NovelToon NovelToon
Kaisar Dewa Penguasa Pedang

Kaisar Dewa Penguasa Pedang

Status: tamat
Genre:Akademi Sihir / Perperangan / Naik Kelas / Epik Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:522.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jin kazama

Takdirku di tentukan oleh diriku sendiri, jika ada yang mengatakan aku lemah,akan aku hancurkan dengan pedangku,jika ada yang mengatakan aku sampah akan aku bunuh dengan pedangku, jika seluruh dunia ingin menundukkan aku, akan ku tebas dengan pedangku sekalipun itu adalah Dewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jin kazama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Lahirnya Master pedang.

Bab 31. Lahirnya Master pedang.

Mendengar pertanyaan adiknya, Pangeran Willy hanya tersenyum tak berdaya. Jika itu orang lain pasti mereka akan gemetar ketakutan. Tapi adiknya berbeda. Tubuhnya memang gemetar. Tapi gemetar karena semangat pertempuran yang menyala nyala di dalam hatinya. Harus di akui bahwa mental adiknya benar benar tidak ada duanya.

"Kakak lebih baik kita berpencar saja, akan sangat merepotkan jika aku pertarung tapi di saat yang sama juga harus melindungimu." Kata Revan dengan senyum mengejek.

Saat suara itu masuk ke telinga Pangeran Willy, seketika emosinya langsung terbakar.

"Brengsek! Dasar bocah kurang ajar !" Apakah kau sedang meremehkanku, saat aku mulai berlatih pedang kau bahkan belum lahir." Katanya dengan marah.

"Oh begitukah ? Lalu, kenapa ilmu pedangku lebih hebat dari kakak ? Apa saja yang kakak lakukan selama ini ? Sungguh sia sia ! Kakak adalah orang yang suka membuang buang waktu." Ucapnya dengan nada meremehkan sambil menggelengkan kepalanya.

Mendengar perkataan adiknya yang begitu pedas dan tanpa ampun, Willy hanya bisa mengutuk.

"Sialan ! Pergilah dari sini dasar bocah abnormal." Katanya jengkel dan langsung melesat ke depan menerjang kawanan Bandit.

Sementara itu Revan justrus tertawa terbahak bahak mendengar sang kakak memanggilnya abnormal.

Ya. Dia memang sengaja melontarkan hinaan yang membuat kakaknya itu menjadi kesal. Karena dia melihat kalau kakak sangat gugup, bahkan wajahnya sedikit pucat.

Namun setelah di hina habis habisan dengan sangat kejam oleh Revan, dia berubah menjadi iblis ganas yang tak kenal ampun. Dia hampir membantai semua lawannya di sebelah kanan.

Sedangkan Revan sendiri masih berjalan santai tanpa beban apapun.Dia mendapat bagian musuh di sebelah kiri.

Dengan kemampuan telekinesisnya dia menebas semua lawannya dengan cepat. Tak ada keraguan. Hanya dengan hitungan detik semua lawan tewas bersimbah darah. Puluhan kepala melayang di udara.

Ini adalah pembunuhan instan. Semua kerumunan merasa ngeri dengan pemandangan yang mereka lihat saat ini.

RAJA PEDANG !

Aura seorang Raja pedang. Raja pedang yang begitu muda.Itulah fikiran yang terlintas di benak orang orang kuat yang menjadi Kesatria pedang. Berbagai macam ekspresi terlukis di wajah mereka. Ada rasa ngeri, rasa kagum , rasa takut dan juga rasa hormat bercampur menjadi satu.

Salah satu Kesatria pedang berkata dengan suara gemetar.

"Di dia adalah Pangeran kesembilan." Ucapnya dengan penuh keterkejutan di wajahnya. Kabar Pangeran kesembilan yang menjadi Seorang Raja pedang memang sudah tersebar luas.

Sekali lagi kerumunan menjadi heboh. Tidak pernah menyangka jika hari ini dan di tempat ini mereka akan melihat sang Pangeran kesembilan sekaligus Raja pedang termuda di Kerajaan Varmillion memberantas para Bandit dengan mata kepala meraka sendiri.

Di sisi lain. Revan masih melangkah dengan acuh tak acuh. Seolah dia memandang semua orang yang mengepungnya adalah semut. Puluhan Bandit maju ke depan dan menerjang dengan niat membunuh yang ganas di mata mereka.

Di sisi lain ratusan anak panah melesat dan menyerang ke arah Revan. Dengan santai Revan melambaikan tangan dan seketika "Golden fortress domain" miliknya Aktif. Sebuah kubah emas transparan muncul dan memantulkan arah serangan anak panah. Dan..

WUSH ! WUSH ! WUSH !

JLEB ! JLEB ! JLEB !

Ratusan anak panah itu berbalik arah dan menyerang semua Bandit yang ada termasuk orang yang memegang panah.

