌟 mira.cleope🐱
idihhh seru banget kalian 😁
sisi@dedari
semangat kakkk
sisi@dedari
Kiraaaa kamu minta di getok 😴
Pramita K: yuk kita getok berjamaah kak sisi 😁😁
total 1 replies
sisi@dedari
so deep♥️♥️♥️♥️
sisi@dedari
siapa pria bule itu yah
@Meila 🤩❤
entah knp aku suka interaksi nola dan dio, thor😅
sisi@dedari: akupun begitu kak, kayaknya kl didunia nyata mereka pasti seru bgt 🤔
total 1 replies
kimikimikun112
Thor, semangat yukkk. banyak yang nungguin akhir kisah Kira yg nyebelin dan Benji yang ganteng,hihihi...
luv u author kesayangan 🥰
Pramita K: terima kasih kak kimi utk dukungannya selalu. ♥️♥️♥️
total 1 replies
Ayra
semangat terus kak
Pramita K: terima kasih suntikan semangatnya kak ♥️♥️♥️
total 1 replies
Ayra
kak ...
𝓐𝔂⃝❥Ŝŵȅȩtŷ⍲᱅Đĕℝëe_👻ᴸᴷ
Kasian bgt dio Jones ngt ngga tuh
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️🇮🇩
waaah, Samuel.. smg lancar jaya.🤭
🦋⃟ℛ⚜️ʜᴇʟʟᴇɴ⭐️🌸💜ᴬ∙ᴴ࿐
Senyum-senyum sendiri membaca ini novel, sambil membayangkan Shakira pasti wanita cantik yang manja 😁
Pramita K: hahaha kak dayang emang TOP. ♥️
total 1 replies
Ayra
othor kesukaan ku ini, hai kak
Pramita K: ♥️♥️ author sweet_mochi ini jg author favorit aku di CS 🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!