Seorang pria yang dijuluki oleh semua orang di dunia gelap sebagai "Crazy Man" mencari seorang wanita, karna telah menyelamatkan nyawanya. Tapi tak disangka keadaan tiba-tiba berubah sehingga mereka terjebak dalam suatu ikatan. Bagaimanakah perjalanan cinta mereka apakah bisa bersama selamanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redquinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31. Ingatan Yang Hilang Milik Bella (Lanjutan Eps 22)
Setelah beberapa minggu berlalu,,
Pukul 06.00 Pagi....
Bella bangun dari tempat tidurnya, ia akhir-akhir ini merasa mual dan pusing entah apa yang membuatnya menjadi seperti ini padahal ia beberapa hari ini membatalkan semua jadwalnya untuk hanya berdiam diri di rumah saja. Setelah pesta yang diadakan di kapal pesiar itu tubuhnya merasa tidak nyaman, ia harus beberapa kali bolak balik pergi ke kamar mandi untuk memuntahkan semua isi perutnya tapi tak ada satupun yang keluar.
Ia menelpon asistennya untuk membawakanya beberapa obat mual, ahh ia terpaksa meminta mangernya untuk mencari asisten baru lagi karna tak lama si mery meminta mengundurkan diri karna ia harus pulang kampung katanya.
Setelah merasa sedikit nyaman ia duduk di sofa ruang tamu sambil menyalakan tv.
Sebuah siaran yang menayangkan siaran sekilas tentang ibu hamil dan tanda-tandanya. Ia memperhatikan dengan serius kenapa ia merasa sedikit mirip dengan tanda-tanda sedang hamil yang dikatakan di tv. Kemudian ia menghilangkan beberapa pikiran aneh tersebut, karna setaunya ia selalu berhati-hati saat sedang berhubungan badan.
Tetapi pikiran itu tak juga kunjung hilang, dan perlahan-lahan mengigat sedikit demi sedikit kejadian saat di pesta kapal pesiar itu, dan ia pun langsung berdiri dan mencoba mengambil ponselnya untuk menelpon kekasihnya.
"Sialll... Kenapa dia tidak mengangkat telpon ku."maki Bella.
Ia harus segera mencari tau apakah benar ia sedang hamil, dan ia kembali menelpon asistennya lagi.
"Kau dimana?..."tanya Bella pada asistennya.
"Saya baru saja tiba di apotik nona."jawab asistennya.
"Baguss, jangan lupa belikan juga alat test pack 3."kata bella.
"Baik nona."jawabnya.
Beberapa jam kemudian, asistennya telah tiba.
Bella sangat tidak sabar menunggu dan merampas kantong plastik yang dibawa asistennya karna ia harus segera memastikan kebenarannya.
Di dalam kamar mandi, ia sedang menunggu hasil dari alat tersebut dan betapa terkejutnya ia, mungkin saja ini salah kemudian ia mencoba kembali dengan alat satunya dan hasilnya tetap sama ia semakin gusar, dan dicobanya lagi karna ia membeli 3 test pack dan yang terakhir ia berharap tidak terjadi apa-apa mungkin saja alat yang tadi rusak.
Dan hasilnya pun tetap sama,
"Hahahahaa, mana mungkin aku hamil."gumamnya.
"Tidak tidak tidak mungkin, sialannnn."teriaknya dari dalam kamar mandi.
Karna mendengar teriakkan dari dalam, asistennya pun berlari menuju dalam kamar bella.
"Ada apa nona."tanya asistennya khawatir.
Bella yang tadi berteriak sambil menghamburkan dan memecahkan beberapa barang telah kembali pada kesadarannya, ia harus berpikir bagaimana caranya.
Hari ini juga ia harus bertemu dengan calvin segera,
"Siapkan mobil kita akan pergi."perintah bella.
Sambil dalam perjalanan ia mencoba menelpon calvin.
"Halooo ."jawan calvin.
"Ayoo kita bertemu."saut bella.
"Di jalan xxxx...... No.Xx,,,, Bar xxx."ujar calvin.
Merekapun langsung menuju sebuah bar and resto yang masih tutup itu,
Sesampai disana bella langsung to the point dan bertanya langsung pada calvin.
"Aku hamil."kata bella.
"Hahahaha, sayang apa kau bercanda mana mungkin kau hamil."jawab calvin.
Ia langsung memberikan 3 alat test pack tersebut,
"Ini buktinya."kata bella.
Calvin langsung terdiam, dan mencoba mencerna apa yang terjadi sebelum ia menjawab.
"Apa kau sudah memeriksa ke dokter."tanya calvin.
"Belum, bagaimana jika diketahui publik tapi alat ini sudah membuktikannya."ujar bella.