Jeritan memilukan langsung terdengar dan menggema di segala arah. Banyak panah yang menusuk bagian vital tubuh para Bandit yang membuat mereka semua merintih bagaikan hewan yang di sembelih. Bahkan ada yang tertusuk di bagian jantung dan langsung tewas seketika.

Tatapan semua orang menjadi kosong. Mata mereka melotot tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Ini bukan sekedar pembunuhan. Ini adalah pembantaian. Pembantaian sepihak dari orang yang lebih kuat.

Semua orang menunjukkan ekspresi yang berbeda beda. Ada yang merasa gemetar ketakutan. Ada yang kagum bahkan beberapa ada yang bersyukur melihat para Bandit yang selama ini berbuat onar mati mengenaskan.

Ketakutan. Itulah yang saat di rasakan oleh sisa Bandit yang ada. Melihat teman teman mereka mati dengan begitu mudah telah membuat mental mereka turun hingga ke titik paling rendah.

" Lari. Larilah untuk hidup."

Kata kata itu terus menggema di fikiran mereka. Sisa sisa Bandit itu segera berlari dengan panik. Mereka semua tersebar ke segala arah dengan wajah pucat, seolah Dewa kematian sedang memburu mereka semua.

Tumpukan harta yang di kumpulkan susah payah selama ini, lupakan. Tidak ada gunanya banyak harta jika kau mati.

Melihat semua orang lari dengan panik Revan hanya tersenyum mengejek. Dengan santai dia mengarahkan tangannya ke depan dan seketika ratusan akar akar pohon dari elemen kayu miliknya keluar dari dalam tanah. Akar itu menggeliat dan saling membelit.

Lalu dengan satu fikiran, Revan menggunakan sihirnya untuk memapulasi ujung akar itu menjadi mata tombak yang tajam. Mata tombak itu berputar dengan sangat cepat lalu melesat ke depan bagaikan anak panah yang di lepaskan dari busurnya.

WUSH ! WUSH ! WUSH !

JLEB ! JLEB ! JLEB !

Mata tombak dari elemen kayu itu menancap di punggung mereka hingga tembus ke dada. Ada juga yang menancap di kepala dan kepala itu langsung hancur berubah menjadi kabut darah.

Beberapa orang yang melihat tak tahan dengan pemandangan berdarah itu dan segera memuntahkan isi perutnya. Ada juga yang pingsan karena ketakutan melihat kekejaman yang ada di depan mata.

Bahkan Pangeran Willy merasa merinding sekaligus ngeri melihat kekejaman adiknya saat membunuh para Bandit itu. Ini kali pertamanya melihat sosok Revan yang biasanya bercanda dan saling ejek dengannya menunjukkan sisi lain dirinya.

Dia menyadari jika adiknya itu adalah sosok yang bisa menjelma menjadi Malaikat yang sangat penyayang kepada keluarga dan orang yang di sayangunya , tapi di sisi lain juga bisa menjelma menjadi Iblis yang kejam dan sadis tanpa belas kasihan kepada musuh musuhnya. Lalu tiba tiba terdengar suara tawa yang menggelar di udara

"Hahaha ! Apakah kalian takut ? Ayo ayo memohonlah untuk hidup ! Ayo merintihlah dan nikmati rasa sakit itu ?"

Seketika suasana berubah hening. Sangat hening. Para Bandit yang tersisa bahkan tubuh mereka gemetar dengan hebat. Kepala merak menunduk tak berani menatap Revan sedikit pun.

RAJA IBLIS

Itulah gambaran Revan di mata mereka. Mereka kejam, mereka sadis. Tapi orang yang ada di depan Meraka barkali kali lipat lebih kejam dan sadis.

"Hahaha ! Kenapa kalian diam ? Bukankah menyiksa orang adalah kebiasaan kalian ! Bukankah melihat orang lain meratap adalah kesenangan bagi kalian ?" Ucapnya dengan nada terdengar dingin. Sangat dingin hingga membuat nyali semua orang menciut.

"Kenapa diam ? Jawab !" Bentak Revan dengan suara menggelar bagaikan guntur. Aura membunuh yang luar biasa dahsyat seketika menyeruak dari dalam tubuhnya.

Suhu di sekitar pun langsung turun drastis. Semua orang merasa kesulitan bernafas seolah tenggorokan mereka sedang tercekik. Tak lama kemudian aura membunuh itu menghilang.

Lalu suara tawa kembali terdengar.

"Hahaha ! Apakah kalian takut ? Maaf aku tidak sengaja, maafkan aku." Ucapnya dengan sedih yang di buat buat.

Menyaksikan perubahan ekspresi yang begitu drastis dari Revan membuat semua orang tercengang dan tidak bisa berkata kata.

Tiba tiba dari arah lain terdengar suara yang meraung dengan ganas bagaikan Harimau yang terluka.