"Kapan kau mengetahuinya?..."tanya calvin lagi.
"Tadi pagi."jawab bella.
"Ayoo kita kedokter kandungan. Aku kenal orang yang bisa menjaga rahasia."ujar calvin.
Mereka pun menuju kesebuah rumah sakit dan bertemu dengan dokter kandungan kenalan calvin.
"Bagaimana hasilnya?..."tanya calvin.
"Dia jelas hamil, dan usia kandungannya baru 1 minggu."ujar dokternya.
Calvin pun terdiam,,
Mereka kembali ke rumah bella untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Dengar bella itu bukan anakku."jawab calvin.
"Apa maksudmu calvin??... Ini jelas-jelas adalah anakmu bukankah terakhir kita melakukannya saat dipesta kapal pesiar kata dokter usia kandungannya 1 minggu jelas-jelas itu muncul saat itu jadi kau harus bertanggung jawab."kata bella keras.
"Tidak, tidakk itu bukan anakku bel dan itu bukan tanggung jawabku."saut calvin.
Walaupun mereka sering melakukannya, tapi mereka selalu memakai alat pengaman dan jelas-jelas ia tidak melakukannya saat itu, tapi ia tau pasti siapa yang melakukannya dan ia tidak ingin mengatakannya.
"Apa yang kau katakan, pokoknya kau harus bertanggung jawab aku tidak ingin karirku rusak."bentak bella.
"Gugurkan."ujar calvin.
"Apa??? Maksudmu aku harus menggugurkannya begitu bukankah itu dilarang."bentak bella.
"Sialan, sejak kapan kau peduli itu bella. Kau tidak menginginkan bayi itu bukan dan aku juga tidak."bentak balik calvin.
"Tidak. Apa kau tau tempatnya?..." tanya bella.
"Yaa, nanti malam bersiaplah, batalkan semua jadwalmu selama sebulan ini kau harus mencari alasannya."perintah calvin.
Malam harinyaa....
Mereka menemui orang yang bisa menggugurkan janin itu,
Selama proses itu, calvin memikirkan hal-hal licik yang mungkin menguntungkannya kedepannya.
Ia meminta pada orang tersebut untuk mengumpulkan bukti-buktinya dan membayar untuk membungkam orang tersebut.
Setelah ia mendapatkan semua buktinya, ia pergi meninggalkan bella saat bella sedang tidak sadarkan diri.
Calvin buru-buru mengumpulkan beberapa barang yang mungkin ia perlukan, dan menghancurkan beberapa jejak agar bella tidak bisa mencarinya.
Selama proses pemulihan tersebut, bella tersadar dan mencari calvin, beberapa hari ini ia tidak bisa dihubungi, ia terakhir mengirimkan pesan katanya ia harus ke luar kota karna ada pekerjaan, lalu ia pergi kerumah dimana calvin tinggal, karna calvin memberinya kunci rumahnya ia dengan mudah masuk ke dalam rumah calvin tersebut.
Ia berkeliling rumah itu lalu menuju kamar calvin, dan sedikit berantakan.
Aneh pikirnya kenapa semua barang-barangnya berantakan. Lalu ia berpikir dan membuka lemari baju dan tidak ada satupun baju calvin yang tertinggal.
Kemudian ia merasa panik, tidak mungkin calvin meninggalkannya disaat begini.
Lalu mencoba menelpon calvin, tapi nomornya sudah tidak aktif.
"Tidakkkkk, dasar brengsekk kau calvin."sapa bella.
Ia mencoba menghubungi beberapa kenalan calvin, dan mereka semua tidak tau dimana calvin.
Ia pun semakin marah dan memecahkan semua benda-benda dirumah itu.
"Awass saja kau calvin, jika aku menemukanmu matilah kau."marah bella.
Satu bulan kemudian bella pun kembali ke rutinitas seperti biasanya, ia harus mendapatkan uang yang banyak agar bisa memuaskan dirinya sendiri.
Ia mulai menerima beberapa job pekerjaan untuk mengisi kembali tabungannya. Dan tentu saja cerita masa lalunya harus dibungkam dan disembunyikan erat-erat jika media tau habislah dia, termasuk supir dan asistennya yang ikut terlibat dalam proses tersebut, yang bahkan managernya pun tidak mengetahui itu.
CERITA INI HANYA CERITA FIKSI SEMATA BELAKA, JIKA TIDAK ADA YANG BAIK JANGAN DITIRU, MARI BERKOMENTAR YANG BIJAK. TERIMA KASIHHH SUDAH MEMBACA CERITA INI. JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA YA SAMPAI JUMPA LAGI🤗🤗🤗🤗
walaupun sudah late