"Bocah berani kau menyentuh anak buahku akan membu...

SLASH !

BRUK !

Belum sempat sosok itu menyelesaikan kata-katanya tubuhnya terbelah menjadi dua bagian.

Sekali lagi, semua orang membeku di tempat. Lagi. Itu adalah Pembunuhan instan yang lain lagi. Semua orang benar benar tak tahu bagaimana harus menyikapi hal ini. Terutama para Kesatria pedang yang ada di sekitar.

Revan yang melihat tubuh terbelah dari musuhnya itu hanya diam dan menatap dengan acuh tak acuh seolah itu adalah sampah yang berguna.

"Kenapa? Apa kalian takutnya? Bukankah kalian suka membunuh orang ! Aku juga suka !" Ucapnya sambil tersenyum.

*****

Di sisi lain.

Willy yang melihat gerakan itu sekali lagi tak bisa menahan gejolak di hatinya. Tehnik tebasan pedang hantu. Itulah nama tehnik pedang yang mengerikan itu.

Darahnya mendidih oleh keinginan kuat.

Membunuh dengan satu pedang. Saat pedang terhunus lawan akan mati. Takdirmu di tentukan oleh pedangku. Pedangku yang terkuat, pedangku yang tak terkalahkan.

Seolah memahami sesuatu dia segera duduk bersila dan bermeditasi. Dan..

BOM !

Aura yang begitu kuat seketika meletus dari dalam tubuhnya. Niat pedang yang begitu kuat mengelilingi tubuh Willy yang sedang duduk diam bagaikan patung.

Niat pedang itu lalu berkumpul dan menyatu membentuk sebuah bayangan pedang berwarna putih, semakin lama semakin memadat hingga membentuk sebuah pedang utuh dengan tinggi lima meter.

Itu melayang layang di atas kepala Willy. Sedetik kemudian pedang itu berubah menjadi butiran butiran cahaya yang masuk ke dalam tubuhnya.

Lalu...

BOM !

Sekali lagi aura yang sangat kuat meletus dari dalam tubuhnya.

MASTER PEDANG !

Ini adalah aura Master pedang.

1
Rusdi Bintang
coba ninggain jejak
Armoire
Thor napa Api hitam ga dikasih nama sekalian ? Kan ada Ryu, Reiji... Api Hitam kasih nama juga lah ... Rey mungkin ...??? Nama salah satu mantan w sih hahahaha 🤣😂🤣😂
Mirsah Usman
tidurrrr dan tidur lagi
Iqbal deti
ko kelapa thor
Muhammad Azrori
BPOM
Megi Mariska
Karya yang luar biasa, walaupun banyak typo nya
Megi Mariska
Kok tiba2 jadi ordinary god lev 9 sich ...??? Kan sebelumnya masih DEMI GOD 9....??? Sing bener sing endi...???
Megi Mariska
"Semua" Thor... Bukan "suami" 😭😭😭😭
Megi Mariska
"Menawar orang sakit" ... Wkwkwkwk... Laku berapa Thor harganya....??? 😅😅😅😅
Maksudnya "merawat orang sakit" kah ....??? 😭😭😭😭
Megi Mariska
Ya kagak usah di ulang2 melulu lah Thor... Dari awal qt dah tau kok lok MC nya tampan cenderung cantik. tatap mata yg tajam, berambut putih bla bla bla bla..
Masa 1 chapter bs 2-3 di ulang2 🙄🙄🤦‍♀️🤦‍♀️
Megi Mariska
Kebanyakan penjelasan n penjambaran, w malah Ora mudeng Thor 🙄🙄🤦‍♀️🤦‍♀️
Megi Mariska
Jadi ganti judul aja... Legenda Koki DEWA Penguasa 🙄🙄🙄🙄
Megi Mariska
Taik loe Thor... Kasih pasangan MC nya ma cewe miskin yg ga sederajat, udah miskin. kegatelan, ga tau malu, ga bisa jaga harkat martabat sebagai wanita baik2... Dasar rubah cewe berkedok kelinci, awal pura2 cewe pemalu n pendiam tapi ternyata cewe ga tau malu n kegatelan yg gede in nafsu
Megi Mariska
Hadeh mulai muncul drama bucin2 an nya ... 🙄🙄🙄🙄
Megi Mariska
Bosan Thor... Latihan ma boneka melulu sampe ber-bab-bab ... 🙄🙄🙄🙄
Muhammad Azrori
punya saudara namanya Ghulu Thengleng
Muhammad Azrori
tebasan kehancuran kenapa tidak di tampilkan
Muhammad Azrori
kok empat, bukannya 2 dari 5 telah mati?.
@Onlov□~□
ditunggu season 2 nya thor
Ardi Provision
lalu anggur yang dibuat apa pengaruhnya sama mc???
apa gak ada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!